
A Bhinneka Tunggal Ika
1 Pengertian Bhinneka Tunggal Ika
- Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari buku Sutasoma karangan Mpu Tantular
- Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa yang berarti “ walupun berbeda – beda, tetapi tetap satu jua adanya karena tidak ada agama yang tujuannya berbeda”
- Lambang negara Garuda pancasila dirancang oleh Sultan Hamid 2 dari Pontianak
- Lambang negara Garuda Pancasila diperkenalkan tanggal 17 Agustus 1950
- Lambang Garuda Pancasila ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951
Isi Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2009 adalah :
a Seekor burung garuda yang berdiri tegak dengan sayap dikembangkan ke kiri dan ke
kanan, melambangkan tenaga pencipta
b Kepala burung yang menghadap ke kanan , melambangkan kemunjuran atau keberuntungan
c Burung gardua yang mampu terbang tinggi ke angkasa raya tanpa kawan, melambangkan
cita – cita tinggi, keperkasaan, serta kedaulatan bangsa dan negara
d Lukisan burung garuda yang seluruhnya berwarna kuning emas, melambangkan keagungan
e Kaki burung mencengkram pita yang bertuliskan “ Bhinneka Tunggal Ika”
f Jumlah bulu burung garuda yang melambangkan tanggal, bulan , dan tahun
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
2 Makna Bhinneka Tunggal Ika
a Bangsa Indonesia menyadari keberagaman sebagai modal terbentuknya persatuan dan
kesatuan Indonesia
b Bangsa Indonesia menyadari semboyan Bhinneka Tunggal Ika mendorong lahirnya persatuan
dan kesatuan Indonesia
c Bangsa Indonesia menyadari di tengan era globalisasi diperlukan penyaringan agar persatuan dan
dan kesatuan bangsa tetap utuh
d Bangsa Indonesia menyadari bahwa Bhinneka Tunggal Ika adalah salah satu pilar selain
Pancasila, UUD NKRI Tahun 1945, dan NKRI
3 Arti Penting Semboyan Bhinneka Tunggal Ika
a Pendorong Lahirnya Nasionalisme Indonesia
Lahirna persatuan dan kesatuan Indonesia di tengah keberagaman didasarkan atas berbagai perasaan sebagai bangsa yang tumbuh, yaitu :
1) Kesatuan sejarah
2) Kesatuan nasib
3) Kesatuan Kebudayaan
4) Kesatuan asas kerohanian
Wujud nyata lahirnya persatuan Indonesia, yang berbeda – beda suku bangsa, adalah lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, yaitu :
1 Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku Bertumpah Darah Satu Tanah Air Indonesia
2 Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku Berbangsa Satu Bangsa Indonesia
3 Kami Putra dan Putri Indonesia Menjunjung Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia
b Penyemangat untuk Membangun Indonesia yang lebih baik
Setiap warga negara harus dapat menerapkan dalam kehidupan segari – hari , yaitu :
- Hidup saling menghargai
- Menjaga persatuan bangsa dan negara
- Meningkatkan nilai kegotongroyongan dan solidaritas
c Benteng Persatuan Bangsa dan Negara Indonesia di Era Globalisasi
Globalisasi yang secara cepat dan masuk ke Indonesia harus dihadapi secara selektif dengan mengedepankan bahwa bangsa Indonesia adalah satu , satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa.
B Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia
1 Hakikat Keberagaman
Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapay banyak perbedaan dalam berbagai bidang. Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekayaan dan keindahan bangsa.
2 Kebegaraman di Indonesia
a Keberagaman Wilayah dan Lingkungan
Setiap wilayah Indonesia memiliki ciri topografis dan geografis secara tidak langsung juga membentuk keberagaman warga negara atau penduduk yang mendiaminya dengan berbagai aspek kehidupannya.
b Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya
Suku bangsa dalah kesatuan hidup manudia yang mempunya sistem interaksi, sistem norma yang mengatur interaksi tersebut, adanya komunitas dan rasa identitas yang mepersatukan semua anggotanya, serta memiliki sistem kepemimpinan sendiri.
Identitas atau ciri khas suatu suku dapat dilihat dari berbagai aspek, yaitu :
1 tipe fisik
2 bahasa
3 adat istiadat
4 kesenian
5 sistem kekerabatan
6 batas fisik lingkungan
Budaya adalah pola hirup yang tercipta dalam sejarah yang eksplisit, rasional, irasional, dan nontasinal yang terdapay pada setiap waktu sebagai pedoman yang potensial bagi tingkah laku manusia.
Tujuh unsur kebudayaan adalah :
1 bahasa
2 sistem teknologi
3 sistem mata pencaharian
4 sistem kemasyarakatan
5 religi
6 kesenian
7 sistem pengetahuan
Keberagaman budaya dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu :
a lingkungan alam
b kontak dengan budaya lain
c keyakinan yang dimiliki
c Kebudayaan Agama
Ada enam agama yang diakui di Indonesia, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Karena bangsa Indonesia terdiri oleh banyak agama oleh karena itu, perlu dikembangan toleransi antarumat beragama yang meliputi :
1 Toleransi antarumat beragama yang berbeda ( toleransi ekstern )
2 toleransi antarumat beragama yang sama (toleransi intern)
3 tolernasi umat beragama dengan pemerintah
d Keberagaman Ras
Keberagaman ras berarti keberagaman didasari ciri fisik , seperti warna kulit, dan jenis rambut. Secara umum , ras manusia dikelompokkan menjadi lima macam, yaitu :
1 Negroid , berkulit hitam
2 Monggoloid , berkulit kuning langsat
3 Kakukasoid, berkulit putih
4 Australoid, berkulit sawo matang
5 Khoisan ( Afrika Selatan)
e Keberagaman Golongan
a Secara administrasi kependudukan, terdapat tiga golongan , yaitu golongan suku bangs asli yang
berasal dari daerah Indonesia , golongan keturunan asing yang berasal dari daerah luar Indonesia
dan golongan masyarakat terasing
b Secara usia penduduk, golongan usia anak – anak, usia produktif, dan usia tua
c Secara ekonomi, dikenal golongan ekonomi lemah, ekonomi menengah, dan ekonomi kuat
d Secara pendidikan
e Berdasarkan mata pencaharian
d Keberagaman Gender
Gender adalah perilaku yang melekat pada kaum laki – laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural. Sedangnya jenis kelami adalah kodrat Tuhan.
Bermacam – macam peran gender, yaitu :
1 Peran Reproduktif
Peran reproduktif adalah peran yang tidak menghasilkan uang. Contoh adalah peran yang dimiliki perempuan untuk mengelola kebersihan dan keindahan rumah.
2 Peran Produktif
Peran produktif dapat diartikan sebagai aktivitas yang menghasilkan pendapatan sehingga mempunyai nilai actual dan potensial.
3 Peran Kemasyarakatan
Pekerjaan kemasyarakatn didefinisukan sebagai pekerjaan yang dilakukan pada tingkat masyarakat , di seputar pengalokasian, penyediaan, dan mengatur bagian – bagian pekerjaan bersama.
Bentuk – bentuk ketidakadilan gender ditengah masyarakat, yaitu :
1 Marjinalisasi, proses penysihan yang mengakibatkan kemiskinan bagi perempuan
2 Subordinasi, sikapyang menempatkan perempuan lebih rendah daripada laki – laki
3 Stereotipe, pelabelan negative terhadap perbuatan perempuan
4 Violence, kekerasan baik fisik, seksual dan psikologis
5 Doble burden, pembagian tugas yang memberatkan perempuan
Untuk menghindari ketidakadilan gender, maka perlu dlakukan pemenuhan kebutuhan terhadap kebutuhan gender.
Ciri ciri kebutuhan praktis gender, yaitu :
- Tidak memerlukan perubahan posisi perempuan
- Bersifat jangka pendek, mudah dilihat, tak berkelanjutan
- Dikembangkan berdasarkan peran reproduktif
Ciri – ciri kebutuhan strategis gende, yaitu :
- Kampanye memerangu pelabelan negative pada perempuan
- Peningkatan partisipasi yang sama dalam berpolitik
- Memberikan pilihan bebas dan ha katas reproduksi
3 Faktor Penyebab Keragaman Bangsa Indonesia
a Lingkungan fisik daerah
b Agama
c Kehidupan sosial budaya di berbagai daerah
d Faktor sejarah
C Arti Penting Keberagaman dalam Manusia
1 Arti penting Keberagaman
a Keberagaman sebagai potensi menuju kejayaan bangsa
b keberagaman sebagai tantangan bangsa
2 Semangat Menjaga Keberagaman dalam Masyarakat dalam Masyarakat Indonesia
a Dalam Kehidupan Beragama
UUD NRI Tahun 1945 pasal 29 ayat (2), yang berbunyi, “ Negara menjamin kemerdekaan tiap – tiap penduduk untuk memeluk agamannya masing – maisng dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaan itu “
Contoh perilaku yang dapay dilakukan, yaitu :
- Menghormati agama yang diyakini orang lain
- Melaksanakan ajaran agama secara baik
- Bersikap toleran terhadap keyakinan dan ibadah orang lain
b Dalam Keberagaman Ras dan Suku di Indonesia
Perbedaan ras dan suku bangsa tidak menunjukan bahwa oranglain lebih baikdari kita atau kita lebih baik dari orang lain. Oleh karena itu, sebaiknya kita berperilaku baik kepada sesama tanpa memandang berbagi pendapat perbedaan tersebut.
c Dalam Keberagaman Sosial Budaya
Contoh perilaku yang dapat dilakukan , yaitu :
- Mengetahui keberagaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia
- Mempelajari dan menguasai salah satu seni budaya sesuai dengan minat
- Merasa bangga terhadap budaya bangsa sendiri
d Dalam Perbedaan Jenis Kelamin
Contoh perilaku yang dapat dilakukan, yaitu :
- Menghilangkan diskriminasi berdasarkan jenis kelamin
- Memberikan kesempatan yang sama kepada laki – laki dan perempuan
- Memberikan akses pelayanan yang sama kepada laki – laki dan perempuan
