Ringkasan PPKN Bab 4

Nama : Renno Widjaya
Kelas dan No. Absen : 9A/30

A. Persatuan dan Keberagaman Masyarakat Indonesia

Indonesia memiliki keberagaman dan kekayaan budaya dari berbagai wilayah

Indonesia memiliki beragam suku bangsa, Bahasa, budaya, agama, dan adat istiadat

Keberagaman mengisyaratkan adanya suatu persatuan dari perbedaan

“Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik” tercantum dalam Pasal 1 ayat (1) UUD NRI 1945

1. Bhinneka Tunggal Ika

Semboyan Indonesia yang diambil dari Kitab Sutasoma yang ditulis Mpu Tantular

Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti berbeda beda tetapi tetap satu yang diambil dari berbeda (Bhinneka), itu (Ika), satu (Tunggal)

Melalui Bhinneka Tunggal Ika, bangsa Indonesia mengakui bahwa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas berbagai suku, ras, agama, Bahasa, dan adat istiadat

Potensi kebhinnekaan dapat dilihat dengan banyaknya kekayaan alam dan budaya dari setiap daerah yang ada di Indonesia sebagai sumber pendapatan nasional

2. Wawasan Nusantara

Wawasan nusantara menjadi landasan visional untuk menyelenggarakan kehidupan nasional

Secara umum, wawasan nusantara berarti cara pandang suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya yang dijabarkan dari dasar falsafah dan sejarah bangsa tersebut sesuai dengan kondisi geografi negaranya untuk meraih tujuan negara

Berdasarkan Ketetapan MPR 1993 dan 1998 tentang GBHN, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

Menurut Prof. Dr. Wan Usman, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam

Menurut kelompok kerja wawasan nusantara, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam

Ada beberapa konsep dalam Indonesia, anatara lain:

A. Konsep kesatuan politik 

B. Konsep kesatuan ekonomi 

C. Konsep kesatuan social budaya 

D. Konsep kesatuan pertahanan keamanan 

B. Permasalahan Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia

1.  Bentuk Keberagaman Masyarakat Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sebagian besar wilayahnya dihuni oleh berbagai etnis dengan adat istiadat yang berbeda.

A. Suku Bangsa

Lebih dari 300 suku bangsa berada di seluruh daerah-daerah di Indonesia dan memiliki perbedaan rumah adat, pakaian adat, senajata adat, adat istiadat, kebiasaan, dll.

B. Agama

Melalui aktivitas para pelaut dan pedagang yang datang dari luar, penduduk Indonesia mengenal banyak agama dan kepercayaan. Beragam agama yang terdapat di Indonesia berbaur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para penganutnya mengutamakan sikap toleransi agar selalu tercipta kehidupan yang rukun dan damai. Contoh agama di Indonesia adalah Kristen, Budha, Hindu, Konghucu, dan Islam.

C. Ras

Ras merupakan kelompok yang memiliki ciri-ciri fisik bawaan yang sama. Di Indonesia terdapat berbagai ras sehingga terdapat perbedaan. Contohnya seperti ras Mongoloid (rambut hitam, kulit kuning) dan Australoid (rambut keriting, kulit hitam), dll. Ras ini semua datang dari aktivitas pelayaran, eksplorisasi, dan perdgangan dengan berbagai suku. Lalu mereka tinggal dan menikah dengan penduduk lokal dan hal ini memperluas keragaman ras di Indonesia. Keragaman ras ini tentu bukanlah halangan untuk bersatu sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia terbentang dari “Sabang sampai Merauke”

2. Masalah yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Masalah yang dapat muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia adalah konflik

Dalam KBBI, konflik didefinisikan sebagai percekcokan, perselisihan, atau pertentangan

Penyebab Konflik dalam Masyarakat.

A. Penyebab Konflik dalam Masyarakat

Penyebab terjadinya konflik menurut Soerjono Soekanto ada 4 yaitu :

1. Perbedaan antarindividu

2. Perbedaan kebudayaan

3. Perbedaan kepentingan

4. Perubahan sosial

B. SIkap penyebab konflik 

1. Primordialisme yang berlebihan (SARA)

2. Etnosentrisme (Etnis)

3. Diskriminatif

4. Stereotipe (Labelling)

5. Fanatisme

6. Eksklusivisme

C. Bentuk Konflik dalam Masyarakat

1. Konflik pribadi

2. Konflik rasial (minoritas vs mayoritas)

3. Konflik antara kelas kelas sosial (biasanya konflik ekonomi)

4. Konflik politik

5. Konflik internasional

D.Akibat yang Ditimbulkan oleh Terjadinya Konflik

1. Perpecahan dalam masyarakat

2. Kerugian harta benda dan korban manusia

3. Kehancuran nilai nilai dan norma yang ada

4. Perubahan kepribadian

5. Dominasi

C. Upaya Menyelesaikan Masalah yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Jika tidak ditanggapi dengan positif, keberagaman dapat memunculkan berbagai permasalahan.

Beberapa upaya penyelesaian masalah antara lain :

A. Memberikan jaminan perlindungan hak hak setiap warga negara

B. Pengikat persatuan dan rasa kebangsaan yang tercantum perundang-undangan

C. Upaya represif yang dapat dilakukan oleh pemerintah dengan menekan saat sudah/sedang                                       

     terjadinya masalah 

D. Mengembangkan upaya preventif (menjaga agar tidak terjadi masalah)

Sebagai bagian dari bangsa yang berbudaya, kita juga harus dapat menerima keanekaragaman budaya sebagai bagian budaya bangsa

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started