A. Hakikat Bela Negara
Berdasarkan pedoman pembinaan kesadaran bela negara yang dikeluarkan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, bela negara adalah sikap, perilaku, dan tindakan warga negara yang didasari oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasar UUD 1945 dan Pancasila. Dalam UU Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara menjelaskan tentang tata cara penyelenggaraan pertahanan negara yang dilakukan oleh TNI dan komponen bangsa lainnya.
Prinsip pertahanan menurut UU no. 3 :
- Cinta perdamaian
- NKRI berhak dan wajib mempertahankan kedaulatan
- Menentang segala bentuk penjajahan
- Pertahanan disusun berdasarkan prinsip demokrasi
UUD yang mengatur :
- Pasal 27 ayat 3
- Pasal 30 ayat 1
- Pasal 30 ayat 2
PERJUANGAN MEMPERTHANKAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
- Pertempuran 5 hari semarang = Terbunuhnya Dr. Karyadi saat ingin mengecek su ber air yang katanya diracuni oleh jepang.
- Pertempuran 10 November = jenderal MALLABY dibunuh , sekutu gaseneng dan keluarin ultimatum , abis itu bentrok ama WNI dan semangat pada dibakar oleh pidato BUNG TOMO
- Pertempuran Medan Area = kelly bawa pasukan buat bebasin tawanan perang bukannya pergimalah dikasi senjata lawan indo , indo gaseneng dilawan la.
- Bandung Lautan Api = ultimatum sekutu yang nyruh orang bandung pergi ga didengerin sekutu marah trus orang bandung lawan pemimpinnya toha ama ramdan.
- Puputan Margarana = belanda pengen buat NIT tapi ditolak warga bali . I Gus Ti Ngurah Rai nyerang pasukan belanda.
- Merah putih manado = NICA semena mena ama indo nahan tokoh RI trus markas NICA diserbu.
- PERJANJIAN LIGGARJATI
Penengah : Lord Killearn
Pihak indonesia : Sutan Syahrir
Pihak belanda : Schermerhorn
KESEPAKATAN :
- Belanda mengakui indonesia cuman jawa sumatera ama madura
- Indonesia berbentuk serikat
- Buat uni indo – belanda
- RENVILLE
Penengah : Richard Kirby
Pihak Indonesia : Amir Syarifudin
Pihak Belanda : Soumokil
Hasil perundingan :
- Belanda berkuasa atas indo sampe kekuasaan dikasih ke indo
- Indo sejajar ama belanda
- Indo bagian dari RIS
- ROEM ROYEN
KTN ( penengah ) :
Merle
Christley
Harremans
Pihak indonesia ; Muhammad roem
Pihak Belanda : Royen
Pernyataan pihak indonesia ;
- Indonesia stop gerilya
- Belanda bebasin tawanan perang
- Belanda kasi kedaulatan ke RI tanpa syarat
- Belanda hadir ke KMB
Pernyataan pihak belanda :
- Bebasin tawanan
- Setuju RI bagian dari RIS
- KMB dilaksanakan di Den Haag
ANCAMAN TERHADAP KEUTUHAN NKRI
- Hakikat ancaman
- Ancaman militer
- Ancaman non militer
- Ancaman hibrida
- Ancaman di bidang (ipoleksosbudhankam)
- Ideology
- Politik
- Ekonomi
- Social budaya
- Pertahanan keamanan
- Ancaman globalisasi
- Dari sisi ekonomi
- Dari sisi social budaya
