
Keberagaman = Berbeda/ bermacam-macam. Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia dapat diartikan suatu keselarasan/ keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia
Masyarakat multikultural : Bentuk dari masyarakat modern yang anggotanya terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis (suku bangsa), ras, agaama & budaya.
Untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dalam NKRI, diperlukan sosialisasi masyarakat multikultural agar dapat terwujud masyarakat Indonesia yang ideal & lestari.
Dalam kehidupan masyarakat majemuk, selain keberagaman kebudayaan yaang terdiri dari suku bngsa, ras & golongan, masyarakat Indonesia juga dihadapkan pada perbedaan & keberagaman daerah yang bersifat kewilayahan yang merupakan petemuan dari kelompok bangsa yang ada di daerah tersebut.
Gender dalam sosiologi mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang & diarahkan pada peran sosial/ identitasnya dalam masyarakat.
Keberagaman ekonomi masyarakat Indonesia :
- Pertanian
- Perternakan
- Nelayan
- Jasa
- Industri
Permasalahan dalam keberagaman gender :
- Stereotype (Pelabelan negatif)
- Bias gender
- Marginalisasi (Proses peminggiran)
- Kekerasan
- Pelecehan seksual/pun verbal
Strategi penyelesaian permasalahan ;
- Bidang sosial budaya : Local wisdom (kearifan lokal)
- Bidang ekonomi : – Pemerataan pembangunan – Pelatihan/ penyuluhan secara berkala bagi para petani – Menetapkan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu nelayan – Adanya regulasi atau perundang-undangan/ aturan yang jelas (agar tidak merugikan suatu pihak)
- Bidang gender : – Melakukan program/ penyuluhan kesteraan gender yang terintergritas – Meningkatkan fasilitas-fasilitas perlindungan perempuan
