RANGKUMAN PKN KELAS 7 BAB 4 Jesselyn Manuela 9A/18

BAB 4 KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA DALAM BHINNEKA TUNGGAL IKA

A.Bhinneka Tunggal Ika

  1. Pengertian Bhinneka Tunggal Ika

Semboyan ini berasal dari buku Sutasoma karya Mpu Tantular. Kepanjangan asli dari Bhinneka Tunggal Ika adalah ‘’Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangwra’’ yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua adanya karna tidak ada agama yang tujuannya berbeda.

Semboyan Negara kit, tertulis pada lambing Negara Garuda Pancasila. Lambang Negara pertama kali dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak dan disempurnakan oleh Soekarno.

Pemakaian nya pertamakali diresmikan pada Sidang Kabinet RIS tanggal 11 Febuari 1950.

siding cabinet RIS

Ketentuan tentang Bendera,Bahasa,Lambang Negara serta lagu kebangsaan dipertegas pada UU no 24 Tahun 2009 yang berisi :

  • Burung garuda yang berdiri tegak dengan sayap dikembangkan melambangkan semangat membangun
  • Kepala burung yang menghadap ke kanan melambangkan keberuntungan
  • Burung garuda yang bisa terbang ke angkasa tanpa kawan melambangkaan Keperkasaan dan kedaulatan Negara
  • Lukisan burung garuda yang berwarna emas melambangkan keagungan
  • Kaki burung yang memegang tulisan “Bhinneka Tunggal Ika” melambangkan kokohnya persatuan & kesatuan Indonesia
  • Tanggal 17-8-1945 yang dilambangkan di jumlah bulu leher,bulu sayap,bulu ekor dll
  • 2. Makna Bhinneka Tunggal Ika

Makna luhur Bhinneka Tunggal Ika :

  • Bangsa Indonesia menyadari bahwa keberagaman bukan unsur pemecah melainkan factor pemersatu bangsa
  • Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mendorong terjadinya persatuan kesatuan yang semakin kokoh
  • Di tengah arus globalisasi, diperlukan adanya penyaringan dalam segala hal agar persatuan & kesatuan tetap terjaga
  • Bhinneka Tunggal Ika merupakan salah 1 pilar kebangsaan selain Pancasila
  • Arti Penting semboyan Bhinneka Tunggal Ika bagi Bangsa Indonesia

Arti penting semboyan Bhinneka Tunggal Ika yaitu :

3.Pendorong lahirnya nasionalisme di Indonesia

Bhinneka Tunggal ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu juga.

Ini berarti meskipun Indonesia terdiri dari beragam suku,agama,budaya,dll tetapi keseluruhannya merupakan 1 kesatuan yang ada

Lahirnya persatuan&kesatuan di tengah keberagaman didasarkan atas :

  • Kesatuan sejarah (sejarah bangsa Indonesia)
  • Kesatuan Nasib (nasib yang sama karna pernah dijajah)
  • Kesatuan kebudayaan (keberagaman budaya = keberagaman nasional)

Wujud nyata persatuan Indonesia adalah adanya Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 yang berisi

  • Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu Tanah Air Indonesia
  • Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku berbagsa satu Bangsa Indonesia
  • Kami Putra dan Putri Indonesia Menjunjung Bahasa Persatuan bahasa Indonesia
  • Penyemangat untuk membangun Indonesia yang lebih maju

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh penerapannya yaitu:

  • Hidup saling menghargai antar masyarakat
  • Sikap menjaga Bhinnek Tunggal Ika (keberagaman yang ada tidak mengarah pada perpecahan)
  • Menjaga persatuan & kesatuan
  • Meningktkan solidaritas & gotong royong
  • Benteng persatuan bangsa di Era Globalisasi

Penyebab dari kemunduran persatuan & kesatuan di Indonesia adalah kesenjangan ekonomi,ketimpangan sosial, dan kondisi yang tidak stabil

Perbedaan yang ada jangan dijadikan kambing hitam terjadinya konflik dan perpecahan di Indonesia, Di era Globalisasi ini kita harus selektif untuk memilih budaya yang masuk, jangan sampai budaya tersebut justru  malah menimbulkan konflik dll

B.Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia

  1. Hakikat keberagaman

Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang terutama dalam suku,bangsa,agama,ras bahkan ideologi sekalipun

2.Keberagaman di Indonesia

a.Wilayah & Lingkungan

+ Wilayah NKRI yang sangat beragam dari Aceh hingga Papua.

+ 2/3 Indonesia adalah lautan, maka itu Indonesia disebut Negara Bahari

+ Indonesia terdiri dari 34 Provinsi & tiap provinsi terbagi menjadi kabupaten & kota yang kondisi lingkungannya juga berbeda-beda

b.Suku bangsa & Budaya

Suku bangsa adalah kesatuan hidup manusia yang mempunyai system interaksi,norma dan bahkan system kepemimpinan sendiri.

Ciri khas suatu bangsa dapat dilihat dari aspek-aspek berikut :

+Tipe fisik (warna kulit,rambut dll)

+ Bahasa (jawa,batak,melayu dll)

+ Adat Istiadat (pakaian,rumah adat dll)

+ Kesenian (tari,alat musik,dll)

+ Sistem kekerabatan (Patrilineal & Matrilineal)

+ Batas fisik lingkungan  (melayu tua & melayu muda)

Menurut penelitian tahun 2010, di Indoneia terdapat 1.128 suku bangsa.

Keberagaman suku bangsa membawa keberagaman budaya karna tiap suku bangsa memiliki budaya yang berbeda pula.

Buaya adalah pola hiup yang tercipta dalam sejarah yang eksplisit, implisit, rasional dll yang menjadi peddoman bagi tingkah laku manusia.

Kebudayaan mempunyai 7 unsur yang bersifat universal yaitu :

  • Bahasa sebagai penghubung maasyarakat
  • Sistem teknologi yang digunakan di kehidupan sehari-hari
  • Sistem ekonomi & mata pencaharian (produksi,distribusi,konsumsi)
  • Organisasi sosial/system kemasyarakatan (perkawinan,kekerabatan dll)
  • Sistem pengetahuan (bercocok tanam dll)
  • Religi (animism,dinamisme dll)
  • Kesenian (seni tari,music,rupa dll)

Keberagaman budaya diengaruhi oleh beberapa factor yaitu :

  1. Lingkungan Alam (penduduk di pedesaan budayanya berbeda engan penduduk perkotaan)
  2. Kontak dengan budaya lain (migrasi,urbanisasi dll)
  3. Kepercayaan yang dimiliki

Pesebaran Suku bangsa

Agama adalah system keyakinan pada Tuhan. Agama dibedakan jadi 2 yaitu agama Wahyu & agama Bumi.

Agama Wahyu adalah agama yang berasal dari Tuhan & diberikan kepada manusia dengan perantara Nabi.

Agama Bumi adalah agama yang lahir karna tokoh yang diyakini sebagai sumber kebenaran agama.

Agama yang diakui secara sah di Indonesia adalah Islam,Buddha,Konghuchu,Hindu,Kristen,dan Katholik

Keberagaman agama yang dianut oleh bangsa Indonesia tidak menghalangi persatuan & kesatuan yang ada & tidak perlu dipermasalahkan selama Bhinneka Tunggal Ika ada. Oleh karna itu perlu dikembangkan toleransi umat beragama yaitu :

  • Toleransi antar umat beragama yang berbeda (ekstern)
  • Toleransi antar umat beragama yang sama (intern)
  • Toleransi antar umat beragama dengan pemerintah

    d.Keberagaman Ras

Keberagaman ras adalah keberagaman yang di didasarkan pada warna kulit

Ras dapat dikelompokan jadi 5 macam yaitu :

  • Negroid (berkulit hitam dan rambut Kriting)
  • Mongoloid (cina, bermata sipit,berwarna kuning langsat)
  • Kaukasoid (bule,mata biru,berkulit putih)
  • Australoid (berkulit hitam)
  • Khoisan (afrika selatan)

Keberagaman ras di Indonesia dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu :

  •  Penduduk di Sumatra & Jawa dengan ciri kulit Sawo Matang
  •  Penduduk di Kalimantan & Sulawesi dengan ciri kulit kuning
  • Penduduk di Maluku & Papua dengan ciri kulit hitam dan rambut kriting    

Kita harus menjaga keberagaman ras yang ada & harus menghindari sikap rasial.

d.Keberadaan Golongan

Beberapa factor untuk menggolongkan keberagaman yaitu :

  • Administrasi Kependudukan

Dibagi menjadi 3 golongan yaitu:

  • suku bangsa asli yang berasal dari Indonesia
  • golongan keturunan asing yang berasal dari daerah asal di luar Indonesia
  • golongan masyarakat terasing
  • Usia Penduduk (anak-anak,usia produktif dan usia tua)
  • Ekonomi (miskin,menengah,kaya)
  • Pendidikan (PAUD,SD,SMP,SMA, & perguruan tinggi)
  • Politik (partai)
  • Mata Pencaharian (dokter,petani,guru dll)
  • Keberagaman Gender

Gender merupakan sifat yang melekat pada kaum laki-laki & perempuan.

Perbedaan Gender dan Jenis kelamin adalah

Peran gender dibedakan menjadi peran reproduktif,produktif dan kemasyarakatan

  • Peran Reproduktif (peran yang tidak menghasilkan uang)

Para perempuan biasanya memasak,bersih-bersih rumah,dan mengurus anak , hal ini dianggap sebagai kodrat dari seorang wanita. Tetapi dalam gender peran tersebut bisa ditukar karna bisa saja laki – laki yang mengasuk anak dan perempuan yang bekerja

  • Peran Produktif (peran yang menghasilkan uang)

Laki-laki yang biasanya bekerja untuk mencari nafkah tetapi bisa juga perempuan yang bekerja. Tapi dalam porsi yang berbeda juga.

Contoh : perempuan bekerja sebagai desainer

 laki-laki sebagai Konstruktor

  • Peran Kemasyarakatan

Aktivitas yang dilaakukan lebih bersifat pelayanan dan bagian dari kerja reproduktif.

Sebagai contoh, Saat gotong Royong perempuan selalu ditempaatkan di seksi konsumsi dan laki-laki ditempatkan untuk membatu membersihkan jalanan.

Sampai saat ini masih sering terjadinya ketidakadilan gender.

Ketidakakadilan gender dapat diartikan sebagai tindakan ketidakadilan yang bersumber pada keyakinan gender.

Bentuk-bentuk ketidakadilan gender yaitu :

  • Marjinalisasi

Proses penyisihan yang mengakkibatkan kemiskinan bagi perempuan

  • Subordinasi (penomorduaan)

Sikap menempatkan posisi laki-laki lebih tinggi daripada perempuan

  • Streotip

Pelabelan negative terhadap sikap & perbuatan perempuan

  • Violence (kekerasan)

Kekerasan baik secara fisik,mental,dan psikologi terhadap perempuan

  • Double Burden (beban ganda)

Pembagian tugas yang selalu memberatkan perempuan

3. Faktor penyebab keberagaaman bangsa Indonesia

   Kehidupan masyarakat yang beragam disebabkan oleh berbagai factor yaitu :

  • Lingkungan fisik daerah (pantai,pegunungan dll)

Lingkungan fisik memengaruhi kebeeragaman hidup terutama dalam mata pencaharian dan tradisi sosial budaya

  • Keyakinan / Agama

Keyakinan memengaruhi kehidupan di masyarakat terutama tentang apa yang diyakini & dipercayai

  • Kehidupan sosial budaya di berbagai daerah

Antara 1 daerah dengan daerah yang lain memiliki budaya yang berbeda.

Ketika 1 daerah memengaruhi budaya daerah lainnya sehingga memunculkan keberagaman.

  • Faktor sejarah

Daerah yang dipengaruhi oleh pesebaran agama Kristen pasti memiliki budaya yang sesuai dengan nilai-nilai agama Kristen

C.Arti penting Keberagaman dalam masyarakat Indonesia

  1. Arti penting Keberagaman

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang terdiri atas 34 Provinsi dengan banyak pulau di dalam nya.

Keberagaman yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia memiliki arti penting yang dapat dilihat dari 2 sudut pandang yaitu sebagai potensi dan tantangan

  1. Keberagamman sebagai potensi

Kebhinekaan sebagai potensi diwujudkan oleh bangsa Indonesia sejak tumbuhnya kesadaran nasional.

Pada zaman kerajaan, Indonesia belum menumbuhkan kesadaran nasional dan masih belum bersatu. Setelah tahun 1908 sebagai era kebangkitan nasional Indonesia memutuskan untuk bersatu melawan penjajah.

Dari sejak itu kebangkitan nasional terus bertumbuh sampai akhirnya di ikrarkan dalam Sumpah Pemuda. Dan akhirnya karna tekad yang kuat, Indonesia bisa mencapai kemerdekaan nya pada tanggal 17 Agustus 1945

2.Keberagaman sebagai tantangan bangsa

Keberagaman dapat menjadi tantangan karna membuat orang yang berbeda pendapat lepas kendali contohnya : Orang yang memiliki sikap kedaerahan yang berlebih dapat mengancam persatuan kesatuan Negara

Upaya yang dilakukan tidak hanya dari pemerintah saja,melainkan dari adanya keinginan untuk tetap bersatu.

2.Semangat menjaga keberagaman dalam masyarakat Indonesia

a.Semangat & perilaku dalam kehidupan beragama

Kebebasanan dalam beragama tercantum pada pasal 29 ayat 2 yang berbunyi “ Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing & beribadat menurut agama & kepercayaannya itu.

Bentuk perilaku dalam keberagaman agama yaitu :

  • Menghormati agama lain
  • Bersikap Toleran pada keyakinan orang lain
  • Melaksanakan ajaran agama secara baik,dll

    a.Semangat & perilaku dalam keberagaman ras & suku di Indonesia

Apapun rasnya, setiap manusia memiliki derajat yang sama, tidak ada manusia yang lebih baik/kurang baik karna perbedaan warna kulit,budaya dan suku nya.

Baik & buruknya penilaian seseorang pada orang lainbukan berdasarkan ras,suku,agama yang dimiliki, tetapi karna baik buruk nya perilaku yang ada. Kita harus berprilaku baik pada semua orang tanpa memandang ras,suku & agana yang ada.

b.Semangat & perilaku dalam keberagaman Sosial Budaya

Kita sebagai seorang pelajar dapat menunjukan semangat kebangsaan ditengah keberagaman sosial budaya dengan cara :

  • Merasa bangga terhadap budaya sendiri
  • Menyaring budaya asing yang masuk ke Indonesia
  • Mengetahui keberagaman budaya yang dimiliki oleh Indonesia
  • Semangat dalam perbedaan jenis kelamin

Jenis kelamin itu mengarah pada hubungan antar laki-laki dan perempuan.

Pada hakikatnya perempuan & laki-laki itu setara.

Kesetaraan jenis kelamin dapat dilakukan dengan cara

  • Menghilangkan diskriminasi
  • Pemberian kesempatan yang sama
  • Memberikan akses pelayanan yang sama antara laki-laki & perempuan
  • D. Perilaku Toleransi dalam masyarakat
  1. Lingkungan keluarga

Di dalam keluarga,sangat memungkinkan sekali untuk terjadinya keberagaman.

Contoh : ayah berasal dari suku papua dan ibunya berasal dari suku tionghoa bisa juga ayahnya beragama Islam dan Ibunya beragama Hindu.

Oleh karna itu,kita harus menumbuhkan sikap toleransi di lingkungan keluarga kita apalagi jika ada keluarga kita yang berbeda agama dengan kita.

Contoh sikap toleransi dalam keluarga yaitu:

  • Menjalankan peran masing-masing tanpa memandang keberagaman
  • Menghargai perbedaan dalam keluarga
  • Membiasakan musyawarah dala memecahkan suatu masalah

    2. Lingkungan sekolah

Di sekolah pasti ada keberagaman, misalnya ada teman kita yang berbeda suku,agama da budaya dengan kita, kita harus belajar bertoleransi mialnya dengan tidak memakan bekal didepan teman yang sedang puasa

Karna itu, kita harus menumbuhkan sikap toleransi di lingkungan sekolah

Toleransi di sekolah dapat dilakukan dengan cara :

  • Berteman dengan siapapun tanpa memandang perbedaan yang ada
  • Membentuk kelompok belajar tanpa melihat latar blakang ekonomi

    3.Lingkungan masyarakat

Sikap toleransi yang harus dikembangkan dalam masyarakat yaitu:

  • Saling membantu tanpa pamrih
  • Mengadakan kerja bakti bersama-sama

    4. Kehidupan berbangsa & bernegara

Contoh sikap dalam menghargai keberagaman dalam kehidupan berbangsa & bernegara yaitu :

  • Melaksanakan aturan hukum dengan adil
  • Mengadakan pertukaran budaya melalui kegiatan nasional
  • Pembangunan yang merata pada seluruh daerah

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started