Bab 4
Melalui Bhineka Tunggal Ika, bangsa Indonesia mengakui adanya bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk antar 1 daerah dengan yang lain.
Implementasi wawasan nusantara menciptakan kehidupan masyarakat yang mengakui, menerima & menghormati segala bentuk perbedaan sebagai sebuah karunia.
Konflik
Dalam KBBI = Percekcokan, perselisihan, pertentangan.
Secara sederhana konflik merujuk pada adanya 2 hal/ lebih yang berseberangan, tidak selaras & bertentangan.
Sejumlah upaya dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut antaralain; memberikan jaminan perlindungan pada setiap warga negara.
Hak setiap warga negara yang berkaitan dengan keragaman dijamin oleh perundang-undangan. sedangkan pengikat persatuan & rasa kebangsaan ada tercantum dalam perundang-unangan . Faktor utama dari adanya konflik adalah perbedaan & perubahan.
Faktor penyebab konfik dalam bermasyarakat :
• Perbedaan Antarindividu
• Perbedaan Kebudayaan
• Perbedaan Kepentingan
• Perubahan Sosial
Sikap yg dapat menyebabkan terjadinya konflik ;
• Primordialisme
• Etnosentrisme
• Diskriminatif
• Stereotipe
• Fanatisme
• Eksklusivisme
Primordialisme : Pandangan/ pahan yg menunjukkan sikap berpegang teguh pda hal-hal yg melekat pda diri setiap individu.
Etnoentrisme : Pandangan bahwa kebudayaannya lebih baik dri yg lain.
Diskriminatif : Perbedaan perlakuan terhdap sesama, dibedakan berdasrkan kelas-kelas/ bagian-bagian tertentu.
Stereotipe : Penilaian terhadap seseorang/ suatu golongan hanya berdasarkan persepsi pribadi/ kelompok.
Fanatisme : Keyakinan & menganggap mutlak akan suatu kebenaran tanpa suatu kepastian data & fakta, tanpa mempedulikan argument lain.
Eksklusivisme : Sikap memandang suatu pandangan/ ajaran yg paling benar hanyalah kelompoknya & menganggap yg lain tidak benar.
Bentuk konflik dalam bermasyarakat dapat berupa ;
• Konflik Pribadi
• Konflik Rasial
• Konflik Antara Kelas-Kelas Sosial
• Konflik Politik
• Konflik Internasional
Akibat yg ditimbulkan oleh terjadinya suatu konflik ;
• Perpecahan dalam masyarakat
• Kerugian harta & nyawa
• Kehancuran nilai-nilai & norma, moral
• Perubahan kepribadian
• Dominasi
Upaya pemerintah dalam meyelesaikan masalah yang muncul dalam keberagam masyarakat dilakukannya Upaya Represif & mengembangkan Upaya Preventif
