BAB 5 PKN KELAS 9 Jesselyn Manuela 9A/18

A. Keberagaman Mayarakat Indonesia

Dalam KBBI kata harmoni diartikan sebagai “keserasian” &

“keselarasan”

Harmoni dapat diartikan sebagai suatu keselarasan/keserasian

di tengah perbedaan di dalam masyarakat Indonesia

Keberagaman terdiri dari 3 bidang yaitu :

1. Keberagaman sosial budaya (golongan,suku,etnis,ras,

agama dan budaya)

M.A. Jaspan mengatakan bahwa terdapat 366 suku bangsa

dengan budaya yang berbeda pula, hal ini bisa berdampak

positif &  juga negative.

Sejak Indonesia berdiri ada banyak pihak yang ingin

memecah belah persatuan di Indonesia dengan

mengatasnamakan keberagaman yang ada, meskipun

demikian hal ini dapat diatasi dengan perjuangan seluruh

warga Indonesia untuk menciptakan harmonisasi dalam

masyarakat

Contoh : Orang-orang Batak memiliki tradisi Sinamot (uang

yang diberikan pada saat mau menikah), sementara orang

Jawa tidak memiliki tradisi tersebut.

2. Keberagaman ekonomi (kaya,miskin,kota,desa,dan

profesi)

Profesi dan penghasilan yang dimiliki oleh orang yang

tinggal di kota & di desa tentunya akan berbeda.

orang-orang desa biasanya berprofesi sebagai petani, dan

jumlah penghasilan yang didapat juga lebih sedikit

dibandingkan orang-orang yang bekerja di kota.

Hal ini dapat berpengaruh pada taraf kehidupan nya (kaya & miskin)

B. Permasalahan & akibat yang muncul dalam

keberagaman masyarakat Indonesia

  1. Permasalahan dalam keberagaman sosial budaya

Dalam keberagaman budaya terdapat unsur-unsur

universal yaitu : Sistem agama,kepercayaan/religi,upacara

keagamaan,pengetahuan dan mata pencaharian

Apabila kita tidak dapat saling menjaga keberadaan unsur-

unsur kebudayaan tersebut, Hal ini bisa menimbulkan

pertentangan & konflik antar kebudayaan yang ada.

Padahal unsur-unsur ini dapat dijadikan sebagai kekuatan

di masyarakat untuk saling menghargai keberagaman yang

ada

Contoh : upacara adat Ngaben di Bali

                upacara adat Nyewu di Jawa

2. Permasalahan dalam keberagaman Ekonomi

Permasalahan dalam bidang ekonomi terletak pada usaha

yang dilakukan di tiap daerah untuk memenuhi kebutuhan masing-masing orang

Contoh : Masyarakat di pedesaan bekerja sebagai

peternak,petani dan pedagang. Sedangkan di kota bekerja

dalam bidang jasa & Industri

a. Pertanian (penggunaan teknologi,tidak bergantung pada

  • cuaca,dan mempunyai hasil lebih banyak)

Pada masyarakat tradisional tanah yang diolah cenderung

sempit, menggunakan system pengolahan yang sederhana

dan masih bergantung pada kondisi alam

(cuaca,kesuburan tanah,dll)

Sebaliknya pada masyarakat modern, pengolahan tanah

dilakukan dengan menggunakan teknologi mutakhir

(penggunaan traktor,rumah kaca, dll)

Ini sangat berguna bagi petani karna dapat melipat gandakan hasil pertanian nya tanpa tergantung pada 

kondisi alam.

Wilayah Indonesia yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian petani adalah Pulau Jawa dan Bali

b. Peternakan

Peternakan dilakukan di daerah yang ditumbuhi padang rumput (sabana/stepa), wilayah yang memiliki tanah & lahan ini terletak di Nusa Tenggara Timur.

padang rumput

Permasalahan yang dialami para peternak yaitu :

  • Kurangnya pemahaman

Kurangnya pemahaman tentang penanganan yang baik terhadap hewan ternak sehingga kualitas yang dihasilkan menjadi kurang baik.

  • Ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak

Peternak yang memiliki sarana dan transportasi yang baik, akan lebih mudah menjual hewan ternaknya dibandingkan dengan yang memiliki sarana dan transportasi yang buruk

  • Ketersediaan sumber makanan ternak

Perbedaan ketersediaan stok makanan ternak akan berpengaruh pada kualitas & harga ternak

Sebagai contoh : Daerah yang kekurangan bahan pangan ternak akan menjual hewan ternak dengan harga yang lebih tinggi.

c. Nelayan

Pada masyarakat tradisional kegiatan menangkap ikan dilakukan dengan cara-cara yang masih kuno, yaitu memakai jala / perahu dengan mesin kecil. Hasil yang diperoleh juga sedikit & tidak efektif

perbedaan nelayan tradisional & nelayan modern

Sementara pada masyarakat modern, alat-alat yang digunakan untuk menangkap ikan sudah menggunakan alat-alat modern seperti satelit untuk mendeteksi keberadaan ikan dan kapal besar dengan fasilitas proses pengawetan & pengolahan nya.

d. Jasa

Sistem mata pencaharian ini menyediakan jasa bagi perorangan/kelompokdan tidak menghasilkan produk apapun.

Contoh : influencer (paidpromote), Dokter, guru dll

influencer

Umumnya pekerjaan dibidang jasa ini sering dialami diperkotaan, pada masyarakat pedesaan  yang daerahnya terpencil & sulit dijangkau, pekerjaan ini jarang ditemui di desa

e. Industri (urbanisasi, kota menjadi padat)

urbanisasi

Industri adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi/jadi

Contoh : pengolahan padi jadi beras

 pengolahan gandum jadi tepung

Kegiatan perindustrian ini akan menciptakan lapangan kerja, jadi banyak orang dari desa yang pergi ke kota untuk mencari nafkah. Hal ini dapat menimbulkan permasalahan terkait dengan kepadatan penduduk yang tinggi

  • Permasalahan dalam Keberagaman Gender

Sejarah perbedaan gender antara laki-laki & perempuan terjadi melalui proses yang sangat panjang dan dibentuk oleh beberapa hal seperti kondisi sosial budaya,keagamaan dan kenegaraan.

Dengan proses yang panjang ini perbedaan gender dianggap sebagai ketentuan yang bersifat kodrati dan mutlak juga tak bisa diubah lagi, ini yang menjadi awal penyebab ketidakadilan gender

Contoh ketidakadilan gender : Dalam kehidupan sehari-hari laki-laki memiliki derajat yang lebih tinggi daripada perempuan, laki-laki juga dianggap lebih pantas menempuh pendidikan daripada perempuan.

Jika setiap orang memiliki kesadaran terhadap pentingnya persamaan gender,maka dalam masyarakat akan tumbuh konstruksi sosial yang adil, dan tidak bias gender

bias gender

Beberapa bentuk ketidakadilan gender yaitu :    

  1. Marginalisasi (peminggiran)

Marginalisasi perempuan dapat bersumber dari kebudayaan,tradisi,kebiasaan,asumsi, dll

Contoh: Banyak suku-suku yang tidak memberikaan hak waris sama sekali pada perempuan (tradisi)

  • Pelabelan negative (stereotype)

Penandaan/penilaian yang bersifat negative & melahirkan ketidakadilan

Contoh :

  • Perempuan dianggap tidak benar,kalo pulang larut malam  
  • Perempuan hanya bisa jadi ibu rumah tangga
ibu rumah tangga
  • Kekerasan
kekerasan pada perempuan

Serangan/Invasi terhadap fisik & integritas mental psikologis seseorang

Contoh : perempuan harus menanggung beban kerja yang lebih banyak karna dianggap bahwa perempuan memiliki sifat rajin, sehingga semua pekerjaan rumah tangga jadi tanggung jawab perempuan.

C. Strategi penyelesaian permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

  1. Strategi penyelesaian Pemasalahan keberagaman sosial budaya

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengharmonisasikan keberagaman adalah kearifan local.

Kearifan local terdiri dari 2 kata yaitu kearifan (wisdom) dan local (local), secara umum local wisdom dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan yang bersifat bijaksana,bernilai baik,yang tertanam & diikuti oleh anggota masyarakatnya.

Contoh dari kearifan local adalah tradisi tane’ olen dari Dayak Kenyah, dalam tradisi ini kawasan hutan dikuasai & menjadi milik masyarakat adat & pengelolaan tanah diatur & dilindungi oleh aturan adat

tane’olen
  • Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi

Berbagai upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan keberagaman ekonomi antara lain :

  1. Pemerataan pembangunan, sehingga masyarakat pedesaan dapat menikmati fasilitas yang sama seperti di kota
  • Pelatihan & penyuluhan berkala bagi para petani
  • Adanya kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan
  • Adanya regulasi yang jelas dalam bidang industry & jasa
  • Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Gender

Meskipun sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi keberagaman gender, data masih menunjukan adanya kesenjagan dalam akses,manfaat,serta penguasaan terhadap sumber daya seperti dalam bidang pendidikan & kesehatan, dll

Kesenjangan gender adalah perbedaannya akses untuk memperoleh sumber daya antara laki-laki & perempuan

kesenjangan gender

Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah yaitu :

  1. Program kesetaraan gender
  1. Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
  2. Memperoleh manfaat yang sama dari sumber daya pembangunan
  3. Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan
  • Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dari berbagai tindak kekerasan yang ditandai dengan :
  1. Meningkatnya jumlah kebijakan perlindungan perempuan
  2. Meningkatnya jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan terhadap perempuan (komnas perempuan)
  3. Meningkatnya presentase kasus kekerasan terhadap perempuan

Berikut kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender.

  1. kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic (rumah tangga)

membuat pembagian kerja antara anggota keluarga

  • kesetaraan gender dalam partisipasi politik

mengajak seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya

  • kesetaraan gender dalam akses pendidikan anak

menamkan pemikiran bahwa anak perempuan mempunyai kesempatan yang sama  dengan anak laki-laki

  • kesetaraan gender dala kehidupan demokrasi

menyelesaikan persoalan keluarga dengan musyawarah mufakat

musyawarah mufakat dalam keluarga
  • kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga pemakaian uang saku pada anak

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started