Bab 5 PPKN / Shayna 9a-33

Bab 5 – Harmoni dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Keberagaman Masyarakat Indonesia

A. Keberagaman sosial budaya

Masyarakat Indonesia terdiri dari beberapa golongan, suku etnis, ras, agama, dan budaya atau bisa juga disebut sebagai masyarakat multikultural. Masyarakat multikutural dipandang sebagai masyarakat yang memiliki beragam kelompok sosial dengan sistem norma dan kebudayaan yang berbeda-beda. Dalam masyarakat multikutural perbedaan kelompok social, kebudayaan, dan suku bangsa dijunjung tinggi. Namun hal tersebut tidak berarti bahwa akan muncul kesenjangan antar kelompok sosial, kebudayaan, dan suku bangsa. Masyarakat multikutural tidak mengenal perbedaan hak dan kewajiban antara kelompok minoritas dan mayoritas.

B. Keberagaman ekonomi

Di seluruh Indonesia, ada yang tinggal dipedesaan atau di daerah perkotaan. Masyarakat pedesaan biasanya memiliki kelompok sosal yang kecil dan dalam kehidupan ekonomi, masyarakat pedesaan mengerjakan pekerjaan dengan mengolah lahan milik mereka atau orang lain. Tetapi masyarakat perkotaan memiliki kelompok social yang lebih besar dan mereka cenderung bekerja sesuai dengan pendidikan atau keahlian yang dimilikinya. Diantara keberagaman ekonomi ini terdapat harmonisasi dalam keberagaman, seperti dalam pertukaran hasil produksi.

C. Keberagaman gender

Gender merupakan suatu sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau identitas dalam masyarakat. Gender juga dapat dilihat sebagai pembagian peran kedudukan dan tugas antara laki-laki dan perempuan yang ditetapkan oleh masyarakat. Gender juga diartikan oleh para ahli yang bernama John M. Echols dan Hassan Sadhily serta Mansour Fakih.

Permasalahan dan akibat yang muncul dalam keberagaman Indonesia

A. Permasalahan dalam keberagaman sosial budaya

Jika kehidupan masyarakat majemuk Indonesia tidak ditanggapi dengan bijak, maka akan timbul pertentangan antar budaya dan munculnya konflik antarbudaya. Jika kita tidak dapat saling menghargai dan menghormati keberadaan unsur-unsur kebudayaan tersebut dapat menimbulkan permasalahan dalam masyarakat. Sejatinya, unsur-unsur tersebut merupakan kekuatan bagi msyarakat untuk saling menghargai dan menghormati keberagaman yang sudah ada.

B. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi

Berbagai tindakan ekonomi dilakukan untuk menunjang kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan ekonomi di Indonesia, interaksi dengan daerah lain sangat dimungkinkan terjadi karena tiap daerah memiliki SDA dan pekerjaan yang berbeda-beda. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memnuhi kebutuhannya tersebut. Terdapat potensi permasalahan dalam berbagai kegiatan ekonomi manusia, yaitu :

– Pertanian

Pada masyarakat tradisional, tanah pertanian yang diolah cenderung sempit, menggunakan sistem pengolahan yang sederhana, dan sangat tergantung pada alam. sedangkan masyarakat modern menggunakan teknologi canggih.

– Peternakan

Peternakan banyak dilakukan di daerah sabana atau stepa ( Nusa Tenggara Timur ). Kegiatan peternakan tidak terbatas pada tempat yang ditumbuhi pada padang rumput saja tetapi berbagai masyarakat dari berbagai daerah mencoba untuk beternak dengan berbagai cara. Permasalahan yang di alami peternak, yaitu :

– Kurangnya pemahaman sebagai peternak terhadap hewan ternaknya

– Adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak

– Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda tiap daerah

– Nelayan

Indonesia memiliki wilayah laut dan pesisir yang sangat luas sehingga banyak yang bekerja sebagai nelayan. Pada masyarakat tradisional, nelayan masih menangkap ikan dengan cara-cara tradisional. Sedangakn masyarakat modern, menggunsksn teknologi dengsn alat-alat modern.

– Jasa

Sistem mata pencaharian ini menyediakan jasa bagi peorangan ataupun kelompok. Pekerjaan ini biasanya terdapat di kota. Pada masyarakat pedesaan yang sulit dijangkau, tidak begitu terlalu banyak pekerjaan seperti ini.

– Industri

Kegiatan industri adalah kegastan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi. Taraf hidup masyaakat akan naik jika tersedianya lapangan kerja. Sedikitnya lapangan kerja yang tersedia di pedesaan membuat masalah sendiri.

Permasalahan dalam keberagaman gender

Perbedaan gender sering kali dianggap menjadi ketentuan Tuhan yang bersifat kodrati atau seolah-olah bersifat biologisyang tidak dapat diubah. Hal ini yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan pada gender di masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, laki-laki lebih dipandang memiliki derajat yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. Pandangan masyarakat kepada seseorang dapat menghambat kegiatan dan perkembangan pola pikir seseorang. Kesadaran akan persamaan gender perlu di ditumbuhkan dan dikembangkan. Jika kesadaran tersebut dimliki oleh semua orang, pasti akan tumbuh kehidupan sosial yang adil diantara masyarakat. Perbedaan gender dan ketidakadilan gender memiliki hubungan yang erat. Perbedaan gendetidak masalah jika tidak menimbulkan ketidakadilan gender. Berikut contoh ketidakadilan gender yang terjadi di masyarakat:

Marginalisasi atau proses peminggiran perempuan banyak berasal dari tafssir agama, tradisi, kebiasaan, dan asumsi ilmu pengetahuan

Pelabelan negatif atau stereotipe adalah penilaian yang sering kali bersifat negatif

Kekerasan adalah serangan terhadap fisik dan integritas mental psikologis seseorang

Salah satu ketidakadilan yang sulit diubah adalah ketidakadilan yang telah mengakar dalam keyakinan dan menjadi ideologi bagi perempuan ataupun laki-laki. Lambat laun  terciptalah suatu struktur ketidakadilan gender yang diterima.

Strategi penyelesaian masalah yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

1.Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman sosial budaya

Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk mengharmonisasikan keberagaman sosial budaya adalah menggunakan atau memakai kerarifan lokal. Pada dasarnya, kearifan lokal bernilai baik dan menjadi keunggulan budaya masyarakat setempat serta berkaitan dengan kondisi geografis. Contoh dari kerifan lokal adalah trasisi tane’ olen  dari Danyak Kenyah, Kalimantan Timur.

Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman ekonomi :

– Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah setempat

– Adanya pelatihan secara berkala bagi petani agar dapat meningkatkan produksinya

– Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan

– Adanya perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha

2. Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman gender

Kesenjangan gender adalah perbedaan partisipasi tiap pihak. Dari hasil pembangunan tidak dirasakan secara adil dan merata.

Upaya yang dapat dilakukan pemerintah :

– Program kesetaraan gender terintergrasi dalam berbagai program kegiatan daru sektor pembungan yang terkait

– Meningkatnya perlingungan perempuan dari beberapa tindak kekerasan

 Berikut adalah kegiatan yang dapat dilakukan dalam kesetaraan gender:

– Kesetaraan gender dalam pekerjan domestik

– Keseragan gender dalam partisipasi politik

– Kesetaraan gender dalam akses pendidikan tinggi yang diterimanya dalam bidang ekonomi

– Kesetaraan gender dalam bidang kan menciptakan kehidupan berdemokrasi

– Kesetaraan gender dlama bidang ekonomi keluarga

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started