A. Keberagaman Mayarakat Indonesia
Dalam KBBI kata harmoni diartikan sebagai “keserasian” &
“keselarasan”
Harmoni dapat diartikan sebagai suatu keselarasan/keserasian
di tengah perbedaan di dalam masyarakat Indonesia
Keberagaman terdiri dari 3 bidang yaitu :
1. Keberagaman sosial budaya (golongan,suku,etnis,ras,
agama dan budaya)
M.A. Jaspan mengatakan bahwa terdapat 366 suku bangsa
dengan budaya yang berbeda pula, hal ini bisa berdampak
positif & juga negative.
Sejak Indonesia berdiri ada banyak pihak yang ingin
memecah belah persatuan di Indonesia dengan
mengatasnamakan keberagaman yang ada, meskipun
demikian hal ini dapat diatasi dengan perjuangan seluruh
warga Indonesia untuk menciptakan harmonisasi dalam
masyarakat
Contoh : Orang-orang Batak memiliki tradisi Sinamot (uang
yang diberikan pada saat mau menikah), sementara orang
Jawa tidak memiliki tradisi tersebut.
2. Keberagaman ekonomi (kaya,miskin,kota,desa,dan
profesi)
Profesi dan penghasilan yang dimiliki oleh orang yang
tinggal di kota & di desa tentunya akan berbeda.
orang-orang desa biasanya berprofesi sebagai petani, dan
jumlah penghasilan yang didapat juga lebih sedikit
dibandingkan orang-orang yang bekerja di kota.
Hal ini dapat berpengaruh pada taraf kehidupan nya (kaya & miskin)
B. Permasalahan & akibat yang muncul dalam
keberagaman masyarakat Indonesia
- Permasalahan dalam keberagaman sosial budaya
Dalam keberagaman budaya terdapat unsur-unsur
universal yaitu : Sistem agama,kepercayaan/religi,upacara
keagamaan,pengetahuan dan mata pencaharian
Apabila kita tidak dapat saling menjaga keberadaan unsur-
unsur kebudayaan tersebut, Hal ini bisa menimbulkan
pertentangan & konflik antar kebudayaan yang ada.
Padahal unsur-unsur ini dapat dijadikan sebagai kekuatan
di masyarakat untuk saling menghargai keberagaman yang
ada
Contoh : upacara adat Ngaben di Bali
upacara adat Nyewu di Jawa
2. Permasalahan dalam keberagaman Ekonomi
Permasalahan dalam bidang ekonomi terletak pada usaha
yang dilakukan di tiap daerah untuk memenuhi kebutuhan masing-masing orang
Contoh : Masyarakat di pedesaan bekerja sebagai
peternak,petani dan pedagang. Sedangkan di kota bekerja
dalam bidang jasa & Industri
a. Pertanian (penggunaan teknologi,tidak bergantung pada
- cuaca,dan mempunyai hasil lebih banyak)

Pada masyarakat tradisional tanah yang diolah cenderung
sempit, menggunakan system pengolahan yang sederhana
dan masih bergantung pada kondisi alam
(cuaca,kesuburan tanah,dll)
Sebaliknya pada masyarakat modern, pengolahan tanah
dilakukan dengan menggunakan teknologi mutakhir
(penggunaan traktor,rumah kaca, dll)

Ini sangat berguna bagi petani karna dapat melipat gandakan hasil pertanian nya tanpa tergantung pada
kondisi alam.
Wilayah Indonesia yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian petani adalah Pulau Jawa dan Bali
b. Peternakan
Peternakan dilakukan di daerah yang ditumbuhi padang rumput (sabana/stepa), wilayah yang memiliki tanah & lahan ini terletak di Nusa Tenggara Timur.

Permasalahan yang dialami para peternak yaitu :
- Kurangnya pemahaman
Kurangnya pemahaman tentang penanganan yang baik terhadap hewan ternak sehingga kualitas yang dihasilkan menjadi kurang baik.
- Ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak
Peternak yang memiliki sarana dan transportasi yang baik, akan lebih mudah menjual hewan ternaknya dibandingkan dengan yang memiliki sarana dan transportasi yang buruk
- Ketersediaan sumber makanan ternak
Perbedaan ketersediaan stok makanan ternak akan berpengaruh pada kualitas & harga ternak
Sebagai contoh : Daerah yang kekurangan bahan pangan ternak akan menjual hewan ternak dengan harga yang lebih tinggi.
c. Nelayan

Pada masyarakat tradisional kegiatan menangkap ikan dilakukan dengan cara-cara yang masih kuno, yaitu memakai jala / perahu dengan mesin kecil. Hasil yang diperoleh juga sedikit & tidak efektif

Sementara pada masyarakat modern, alat-alat yang digunakan untuk menangkap ikan sudah menggunakan alat-alat modern seperti satelit untuk mendeteksi keberadaan ikan dan kapal besar dengan fasilitas proses pengawetan & pengolahan nya.
d. Jasa
Sistem mata pencaharian ini menyediakan jasa bagi perorangan/kelompokdan tidak menghasilkan produk apapun.
Contoh : influencer (paidpromote), Dokter, guru dll

Umumnya pekerjaan dibidang jasa ini sering dialami diperkotaan, pada masyarakat pedesaan yang daerahnya terpencil & sulit dijangkau, pekerjaan ini jarang ditemui di desa
e. Industri (urbanisasi, kota menjadi padat)

Industri adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi/jadi
Contoh : pengolahan padi jadi beras
pengolahan gandum jadi tepung
Kegiatan perindustrian ini akan menciptakan lapangan kerja, jadi banyak orang dari desa yang pergi ke kota untuk mencari nafkah. Hal ini dapat menimbulkan permasalahan terkait dengan kepadatan penduduk yang tinggi
- Permasalahan dalam Keberagaman Gender
Sejarah perbedaan gender antara laki-laki & perempuan terjadi melalui proses yang sangat panjang dan dibentuk oleh beberapa hal seperti kondisi sosial budaya,keagamaan dan kenegaraan.
Dengan proses yang panjang ini perbedaan gender dianggap sebagai ketentuan yang bersifat kodrati dan mutlak juga tak bisa diubah lagi, ini yang menjadi awal penyebab ketidakadilan gender
Contoh ketidakadilan gender : Dalam kehidupan sehari-hari laki-laki memiliki derajat yang lebih tinggi daripada perempuan, laki-laki juga dianggap lebih pantas menempuh pendidikan daripada perempuan.
Jika setiap orang memiliki kesadaran terhadap pentingnya persamaan gender,maka dalam masyarakat akan tumbuh konstruksi sosial yang adil, dan tidak bias gender

Beberapa bentuk ketidakadilan gender yaitu :
- Marginalisasi (peminggiran)
Marginalisasi perempuan dapat bersumber dari kebudayaan,tradisi,kebiasaan,asumsi, dll
Contoh: Banyak suku-suku yang tidak memberikaan hak waris sama sekali pada perempuan (tradisi)
- Pelabelan negative (stereotype)
Penandaan/penilaian yang bersifat negative & melahirkan ketidakadilan
Contoh :
- Perempuan dianggap tidak benar,kalo pulang larut malam
- Perempuan hanya bisa jadi ibu rumah tangga

- Kekerasan

Serangan/Invasi terhadap fisik & integritas mental psikologis seseorang
Contoh : perempuan harus menanggung beban kerja yang lebih banyak karna dianggap bahwa perempuan memiliki sifat rajin, sehingga semua pekerjaan rumah tangga jadi tanggung jawab perempuan.
C. Strategi penyelesaian permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia
- Strategi penyelesaian Pemasalahan keberagaman sosial budaya
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengharmonisasikan keberagaman adalah kearifan local.
Kearifan local terdiri dari 2 kata yaitu kearifan (wisdom) dan local (local), secara umum local wisdom dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan yang bersifat bijaksana,bernilai baik,yang tertanam & diikuti oleh anggota masyarakatnya.
Contoh dari kearifan local adalah tradisi tane’ olen dari Dayak Kenyah, dalam tradisi ini kawasan hutan dikuasai & menjadi milik masyarakat adat & pengelolaan tanah diatur & dilindungi oleh aturan adat

- Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi
Berbagai upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan keberagaman ekonomi antara lain :
- Pemerataan pembangunan, sehingga masyarakat pedesaan dapat menikmati fasilitas yang sama seperti di kota
- Pelatihan & penyuluhan berkala bagi para petani
- Adanya kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan
- Adanya regulasi yang jelas dalam bidang industry & jasa
- Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Gender
Meskipun sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi keberagaman gender, data masih menunjukan adanya kesenjagan dalam akses,manfaat,serta penguasaan terhadap sumber daya seperti dalam bidang pendidikan & kesehatan, dll
Kesenjangan gender adalah perbedaannya akses untuk memperoleh sumber daya antara laki-laki & perempuan

Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah yaitu :
- Program kesetaraan gender
- Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
- Memperoleh manfaat yang sama dari sumber daya pembangunan
- Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan
- Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dari berbagai tindak kekerasan yang ditandai dengan :
- Meningkatnya jumlah kebijakan perlindungan perempuan
- Meningkatnya jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan terhadap perempuan (komnas perempuan)
- Meningkatnya presentase kasus kekerasan terhadap perempuan

Berikut kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender.
- kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic (rumah tangga)
membuat pembagian kerja antara anggota keluarga

- kesetaraan gender dalam partisipasi politik
mengajak seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya
- kesetaraan gender dalam akses pendidikan anak
menamkan pemikiran bahwa anak perempuan mempunyai kesempatan yang sama dengan anak laki-laki
- kesetaraan gender dala kehidupan demokrasi
menyelesaikan persoalan keluarga dengan musyawarah mufakat

- kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga pemakaian uang saku pada anak









