Firen Wijaya 9A / 11

Keberagaman = Ciri khas bangsa Indonesia
Melalui “Bhineka Tunggal Ika”, bangsa Indonesia mengakui adanya bahwa bangsa Indonesia bangsa yang majemuk anatara satu daerah dengan yang lain, yang terdiri dari berbagai macam SARAH.
*SARAH = Suku, Agama, Ras, budAya, baHasa*
Dari Implementasi wawasan Nusantara telah menciptakan kehidupan masyarakat yang mengakui, menerima & menghormati segala bentuk perbedaan sebagai karunia.
KBBI = percekcokan, perselisihan, pertengangan.
Konflik
Secara sederhana konflik merujuk pada adanya 2 hal atau lebih yang bersebrangan, tidak selaras & bertentangan.
Sejumlah upaya dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut antaralain; memberikan jaminan perlindungan pada setiap warga negara.
Hak setiap warga negara yang berkaitan dengan keragaman dijamin oleh perundang – undangan. Sedangkan pengikat persatuan & rasa kebangsaan ada tercantum dalam perundang -undangan .
Faktor utama dari adanya konflik adalah “Perbedaan & Perubahan”.
Faktor penyebab konflik dalam bermasyarakat :
- Perbedaan antarindividu
- Perbedaan kebudayaan
- Perbedaan kepentingan
- Perubahan sosial
Sikap yang menyebabkan terjadinya konflik :
- Primordialisme
- Etnosentrisme
- Diskriminatif
- Stereotipe
- Fanatisme
- Eksklusivisme
Primordialisme : Pandangan/ paham yang menunjukkan sikap berpegang teguh pada hal-hal yg melekat pada diri setiap individu.
Etnosentrisme : Pandangan bahwa kebudayaannya lebih baik dari yang lain.
Diskriminatif : Perbedaan perlakuan terhadap sesama, dibedakan berdasarkankelas-kelas/ bagian-bagian tertentu.
Stereotipe : Penilaian terhadap seseorang/ suatu golongan hanya berdasarkan persepsi pribadi/ kelompok.
Fanatisme : Keyakinan & menganggap mutlak akan suatu kebenaran tanpa suatu kepastian data & fakta, tanpa mempedulikan argument lain.
Eksklusivisme : Sikap memandang suatupandangan/ ajaran yang paling benar hanyalah kelompoknya & menganggap yang lain tidak benar.
Bentuk konflik dalam bermasyarakat :
- Konflik pribadi
- Konflik rasial
- Konflik antara kelas-kelas sosial
- Konflik politik
- Konflik internasional
Akibat yang ditimbulkan dari suatu konflik :
- Perpecahan
- Kerugian harta & nyawa
- Kehancuran nilai-nilai, norma & moral
- Perubahan kepribadian
- Dominasi
Upaya
Upaya pemerintah dalam meyelesaikan masalah yang muncul dalam keberagammasyarakat adalah dilakukannya “Upaya Represif” & mengembangkan “Upaya Preventif”
