Ringkasan PPKn Kelas 8 Bab 4
A.Makna Kebangkitan Nasional dalam perjuangan Kemerdekaan
1.Pengertian Kebangkitan Nasional
Kebangkitan nasional adalah masa bangkitnya rasa dan semangat persatuan , kesatuan, nasionalisme dan kesadaran untu memperjuangan Kemerdekaan RI.
Kebangkitan nasional Indonesia dimulai tahun 1908, tepatnya 20 Mei 1908 dengan berdirinya Budi Oetomo dan berakhir dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Kelahiran Budi Oetomo , dianggap sebagai mulainya kebangkitan nasional Indonesia karena mulai masa itu bangsa Indonesia mengubah strategi dari yang bersifat kekerasan menjadi bersifat organisasi, diplomasi , dan bersifat serentak di seluruh wilayah Indonesia.
2. Sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia
Selama 350 tahun bangsa Indonesia dijajah oleh Belanda. Berbagai
penderitaan telah dialami oleh bangsa Indonesia, baik secara fisik, sosial,ekonomi, maupun aspek kehidupan yang lain. Penderitaan itu semakin jelas dengan adanya kerja rodi, yaitu sistem kerja paksa yang diterapkan oleh Belanda. Masyarakat disuruh bekerja, namun tidak diberikan gaji atau kesejahteraan yang memadai. Akibatnya, kelaparan dan kematian menjadi bagian yang selalu hadir dalam kehidupan masyarakat Indonesia waktu itu.
Berbagai perlawanan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia mengalami kegagalan sehingga melahirkan pemikiran baru. Pemikiran dan cara baru itulah yang disebut masa kebangkitan nasional. Masa kebangkitan nasional Indonesia merupakan kelanjutan dari Politik Etis atau Politik Balas Budi yang diterapkan Belanda. Pada tahun 1899 Pemerintah kolonial Belanda menerapkan Politik Etis, yaitu pemerintah kolonial memiliki tanggung jawab moral bagi kepada kesejahteraan pribumi setelah dilakukannya politik kerja paksa(rodi). Adapun isi politik etis adalah irigasi (pengairan), emigrasi(perpindahan penduduk),dan edukasi(pendidikan).
a.Periode Tahun 1900 – 1908
Dr. sutomo mendirikan sebuah organisasi yang bernama Budi Utomo. Budi Utomo merupakan organisasi modern pertama kali di Indonesia yang didirikan pada tanggal 20 Mei 1908. Pada tanggal 3-5 Oktober 1908, organisasi Budi Utomo mengadakan kongresnya yang pertama di Yogyakarta. Tujuan organisasi, yaitu kemajuanj yang harmonis antara bangsa dan negara, terutama dalam mengajukan pengajaran, pertanian, peternakan, dan dagang, teknik, serta kebudayaan.
b. periode tahun 1908-1928
Pada tahun 1912 berdiri partai politik pertama, yaitu indische partij. Pada tanggal 20 juli 1913, suwardi suryaningrat yang tergabung dalam komite boemi poetera, menulis artikel yang berjudul ‘seandainya aku orang belanda’. Pada tahun 1924, Dr. sutomo yang tidak puas dengan organisasi Budi Utomomendirikan indonesische studieclub di Surabaya. Penyebabnya adalah asas kebangsaan jawa dari Budi Utomo sudah tidak relevan dengan perkembangan rasa kebangsaan yang menuju pada sifat nasional. Pada tanggal 30 april-2 mei 1926 di Jakarta para pemuda melakukan pertemuan itu yang kemudian dikenal sebagai kongres pemuda I yang dipimpin oleh Mohammad Tabrani.
c. periode tahun 1928-1945
kongres pemuda II berlangsung di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928 yang diselenggarakan oleh organisasi pemuda Indonesia. Pada tahun 1928, organisasi Budi Utomo menambahkan suatu asas perjuangan, yaitu “ikut berusaha melaksanakan cita-cita bangsa indonesia.”
d. periode tahun 1945-1948
sejarah perjuangan bangsa Indonesia mencapai puncaknya dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Tanggal 20 mei 1948 presiden Sukarno menetapkan bahwa tanggal 20 mei 1908 sebagai hari bangkitnya nasionalisme di Indonesia atau hari kebangkitan nasional.
3. kebangkitan nasional dalam perjuangan kemerdekaan
Perjuangan bangsa Indonesia sebelum kebangkitan nasional memiliki beberapa kelemahan, yaitu :
- Perlawanan secara bersifat kedaerahan dan tidak serentak
- Perlawanan dipimpin oleh pemimpin karismatik sehingga tidak ada yang melanjutkan
- Perlawanan menggunakan kekerasan senjata
- Para pejuang muda diadu domba oleh penjajah dengan politiknya devide et impera
Dengan adanya organisasi Budi Utomo, perjuangan bangsa Indonesia setelah tahun 1908 mengalami perubahan sehingga memiliki keunggulan, yaitu :
- Perjuangan dilakukan dengan menggunakan organisasi dan diplomasi, bukan kekerasan senjata
- Para pemimpin berasal dari kaum intelektual terpelajar, buakn raja, sultan, atau bangsawan
- Rasa persatuan dan kebangsaan sudah mulai tumbuh
- Perjuangan serentak, tidak lagi bersifat kedaerahan
B. arti penting kebangkitan nasional dalam perjuangan kemerdekaan
1. arti penting kebangkitan nasional dalam perjuangan kemerdekaan
a. kebangkitan nasional mengubah perjuangan yang bersifat kedaerahan menjadi pergerakan nasional
Kebangkitan nasional memberi perubahan strategi perjuangan kemerdekaan Indonesia dari tadinya bersifat kedaerahan menjadi pergerakan nasional. Artinya, perjuangan kemerdekaan bukan lagi milik daerah-daerah tertentu, tetapi menjangkau seluruh daerah dengan kesadaran nasional.
b. kebangkitan nasional mengubah perjuangan yang bersifat fisik dengan kekuatan senjata menjadi perjuangan bersifat organisasi dan diplomasi
muculnya budi utomo yang dipelopori oleh kalangan terpelajar mengubah cara perjuangan melalui organisasi dan diplomasi yang bersifat nasional sehingga lebih didasarkan pada aspek kecerdasan berpikir, tidak semata-mata fisik.
c. kebangkitan nasional mengubah perjuangan yang tergantung kharismatik pemimpin menjadi perjuangan yang berdasarkan kesadaran bersama
kebangkitan nasional mampu mengubah pengaruh perjuangan sebelumnya yang banyak dipengaruhi oleh charisma pemimpin menjadi perjuangan yang didasarkan pada kesadaran bersama secara terorganisir dan terencana.
d. kebangkitan nasional mengubah perjuangan yang bersifat tunggal menjadi perjuangan yang multiaspek
gerakan budi utomo bersifat etis edukatif dan pergerakan nasional bersifat multidimensional.
e. kebangkitan nasional menaji tonggak pergerakan nasional menuju kemerdekaan Indonesia
- Bangkitnya rasa dan semangat persatuan
- Mencapai prestasi sebagai bangsa yang gemilang dalam perjuangan mengusir penjajah
- Menginspirasi seluruh rakyat Indonesia dalam mendukung perjuangan atas dasar semangat nasionalisme dan tanpa pamrih demi kemerdekaan bangsa Indonesia
2. arti penting kebangkitan nasional bagi bangsa Indonesia saat ini
Nilai-nilai dan semangat kebangkitan nasional memiliki arti sangat penting bagi bangsa Indonesia sekarang ini, antara lain :
- Membangkitkan rasa dan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme, dan patriotism bangsa Indonesia di tengah globalisasi
- Memotivasi untuk mencapai prestasi sebagai bangsa yang gemilang di tengah persaingan global
- Menumbuhkan budaya belajar dan kerja keras demi kemajuan bangsa
- Menumbuhkan kesadaran sejarah untuk menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, dan bersemboyan bhinneka tunggal ika
C. peran tokoh kebangkitan nasional dalam perjuangan kemerdekaan
a. Dokter Wahidin Sudirohusodo (1852-1917)
Dokter Wahidin Sudirohusodo lahir 7 Januari 1852 di Yogyakarta dan meninggal di tanah kelahirannya 26 Mei 1917. Upaya memperbaiki masyarakat jawa melalui pendidikan, dilakukan dengan mendirikan studie fonds atau yayasan beasiswa dan melakukan kegiatan menghimpun dana dengan melakukan propaganda berkeliling di jawa tahun 1906.
b. Dokter Sutomo (1888-1938)
Dokter Sutomo lahir di jawa timur, 30 juli 1888 dan meninggal di Surabaya, 30 mei 1938. Selama menjadi mahasiswa di STOVIA bersama teman-temannya mendirikan Budi Utomo dan dipercaya sebagai ketua.
c. Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) (1889-1959)
Suwardi Suryaningrat lahir 2 mei 1889 di Yogyakarta, sejak 1922 menjadi Ki Hajar Dewantara, dan meninggal di tanah kelahiran 26 april 1959. Dalam konteks kebangkitan nasional, mendirikan indische partij pada tanggal 3 juli 1912 bersama Dokter Cipto Mangunkusumo dan Ernest Douwes Dekker sehingga ketiganya dikenal sebagai tiga serangkai.
d. Dokter Cipto Mangunkusumo (1886-1943)
Dokter Cipto Mangunkusumo lahir 4 maret 1886 di jepara, jawa tengah dan meninggal di Jakarta 8 maret 1943. Mendirikan indische partij pada tahun 1912 bersama Ernest Douwes Dekker dan Suwardi Suryaningrat.
e. Ernest Douwes Dekker (1879-1950)
Dokter Ernest Douwes Dekker lahir di pasuruan, jawa timur 8 oktober 1879 dan meninggal di bandung, jawa barat 28 agustus 1950. Beliau adalah penggagas nama nusantara sebagai ganti hindia belanda setelah merdeka.
f. R.T Tirtokusumo
R.T Tirtokusumo adalah ketua organisasi budi utomo, yang dipilih melalui kongres I budi utomo.
g. W.R Supratman
Wage Rudolf Supratman lahir di jatinegara, Jakarta tanggal 19 maret 1903 dan meninggal di Surabaya, jawa timur pada tanggal 17 agustus 1938. Beliau menciptakan lagu kebangsaan. Lagu itu menjadi terkenal dan dinyanyikan pada penutupan kongres pemuda II, tanggal 28 oktober dan setelah Indonesia raya dijadikan lagu kebangsaan.
2. meneladani tokoh-tokoh kebangkitan nasional
- Belajar dan bekerja keras untuk kemajuan bangsa
- Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
- Rela berkorban untuk bangsa dan negara
- Bangga dengan milik bangsa sendiri
- Mengenang para pahlawan, misalnya dengan mengheningkan cipta
