Rangkuman PKN bab1 kadek ivan 9A/20

Bab 1 : Dinamika Perwujudan Pancasila Sebagai Dasar Negara

  1. Penerapan Pancasila dari Masa ke Masa

1. Masa 1945 – 1950

Tahun 1945 hingga tahun 1950 adalah masa awal kemerdekaan Indonesia. Pada masa ini, penerapan Pancasila di Indonesia mendapat banyakl tantangan dari berbagai pihak. Pihak Belanda masihy ingin menguasai Indonesiadan melaksanakan agresi militer. Selain itu, terdapat upaya” pemberontakan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia di sejumlah tempat, bahkan ada usaha untuk mengganti Pancasila.

a. Pemberontakan PKI

Partai Komunis Indonesia (PKI) memberontak pada tahun 1948. Pada tanggal 19 September 1948, Musso (tokoh PKI yang pada 1926 melarikan diri ke luar negri saat gagal melakukan pemberontakan terhadap pemerintah Belanda) memproklamasikan berdirinya Negara Republik Soviet Indonesia. Tujuan Musso adalah merebut kekuasaan dan mengganti dasar Negara Republik Indonesia yang bedasarkan Pancasila dengan komunisme. Tentara RI merebut kota Madiun kembali pada tanggal 30 September 1948.

b. Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat dan Jawa Tengah

Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/TII) berniat mendirikan negara dengan dasar Islam. Pada tanggal 7 Agustus 1949, Kartosuwiryo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII). Setelah Kartosuwiryo memproklamasikan NII di Jawa Barat, di Jawa Tengah, pasukan Amir Fatah menyatakan bergabung dengan DI/TII. Amir Fatah memproklamasikan berdirinya Darul Islam pada tanggal 23 Agustus 1949.

c. APRA

Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) didirikan oleh Raymond Westerling. Sebagian prajurit APRA adalah prajurit KNIL (Koninklijke Nederland-Indische Leger) atau tentara Hindia Belanda. Tujuan APRA adalah mempertahankan bentuk Negara Pasundan di Indonesia dan mempertahankan adanya tentara sendiri. APRA melakukan pemberontakan pada 23 Januari 1950 dan berhasil menguasai sebagian Kota Bandung.

d. Andi Azis

Pada tanggal 5 April 1950, terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh kesatuan” bekas KNIL yang dipimpin oleh Andi Azis. Ia adalah mantan perwira KNIL. Andi Azis memberikan sebua tuntutan, yaitu hanya pasukan” APRIS bekas KNIL saja yang bertanggung jawab atas daerah NIT (Negara Indonesia Timur). Ia sangat menentangh masuknya pasukan APRIS dari TNI yang dikirim dari Jawa. Selain itu ia menyatakan bahwa NIT harus tetap berdiri. Pasukan ekspedisi dikirim untuk menumpas pemberontakan yang dipimpin Andi Azis. Seluruh pasukan ekspedisi berhasil mendarat pada 26 April 1950. Pada bulan yang sama pula, Andi Azis menyerahkan diri, tetapi pertarungan sengit terjadi pada bulan Mei dan Agustus 1950.

e. Pemberontakan RMS

RMS (Republik Maluku Selatan) dipimpin Dr. Soumokil, mantan Jaksa Agung di Nusa Tenggara Timur. RMS berdiri pada tanggal 25 april 1950. Dalam pemberontakan ini ada gerakan separatis yang menolak integrasi dan ingin membentuk negara sendiri. Awalnya, pemerintah bersikapn ljunak dengan merundingkan masalah RMS secara damai, tetapi ditolak. Akhirnya , pemerintah mengirim ekspedisi militer ke Maluku dan pemberontakan dapat dipadamkan.

2. Masa 1950-1959

Setelah bubarnya Republik Indonesia Serikat, Indonesia mengunakan UUDS 1950 sebagai konstitusi. Berdasarkan UUDS 1950, bentuk Negara Indonesia  adalah negara kesatuan.

a.Pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Aceh

Pada April 1950, Ibnu Hajar dan pasukannnya melakukan pengacauan di Kalimantan Selatan dan menyatakan bergabung dengfan DI/TII. Sementara itu, pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan dipimipin Abdul Kahar Muzakkar. Adapun DI/TII di Aceh dipimpin Daud Bereueh

b. Pemberontakan PRRI

Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) didirikan di Sumatra . Pada tanggal 15 Februari 1958, Ahmad Husein memproklamasikan berdirinya Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia. Untuk memadamkan pemberontakan, pemerintah melakukan sejumlah operasi militer.

c. Pemberontakan Permesta

Di Universitas Permesta,pada 17 Februari 1958,diadakan pertemuan yang dihadiri para tokoh politik,gubernur militer Sulawesi Utara dan Tengah,para cendikiawan,dan Mayor D.Jus Somba.saat pertemuan tersebut,terlontarlah pernyataan dari Mayor D.Jus Somba bahwa Permesta di Sulawesi Utara dan Tengah mendukung PRRI seutuhnya.sejak 17 Februari 1959,Permesta memutus hubungan dengan pemerintah RI.

3. Masa 1959-1966

Sebagian pihak menyebut masa 1959 hingga 1966 sebagai demokrasi terpimpin.pada masa ini demokrasi dianggap tidak berada pada kekuasaan rakyat,namun cenderung berada pada kekuasan pribadi presiden.terjadi penyimpangan penafsiran pancasila pada masa ini.penyimpangan yang terjadi antara lain sebagai berikut:

A.Diangkatnya Presiden Soekarno sebagai presiden seumur hidup.

B.Pembubaran DPR hasil pemilu 1955 oleh presiden melalui Penetapan Presiden (Penpres) No.3 tahun 1960 tentang pembaharuan Susunan Dewan Perwakilan Rakyat yang ditetapkan pada tanggal 5 Maret 1960.

C.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong(DPR-GR)tidak dipilih oleh rakyat tapi sebagian besar dipilih dan diangkat langsung oleh presiden.

D.Pelaksanaan politik konfortasi

E.Adanya percobaan penggabungan atau pencampuran nasionalis,agama,dan komunis(Naskom).

Pada masa ini,terjadi peristiwa pemberontakan PKI atau G30S/PKI pada tanggal 30 September 1965.PKI berusaha merebut kekuasaan disertai pembunuhan enam perwira tinggi dan seorang ajudan Jendral A.H. Nasution.Pemberontakan G30S/PKI dilakukan antara lain untuk mengganti pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

4. Masa 1966-1988

Pada 12 Januari 1966,terjadi demostrasi mahasiswa dan rakyat yang menyampaikan beberapa tuntutan.demonstrasi tersebut dikenal sebagai Tiga Tuntutan Hati Nurani Rakyat (Tritura).isi Tritura adalah sebagai berikut:

a.bubarkan PKI beserta ormas-ormasnya.

b.bubarkan Kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI.

c.turunkan harga                                                                                                                                                                                                                   

beberapa elemen gerakan mahasiswa dan rakyat yang turut serta dalam demonstrasi itu antara lain Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia(KAMI),Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia(KAPI),Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia(KAPPI),Kesatuan Aksi Buruh Indonesia(KABI),Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia(KASI),Kesatuan Aksi Wanita Indonesia(KAWI),dan Kesatuan Aksi Guru Indonesia(KAGI).

Situasi yang semakin tidak menentu membuat Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret(Supersemar)pada 11 Maret 1966.masa 1966 hingga 1998 disebut sebagai masa Orde Baru.

Masa 1998-Sekarang.

Masa tahun 1998-sekarang ini disebut sebagai masa reformasi.Pada awal masa ini,kemunduran ekonomi Indonesia dan dugaan penyelewengan terhadap Pancasila membuat mahasiswa dan masyarakat melakukan demonstrasi menuntut turunnya Presiden Soeharto.Gerakan ini disebut gerakan reformasi.Pada tanggal 21 mei 1998,Presiden Soeharto akhirnya menyatakan mundur sebagai presiden RI dan digantikan oleh wakilnya,B.J. Habibie.

pergantian pemimpin membuat harapan rakyat atas hal tersebut menguat.Selain itu,hak rakyat untuk mendirikan partai politik baru diberikan.Hasilnya,partai-partai baru pun bermunculan.jika pemilihan umum 1977-197 hanya diikuti 3 partai,pemilihan umum tahun 1999 diikuti 48 partai.pada reformasi ini,juga dilakukan perubahan(amademen)UUD NRI Tahun 1945 yang bertujuan menyempurnakan aturan negara.

perkembangan demokrasi pada masa reformasi berkembang pesat.untuk pertama kalinya,pada tahun 2004,pemilihan presiden dan wakil presiden untuk periode 2004-2009 dilakukan secara umum dan langsung.

Disisi lain,meskipun telah terjadi beberapa perubahan dalam masa reformasi,masih ada sejumlah permasalahan yang terjadi.sebagian pihak melihat menguatnya semangat primordialisme di Indonesia.sebagian masyarakat cenderung mementingkan suku,daerah,atau agama masing-masing.

B.Nilai-Nilai Pancasila Sesuai dengan Perkembangan Zaman

1.pengertian nilai

Nilai berasal dari kata latin,valere yang berarti ‘kuat,baik,berharga’.nilai dibagi menjadi 3 yaitu:

a.Nilai material,yaitu sesuatu yang berguna bagi manusia.

b.Nilai vital,yaitu sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat melaksanakan kegiatan atau aktivitas

c.Nilai kerohanian,yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani.nilai kerohanian dibedakan menjadi 4 macam yaitu:

1)Nilai kebenaran.

2.)Nilai keindahan atau nilai estetis

3)Nilai kebaikan atau nilai moral

4.Nilai religius.

2.Hakikat Ideologi Terbuka

a.pengertian ideologi

ideologi berarti ilmu pengertian-pengertian dasar.terdapat beberapa pengertian mengenai ideology,antara lain sebagai berikut:

1)menurut Horton dan Hunt,ideologi merupakan suatu sistem gagasan yang menyetujui seperangkat norma.

2.menurut W.Newman,ideologi merupakan seperangkat gagasan yang menjelaskan atau melegalisasikan tatanan sosial,struktur kekuasaan atau

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started