Firen Wijaya (11) Rangkuman Bab 4

Firen Wijaya 9A / 11

Keberagaman = Ciri khas bangsa Indonesia

Melalui “Bhineka Tunggal Ika”, bangsa Indonesia mengakui adanya bahwa bangsa Indonesia bangsa yang majemuk anatara satu daerah dengan yang lain, yang terdiri dari berbagai macam SARAH.

*SARAH = Suku, Agama, Ras, budAya, baHasa*

Dari Implementasi wawasan Nusantara telah menciptakan kehidupan masyarakat yang mengakui, menerima & menghormati segala bentuk perbedaan sebagai karunia.

KBBI = percekcokan, perselisihan, pertengangan.

Konflik

Secara sederhana konflik merujuk pada adanya 2 hal atau lebih yang bersebrangan, tidak selaras & bertentangan.

Sejumlah upaya dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut antaralain; memberikan jaminan perlindungan pada setiap warga negara.

Hak setiap warga negara yang berkaitan dengan keragaman dijamin oleh perundang – undangan. Sedangkan pengikat persatuan & rasa kebangsaan ada tercantum dalam perundang -undangan .

Faktor utama dari adanya konflik adalah “Perbedaan & Perubahan”.

Faktor penyebab konflik dalam bermasyarakat :
  • Perbedaan antarindividu
  • Perbedaan kebudayaan
  • Perbedaan kepentingan
  • Perubahan sosial
Sikap yang menyebabkan terjadinya konflik :
  • Primordialisme
  • Etnosentrisme
  • Diskriminatif
  • Stereotipe
  • Fanatisme
  • Eksklusivisme

Primordialisme : Pandangan/ paham yang menunjukkan sikap berpegang teguh pada hal-hal yg melekat pada diri setiap individu.

Etnosentrisme : Pandangan bahwa kebudayaannya lebih baik dari yang lain.

Diskriminatif : Perbedaan perlakuan terhadap sesama, dibedakan berdasarkankelas-kelas/ bagian-bagian tertentu.

Stereotipe : Penilaian terhadap seseorang/ suatu golongan hanya berdasarkan persepsi pribadi/ kelompok.

Fanatisme : Keyakinan & menganggap mutlak akan suatu kebenaran tanpa suatu kepastian data & fakta, tanpa mempedulikan argument lain.

Eksklusivisme : Sikap memandang suatupandangan/ ajaran yang paling benar hanyalah kelompoknya & menganggap yang lain tidak benar.

Bentuk konflik dalam bermasyarakat :
  • Konflik pribadi
  • Konflik rasial
  • Konflik antara kelas-kelas sosial
  • Konflik politik
  • Konflik internasional
Akibat yang ditimbulkan dari suatu konflik :
  • Perpecahan
  • Kerugian harta & nyawa
  • Kehancuran nilai-nilai, norma & moral
  • Perubahan kepribadian
  • Dominasi
Upaya

Upaya pemerintah dalam meyelesaikan masalah yang muncul dalam keberagammasyarakat adalah dilakukannya “Upaya Represif” & mengembangkan “Upaya Preventif”

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started