1). Harmoni artinya adalah ‘keselarasan; keserasian’
2). Keberagaman dapat diartikan ‘berbeda atau bermacam-macam’
3). Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia artinya suatu keselarasan atau keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia
4). Bentuk-bentuk keberagaman adalah sosial budaya, ekonomi, dan keberagaman gender
5). Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis, ras, agama dan budaya disebut juga sebagai masyarakat multikultural

6). Masyarakat pedesaan disebut masyarakat tradisional. Masyarakat pedesaan memiliki pekeejaan dengan mengolah lahan milik mereka atau orang lain dan hasil olahannya dijual
7). masyarakat perkotaan mencari pekerjaan sesuai pendidikan atau keahlian yang dimiliki dsn pendapatannya cenderung lebih besar dari masyarakat pedesaan
8). Masyarakat desa menjual hasil olahannya dan masyarakat kota menjual hasil produksi seperti traktor, mesin penanam padi, mesin penebar pupuk, semprotan hama dan lain-lain
9). Pengertian gender :
a). Menurut WHO, gender adalah seperangkat peran, perilaku, kegiatan dan atribut yang dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial dalam suatu masyarakat
b). Menurut John M. Echols & Hassan Sadhily, gender adalah perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dilihat dari nilai dan tingkah laku
c). Menurut Mansour Fakih, gender adalah suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural

10). Contoh permasalahan dalam sosial budaya
a).Pertanian
Pada masyarakat tradisional, tanah pertaniannya sempit, masih menggunakan sistem pengelolaan yang sederhana, dan bergantung pada kondisi alam. Berbeda dengan masyarakat modern pengelolaan tanah yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, seperti traktor, system hidroponik, dan rumah kaca. Perbedaan dalam pengelolaan tanah tersebut dapat menimbulkan kesejangan pendapatan.

b). Peternakan
Permasalahan :
1). Kurangnya pemahaman sebagian peternak baik
2). Adanya ketidakmertaan sarana distribusi hewan ternak
3). Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah.
c).Nelayan
Pada masyarakat tradisional, kegiatan menangkap ikan dengan memakai jala-jala kecil naik perahu dayung atau perahu dengan mesin kecil. Sementara pada masyarakat modern, metode penangkapan ikan dilakukan dengan menggunakan peralatan yang modern sehingga menimbulkan terjadinya perbedaan pendapatan.
d.Jasa
Perkembangan mata pencaharian di bidang jasa dialami di perkotaan. Pada masyarakat perdesaan, tidak begitu banyak mata pencaharian seperti di kota
e.Industri
Di pedesaan, lapangan kerja yang tersedia umumnya pada bidang pertanian dan perkebunan. Sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia di pedesaaan membuat masalah tersendiri, penduduk yang tidak puas dengan kehidupan di desa dan menganggur terdorong untuk mencari pekerjaan di kota sehingga mereka melakukan urbanisasi
11). Laki-laki cenderung dipandang lebih tinggi derajatnya dan lebih mudah memiliki gerak sosial dibanding perempuan. Hal tersebut merupakan dampak pandangan masyarakat sehingga dapat menghambat kegiatan dan perkembangan pola pikir perempuan
12). Contoh permasalahan dalam keberagaman gender :
a). Marginalisasi (proses peminggiran) perempuan seperti masih banyak suku-suku yang tidak memberikan hak waris kepada perempuan
b). Pelabelan negatif (stereotipe) adalah penandaan atau penilaian atau citra buruk yang sering sekali bersifat negatif dan secara umum melahirkan ketidakadilan seperti perempuan dianggap sebagai mahluk yang lemah, cengeng, dan tidak rasional.
c). Kekerasan adalah serangan atau invasi terhadap fisik dan integritas mental psikologis seseorang. Contohnya adalah bias gender

13). Bias gender adalah beban kerja yang lebih banyak harus ditanggung perempuan karena adanya anggapan bahwa perempuan memiliki sifat memelihara dan rajin sehingga semua pekerjaan domestik rumah tangga menjadi tanggung jawab perempuan
14). Upaya menyelesaikan permasalahan keberagaman sosial budaya adalah menggunakan kearifan lokal (local wisdom)
15). Local wisdom artinya gagasan-gagasan setempat (local) yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya. Contoh kearifan lokal adalah tradisi tane’ olen dari Dayak Kenyah, Kalimantan Timur. tane’ olen maksudnya adalah pengelolaan tanah diatur dan dilindungi oleh aturan adat.
16). Cara menyelesaikan permasalahan keberagaman ekonomi, yaitu :
a). Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah
b). Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani untuk meningkatkan hasil produksinya
c). Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan
d). Adanya regulasi/perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha yang dilakukan dalam bidang industri dan jasa.
17). Strategi pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan keberagaman gender, yaitu :
a). Program kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagi program kegiatan dari sektor pembangunan, seperti :
1). Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
2). Berpartisipasi yang sama dalam pembangunan termaauk proses pengambilan keputusan
3). Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan
4). Memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan
b). Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagi tindakan kekerasan, yang ditandai dengan :
1). Meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan
2). Meningkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan
3). Meningkat persentase kasus kekerasan terhadap perempuan yang mendapat layanan komprehensif
18). Kegiatan-kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender :
a). Kesetaraan gender dalam pekerjaan domestik (rumah tangga)
Contohnya adalah tidak ada pembagian kerja atau tugas antaranggota kelurga. Karena, pada dasarnya tiap anggota keluarga harus saling membantu jika satu anggota keluarga berhalangan karena suatu hal
b). Kesetaraan gender dalam partisipasi politik
Contohnya adalah mengajak dan melatih seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu
c). Kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak
Contohnya adalah Kesadaran atas kesamaan posisi antara laki-laki dan perempuan hendaknya ditanamkan sejak dini, terlebih dalam hal pendidikan. Sehingga perempuan juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan hingga ke jenjang yang tinggi
d). Kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi
Contohnya adalah melatih tiap anggota keluarga untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah dan mufakat dan memberikan kesempatan untuk kebebasan berpendapat bagi anggota keluarga
e). Kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga
Contohnya adalah dengan memberikan sesuatu kepada anak sesuai kebutuhannya. Seperti seorang anak perempuan sudah mengenyam pendidikan di sekolah menengah pertama atas mendapatkan uang saku lebih daripada adik laki-lakinya yang masih di sekolah dasar
