Rangkuman PPKN BAB 5
A. Keberagaman Masyarakat Indonesia
- Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat
Masyarakat ini disebut sebagai multicultural. Masyarakat ini dipandang sebagai masyarakat yang memiliki beragam kelompok sosial dengan system norma dan kebudayaan yang berbeda-beda.
- Keberagaman ekonomi masyarakat
Masyarakat yang tinggal di pedesaan biasanya merupakan masyarakat yang memiliki kelompok social yang kecil dan masih sangat tradisional.
3)Keberagaman gender pada masyarakat
Dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran social atau identitasnya dalam masyarakat.
B. Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia
- Permasalahan dalam keberagaman social budaya
Kebudayaan berarti segala kegiatan manusia dalam mengolah alam. Di dalam kebudyaan terdapat unsur-unsur universal, antara lain system agama, kepercayaan atau religi, upacara keagamaan, pengetahuan, dan mata pencaharian
2.Permasalahan dalam keberagaman ekonomi
- Pertanian
Pada masyarakat tradisional masih menggunakan system pengolahan yang sederhana, dan sangat bergantung pada kondisi alam. Pada masyarakat modern menggunakan teknolgi seperti traktor, system hidroponik, dan rumah kaca.
- Peternakan
Kurangnya pemahaman, ketidakmerataan srana distribusi hewan ternak, ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda merupakan permasalahan yang dapat dialami para peternak.
- Nelayan
Pada masyarakat tradisional masih memakai jala kecil, dan kapal kecil sedangkan pada masyarakat modern sudah menggunaka jala besar dan kapal besar.
- Jasa
- Indsutri
Di kota industry sudah maju seperti pengolahan gandum menjadi gandum.
3. Permasalahan dalam keberagaman gender
- Marginalisasi (proses peminggiran)
- Pelabelan negative (stereotype)
- Kekerasan
C. Strategi Penyelesaian Permasalahan yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia
1.
- Strategi penyeelsaian permasalahan keberagaman sosial budaya
- Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman ekonomi
3. strategi penyelesaian permasalahan keberagaman gender
