PPKN Bab 5 Kelas 8 / Shayna 9A – 33

Bab 5 –  Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

A. makna sumpah pemuda dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika

  1. latar belakang sumpah pemuda

Sumpah Pemuda merupakan puncak kesadaran para pemuda sebagai bagian dari bangsa Indonesia setelah beratus-ratus tahun Indonesia dijajah oleh negara lain. Sebelumnya politik devide at impera atau politik memecah belah dan menguasai telah memperkuat posisi Belanda dan memperparah kondisi bangsa Indonesia tetapi melihat kesengsaraan bangsa Indonesia yang semakin parah tak sedikit kalangan elit Belanda yang bersimpati. Contohnya seperti Douwes Dekker Baron Van hoevel dan Mr Theodore Van Deventer, mereka adalah seseorang yang menyuarakan politik balas budi atau politik etis kepada bangsa Indonesia melalui 3 gerakan, yaitu edukasi, irigasi, dan migrasi. Akibat politik etis ini banyak warga Indonesia yang mengenal dunia pendidika. Dari situlah muncul kaum terpelajar dan terdidik. Hal ini menyebabkan berdirinya organisasi Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908. Berdirinya organisasi ini merupakan tanda dari kesadaran bangsa Indonesia untuk mengubah bentuk dan strategi perlawanan menghadapi penjajahan Belanda.

  1. lahirnya sumpah pemuda

Lahirna golongan terpelajar yang kebanyakan terdiri atas para pemuda dari berbagai suku dan daerah itu menunjukkan kesadaran kebangsaan yang semakin jelas. Akhirnya mereka semua berusaha menyatukan diri dengan mengadakan pertemuan pada tanggal 30 April – 2 Mei 1926 di Jakarta. Para pemuda tersebut melakukan pertemuan yang dikenal dengan Kongres Pemuda 1. Kongres Pemuda 1 dipimpin oleh Muhammad Tabrani dan dihadiri oleh tokoh-tokoh organisasi pemuda dari Jong Java, Jong sumateranen Bond, Jong Ambon, dan pemuda kaum Betawi. Dari Kongres Pemuda 1 ini lahir kesepakatan untuk 

  • mengakui dan menerima cita-cita persatuan Indonesia 
  • menghilangkan pandangan adat dan kedaerahan yang kolot 

Kongres Pemuda 1 menginspirasi terbentuknya organisasi pemuda tunggal, yaitu Pemuda Indonesia dan Perhimpunan pelajar-pelajar Indonesia. Berbagai organisasi pemuda yang dimotori oleh PPPI membentuk panitia Kongres Pemuda 2 yang diketuai oleh Sugondo Joyopuspito dari. Kongres Pemuda 2 ini dilakukan pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928. Kongres Pemuda 2 diselenggarakan oleh organisasi-organisasi Pemuda Indonesia dan juga dihadiri oleh beberapa partai politik. Kongres Pemuda 2 ini menyepakati lahirnya Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda merupakan pernyataan lahirnya bangsa dan kebangsaan Indonesia yang diikrarkan dalam sidang Pleno ke-3 Kongres Pemuda Indonesia 2. Isi dari Sumpah Pemuda adalah 

  1. pertama kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu tanah Indonesia 
  2. kedua kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu bangsa Indonesia 
  3. ketiga kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia 

selain ketiga sumpah di atas, Kongres Pemuda 2 juga menunjukkan kesatuan tanah air bangsa dan bahasa dalam bentuk lambang.

  1. makna sumpah pemuda

a. kesatuan tanah air Indonesia

Makna dari kesatuan tanah air Indonesia adalah 

  • banyaknya pulau di Indonesia, mengokohkan bahwa NKRI sebagai negara kepulauan terbesar di dunia 
  • kondisi wilayah yang sepertiga meliputi lautan merupakan penghubung yang mengkokohkan keutuhan NKRI 
  • kondisi wilayah administratif mempermudah komunikasi antara pemerintah dan rakyat sehingga semakin mengokohkan persatuan dan kesatuan bangsa 
  • keragaman flora dan fauna menjadi modal untuk membangun bangsa demi terwujud kemakmuran dan kesejahteraan rakyat

b. kesatuan bangsa indonesia

NKRI terbentuk dari keragaman dalam semua aspek kehidupan, yaitu 

  • keragaman bahasa daerah 
  • keragaman adat istiadat 
  • keragaman kesenian daerah 
  • pengetahuan dan teknologi 
  • keragaman organisasi sosial 
  • keragaman religi 
  • keragaman ras 
  • keragaman golongan
  • keragaman gender

c. kesatuan bahasa Indonesia

Kebiasaan berbahasa daerah di Indonesia antara lain 

  • bahasa Melayu 

bahasa Melayu memiliki nilai solidaritas yang tinggi. Pada abad ke-16, bahasa ini sering digunakan dalam kegiatan perdagangan antar suku bangsa di Indonesia 

  • Bahasa Batak 

bahasa Batak dengan hurufnya Karo, Mandailing, dan Toba digunakan oleh suku Batak yang tinggal di Sumatra Utara dan beberapa daerah lain di Indonesia. 

  • Bahasa Jawa 

bahasa Jawa dengan huruf jawa yang digunakan oleh suku Jawa diberlakukan kebiasaan berbahasa secara bertingkat yaitu ngoko (bahasa umum), Krama Alus (orang muda kepada orang tua atau orang yang baru dikenal), dan krama inggil (bahasa khusus pada pertemuan atau pada orang-orang yang berpengaruh) 

  • Bahasa Sunda 

bahasa Sunda digunakan oleh suku Sunda. Bahasa ini diberlakukan kebiasaan berbahasa sebagai bentuk sopan santun dalam pergaulan

  • bahasa Bali 

bahasa Bali dilakukan bahasa secara bertingkat yaitu bahasa kasar,,halus merah, dan halus

  • bahasa Dani 

bahasa Dani digunakan oleh Suku Dani di Papua menerapkan dua dialek bahasa yaitu dialek Dani Barat dan Dani Lembah besar 

Isi dari Sumpah Pemuda yang ke-3 menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang sangat bermanfaat karena hal itu mempermudah komunikasi antar suku bangsa. Kemudahan berkomunikasi ini menjadikan persatuan dan kesatuan.

B. Arti sumpah pemuda bagi perjuangan bangsa Indonesia

  1.  Sumpah Pemuda menumbuhkan persatuan dan kesatuan dalam perjuangan mencapai kemerdekaan 

Arti penting sumpah pemuda bagi perjuangan bangsa Indonesia adalah:

  • Menyatukan langkah perjuangan bangsa 
  • Menghilangkan sifat kedaerahan dan sukuisme 
  • mendukung terwujudnya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional 
  • mempercepat tercapainya kemerdekaan Indonesia 
  1. Sumpah Pemuda menumbuhkan pengakuan internasional terhadap perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia 

Sumpah Pemuda menjadikan perjuangan bangsa Indonesia dikenal oleh masyarakat internasional yang pada akhirnya secara langsung atau tidak langsung memberikan dukungan pada perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia 

  1. Sumpah Pemuda menumbuhkan semangat kekeluargaan dan gotong royong dalam masyarakat yang beragam

a. makna kekeluargaan dan gotong royong 

dalam masyarakat Indonesia yang beragam memang sangat diperlukan semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan semangat. kekeluargaan adalah suatu sikap mental bangsa Indonesia yang merasa diri dan kelompoknya merupakan sebuah keluarga besar. sedangkan semangat gotong royong merupakan kerja bersama-sama demi kepentingan bersama meskipun berbeda latar belakang suku agama ras dan golongan. dengan kedua semangat ini akan tumbuh kebersamaan sehingga persatuan dan kesatuan bangsa semakin terjaga.

b. Arti penting kekeluargaan dan gotong royong 

bagi kelompok atau individu yang berbeda, kekeluargaan dan gotong royong menjadi penting karena hal-hal berikut ini 

  • merasa aman dan tentram 
  • dapat berperan lebih besar dalam kegiatan masyarakat 
  • mudah berkomunikasi dengan kelompok lain 
  • meringankan dan mempercepat pekerjaan 

bagi kepentingan masyarakat secara keseluruhan 

kekeluargaan dan gotong royong menjadi penting sebab

  • tercipta kondisi yang aman dan tentram 
  • mempercepat kemajuan masyarakat 
  • terwujud kesatuan dalam masyarakat 

c. contoh kekeluargaan dan gotong royong dalam masyarakat yang beragam 

sikap warga masyarakat perlu mengembangkan sikap dan perilaku yang didasari semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan. sikap dan perilaku tersebut harus dilaksanakan di berbagai lingkungan hidup baik di keluarga, sekolah, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

C. Nilai dan semangat sumpah pemuda bagi bangsa dan negara Indonesia

  1. Arti penting semangat sumpah pemuda
  • Mempercepat terselesaikannya pekerjaan karena dilaksanakan dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong 
  • tercipta kehidupan masyarakat yang rukun dan damai karena tidak melihat perbedaan tetapi bekerja sama demi tujuan bersama 
  • tercipta persatuan dan kesatuan bangsa dan negara 
  1. wujud semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam masyarakat 

a. bidang keagamaan 

  • menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan 
  • mengerjakan tugas tugas pembelajaran dari sekolah 
  • membina toleransi beragama 

b. bidang sosial budaya 

  • mengadakan peringatan Hut Proklamasi RI 
  • mengerjakan tugas piket di kelas 
  • kerja bakti membersihkan lingkungan 

c. bidang politik 

  • pelaksanaan Pemilihan Umum
  • mendukung calon yang terpilih 
  • menghargai hak asasi manusia dalam kegiatan pemilihan umum 

d. bidang ekonomi 

  • mendirikan koperasi 
  • membantu pihak lain yang membutuhkan 
  • mendukung gerakan disiplin dalam membayar pajak 

e. bidang pertahanan dan keamanan 

  • menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan 
  • membantu tugas-tugas Polri dan TNI 
  • melerai teman berkelahi

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started