Rangkuman Bab 4
- Persatuan dalam keberagaman Masyarakat Indonesia
Indonesia memiliki beragam suku bangsa, Bahasa, budaya, agama, dan adat istiadat. Keberagaman merupakan suatu keunggulan dan anugerah yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Untuk mewujudkan persatuan dalam keberagaman, diperlukan sejumlah prinsip, yaitu Bhinneka Tunggal Ika dan Wawasan Nusantara.
- Bhinneka Tunggal Ika
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari seorang pujangga, Mpu Tantular yang menulis Kitab Sutasoma. Secara harfiah, istilah ini berarti berbeda ( Bhinneka ) itu ( Ika ) satu ( Tunggal ). Jika didefinisakan berarti kita berbeda tetapi tetap satu.
- Wawasan Nusantara
Wawasan nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat sehingga tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam upaya mencapai dan mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Ada beberapa pengertian wawasan nusantara, yaitu sebagai berikut.
- Berdasarkan ketetapan MPR, wawasan nusantara adalah wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD NRI Tahun 1945 adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkunannya dan mengutamai persatuan
- Menurut Prof. Dr. Wan Usman, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang sama
- Menurut kelompok kerja wawasan nusantara, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dan berniali strategis dengan mengutamakan persatuan bangsa.
Dalam wawasan nusantara sendiri memiliki beberapa konsep yang mencakup persatuan dan kesatuan, di bidang politik, ekonomi, social budaya, dan pertahanan keamanan.
- Konsep Kesatuan Politik
Sebagai suatu konsep kesatuan politik, wawasan nusantara mengandung pengertian sebagai berikut.
- Kedaulatan wilayah nasional beserta kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, wadah ruang hidup, modal, dan milik bangsa Indonesia.
- Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan bahasa, meyakini berbagai agama, dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Panacasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara yang melandasi, membimbing, dan mengarahkan menuju tujuannya
- Konsep kedaulatan ekonomi
Sebagai satu kesatuan ekonomi, wawasan nusantara mengandung pengertian sebagai berikut.
- Kekayaan wilayah nusantara adalh modal dan milik bangsa dan dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia
- Tingkat perkembanan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah
- Kehidupan perekonomian di wilayah nusantara merupakan kesatuan ekonomi yang diselenggarakan atas asas kekeluargaan dan ditunjukan bagi kemakmuran rakyat
- Konsep kesatuan sosial budaya
Sebagai satu kesatuan sosial budaya, wawasan nusantara mengandung pengertian sebagai berikut.
- Masyarakat Indonesia sebagai satau bangsa memiliki kehidupan yang serasi dan selaras dengan kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang
- Budaya Indonesia, pada hakikatnya, adalah satu. Corak ragam budaya menggambarkan kekayaan yang menjadi modal dan landasan pengembangan bangsa.
- Konsep kesatuan pertahanan keamanan
Sebagai satu kesatuan pertahan keamanan, wawasan nusantara mengandung pengertian seperti berikut.
- Ancaman terhadap satu pulau atau satu daerah pada hakikatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan negara
- Tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam rangka pembelaan negara dan bangsa
- Permasalahan keberagaman dalam masyarakat Indonesia
- Bentuk keberagaman masyarakat Indonesia
Inilah bentuk keberagaman yang terdapat di Indonesia.
- Suku Bangsa
Indonesia memiliki beragam suku bangsa. Diperkirakan terdapat lebih dari 300 suku bangsa yang ada. Setiap suku memiliki kekhasan sendiri. Perbedaan dan keragaman inilah yang menyumbang keragaman kehidupan berbangsa.
- Agama
Para pelaut atau saudagar yang singga ke Indonesia memiliki pengaruh dalam perkembangan agama di Indonesia. Akibatnya banyak penduduk Indonesia menerima dan mempercayai agama yang dibawa oleh para pelaut atau saudagar tersebut. Sampai saat ini ada 6 agama di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, Konghuchu.
- Ras
Ras merupakan kelompok mansia yang memiliki ciri-ciri fisik bawaan yang sama. Di Indonesia terdapat banyak ras sehingga terdapat bentuk fisik, seperti warna kulit, postur tubuh, dan jenis rambut. Keragaman ras ini tentu bukanlah halangan untuk bersatu sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke
- Masalah yang muncul dalan keberagaman masyarakat Indonesia
Masalah yang dapat muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia adalh konflik. Dalam KBBI konflik didefinisikan sebagai percekcokan, perselisihan, atau pertentangan.
- Penyebab konflik dalam masyarakat
- Faktor penyebab konflik
Soejorno Soekanto mengemukakan empat factor yang dapat menyebabkan terjadinya konflik dalam masyarakat, yakni perbedaan antarindividu, perbedaan kebudayaan, perbedaan kepentingan, maupun perubahan sosial.
- Perbedaan antarindividu
Kita semua memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda. Perbedaan ini dapat menjadi penyebab konflik. Contohnya, ketika belajar kelompok, kamu berpendirian jika belajar suasana harus tenang. Namun yang lain berpendirian belajar sambil mendengarkan music.
- Perbedaan kebudayaan
Keperibadian seseorang banyak dibentuk oleh kelompok orang tersebut. Seseorang akan terpengaruh pemikiran dan pendirian kelompoknya. Hal ini dapat menyebkan konflik dengan orang lain. Misalnya, seorang anak dibesarkan dalam masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kesopanan cenderung akan berbicara sopan kepada orang lain. Namun anak yang tidak dibesarkan dalam lingkungan yang tidak sopan cenderung bertindak tidak sopan. Jika mereka berdua bertemu maka akan mengakibatkan kondlik.
- Perbedaan kepentingan
Kepentingan ini dapat menyangkut kepentingan politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Misalnya sebuah hutan di suatu wilayah. Bagi beberapa pengusaha, pohon pohon dapat ditebang dan dijual juga membuka lowongan pekerjaan. Bagi kelompok pencinta lingkungan, pohon pohon tidak boleh dipotong untuk pelstarian
- Perubahan sosial
Masyarakat mengalami perubahan seiring perkembangan kebutuhan dan pengetahuan. Dalam beberapa tahun allu semenjaka handphone belum ditemukan, belum ada orang orang yang ketagihan bermain handphone dan cenderung bermain dengan temannya. Namun sekarang banyak sekali orang yang lebih mementingkan handphonenya ketimbang temannya.
- Sikap penyebab konflik
Terdapat beberapa sikap yang menjadi penyebab konflik dalam masyarakat antara lain sebagai berikut.
- Primordialisme yang berlebihan
Primordialisme merupakan pandangan atau paham yang menunjukkan sikap berpegang teguh pada hal-hal yang sejak awal melekat pada individu deperti suku bangsa
- Etnosentrime
Etnosentrisme merupakan pandanagn bahwa kebudayaan suku bangsanya lebih baik dibandingan kebudayaan suku bangsa yang lain
- Diskriminatif
Diskriminatif merupakan perbedaan perlakuan terhadap sesame warga negara berdasarkan antara lain warna kulit, golongan , suku, ekonomi, dan agama
- Streotipe
Streotipe merupakan penilaian terhadap seseorang atau suatu golongan hanya berdasarkan persepsi pribadi atau kelompok
- Fanatisme
Fanatisme merupakan keyakiann akan suatu kebenaran tanpa kepastian data dan fakta, tetapi kebenaran itu dianggap kebenaran mutlak tanpa mempedulikan argument orang lain.
- Eksklusivisme
Eksklusivisme adalah sikap yang memandang bahwa pandangan atau ajaran yang paling benar hanyalah pandangan atau ajaran kelompoknya sendiri dan menganggap ajaran atau pandangan lain tidak benar.
- Bentuk konflik dalam masyarakat
Soejorno Soekanto menyebutkan 5 bentuk khsuu konflik atau pertentangan yang terjadi dalam masyarakat. Kelima bentuk konflik atau pertentanagn itu adalah sebagai berikut.
- Konflik pribadi
Konflik pribadi dapat terjadi antara dua individu atau lebih karena perbedaan pandangan dan sebagainya. Konflik pribadi biasanya dapat juga timbul akibat tidak senang dengan orang lain
- Konflik rasial
Konflik rasial umumnya timbul karena perbedaan ras, seperti perbedaan ciri badan, kepentingan, dan kebudayaan
- Konflik antara kelas-kelas sosial
Konflik antara kelas sosial umumnya disebabkan akibat perbedaan kepentingan. Misalnya, konflik kerena adanya perbedaan kepentingan antara buruh dan pemilik perusahaan
- Konflik politik
Konflik politik terjadi karena adanya perbedaan kepentingan dan tujuan politis sesorang atau kelompok
- Konflik internasional
Konflik internasional umumnya terjadi akibat perbedaan kepentingan kemudia berpengaruh pada kedaulatan negara.
- Akibat yang ditimbulkan oleh terjadinya konflik
Terjadinya konflik dapat menimulkan sejumlah hal, yaitu
- Perpecahan dalam masyarakat
- Kerugian harta benda dan korban manusia
- Kehancuran nilai-nilai dan norma yang ada
- Perubahan keperibadian
- Dominasi
- Upaya Menyelesaikan Masalah yang Muncul dalam keberagaman Masyarakat Indonesia
- Memberikan jaminan perlindungan hak-hak setiap warga negara. Hak setiap warga negara yang terkait dengan keragaman dijamin dalam perundang-undangan sebagi berikut.
- Pasal 28A UUD NRI Tahun 1945
- Pasal 28E UUD NRI Tahun 1945
- Pasal 28I UUD NRI tahun 1945
- Pasal 28J UUD NRI Tahun 1945
- Pengikat persatuan da rasa kebangsaan yang tercantum dalam perundang-undangan. Hal ini tercantuk dalam UUD NRI Tahun 1945 sebagai berikut.
- Pasal 35 UUD NRI Tahun 1945
- Pasal 36 UUD NRI Tahun 1945
- Pasal 36A UUD NRI Tahun 1945
- Pasal 36B UUD NRI Tahun 1945
- Upaya represif yang dapat dilakuakn oleh pemerintah untuk menyelesaikan masalah yang muncul dalam keragaman masyarakat adalah sebagai berikut.
- Melakukan penagkapan atas pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam upaya aktif untuk melakukan perpecahan
- Melakuakn hukuman terhadap pihak yang secara hokum terbukti terlibat dalam upaya melakukan perpecahan
- Mengembangkan upaya preventif untuk menyelasaikan masalah yang muncul dalam keberagaman masyarakat anatara lain sebagai berikut.
- Selalu bersikap baik terhadap sesama
- Masalah perbedaan yang terjadi dipecahkan secara baik baik
- Warga negara belajar berkomunikasi secara efektif dan berdiskusi mengenai perbedaan yang ada
