A. Bhinneka Tunggal Ika
- Pengertian Bhinneka Tunggal Ika
-Berasal dari kitab Sutasoma karya Empu Tantular
-Arti berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa : Walaupun berbeda-beda,tetapi tetap satu jua adanya karena tidak ada agama yang tujuannya berbeda.
-Arti universal : berbeda-beda tetapi tetap satu jua
-Ketentuan tentang Bendera,Bahasa,dan Lambang Negara :
a. Seekor burung garuda yang berdiri tegak dan sayap dikembangkan : tenaga
pencipta atau semangat membangun
b. Kepala burung yang menghadap ke kanan : kemujuran atau keberuntungan
c. Burung Garuda yang terbang tinggi tanpa kawan : keperkasaan,kedaulatan
bangsa
d. Lukisan burung garuda yang berwarna kuning emas : keagungan
e. Kaki burung yang mencengkram pita : kukuhnya persatuan dan kesatuan
f. Bulu sayar : 17 helai,bulu ekor : 8 helai,leher : 45 helai,bawah perisai : 19 helai - Makna Bhinneka Tunggal Ika
a. Bangsa Indonesia menyadari bahwa keragaman SARA bukan unsur pemecah melainkan modal terbentuknya kesatuan dan persatuan Indonesia.
b. Bangsa Indonesia menyadari semboyan Bhinneka Tunggal Ika mendorong lahirnya kesatuan dan persatuan yang kokoh. - Arti Penting Semboyan Bhinneka Tunggal Ika bagi Bangsa Indonesia
a. Pendorong lahirnya nasionalisme Indonesia
b. Penyemangat untuk Membangun Indonesia yang Lebih Maju
c. Benteng Persatuan Bangsa dan Negara di Era Globalisasi
B. Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia 1. Hakikat Keberagaman
-Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang. Perbedaan tersebut terutama dalam hal suku bangsa,ras,agama,keyakinan,ideologi politik,sosial budaya,ekonomi,dan jenis kelamin. - Keragaman di Indonesia
a. Keberagaman wilayah dan lingkungan
b. Keberagaman suku bangsa dan budaya : Identitas suatu suku bangsa dapat dilihat dari tipe fisik,bahasa,adat istiadat,kesenian,sistem kekerabatan,dan batas fisik lingkungan. - Kebudayaan mempunyai tujuh unsur yang bersifat universal :
- a. bahasa sebagai penghubung masyarakat
- b. sistem teknologi yang dipakai sehari-hari
- c. sistem mata pencaharian/ekonomi
- d. organisasi sosial/kemasyarakatan
- e. sistem pengetahuan
- f. religi/kepercayaan g. kesenian
- c. Keberagaman Agama -Islam,Hindu,Kristen,Katolik,Buddha,Konghucu d. Keberagaman Ras
- -Negroid : berkulit hitam,rambut keriting
- -Mongoloid : berkulit kuning langsat,mata sipit,rambut kaku -Kaukasoid : berkulit putih,bermata biru,rambut pirang -Australoid : berkulit hitam (sawo matang)
- -Khoisan (Afrika Selatan)
- e. Keberagaman Golongan
- -Secara administrasi penduduk -Secara usia penduduk -Secara ekonomi
- -Secara pendidikan
- -Secara politik
- -Berdasarkan mata pencaharian/profesi
- f. Keberagaman Gender
- -Gender merupakan sifat dan perilaku melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang dikontruksikan secara sosial dan kultural. Kalau jenis kelamin merupakan kodrat Tuhan.
- -Dibagi jadi 3, yaitu : Peran reproduktif,peran produktif,peran kemasyarakatan
- -Peran kemasyarakatan dibagi jadi 5,yaitu : Marjinalisasi (pemiskinan),Suboridnasi (penomorduaan),Stereotip (pelabelan negatif),Violence (kekerasan),Double Burden (beban ganda).
- Faktor Penyebab Keberagaman Bangsa Indonesia
- a. Lingkungan fisik daerah
- b. Keyakinan atau agama
c. Kehidupan sosial budaya di berbagai daerah
d. Faktor sejarah
C. Arti Penting Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia
- Arti Penting Keberagaman
-Dapat dilihat dari dua sudut pandang,yaitu kebhinnekaan sebagai potensi sekaligus tantangan.
a. Keberagaman sebagai potensi menuju kejayaan bangsa
b. Keberagaman sebagai tantangan bangsa - Semangat menjaga keberagaman dalam masyarakat dalam masyarakat Indonesia
a. Semangat dan perilaku dalam kehidupan beragama yang beragam
b. Semangat dan perilaku dalam kebaragaman ras dan suku di Indonesia
c. Semangat dan perilaku dalam kebergaman sosial budaya
d. Semangat dan perilaku dalam perbedaan jenis kelamin
D. Perilaku Toleransi dalam Masyarakat - Lingkungan Keluarga :
-Saling menghargai perbedaan di keluarga
-Membiasakan musyawarah dalam pemecahan masalah keluarga - Lingkungan Sekolah :
-Membentuk kelompok belajar tanpa memandang apapun dengan teman -Menyusun pengurus kelas tanpa status sosial - Lingkungan Masyarakat : -Saling membantu tanpa pamrih -Mengadakan kerja bakti
- Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
-Melaksanakan pembangunan tanpa membeda-bedakan wilayah -Melaksanakan pertukaran budaya melalui kegiatan nasional
