1). Bangsa Indonesia memiliki keberagaman, dari antara perbedaan lahir yang namanya persatuan dan dicantumkan pada UUD NRI 1945 pasal 1 ayat 1 yang berbunyi ” Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik ”

2). Terdapat 2 prinsip penting yaitu :
a). Bhinneka Tunggal Ika
Berasal dari seorang pujangga yaitu Mpu Tantularyang memilik arti berbeda ( Bhinneka ) itu ( Ika ) satu ( Tunggal ). Artinya adalah walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua. Terdapat di pita pada cengkeraman kaki Burung Garuda

b). Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara memiliki fungsi sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia dan menjadi landasan visional untuk menyelenggarakan kehidupan nasional.
Menurut TAP MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN, Wawasan nusantara yang merupakan wawasan nasional dan bersumber dari pancasila dan berdasarkan UUD NRI Tahun 1945 adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.
Secara umum pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya yang dijabarkan dari dasar falsafah dan sejarah bangsa tersebut sesuai dengan tujuan atau cita – cita nasionalnya.
Sebagai bangsa yang majemuk , dalam penyelenggaraan kehidupan nasionalnya baik dari aspek ekonomi, sosial budaya , dan pertahanan keamanan bangsa Indonesia selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan wilayah.
3). Konsep kesatuan politik :
a). Kedaulatan wilayah nasional beserta kekayannya merupakan satu kesatuan wilayah
b). Bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam kebudayaan, kepercayaan, suku, agama dan lain-lain
c). Pancasila adalah satu satunya falsafah, ideologi bangsa dan mengarahkan negara menuju tujuannya
4). Konsep kesatuan ekonomi :
a). Kekayaan nusantara adalah modal dan milik bangsa
b). Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah
c). Kehidupan perekonomian di wilayah Nusantara merupakan kesatuan ekonomi yang diselenggarakan atas asas kekeluargaan dan ditujukan bagi kemakmuran rakyat
5). Konsep kesatuan sosial budaya :
a). Masyarakat Indonesia sebagai satu bangsa memiliki kehidupan yang serasi dan selaras dengan tingkat kemajuan masyarakat yang sama
b). Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu
6). Konsep kesatuan pertahanan keamanan
a). Ancaman satu daerah atau pulau pada hakikatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa Indonesia
b). Warga negara memiliki hak & kewajiban yang sama
7). Bentuk keberagaman dapat berupa suku bangsa, agama dan ras
8). Suku bangsa adalah suatu golongan manusia yang anggota-anggotanya mengidentifikasikan dirinya dengan sesamanya, biasanya berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama. Identitas suku ditandai oleh pengakuan dari orang lain akan ciri khas kelompok tersebut seperti kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku, dan ciri-ciri biologis. Setiap suku memiliki kekhasan masing-masing dan berbeda-beda
9). Agama adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan. Agama masuk melalui para pedagang dan pelaut yang singgah, mereka membawa kepercayaan mereka lau masyarakat menerima agama dan kepercayaan tersebut. Di Indonesia ada 6 agama yaitu : Katholik, Kristen, Buddha, Hindu, Islam dan Konghuchu. Setiap agama seharusnya saling bertoleransi

10). Ras adalah suatu sistem klasifikasi yang digunakan untuk mengkategorikan manusia dalam populasi atau kelompok besar dan berbeda melalui ciri fenotipe, asal usul geografis, tampang jasmani dan kesukuan yang terwarisi. Ras dapat dilihat dari bentuk fisik seperti warna kulit, postur tubuh dan jenis rambut

11). Sering sekali dalam keberagaman mucul masalah atau konflik. Menurut KBBI, konflik artinya “percekcokan, perselisihan, atau pertentangan’. Konflik merujuk pada dua hal atau lebih yang berseberangan, tidak selaras, dan bertentangan.
12). Faktor penyebab konflik :
a) Perbedaan antar individu
Ketika belajar kelompok ,jika kamu belajar harus bersuasana tenang. Namun, teman – temanmu belajar lebih baik jika mendengarkan musik. Hal ini memicu konflik antara kamu dan teman–temanmu.
b) Perbedaan budaya
Seorang anak yang dibesarkan di dalam keluarga yang memiliki nilai kesopanan akan berbicara dengan sopan. Tetapi anak yang dibesarkan di dalam keluarga yang tidak memedulikan kesopanan cenderung berbicara tidak sopan. Hal ini dapat menyebabkan terjadi konflik bila bertemu.
c) Perbedaan kepentingan
Ada hutan di suatu wilayah. Bagi pengusaha, hutan digunakan untuk mendapatkan keuntungan. Sementara bagi kelompok pencinta, tidak boleh dipotong agar kelestarian hutan terjaga. Hal ini dapat memicu konflik antara pengusaha dan kelompok pencinta lingkungan.
d) Perubahan sosial
Perilaku remaja yang berbeda terkadang mendapat pandangan kurang baik oleh orang–orang tua. Hal ini dapat menyebabkan konflik antara remaja masa kini dan orang–orang tua.
13). Sikap penyebab konflik :
a). Primordialisme
Primordialisme adalah pandangan atau paham yang menunjukan sikap berpegang teguh pada hal – hal yang sejak awal melekat pada diri individu , seperti suku bangsa, ras , dan agama.
b) Etnosentrisme
Etnosentrisme adalah padangan bahwa kebudayaan suku bangsanya lebih baik dibandingkan kebudayaan suku bangsa lain.
c) Diskriminatif
Diskriminatif adalah perbedaan perlakuan terhadap sesame warga negara berdasarkan antara lain warna kulit, golongan , suku, ekonomi, dan agama.
d) Stereotipe (Labelling)
Stereotipe merupakan penilaian terhadap seseorang atau golongan hanya berdasarkan persepsi pribadi atau kelompok.
e) Fanatisme
Fanatisme merupakan keyakinan akan suatu kebenaran tanpa kepastian data dan fakta, tetapi kebenaran dianggap kebenaran mutlak tanpa memedulikan argument dari orang lain.
f) Ekslusivisme
Ekslusivisme merupakan sikap yang memandang bahwa pandangan atau ajaran yang paling benar hanyalah pandangan atau ajaran kelompoknya.
14). Bentuk konflik :
a). Konflik pribadi
Konflik yang terjadi antara dua individu atau lebih

b). Konflik Rasial
Konflik rasial umumnya timbul karena perbedaan ras. Kebanyakan terjadi antara kelompok mayoritas dengan minoritas

c). Konflik antar kelas-kelas sosial
Konflik ini diakibatkan karena perbedaan kepentingan, antar kelas sosial
d). Konflik politik
Konflik ini terjadi karena perbedaan kepentingan dan tujuan politis seseorang atau kelompok
e). Konflik Internasional
Konflik ini terjadi karena perbedaan kepentingan yang berpengaruh pada kedaulatan negara
15). Akibat dari konflik
a). Perpecahan dalam masyarakat
b). Kerugian harta benda dan korban manusia
c). Kehancuran nilai-nilai dan norma yang ada
d). Perubahan kepribadian
e). Dominasi

16). Upaya menyelesaikan masalah yang muncul :
a). Memberikan jaminan perlindungan hak hak setiap warga negara.
b). Pengikat persatuan dan rasa kebangsaan yang tercantum dalam perundang undangan
c). Upaya represif yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk menyelesaikan masalah yang muncul dalam keberagaman masyarakat
d). Mengembangkan upaya prefentif untuk menyelesaikan masalah yang muncul dalam keberagaman masyarakat.
