Ringkasan ppkn kls 8
Bab 1
A. Pancasila sebgai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
1. Kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia
Pancasila mempunyai fungsi di antaranya sebagai kepribadian bangsa Indonesia, artinya Pancasila menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain.
2. Hakikat dasar negara dan pandangan hidup bangsa
Dasar negara / dasar filosofis negara (philosofische grondslag) adalah nilai-nilai filosofis dan luhur yang menjadi dasar sumber hukum dalam penyelenggaraan negara. Dasar negara merupakan pedoman bagi penyelenggara negara dan warga dalam mewujudkan cita-cita / tujuan nasional.
Pandangan hidup bangsa (way of life) adalah nilai-nilai luhur yang menjadi petunjuk suatu bangsa dalam mencapai kesejahteraan bersama serta akan membuat seluruh bangsa memiliki pandangan yang sama, baik dalam tujuan maupun upaya mencapai tujuan tersebut.
3. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
| no | kedudukan Pancasila | fungsi Pancasila |
| 1 | Pancasila sebagai pandangan hidup | Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi petunjuk bagi bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan bersama. |
| 2 | Pancasila sebagai dasar negara | Pancasila menjadi dasar dan sumber hukum dalam penyelnggaraan negara. |
| 3 | Pancasila sebagai kepribadian bangsa | Pancasila menjasi ciri-ciri khas bangsa Indonesia yang mampu membedakan dengan bangsa lain. |
| 4 | Pancasila sebagai perjanjian luhur rakyat Indonesia | Pancasila disepakati bangsa Indonesia untuk menjadi sebuah perjanjian yang dapat mengikat seluruh bangsa Indonesia. |
| 5 | Pancasila sebagai pemersatu bangsa | Pancasila membuat bangsa Indonesia yang beraneka ragam bersatu padu dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. |
| 6 | Pancasila sebagai ideologi bangsa | Pancasila merupakan pedoman dan cita-cita bangsa Indonesia. |
a. Kedudukan Pancasila bagi bangsa Indonesia
Penetapan Pancasila sebagai dasar negara diawali dengan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Penetapan Pancasila ditetapkan pada sidang PPKI yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945, meskipun penetapan itu bukan secara tersendiri, melainkan ada dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam paragraf keempat. Pancasila sebagai dasar dan pandangan hiup bangsa memiliki makna sebagai berikut.
- Pancasila sebagai dasar negara berarti bahwa nilai-nilai luhur Pancasila menjadi dasar dalam penyelenggaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai fondasi negara, Pancasila memiliki dua makna:
1) Pancasila sebagai prinsip spiritual yang mencakup suasana mistisisme atau cita-cita hukum nasional.
2) Pancasila adalah sumber dari semua sumber hukum atau sebagai sumber hukum yang tertib di Indonesia.
- Pancasila sebagai pandangan masyarakat Indonesia berarti bahwa nilai-nilai ini berarti bahwa nilai-nilai ini Adalah prinsip Pancasila sebagai arahan dalam kehidupan sehari-hari bangsa dan negara Indonesia. Pancasila sebagai pandangan hidup mengandung hal-hal berikut. oleh norma-norma dasar yang berfungsi sebagai cita-cita bangsa Indonesia.
- Latar Belakang Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
- Pancasila dipilih sebagai dasar negara dan cara hidup bangsa karena:
- Proses sejarah bangsa Indonesia yang demikian panjang.
- Nilai-nilai Pancasila sudah lama menjadi milik masyarakat Indonesia.
- Nilai-nilai Pancasila mengandung nilai-nilai masa depan, yaitu bangsa dan negara Indonesia yang makmur, adil dan makmur.
- Sejarah Kelahiran Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa.
Sejarah kelahiran Pancasila dimulai pada tahun 1945 dimulai dengan pembentukan Badan Persiapan Investigasi Kemerdekaan Indonesia hingga Sidang PPKI yang diadakan pada tanggal 18 Agustus 1945 mendirikan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
B. Pentingnya Pancasila sebagai Yayasan Bangsa dan Cara Hidup Bangsa
- Arti Penting Pancasila sebagai Dasar Negara
Sebagai dasar negara, Pancasila memiliki arti penting bagi keutuhan dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Arti penting itu antara lain sebagai berikut.
- Sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.
- Sebagai asas kerohanian di Indonesia, sebagaimana diatur dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
- Sebagai perwujudan dari cita-cita hukum bagi hukum dasar negara Indonesia.
- Sebagai norma atau pedoman dalam penyelenggaraan negara untuk menjaga moral umat manusia dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
- Sebagai sumber semangat bagi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk menyelenggarakan negara dan pelaksanaan pemerintahan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
- Arti Penting Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia memiliki arti bagi keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan bangsa Indonesia. Arti penting bagi bangsa yang beraneka ragam itu adalah sebagai berikut.
- Sebagai cita-cita luhur bangsa dan negara yang harus diwujudkan.
- Memberi petunjuk arah bangsa dan negara Indonesia dalam mencapai cita-cita.
- Sebagai pedoman bersikap, berpikir, dan bertingkah laku bagi semua warga negara sehingga terbentuk kepribadian bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain.
C. Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
1. Hakikat Nilai
Nilai berkaitan dengan sesuatu yang berharga bagi kehidupan manusia. Nilai mengandung makna yang menjadi ukuran baik buruk dan benar salah dalam mengambil keputusan.
Secara teroritis, nilai dalam kehidupan manusia dalam dapat digolongkon seperti pada bagan berikut ini.
- Nilai Material, segala sesuatu yang berguna bagi unsur hidup manusia
- Nilai Vital, segala sesuatu yang bermanfaat bagi manusia dalam melakukan suatu kegiatan
- Nilai Kerohanian, segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.
- Nilai kebenaran yang bersumber dari akal manusia
- Nilai keindahan yang bersumber dari rasa manusia
- Nilai kebaikan yang bersumber dari kehendak moral atau hati nurani manusia
- Nilai religius
2. Sifat dan Dimensi Nilai-Nilai Pancasila
Nilai-nilai luhur Pancasila mengandung tiga dimensi, yaitu realitas, idealitas, dan fleksibilitas. Dimensi realitas dimaksud dengan mengandung nilai-nilai Pancasila yang digali dari nilai-nilai yang berkembang secara nyata dalam masyarakat Indonesia. Dimensi idealitas mengandung makna bahwa nilai-nilai Pancasila mengandung nilai-nilai luhur dan ideal yang dicita-citakan bersama, yaitu negara ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, berkemanusiaan, bersatu, berkerakyatan, dan berkeadilan sosial. Dimensi fleksibilitas mengandung arti bahwa nilai-nilai Pancasila sebagai nilai ideal tidaklah tetap. Nilai Pancasila selalu mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat Indonesia sebagai pemilik nilai dasar. Nilai-nilai Pancasila bersifat terbuka yang mencerminkan perubahan demi mencapai cita-cita.
- Nilai-Nilai Pancasila
Secara khusus, nilai-nilai dasar setiap sila Pancasila adalah sebagai berikut:
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Mengakui adanya Tuhan yang Maha Esa.
- Menolak paham atheisme.
- Menjamin kebebasan beragama dan beribadah.
- Menghormati perbedaan agama.
- Adanya kerukunan dan kerja sama antarumat beragama.
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
- Mengakui persamaan derajat antarmanusia dan bangsa.
- Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
- Mengembangkan sikap tenggang rasa.
- Menjamin kesamaan kedudukan, hak, dan kewajiban.
- Membina kerukunan dan kerja sama dengan bangsa lain.
- Persatuan Indonesia
- Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
- Mengutamakan kepentingan bangsa dengan kepentingan golongan atau suku.
- Mengakui keanekaragaman bangsa dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
- Ancaman satu wilayah adalah ancaman bangsa secara keseluruhan.
- Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
- Penyelenggaraan musyawarah atas dasar demokrasi.
- Pengembangan demokrasi Pancasila.
- Mengutamakan musyawarah mufakat.
- Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
- Dikembangkan demokrasi ekonomi.
- Tidak semua cabang produksi dikuasai negara.
- Kekayaan alam untuk kemakmuran bersama.
- Mengutamakan kegotongroyongan.
- Pihak yang kuat ikut membantu yang lemah.
4. Keunggulan Nilai-Nilai Pancasila
D. Sikap dan Perilaku yang Sesuai Nilai-Nilai Luhur Pancasila dalam Berbagai Kehidupan
Berikut ini sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam berbagai kehidupan.
- Mengembangkan pendidikan Pancasila secara demokratis.
- Mengembangkan program pembangunan yang sesuai nilai-nilai Pancasila.
- Berhenti saling menyakiti mulailah saling menghargai.
- Berhenti curiga, mulai menyapa.
- Berhenti silang pendapat, mulailah mencari mufakat.
- Mengamalkan Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.
- Mempelajari, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
