Rangkuman PPKN kelas 7 BAB 1 Jesselyn Manuela 9A/18

RANGKUMAN KELAS 7 BAB 1

  1. Sejarah perumusan Pancasila sebagai dasar Negara
  1. Latar belakang pancasila sebagai dasar Negara

Pancasila dipilih drbagai dasar Negara karna beberapa faktor yaitu :

  • Proses sejarah kelangsungan hidup & perjuangan bangsa Indonesia
  • Nilai moral pancasila sudah menjadi milik bangsa Indonesia sejak dulu
  • Nilai moral Pancasila mengandung nilai-nilai masa depan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
  1. Perjuangan Bangsa Indonesia dalam menemukan Nilai-nilai luhur Pancasila

Pancasila digali,dirumuskan dan akhirnya disepakati. Proses tersebut terbagi menjadi beberapa masa yaitu :

  • Masa awal keberadaan Bangsa Indonesia

Dari sejak awal, Bangsa Indonesia sudah menunjukan sebagai bangsa yang religius, hal ini ditandai dengan adanya kepercayaaan Animisme & Dinamisme

Animisme adalah kepercayaan pada mahluk halus/roh, yang muncul dikalangan manusia primitif

Dinamisme adalah kepercayaan yang mengarah pada pemujaan roh yang mengarah pada tembat-tempat tertentu misalkan batu, dan pohon besar

  • Masa kerajaan

Kerajaan pertama yang tercatat dalam sejarah adalah kerajaan Kutai, keberadaan kerajaan ini tercatat pada sebuah Yupa yang menggunakan bahasa Sansekerta dalam huruf Palawa.

Pada masa kerajaan Majapahit dan Sriwijaya Bangsa Indonesia sudah semakin nyata keberadaan nya di Nusantara.

Semboyan bangsa Indonesia “ Bhinneka Tunggal Ika “ yang tercantum pada kitab Sutasoma karya Empu Tantular dan Negara Kertagama karya Mpu Prapanca

  • Masa perjuangan melawan Penjajah

Bangsa-bangsa di Eropa datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah, kedatangannya pada awalnya ditrima dengan baik oleh rakyat Indonesia, tetapi keramahan rayat disalahgunakan.

mereka hanya ingin menguasai Indonesia demi kepentingan mereka sendiri, akhirnya timbul banyak perlawanan untuk mengusir bangsa Eropa dari Indonesia (Tuanku Imam Bonjol di Sumatra Barat,Antasari di Kalimantan dll)

Sampai akhirnya pada tanggal 20 Mei 1908 berdiri organisasi yang bernama Budi utomo. Pada tanggal 28 Oktober 1929 diadakan Sumpah pemuda.

Ke 2 tanggal ini merupakan tonggak sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dalam melawan penjajah

3. Masa Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara

a.Pembentukan BPUPKI

  • Proses pembentukan BPUPKI

Pada bulan September 1944, Perdana Mentri Jepang yang bernama Koiso mengatakan bahwa Jepang akan memeberikan kemerdekaan bagi Indonesia.

Pada tanggal 1 maret 1945, Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Zunbi Chosakai (BPUPKI)

Pengumuman dan Pengangkatan Keanggotaan BPUPKI dilakukan oleh Letnan Jendral Nagano Ichiro (29 April 1945) Orang yang diangkat sebagai ketua adalah Dr Radjiman Wedyodiningrat  dan dibantu oleh 2 orang wakil masing-masing dari Indonesia (R.P Soeroso) dan dari Jepang (Ichibangase Yosio)   

  • Keanggotaan BPUPKI    

Berikut adalah anggota BPUPKI :     

  • Tugas 

Tugas BPUPKI adalah mengadakan penyelidikan & persiapan mengenai Negara Indonesia merdeka.

Dalam rangka melaksanakan tugasnya BPUPKI mengadakan sidang resmi sebanyak 2 kali dan sidang tidak resmi sebanyak 1 kali yang dimulai pada tanggal 29 Mei 1945   

  1. Perumusan dasar Negara dalam sidang BPUPKI
  • Sidang BPUPKI 1 (29 Mei-1 Juni 1945)

Dalam sidang ini ketua BPUPKI Dr Radjiman Wedyodiningrat menanyakan apa dasar Negara yang nantinya akan dipakai saat Indonesia merdeka nanti. Pernyataan ini dijawab oleh anggota BPUPKI seperti I.R Soekarno, Moh Yamin, dan Dr Supomo

  • I.R Soekarno

Pada sidang tanggal 1 Juni 1945 beliau menyampaikan usul tentang 5 dasar Indonesia merdeka yaitu :

  • Kebangsaan Indonesia
  • Peri kemanusiaan
  • Mufakat/Demokrasi
  • Kesejahteraan sosial
  • Ketuhanan yang berkebudayaan
  • Moh Yamin

Pada sidang tanggal 29 Mei Moh yamin menyampaikan 5 asas dasar Indonesia merdeka dalam Lisan maupun tulisan

Usulan lisan

  • Peri kebangsaan
  • Peri Kemanusiaan
  • Peri Ketuhanan
  • Peri kerakyatan
  • Kesejahteraan rakyat

Usulan Tulisan

  • Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Persatuan Indonesia
  • Rasa Kemanusian yang adil dan beradab
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
  • Dr Soepomo

Pada sidang 31 Mei 1935 Dr soepomo mengusulkan 5 asas Negara Indonesia yaitu :

  • Persatuan dan Nasionalisme
  • Kekeluargaan
  • Taat pada Tuhan
  • Musyawarah
  • Keadilan rakyat

Kelima dasar tersebut diberi nama Panca Dharma, atas saran ahli bahasa,lima dasar itu diubah menjadi Pancasila.

Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni

Sidang BPUPKI 1 sepakat untuk membentuk Panitia kecil yang berjumlah 8 orang

  1. Perumusan piagam Jakarta

Pada tanggal 22 Juni 1945 panitia kecil mengadakan rapat gabungan dengan anggota BPUPKI yang menghasilkan Panitia dengan 9 orang anggota yang disebut panitia 9

Pada hari yang sama panitia 9 bersidang dan menghasilkan Mukadimah Hukum dasar Negara Indonesia yang terkenal dengan nama piagam Jakarta

  • Sidang BPUPKI 2 (10-17 Juli 1945)

Agenda sidang kali ini membahas tentang bentuk negara, wilayah negara, kewarganegaraan, Rancangan UUD, dll

Hasil sidang BPUPKI ke 2 adalah Rancangan Negara Indonesia dengan Piagam Jakarta sebagai pembukanya.

Rumusan dasar Negara Pancasila menurut piagam Jakarta adalah :

  • Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya
  • Kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan perwakilan

B. Penetapan pancasila sebagai Dasar Negara

  1. Pembentukan PPKI

            Selesai nya sidang BPUPKI 2, menandai selesainya tugas BPUPKI dengan menghasilkan Rancangan UUD dan rancangan dasar filsafat Negara, BPUPKI kemudian dibubarkan

Untuk mewujudkan kemerdekaan negara Indonesia maka dibentuklah PPKI pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan susunan sebagai berikut :

PPKI bertugas untuk mempersiapkan kelengkapan bagi Negara Indonesia merdeka, sebelum melaksanakan tugasnya Jepang kalah terhadap sekutu.

Keadaan ini mendorong Bangsa Indonesia untuk segera memproklamasikan kemerdekaannya, para pemuda dan pemimpin bangsa akhirnya sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

2.Penetapan Pancasila sebagai dasar Negara dalam sidang PPKI

a.Sidang Pembukaan

Sidang PPKI dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945 di gedung kesenian Jakarta. Kesepakatan pada sidang ini adalah mengubah dasar Negara Pancasila pada sila pertama, yang tadinya berbunyi “Ketuhanan dengan menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya“ menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Perubahan ini dilakukan untuk menjaga kepentingan bangsa Negara yang beraneka ragam bukan kepentingan pribadi/kelompok

  • b. Sidang utama

Sidang ini dipimpin oleh Soekarno & Moh hatta yang menghasilkan 3 putusan yaitu :

  • Mengesahkan UUD Negara
  • Memilih Presiden & Wakilnya yaitu I.R Soekarno & Moh hatta
  • Presiden untuk sementara akan dibantu oleh KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat)

Dalam UUD yang disahkan oleh PPKI terdapat rumusan Pancasila sebagai dasar Negara yang sudah di revisi dan terdapat pada pembukaan UUD alinea ke 4

C. Komitmen Kebangsaan pendiri Negara dalam perumusan & penetapan Pancasila

  1. Makna komitmen kebangsaan

Patriotisme berasal dari kata Patria (tanah air) & kemudian berubah menjadi patriotisme (orang yang mencintai tanah air)

Patriotisme berarti sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segalanya untuk mempertahankan bangsanya 

Nasionalisme/kebangsaan adalah pahan yang mengajarkan bahwa kesetiaan tertinggi setiap orang harus diserahkan pada Negara kebangsaan.

Ada 2 jenis nasionalisme yaitu dalam arti sempit dan luas.

  1. Nasionalisme sempit (chauvinisme)

Nasionalisme dalam arti sempit bersifat negative karna memandang rendah bangsa lain dan menganggap bangsanya adalah yang terbaik

Contoh : Jerman pada masa Hitler

Jerman menganggap dirinya paling hebat sehingga berusaha menyingkirkan & memusuhi bangsa lain  

  • Nasionalisme Luas

Nasionalisme dalam arti luas bersifat positif karna memuliakan bangsa sendiri namun tetap menghormati bangsa lain. Nasionalisme ini harus dibina oleh bangsa-bangsa di dunia untuk menjaga perdamaian.

Patriotisme dapat diwujudkan dengan berbagai cara yaitu:

  • Sikap pro-patria & primus patrialis
  • Solidaritas & kesetiakawanan
  • Toleransi & tenggang rasa
  • Tampa pamrih & bertanggung jawab
  • Kebesaran jiwa yang tidak ada dendam

A. Peranan pendiri Negara dalam penetapan Pancaasila sebagai dasar Negara

Peran kelembagaan pendiri Negara dalam PPKI

PPKI berperan dalam menetapkan UUD NRI 1945 yang sistematikanya terdiri dari pembukaan,batang tubuh, dan penjelasan

  • Peran individu pendiri negar dalam sidang PPKI

Beberapa individu yang memberikan peran khusus dalam rumusan pancasila yaitu :

  • Ir Soekarno

Beliau menetapkkan UUD NRI 1945 yang di pembukaan nya terdapat rumusan pancasila. Ir Soekarno merupakan presiden RI pertama

  • Moh hatta

Beliau yang mengusulkan perubahan sila pertama dalam pancasila agar mencegah terjadinya kesalahpahaman terhadap pancasila.

  1. Semangat & Komitmen pendiri bangsa dalam menetapkan Pancasila sebagai dasar Negara

Semangat & komitmen terhadap Pancasila dapat diwujudkan dalam bentuk seperti :

  • Mengamalkan Pancasila
  • Menghindari sikap-sikap negative (egois,chauvinissme,dll)
  • Mengamalkan nilai agama yang dianut,dll

Nilai & Komitmen atas dasar Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Menolak Atheisme
  • Menghormati perbedaan beragama
  • Menjaga kerukunan antar umat beragama

Nilai & Komitmen atas dasar Kemanusiaan yang Adil & beradab

  • Mengakui persamaan hak,derajat & martabat
  • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
  • Mengembangkan sikap tenggang rasa

Nilai & Komitmen atas dasar Persatuan Indonesia

  • Berpaya aktif dalam mencapai cita-cita bangsa
  • Menjunjung tinggi persatuan & kesatuan bangsa
  • Mengakui keberagaman bangsa

Nilai & Komitmen atas dasar Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

  • Mengakui nilai-nilai demokrasi
  • Menghargai perbedaan pendapat
  • Bertanggung jawab melaksanakan putusan bersama

Nilai & Komitmen atas dasar Keadilan Sosial

  • Bekerja keras & menghargai karya orang lain
  • Mengutamakan gotong royong
  • Mengembangkan demokrasi ekonomi

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started