Rangkuman PKN bab 2 Eunike Putri 9A/10

Makna pembukaan Alinea Pembukaan UUD NRI Tahun 1945

Pembukaan UUD NRI 1945 mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia. Nilai-nilai tersebut dapat mengakomodasi dinamika masyarakat dan menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara.

Alinea Pertama

Dalam alinea pertama terdapat pembukaan/preambule UUD NRI Tahun 1945 yang berbunyi : ” Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.”

Alinea pertama menjelaskan tentang arti penting suatu kemerdekaan. Terdapat pengakuan mengenai hak kodrati untuk merdeka. Hak kodrati adalah hak yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, hak yang melekat pada manusia. Alinea pertama menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, bukan hak perorangan ataupun individu.

Alinea Kedua

 Alinea kedua menjabarkan penilaian para pendiri bagsa yaitu:

  1. Perjuangan pergeraan kemerdekaan indonesia telah sampai titik yang menentukan
  2. Momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan Indonesia, dan
  3. Kemerdekaan bukanlah tujuan akhir bangsa Indonesia, tetapi kemerdekaan harus diisi dengan mewujudkan suatu negara  yang bersatu, adil, dan makmur.

Alinea Ketiga

Pada alinea ketiga Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, Proklamasi kemerdekaan Indonesia dinyatakan lagi. Dengan demikian, terlihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Pernyataan Proklamasi dalam alinea ketiga tersebut tidak dapat dilepaskan dari alinea pertama dan alinea kedua.  Adapun pernyataan “Atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa….” Menunjukan bahwa bangsa Indonesia mengakui nilai-nilai religus. Hal ini tercermin juga pada sila petama. Terlihat bahwa bangsa Indonesia mengakui bahwa manusia adalah makluk ciptaan Tuhan sehingga kemerdekaan Indonesia tidak hanya dicapai dengan segenap usaha bangsa Indonesia.

Alinea Keempat

  • Tujuan negara
  • Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluru tumpah darah Indonesia
  • Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa
  • Tujuan umum
  • Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan meredekaan

Pokok pikiran keempat Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Sikap positif terhadap pokok pikiran Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga,seklah,masyarakat,dan negara. Pokok pikiran keempat Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

Hakikat Pokok Pikiran Pembukaan UUD NRI Tahun 1945

a. Pokok pikiran pertama, adalah negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

b. Pokok pikiran kedua, adalah negara hendak mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

c.Pokok pikiran ketiga, adalah negara yang berkedaulatan rakyat, berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan.

d. Pokok pikiran keempat, adalah negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

Sikap Positif terhadap Pokok Pikiran Pembukaan UUD NRI Tahun 1945

  1. Pokok pikiran persatuan
  1. Lingkungan keluarga, menghargai sesama anggota keluarga
  2. Lingkungan sekolah, bersama-sama teman sekelas membersihkan sekolah
  3. Lingkungan masyarakat, membaur dengan masyarakat sekitar tanpa membeda-bedakan
  4. Lingkungan negara, mendahulukan kepentingan bangsa dan negara

2. Pokok pikiran keadilan sosial

  1. Lingkungan keluarga, tidak memaksakan kehendak terhadap anggota keluarga lain
  2. Lingkungan sekolah, menaati peraturan sekolah
  3. Lingkungan masyarakat, menjaga pergaulan dan harmoni dengan tetangga
  4. Lingkungan negara, membayar kewajiban terhadap negara tepat waktu

3. Pokok pikiran kedaulatan rakyat

  1. Lingkungan keluarga, menghargai pendapat anggota keluarga lain
  2. Lingkungan sekolah, melakukan musawarah dan mufakat untuk menyelesaikan masalah bersama
  3. Lingkungan masyarakat, ikut serta membantu menyelenggaraan pemilihan ketua RT
  4. Lingkungan negara, ikut serta membantu pemerintahan pusat maupun daerah, membantu menyelenggaraan pemilihan.

4. Pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa

  1. Lingkungan keluarga, rajin beribadah bersama saudara dan orang tua
  2. Lingkungan sekolah, menghargai teman yang berbeda agama
  3. Lingkungan masyarakat, menghargai tetangga yang berbeda agama
  4. Lingkungan negara, bertoleransi terhadap orang lain yang berbeda agama

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started