A.Bhinneka Tunggal Ika
Salah satu dari empai pilar kebangsaan Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika.Semboyan tersebut tertulis jelas di lambing Negara Garuda Pancasila tepatnya di pita yang dicengkram kuat oleh kedua kaki Garuda.
1.Pengertian Bhinneka Tunggal Ika
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari buku Sutasoma karya Mpu Tantular seorang pujangga di Kerajaan Majapahit.Dalam buku tersebut lengkapnya adalah Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa yajng artinya ‘walaupun berbeda beda,tetapi tetap satu jua adanya karena tidak ada agama yang tujuannya berbeda’.Berdasarkan tulisan tersebut diambil semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti ’berbeda tetapi tetap satu jua’.
Lambang Negara Garuda Pancasila dirancang oleh Sultan Hamid 2 dari Pontianak yang kemudian disempurnakan oleh Ir Soekarno dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambing Negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950.Lambang Negara Garuda Pancasila diperkenalkan pada 17 Agustus 1950.
2.Makna Bhinneka tunggal ika
Makna luhur bhinneka tunggal ika adalah
a.Bangsa Indonesia menyadari bahwa keragaman,baik suku bangsa,agama,ras,anatrgolongan bukan unsur pemecah
b.Bangsa Indonesia menyadari bahwa semboyan Bhinneka Tunggal Ika mendorong lahirnya kesatuan Indonesia yang semakin kokoh
c.Bangsa Indonesia menyadari sepenuhnya bahwa Bhinneka Tunggal merupakan salah satu pilar selain Pancasila,UUD NRI 1945 ,dan NKRI
3.Arti penting semboyan Bhinneka Tunggal Ika bagi bangsa Indonesia
Bhinneka memiliki arti penting yang sangat penting yaitu:
a.Pendorong lahirnya Nasionalisme Indonesia
Lahirnya oeraturan dan kesatuan Indonesia sebagai bangsa yang bertumbuh yaitu:
1.kesatuan sejarah
2.kesatuan nasib
3.kesatuan kebudayaan
4.kesatuan asas kerohanian
Wujud lahirnya persatuan Indonesia yang berbeda beda suku bangsa adalah lahirnya Sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 2019.
b.Penyemangat untuk membangun Indonesia yang lebih maju
Setiap warga Negara harus dapat menerapkan dalam kehidupan sehari hari yaitu:
1.Hidup saling menghargai antara masyarakat yang satu dengan yang lain tanpa memandang perbedaan
2.Menumbuhkan kesadaran sikap untuk menjaga Bhinneka Tunggal Ika
3.Menjaga persatuan dan Negara
4.Meningkatkan nilai kegotongroyongan
5.Meningkatkan identitas dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia
c.Benteng Persatuan bangsa dan Negara Indonesia di era globalisasi
Pada saat ini banyak kalangan menilai bahwa bangsa Indonesia mengalami kemunduruan persatuan dan kesatuan.Penyebabnuya adalah ketimpangan social,kesenjangan ekonomi,belum stabilnya kondisi pemerintahan.Cara menghadapi globalisasi inui adalah selektig dengan mengedepankan bahwa bangsa Indonesia satu,satu bangsa,tanah,dan bahasa Indonesia.
B.Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia
1.Hakikat keberagaman
NKRI terbentuk dari keberagaman dalam semua aspek kehidupan,kewilayahan,suku bangsa,agama,ras.Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang.
2.Keragaman di Indonesia
a.Keberagaman Wilayah dan lingkungan
b.Keberagaman Suku bangsa dan budaya
kelompok /suku bangsa dapat dilihat dari aspek:
1.tipe fisik
2.bahasa
3.adat istiadat
4.kesenian
5.sistem kekerabatan
Kebudayaan mempunyai 7 unsur yang bersifat universal:
1.bahsa sebagai penghubung masyarakat
2.sistem teknologi yang dipakai sehari hari
3.sistem mata pencaharian dan system ekonomi
4.organisasi social atau system kemasyarakatan
5.sistem pengetahuan
6.religi atau kepercayaan
7.kesenian
Faktor yang mempengaruhi keberagaman budaya:
1.Lingkungan alam
2.kontak dengan budaya lain
3.keyakinan dan kepercayaan yang dimiliki
c.Keberagaman agama
Agama yang disahkan di Indonesia adalah Kristen,Konghucu,Buddha,Islam,Katholik,Hindu.
Agama tersebut disebarkan oleh penajjag namun sudah menyatu dalam kehidupan bangsa Indonesia.
Toleransi umat beragma meliputi:
1.Toleransi antarumat beragama yang berbeda
2.toleransi antar umat beragama yang sama
3.toleransi umat beragama dengan pemerintah
d.Keberagaman ras
Ras dalam manusia dibagi menjadi 5 macam:
1.Negroid
2.Mongoloid
3.Kaukasoid
4.Australoid
5.Khoisan
e.Keberagaman golongan
Beberapa factor yang digunakan untuk menggolongkan keberagaman:
1.Secara usia penduduk,dikenal golongan usia anak anak,usia produktif,dan usia tua
2.Secara pendididkan dikenal kelompok yang berpendidikan
3.Secara politik dikenal golongan partai/afiliasi politik
4.Berdasarkan mata pencaharian/profesi dikenal golongan petani,pariwisata,wiraswasta,PNI,PNS,Polri
f.Keberagaman Gender
Gender merupakan sifat dan perilaku yang melekat pada kaum laki laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara social dan kultural.
1.Peran reproduktif
Peran reproduktif merupakan peran yang tidak menghasilkan uang.Sebagian masyarakat keliru memandang gender karena menganggap gender sebagai kodrat yang berarti ketentuan biologis atau ketentuan Tuhan.Peran perempuan yang membersihkan rumah,merawat bias digantikan/dipertukarkan dengan laki laki yang melakukannya.
2.Peran produktif
Kerja produktif didefinisikan sebagai tugas atau aktivitas yang menghasilkan pendapatan sehingga mempunyai nilai actual atau potensial.
3.Peran kemasyarakatan
Peran perempuan untuk mengatur atau mengorganisir masyarakat masih jauh dari harapan.Sebagai contoh di dalam kegiatan masyarakat di tingkat RT wanita selalu ditempatkan sebagai seksi konsumsi.
Bentuk bentuk ketidakadilan gender sebagai berikut:
1.Marjinalisasi/pemiskinan
2.Subordinasi/penormorduaan
3.Stereotip/pelabelan negative
4.Violence/kekerasan
5.Double burden/beban ganda
Ciri ciri kebutuhan praktis gender:
1.Merupakan kebutuhan langsung yang dapat dinikmati
2.disusun dan diformulasikan dari kondisi nyata
3.dikembangkan berdasarkan peran reproduktif
4.Tidak mempersoalkan posisi subordinasi perempuan
5.Bersifat jangka pendek,mudah dilihat,tidak berkelanjutan
Kebutuhan strategis gender adalah:
1.Upaya melarang pembagian kerja gender yang tidak adil
2.Adanya kesamaan akses ekonomi,kemerdekaan,pilihan yang sama antar gender
3.memberikan akses yang adil dalam penddidikan dan kredit
4.Memberikan pilihan bebas dan hak
5.Menguatkan aturan untuk melawan kekerasan pada perempuan
6.Membentuk organisasi dan jaringan perempuan agar lebih kuat
3.Faktor penyebab keberagaman bangsa Indonesia
a.Lingkungan fisik daerah
b.Keyakinan atau agama
c.Kehidupan social budaya di berbagai daerah
d.Faktor sejarah
C.Arti penting keberagaman dalam masyarakat Indonesia
1.Arti penting keberagaman
Kebragaman Indonesia memiliki arti yang sangat penting bagi kelangsungan dan kejayaan Indonesia.
a.Keberagaman sebagai potensi menuju kejayaan banhsa
dalam upaya mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa para pendiri Negara menggunakan semboyan”Bhinneka Tunggal Ika”.Kebhinnekaan sebagai potensi diwujudkan bangsa sejak tumbuhnya kesadaran nasional.Baru setelah tahun 1908 sebagai era kebangkitan nasional perjuangan bersifat nasional melalui organisasi modern yang diberi nama Budi Oetomo yang didirikan oleh Dr.Sutomo.
b.Keberagaman sebagai tantangan bangsa
Kebhinnekaan dapat menjadi tantangan karena mudah membuat orang berbeda pendapat yang lepas kendali.Oleh karena itu upaya meningkatkan kerukunan antarsuku,pemeluk agama,dan kelompok kelompok social lainnuya.Upaya mempertahankan dan membangun Negara Indonesia bukan hanya kerja keras pemerintah,melainkan juga adanya keinginan bangsa Indonesia berbhinneka untuk tetap bersatu.
2.Semangat menjaga keberagman dalam masyarakat dalam masyarakat Indonesia
a.semangat perilaku dalam kehidupan beragama yang beragam
Setiap ajaran agama tidak mengajarkan untuk emaksakan keyakinan pada orang lain.Bentuk perilaku dalam keberagaman agama:
1.Menghormati agama yang diyakini oleh orang lain
2.tidak memaksakan keyakinan agama
3.Bersikap toleran terhadap keyakinan dan ibadah
4.Melaksanakan ajaran agama dengan baik
b.Semangat dan perilaku dalam keberagaman ras dan suku di Indonesia
Ras berkaitan dengan karakteristik fisik yang dimiliki sekelompok manusia.ApTidak ada manusia yang lebih baik dan lebih handar dari yang lain karena perbedaan warna kulit,rupa bentuk,dan sebagainya.Perbedaan ras tidak menunjukkan bahwa orang lain lebih baik dari kita atau orang lain lebih baik dari kita.Bukan baik dan buruknya penampilan yang dinilai tetapi sifat dari orang tersebut.
c.Semangat dan perilaku dalam keberagaman social budaya
Semangat kebangsaan di tengah social budaya dapat dilaksanakan dengan:
1.Mengetahui keberagaman budaya
2.mempelajri dan menguasai salah satu seni budaya yang minat
3.merasa banggsa terhadap budaya bangsa sendiri
4.menyaring budaya asing yang masuk ke Indonesia
D.Semangat perilaku dalam perbedaan jenis kelamin
Perlu dikembangkan kesetaraan jenis kelamin /gender dengan cara:
1.Menghilangkan diskriminasi
2.Memberi kesempatan yang sama kepada laki laki dan perempuan
3.membagi alokasi sumber daya/manfaat secara adil
4.memberikan akses pelayanan yang sama kepada laki laki dan perempuan
D.Perilaku toleransi dalam masyarakat
1.Lingkungan keluarga
Contoh sikap toleransi di keluarga:
a.menjalankan peran dan tugas masing masing tanpa memandang keberagaman
b.saling menghargai perbedaan di dalam keluarga
c.membiasakan musyawarah dalam memecahkan masalah keluarga
2.Lingkungan sekolah
Perilaku toleransi di sekolah:
a.membentuk kelompok belajar tanpa melihat latar belakang ekonomi murid
b.menyusun pengurus kelas/OSIS tanpa melihat status social keluarga murid
c.Menyusun petugas piket tanpa melihat latar belakang masing masing murid
3.Lingkungan masyarakat
Perilaku toleransi dalam masyarakat:
a.saling membantu tanpa pamrih
b.menjaga keamanan lingkungan tanpa membedakan laatr ekonomi dan status social
c.mengadakan kerja bakti bersama
4.Kehidupan berbangsa dan bernegara
Contoh sikap dan perilaku menghargai keragaman dalam ekhidupan berbangsa benegara:
a.Melaksanakan pertukaran budaya melalui kegiatan nasional ,misalnya Pekan Olahraga Nasional(PON)
b.Melaksanakan aturan hukum dengan penuh kepastian dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia
C.melaksanakan pembangunan tanpa membeda bedakan wilayah.
