Kristoforus 9A/22 Rangkuman PPKN Bab 5

BAB 5                                                                                             Harmoni Dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

A. Keberagaman Masyarakat Indonesia

Dalam KBBI, kata harmoni dapat diartikan sebagai keselarasan / keserasian. Adapun keberagaman dapat diartikan berbeda atau bermacam-macam.

1. Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat

Masyarakat Indonesia terdiri dari berbaga  golongan,suku,etnis,ras,agama,dan budaya. Mereka hidup tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mereka juga berinteraksi dengan masyarakat internasional, baik secara langsung maupun tidak langsung.

2. Keberagaman Ekonomi Masyarakat

Untuk mencukupi kebutuhan, masyarakat pedesaan pada umumnya menjual hasil olahan lahan mereka ke sekitar tempat tinggal, bahkan ke kota. Sedangkan masyarakat perkotaan, mereka bekerja sesuai dengan bidang dan ahlinya masing- masing.

3. Kebergaman Gender pada Masyarakat

Keberagaman masyarakat Indonesia juga mencakup keberagaman gender. Sejatinya, dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang yang diarahkan pada peran sosial atau identitasnya dalam masyarakat.

B. Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam             Keberagaman Masyarakat Indonesia

1. Permasalahan dalam Keberagaman Sosial Budaya

Kita menyadari bahwa kehidupan masyarakat Indonesia majemuk, seperti beragamnya suku bangsa dan budaya. Jika tidak ditanggapi secara bijak dan positif, adanya keberagaman suku bangsa dan budaya akan berdampak negatif, seperti timbulnya pertentangan antarbudaya dan munculnya konflik Indonesia.

2. Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi

Berbagai tindakan ekonomi, seperti produksi,distribusi,dan konsumsi, dilakuan untuk menunjang kehidupan masyarakat. Tindakan tersebut dilakukan, baik dengan orang-orang di daerah asal maupun di daerah lain. Dalam kehidupan ekonomi di Indonesia, interaksi dengan daerah lain sangat dimungkinkan terjadi karena setiap daerah memiliki sumber daya alam yang berbeda-beda.

3. Permasalahan dalam Keberagaman Gender

Sejarah perbedaan gender antara seorang laki-laki dan seorang wanita terjadi melalui proses yang sangat panjang dan dibentuk oleh beberapa hal,seperti kondisi sosial budaya,kondisi keagamaan, dan kondisi kenegaraan. Dengan proses yang panjang ini, perbedaan gender akhirnya sering dianggap menjadi ketentuan Tuhan yang bersifat kodrati atau seolah-olah bersifat biologis yang tidak dapat diubah lagi.

C. Strategi Penyelesaian Permsalahan yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

1. Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Sosial Budaya

Keberagaman sosial  budaya yang ada dalam mayarakat Indonesia sering dikaitkan dengan kehidupan budaya tiap daerah atau suku bangsa tempatnya berbeda . Salah satu upaya atau strategi yang dapat dilakukan untuk mengharmonisasikan keberagaman sosial budaya adalah menggunakan kearifan lokal.

2. Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi

a. Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah

b. Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani

c. Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan

d. Adanya regulasi atau perundang-undangan yang jelas

3. Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Gender

Berikut adalah beberapa jenis kesetaraan gender:

a. Kesetaraan gender dalam pekerjaan domestik

b. Kesetaraan gender dalam partisipasi politik

c. Kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak

d. Kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi

e. Kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga

Kristoforus 9A/22 Rangkuman Bab 6

BAB 6 (KELAS 9)

Bela Negara Dalam Konteks NKRI

A. Hakikat Bela Negara

1. Makna Bela Negara

Setiap negara memiliki kepentingan nasional sendiri yang terkadang dapat berbenturan dengan kepentingan negara satu dan lainnya dan dapat menimbulkan ancaman karena kuatnya persaingan antar negara.Oleh karena itu, dibutuhkan upaya bela negara dan kerelaan berkorban guna meniadakan ancaman yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan negara serta nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

2. Perundang-undangan yang Mengatur Bela Negara

Undang undang yang mengatur bela negara terdapat pada:

a. UUD NRI Tahun 1945

b. Ketetapan MPR

c. UU

3. Bentuk-bentuk Bela Negara

a. Pendidikan kewarganegaraan

b. Pelatihan dasar kemiliteran

c. Pengabdian sebagai prajurit TNI

d. Pengabdian sesuai dengan profesi

B. Perjuangan Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia

1. Perjuangan Fisik Mempertahankan NKRI

a. Pertempuran lima hari di Semarang

b. Pertempuran Surabaya 10 November 1945

c. Pertempuran Ambarawa

d. Pertempuran medan area

e. Bandung lautan api

f. Peristiwa merah putih di Manado

g. Puputan Margarana

2. Perjuangan Mempertahankan NKRI Melalui Jalur Diplomasi

a. Perjanjian Linggarjati

b. Perjanjian Renville

c. Perundingan Roem-Royen

d. Konferensi Meja Bundar

C. Ancaman Terhadap Keutuhan NKRI

Ancaman dapat dibedakan berdasarkan jenis,sumber,dan bentuk

a. Ancaman berdasarkan jenis:

– Ancaman militer

– Ancaman non militer

– Ancaman hibrida

b. Ancaman berdasarkan sumber:

– Ancaman dari dalam

– Ancaman dari luar

c. Ancaman berdasarkan bentuk:

– Ancaman nyata

– Ancaman belum nyata

2. Ancaman di Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, dan Keamanan

a. Ideologi

Ancaman ideologi berupa upaya dari berbagai unsur radikalisme yang mencoba mengganti Pancasila dengan ideologi-ideologi baru.

b. Politik

Ancaman politik bisa bersumber dari dalam negri dan luar negri. Dari dalam negri, separatisme. Dari luar negri, intimidasi dan provokasi

c. Ekonomi

Inflasi pengangguran yang tinggi, daya saing rendah, dan ketidaksiapan menghadapi era globalisasi, dan tingkat dependesi yang cukup tinggi

d. Sosial Budaya

Isu-isu kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan yang dapat menjadi titik pangkal timbulnya permasalahan

e. Pertahanan Keamanan

Ancaman berupa kekuatan senjata yang terorganisir yang dinilai memiliki kemampuan yang membahayakan kedaulatan negara.

3. Ancaman Globalisasi

a. Ancaman globalisasi dari sisi ekonomi

b. Ancaman globlisasi dari sisi sosial dan budaya

4. Ancaman Bergesernya Nilai-Nilai Etika dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Pembangunan nasional dalam segala bidang yang telah dilaksanakan selama ini memang mengalami berbagai kemajuan. Namun, ditengah-tengah kemajuan tersebut terdapat dampak negatif, yaitu terjadinya pergeseran terhadap nilai-nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

D. Semangat dan Komitmen Persatuan dan Kesatuan Nasional dalam Mengisi dan Mempertahankan NKRI

1. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mewujudkan rasa patriotisme yang didasari oleh rasa nasionalisme antara lain adalah sebagai berikut:

a. Mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah

b. Menjaga nama baik negara Indonesia

c. Mengikuti kegiatan umum dengan baik

d. Memberi masukan kepada pemerintah terkait dengan masalah yang terjadi di lingkungan sekitar

e. membayar pajak

f. Menciptakan kerukunan antarumat beragama

2. Tindakan yang dapat dilakukan dalam membangun integrasi nasional adalah sebagai berikut:

a. Menjaga wilayah dan kekayaan tanah air Indonesia

b. Menciptakan ketahanan nasional

c. Menghormati perbedaan suku

d. Mempertahankan kesamaan dan kebersamaan

e. Memiliki semangat persatuan yang berwawasan nusantara

f. Menaati peraturan agar kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan dengan tertib dan aman

Rangkuman PPKN Kelas 8 Bab 1 Donald Oktavio S/9a

A.Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa

1.Kedudukan dan fungsi pancasila bagi bangsa Indonesia

a.Pancasila sebagai dasar Negara

b.pancasila sebagai pandangan hidup

c.pancasila sebagai kepribadian bangsa

d.Pancasila sebagai perjanjian luhur rakyat Indonesia

e.Pancasila sebagai pemersatu bangsa

f.Pancasila sebagai ideology bangsa

2.Hakikat dasar Negara dan pandangan hidup bangsa

Dasar Negara atau dasar filosofis Negara adalah nilai nilai filosofis dan luhur yang menjadi dasar dan sumber hukum dalam penyelenggaraan Negara.Keberadan dasar Negara dan pandangan jidup bangsa memiliki arti yang penting:

a.Membentuk identitas suatu Negara

b.mempersatukan seluruh warga Negara

c.mengatasi konflik yang terjadi di antara Negara

d.membentuk solidaritas Negara

3.Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa

a.Kedudukan pancasila bagi bangsa Indonesia

1.Pancasila sebagai pandangan hidup

2.Pancasila sebagai dasar Negara

3.Pancasila sebagai kepribadian bangsa

4.Pancasila sebagai perjanjian luhur

5.Pancasila sebagai pemersatu hidup

6.Pancasila sebagai ideology

b.Latar belakang pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa

Faktor factor yang memengaruhi Pancasila dipilih sebagai pandangan hidup bangsa:

1.Proses sejarah bangsa Indonesia yang demikian panjang

2.Nilai nilai pancasila sudah menjadi milik bangsa Indonesia sejak Indonesia

3.Nilai nilai pancasila mengandung nilai nilai masa depan yaitu bangsa yang sejahtera,adil,makmur

c.Sejarah  kelahiran pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa

sejak tahun 1945 yang diawali dengan pembentukan BPUPKI.BPUPKI sendiri dibentuk oleh Jepang pada 29 April 1945.Kemudian anggota BPUPKI dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 dan bekerja sejak tanggal 29 Mei 1945

Keputuas PPKI 18 Agustus 1945:

1.Mengesahkan UUDN

2.Memilih Presiden dan Wakil Presiden

3.Presiden sementara akan dibantu oleh KNIP sampai lembaga lembaga Negara dibentuk

Pada sidang BPUPKI tanggal 10-17 1945 dengan beberapa perubahan diantaranya pada Pembukaan UUD NRI tahun 1945:

1.Ketuhanan yang Maha Esa

2.Kemanusiaan yang adil dan beradab

3.Persatuan Indonesia

4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

5.Keadilaan social bagi seluruh rakyat Indonesia

d.Makna pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa

1.Pancasila sebagai dasar Negara

Artinya bahwa nilai nilai luhur Pancasila menjadi dasar dalam penyelenggaraan NKRI

2.Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa

Artinya nilai nilai pancasila menjadi penunjik arah dalam kehidupan sehari hari dan Negara Indonesia

B.Arti penting Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa

1.Arti penting pancasila sebagai dasar Negara

a.Sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

b.Sebagai asas kerohanian tertib hukum Indonesia

c.Sebagai wujud cita cita hukum bagi hukum dasar Negara Indonesia

d.Sebagai norma atau pedoman dalam penyelenggaraan Negara untuk memelihara moral kemanusiaan

2.Arti penting pancasila sebagai padangan hidup bangsa

a.sebagai cita cita luhur bangsa dan Negara yang harus diwujudkan

b.memberi petunjuk arah bangsa dan Negara Indonesia

c.sebagai pedoman bersikap berpikir dna bertingkah laku

C.Nilai nilai pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa

1.Hakikat nilai

Nilai terbagi menjadi 3 yaitu:

a.Nilai material adalah segala sesuatu yang berguna bagi unsur hidup manusia dan bersifat fisik

b.Nilai vital adalah segala sesuatu yang bermanfaat bagi manusia dalam melakukan sesuatu

c.Nilai kerohanian adalahs egala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.Nilai rohaniterbagi 4:

1.Nilai kebenaran bersumber dari akal  rasional

2.Nilai keindahan yang bersumber dari rasa manusia

3.nilai kebaikan yang bersumber dari moral/hati nurani manusia

4.nilai religious yang bersumber dari nilai nilai ketuhanan

2.Sifat dan dimensi nilai nilai pancasila

SIfat nilai pancasila objektif dan subjektif.Objektig bermakna nilai nilai pancasila universal dan diakui oleh manusia manusia karena digali dari akal budi manusia.Subjektif artinya digali dari nilai nilai luhur bansga Indonesia sendiri.

Dimensi ada 3:

a.Dimensi realitas

b.Dimensi idealitas

c.dimensi fleksibiltas

3.Nilai nilai Pancasila

Nilai nilai pancasila diantaranya:

1.Ketuhanan yang Maha Esa

a.Mengakui Tuhan YME

b.Menolak paham atheism

c.Menghormati perbedaan agama

2.Kemanusiaan yang adil dan beradab

a.mengakui persamaan derajat

b.menjunjung tinggi nilai kemanusiaan

c.mengembangkan sikap tenggang rasa

3.Persatuan Indonesia

a.menjunjung tinggi eprsatuan dan kesatuan

b.Mengutamakan kepentingan bangsa

c.mengakui keanekaragaman bangsa

4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

a.penyelenggaraan musyawarah

b.pengembangan demokrasi Pancasila

c.Musyawarah mufakat

5.keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia

a.Dikembangkan demokrasi ekonomi

b.tidak semua cabang produksi dikuasai Negara

c.kekayaan alam untuk kemakmuran bersama

D.Sikap dan perilaku yang sesuai nilai nilai luhur pancasila dalam berbagai kehidupan

1.Sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai nilai pancasila

Sikap dan perilaku bangsa Indonesia harus sesuai dengan nilai nilai Pancasila,baik di lingkungan keluarga,sekolah,maupun masyarakat.

2.Upaya mempertahankan Pancasila

Upaya menggantikan Pancasila sebagai dasar Negara ditandai dengan berbagai kegiatan pemberontakan dan gerakan gerakan social:

a.Pemberontakan PKI

b.Pemberontakan DI/TII

C.Gerakan Sosial Liberal

d.Sakralisasi ideology Pancasila

3.Upaya penanaman nilai nilai pancasila

a.Pendidikan keluarga

b.Pendidikan formal di Sekolah

c.Pendidikan Non formal/masyarakat

Rangkuman PPKN Bab 5

Aero Nathanael Silalahi/9A/1

  •           Keberagaman dapat diartikan berbeda atau barmacam-macam. Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia dapat diartikan suatu keselarasan atau keserasian dalam perbedaan d dalam masyarakat Indonesia.
  •           Ada beberapa bentuk kebergaman di Indonesia, yaitu:
    • Sosial Budaya
    • Ekonomi
    • Gender
  •           Mayarakat multikultural merupakan bentuk dari masyarakat modern yang anggotanya terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis (suku bangsa), ras, agama, dan budaya.
  •           Dalam kehidupan masyarakat majemuk, selain keberagaman kebudayaan yang terdiri dari suku bangsa, ras, dan golongan, masyarakat Indonesia juga dihadapkan pada perbedaan dan keberagaman daerah yang bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari kelompok daerah yang ada di daerah tersebut.
  •           Gender dalam sosiolagi mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada pern sosila atau identitasnya dalam masyarakat.
  •           Di dalam kebudayaan, terdapat unsur-unsur kebudayaan. Jika kita tidak dapat saling menjaga dan menghargai, keberadaan unsur-unsur kebudayaan tersebut dapat menimbulkan permasalahan. Sejatinya, unsur-unsur tersebut merupakan kekuatan bagi masyarakat untuk saling menghargai kebergaman yang ada.
  •           Permasalahan dalam kebergaman ekonomi terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan tersebut. Misalnya, mata pencaharian masyarakat di daerah pegunungan berbeda dengan masyarakat di dataran rendah.
  •           Pada masyarakat tradisional, tanah pertanian yang diolah cenderung sempit, masih menggunakan system pengolahan sederhana, dan sangat bergantung pada kondisi alam. Sementara itu, pada masyarakat modern pengolahan tanahdilakukan dengan memanfaatkan teknologimutakhir, seperti penggunaan traktor, system hidroponik, dan rumah kaca.
  • Umumnya, perkembangan mata pencaharian bidang jasa dialami di bidang perkotaan. Pada masyarakat pedesan, terlebih yang daerahnya terpencil dan sulit dijangkau, tidak begitu banyak terdapat mata pencaharian seperti ini. Dengan demikian, berbagai kemudahan yang dapat dirasakan masyarakat kota tidak begitu dirasakan oleh masyarakat pedesaan yang terpencil.
  •           Dalam kehidupan sosial kultural masyarakat Indonesia, laki-laki cenderung dianggap lebih tinggi derajatnya dibanding perempuan. Misalnya, seorang perempuan yang tinggal di desa dan memiliki pemikiran yang sederhana merasa perannya hanya sebagai ibu rumah tangga. Hal tersebut merupakan dampak pandangan masyarakat sehingga dapat menghambat kegiatan dan perkembangan pola pikir seorang perempuan.
  •           Ketidakadilan gender termanifestasikan dalam berbagai bentuk ketidakadilan, yaitu:
    • Marginalisasi (proses peminggiran) perempuan dapat bersumber dari tafsir agama, tradisi, kebiasaan, dan asumsi ilmu pengetahuan.
    • Pembelaan negatif (stereotipe) adalah penandaan atau penilaian atau citra buruk yang sering sekali bersifat negatif dan secara umum melahirkan ketidakadilan.
    • Kekerasan adalahserangan atau invasi terhadap fisik dan intergritas mental psikologis seseorang.
  •           Secara umum, local wisdom (kearifan lokal setempat) dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan setempat (local) yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.
  •           Berbagai upaya dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan keberagaman ekonomi antara lain sebagai berikut:
    • Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah sehingga masyarakat pedesaan dapat menikmati fasilaitas yang memadai
    • Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani agar dapat meningkatkan hasil produksinya.
    • Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapta membantu para nelayan khususnya dalam hal proses penangkapan ikan
    • Adanya regulasi atau perundang-undang yang jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha yang dilakukan dalam bidang industri dan jasa
  •           Adapun upaya yang dapat dilakukan pemerintahan antara lain sebagai berikut:
    • Program kesetaraan gender terintergrasi dalam berbagai program kegiatan dari sektor pembangunan yang terkait
    • Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan

Rangkuman PPKN Bab 5 Salvius 9A/32

A.Keberagaman Masyarakat Indonesia

Dalam KBBI kata harmoni dapat diartikan sebagai ‘keselarasan ; keserasian’. Adapun keberagaman dapat diartikan ‘berbeda atau bermacam – macam’.  

Berbagai macam keberagaman :

1.Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat

Masyarakat Indonesia disebut juga dengan masyarakat multicultural. Secara sederhana, masyarakat multicultural dipandang sebagai masyarakat memiliki beragam kelompok social dengan system norma dan kebudayaan yang berbeda-beda.

2.Keberagaman Ekonomi Masyarakat

Masyarakat perdesaan disebut juga masyarakat tradisional. Masyrakat pedesaan adalah masyrakat yang tinggal di kawasan/wilayah/teritorial kecil yang biasanya disebut masyarakat setempat.

3.Keberagaman Gender pada Masyarakat

World Health Organization (WHO) memberi batasan gender, yaitu seperangkat peran, perilaku, kegiatan, dan atribut yang dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi secara social dalam suatu masyarakat.

Berikut beberapa pengertian gender menurut ahli :

a.John M. Echols dan Hassan Sadhily mengemukakan bahwa kata gender berasal dari Bahasa Inggris yang berate jenis kelamin.

b.Mansour Fakih mengemukakan bahwa gender merupakan suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang diksontrusikan secara social dan kultural.

B.Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

1.Permasalahan dalam Keberagaman Sosial Budaya

Salah satu contohnya adalah pertentangan antar budaya karena adanya ketidak cocokkan dan dapat terjadi konflik antar budaya jika pertentangan antar budaya tersebut tidak selesai. Jika tidak dapat saling menjaga dan menghargai, keberadaan unsur-unsur kebudayaan tersebut dapat menimbulkan permasalahan dalam masyarakat.

2.Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi

Permasalahan dalam keberagaman ekonomi terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memenuhi kebutuhannya tersebut .

a.Pertanian                                                                                      

Pada masyarakat tardisional, tanah pertanian yang diolah cenderung sempit, masih menggunakan system pengelolaan yang sederhana, dan sangat bergantung pada kondisi alam. Namun, pada masyarakat modern pengelolaan tanah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, seperti peggunaan traktor, system hidroponik, dan rumah kaca.

b.Peternakan                                                                                                                 Adapun permasalahan yang dapat dialami peternak :

1)Kurangnya pemahaman sebagian peternak perihal penanganan yang baik terhadap hewan ternaknya sehingga kualtas hewan ternak kurang baik.

2)Adanya ketidakmertaan sarana distribusi hewan ternak

3)Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah.

c.Nelayan                                                                                                                      

Pada masyarakat tradisional, kegiatan menangkap ikan atau pekerjaan sebagai nelayan dilakukan dengan cara-cara yang masih tradisional, yaitu memakai jala-jala kecil naik perahu dayung atau perahu dengan mesin kecil.

d.Jasa                                                                              

   Umumnya , perkembangan mata pencaharian di bidang jasa dialami di perkotaan. Pada masyarakat perdesaan, terlebih yang daerahnya terpencil dan sulit dijangkau, tidak begitu banyak mata pencaharian seperti di kota. Dengan demkian, berbagi kemudahan yang dapat dirasakan oleh masyarakat perdesaan yang terpencil.

e.Industri

Di pedesaan , lapangan kerja yang tersedia umumnya pada bidang pertanian dan perkebunan. Sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia di pedesaaan membuat masalah tersendiri, penduduk yang tidak puas dengan kehidupan di desa dan menganggur terdorong untuk mencari pekerjaan di kota.

3.Permasalahan dalam Keberagaman Gender

a.Marginalisasi (proses peminggiran) perempuan dapat bersumber dari tafsir agama, tradisi, kebiasaan, dan asumsi ilmu pengetahuan. Contoh marginalisasi yang bersumber dari tradisi adalah masih banyak suku-suku yang tidak memberikan hak waris sama sekali pada perempuan.

b.Pelabelan negative (stereotipe) adalah penandaan atau penilaian atau citra buruk yang sering sekali bersifat negative dan secara umum melahirkan ketidakadilan. Salah satu contohny, perempuan dianggap sebagai mahluk yang lemah, cengeng, dan tidak rasional.

c.Kekerasan adalah serangan atau invasi terhadap fisik dan integritas mental psikologis seseorang. Contoh dari kekerasan karena bias gender (gender-related violence) adalah beban kerja yang lebih banyak harus ditanggung perempuanj karena adanya anggapan bahwa perempuan  memiliki sifat memelihara dan rajin sehingga semua pekerjaan domestic rumah tangga menjadi tanggung jawa perempuan.

C.Strategi Penyelesaian Permasalahan yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Berikut beberapa strategi penyelesainnya :

1.Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Sosial Budaya

Salah satu upaya atau strategi untuk mengharmonisasikan kebergaman sosial budaya adalah menggunakan kearifan local. Kearifan local (Local wisdom) terdiri dari 2 kata yaitu, kerarifan (wisdom) dan local (local).

2. Strategi Penyelesaian Permaslaahan Keberagaman Ekonomi

a.Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah sehingga masyarakat pedesaan dapat menikmati fasilitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

b.Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani untuk meningkatkan hasil produksinya dengan penanaman bibit unggul dan pemasaran hasil panennya dengan harga yang wajar dan dapat menyejahterakan petani.

c.Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan khususnya dalam proses hal penangkapan ikan agar dapat menangkap ikan dengan hasil yang maksimal.

d.Adanya regulasi/perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha yang dilakukan dalam bidang industry dan jasa. Dengan demikian, tidak terjadi kesenjangan dalam kegiatan proses produksi dan usaha jasa.

3.Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Gender

Adanya upaya yang dapat dilakukan pemerintah antara lain  sebagai berikut :

a.Program kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagi program kegiatan dari sekotr pembangunan yang terkait.

1)Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan.

2)Berpartisipasi yang sama dalam pembangunan termaauk proses pengambilan keputusan.

3)Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan.

4)Memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan.

b.Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagi tindakan kekerasan, yang ditandai dengan :

1)Meningkatkan jumlah kebijakn perlindungan perempuan

2)Meningkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan

3)Meningkat preswentase kasus kekerasan terhadap perempuan yang mendapat layanan komprehensif.

Berikut kegiatan-kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender :

a.Kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic (rumah tangga)

Tindakan yang dapat dilakukan untuk menangkal kesejangan gender dalam pekerjaan domestic adalah membuat pembagian kerja atau tugas antaranggota kelurga.

b.Kesetaraan gender dalam partisipasi politik

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menciptakan kesetaraan gender dalam partisipasi politik adalah mengajak dan melatih seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu.

c.Kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak

Kesadaran atas kesamaan posisi antara laki-laki dan perempuan hendaknya ditanamkan sejak dini, terlebih dalam hal pendidikan. Sehingga perempuan juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan hingga ke jenjang yang tinggi.

d.Kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi

Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesenjangan gender dalam kehidupan berdemokrasi antara lain adalah melatih tiap anggota keluarga untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah dan mufakat. Selain itu juga memberikan kesempatan untuk kebebasan berpendapat bagi anggota keluarga.

e.Kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga

Kesetaraan gender dalam bidang ekonomi dapat dilatih dengan memberikan sesuatu kepada anak sesuai kebutuhannya.

Rangkuman PPKn Bab 5 Firen Wijaya

Hasil gambar untuk keberagaman

Keberagaman = Berbeda/ bermacam-macam. Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia dapat diartikan suatu keselarasan/ keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia

Masyarakat multikultural : Bentuk dari masyarakat modern yang anggotanya terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis (suku bangsa), ras, agaama & budaya.

Untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dalam NKRI, diperlukan sosialisasi masyarakat multikultural agar dapat terwujud masyarakat Indonesia yang ideal & lestari.

Dalam kehidupan masyarakat majemuk, selain keberagaman kebudayaan yaang terdiri dari suku bngsa, ras & golongan, masyarakat Indonesia juga dihadapkan pada perbedaan & keberagaman daerah yang bersifat kewilayahan yang merupakan petemuan dari kelompok bangsa yang ada di daerah tersebut.

Gender dalam sosiologi mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang & diarahkan pada peran sosial/ identitasnya dalam masyarakat.

Keberagaman ekonomi masyarakat Indonesia :

  • Pertanian
  • Perternakan
  • Nelayan
  • Jasa
  • Industri

Permasalahan dalam keberagaman gender :

  • Stereotype (Pelabelan negatif)
  • Bias gender
  • Marginalisasi (Proses peminggiran)
  • Kekerasan
  • Pelecehan seksual/pun verbal

Strategi penyelesaian permasalahan ;

  1. Bidang sosial budaya : Local wisdom (kearifan lokal)
  2. Bidang ekonomi : – Pemerataan pembangunan – Pelatihan/ penyuluhan secara berkala bagi para petani – Menetapkan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu nelayan – Adanya regulasi atau perundang-undangan/ aturan yang jelas (agar tidak merugikan suatu pihak)
  3. Bidang gender : – Melakukan program/ penyuluhan kesteraan gender yang terintergritas – Meningkatkan fasilitas-fasilitas perlindungan perempuan

Rangkuman PPKN Bab 5 kelas 9 Laura Victoria 9a/23

BAB 5 HARMONI DALAM KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA

A. Keberagaman Masyarakat Indonesia

  1. Keberagaman Sosial Budaya pada masyarakat

Masyarakat multikultural dipandang sebagai masyarakat yang memiliki beragam kelompok sosial dengan sistem norma yang berbeda-beda

Image result for keberagaman sosial budaya dan ekonomi masyarakat

2. Keberagaman Ekonomi Masyarakat

Masyarakat pedesaan : masyarakat yang memiliki kelompok sosial yang kecil, biasanya mereka mengolah lahan milik mereka/orang lain

Masyarakat setempat : masyarakat yang tinggal di kawasan/wilayah kecil

Masyarakat perkotaan : masyarakat dengan kelompok sosial yang lebih besar, bersifat individualistis, menjadikan kota sebagai pusat kegiatan ekonomi, sosial dan politik. kehidupan ekonominyapun lebih beragam

3. Keberagaman gender pada masyarakat

gender adalah perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan apabila dilihat dari nilai dan tingkah laku

B. Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

  1. Permasalahan dalam keberagaman Sosial budaya

unsur-unsur kebudayaan merupakan kekuatan bagi masyarakat untuk saling menghargai keberagaman yang ada

2. Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi

permasalahan ini terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memenuhi kebutuhannya

a. Pertanian

masyarakat tradisional : tanah pertanian cenderung sempit, cara sederhana dan sangat bergantung pada kondisi alam

masyarakat modern : teknologi mutakhir, modern, dan tidak perlu bergantung dengan cuaca

Image result for pertanian

b. peternakan

permasalahan yang dialami peternak:

  • kurangnya pemahaman sebagian peternak perihal penanganan yg baik pada ternak
  • adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak
  • ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah
Image result for peternakan

c. nelayan

masyarakat tradisional masih menggunakan cara tradisional sehingga perolehan ikan sedikit, sedangkan masyarakat modern, menggunakan alat-alat modern sehingga hasilnya lebih memuaskan

Image result for nelayan

d. Jasa

e. Industri

kegiatan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi/jadi

3. Permasalahan dalam keberagaman gender

sejarah perbedaan gender terjadi melalui proses yang sangat panjang dan dibentuk oleh beberapa hal seperti kondisi sosial budaya, kondisi keagamaan, dan kondisi kenegaraan.

ketidakadilan gender termanifestasikan dalam berbagai bentuk antara lain:

  • marginalisasi (peminggiran) perempuan dapat bersumber dari tafsir agama, tradisi, kebiasaan dan asumsi ilmu pengetahuan contoh: masih banyak suku-suku yang tidak memberikan warisan pada perempuan
Related image
  • pelabelan negatif (stereotipe) adalah penandaan atau penilaian buruk yang seringkali bersifat negatif contoh: perempuan dianggap sebagai makhluk yang lemah dan cengeng, perempuan dianggap hanya dapat menjadi ibu RT
  • kekerasan adalah serangan terhadap fisik dan integritas mental psikologi seseorang contoh: perempuan diberikan tanggung jawab RT yang lebih banyak karena dianggap rajin dan sifatnya yang pemelihara

C. Strategi Penyelesaian Permasalahan yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

  1. Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman sosial budaya

salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menggunakan kearifan lokal

secara umum kearifan lokal adalah gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya contoh: tradisi tane’ olen dari Dayak Kenyah, Kaltim, tradisi ini, kawasan hutan dikuasai dan menjadi milik masyarakat adat

Related image

2. Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi

upaya yang dapat dilakukan

  • Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah
  • adanya pelatihan dan penyuluhan secara berkala bagi para petani agara hasil produksi meningkat
  • melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan
  • adanya perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak

3. Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Gender

kesenjangan gender adalah adanya perbedaan akses atau peluang untuk memperoleh sumber daya pembangunan antara laki-laki dan perempuan

upaya yang dapat dilakukan pemerintah:

a. program kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagai program kegiatan dari sektor pembangunan

  • memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
  • berpartisipasi yang sama dalam pembangunan
  • memiliki kontrol yang sama atas sumber daya pembangunan
  • memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan

b. meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan, yang ditandai dengan:

  • meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan
  • meingkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan
  • meningkatkan persentase kasus kekerasan terhadap perempuan

kegiatan-kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetraan gender:

  • kesetaraan gender dalam pekerjaan domestik (RT)
Image result for kesetaraan gender dalam rumah tangga
  • kesetraan gender dalam partisipasi politik contoh: mengajak seluruh anggota keluarga menggunakan hak pilihnya dalam pemilu
  • kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak contoh: tanamkan pada generasi muda, bahwa anak perempuan mempunyai hak yang sama
  • kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi contoh: permasalahan diselesaikan dengan musyawarah mufakat
  • kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga contoh: memberikan sesuatu kepada anak sesuai dengan kebutuhan

Ringkasan PPKN Bab 5 Kelas 9 Rezkya Tjandra 9A/31

Ringkasan PPKN Bab 5

A.Keberagaman Masyarakat Indonesia

-Dalam KBBI, harmoni dapat diartikan sebagai keselarasan,keserasian.

-Keberagaman dapat diartikan sebagai berbeda atau bermacam-macam.

-Harmoni dalam keberagaman adalah suatu keselarasan atau keserasian dalam

perbedaan di dalam masyarakat Indonesia.

-Bentuk keberagaman : sosial budaya,ekonomi,dan keberagaman gender.

1. Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat

-Masyarakat multicultural merupakan bentuk dari masyarakat modern yang

anggotanya terdiri atas berbagai golongan suku,etnis (suku

bangsa),ras,agama,dan budaya.

-Masyarakat multicultural tidak mengenal perbedaan hak dan kewajiban antara

kelompok minoritas dan mayoritas,baik secara hukum maupun sosial.

2. Keberagaman Ekonomi Masyarakat

-Masyarakat pedesaan adalah masyarakat yang tinggal di

kawasan/wilayah/territorial kecil yang biasanya disebut masyarakat setempat.

-Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat dengan kelompok sosial yang

lebih besar dan kompleks.

-Penduduk kota cenderung mencari pekerjaan sesuai dengan pendidikan atar

keahlian yang dimiliki dan cenderung penghasilan yang mereka dapatkan lebih

besar daripada masyarakat pedesaan.

3. Keberagaman Gender pada Masyarakat

-Dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan

dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau

identitasnya pada masyarakat.

-Gender juga dapat dilhat sebagai pembagian peran atau tugas antara laki-laki

dan perempuan sesuai norma-norma,adat istiadat,kepercayaan,atau kebiasaan

masyarakat.

-Menurut John M.Echols & Hassan Sadhily, gender adalah perbedaan yang tampak antara perempuan dan laki-laki dan dilihat dari tingkah laku dan nilai.

-Menurut Mansour Fakih gender merupakan suatu sifat yang melekat pada kaum

laki-laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural.

B. Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman

Masyarakat Indonesia

1. Permasalahan dalam Keberagaman Sosial Budaya

-Kebudayaan berarti segala kegiatan manusia dalam mengolah alam.

-Di dalam kebudayaan terdapat unsur-unsur universal,antara lain sistem

agama,kepercayaan atau religi,upcara keagamaan,pengetahuan,dan mata

pencaharian.

2. Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi

-Permasalahannya terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memenuhi kebutuhannya.

-Misalnya, mata pencaharian di daerah pengunungan berbeda dengan masyarakat di dataran rendah.

-Terdapat 5 potensi permasalahan dalam berbagai usaha manusia memenuhi kebutuhannya :

a Pertanian

-Pada masyarakat tradisional : masih menggunakan sistem pengolahan tanah yang tradisional dan sangat bergantung pada kondisi alam.

-Pada masyarakat modern : menggunakan sistem pengolahan tanah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi mutakhir dan lebih efisien.

b.   Peternakan

-Kurangnya pemahaman sebagian peternak yang tidak mengerti perihal penanganan yang bake terhadap hewan ternak.

-Adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan yang baik.

-Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah.

c.   Nelayan

-Pada masyarakat tradisional : mesih menggunakan sistem penangkapan ikan yang tradisional.

-Pada masyarakat modern : menggunakan sistem penangkapan ikan yang modern sehingga perbedaan pendapatan terlihat mencolok.

d.   Jasa

-Dalam mata pencaharian ini berbagai kemudahan dapat dirasakan masyarakat kota tidak begitu dirasakan oleh masyarakat pedesaan yang terpencil.

e.   Industri

-Lapangan pekerjaan di masyarakat kota dalam pekerjaan ini tersedia lebin banyak daripada masyarakat pedesaan.

3. Permasalahan dalam Keberagaman Gender

-Gender bukan merupakan kodrat melainkan konstruksi sosial yang dibentuk oleh masyarakat.

-Perbedaan gender tidak menjadi masalah selama tidak melahirkan ketidakadilan gender.

-Berikut merupakan bentuk-bentuk ketidakadilan gender :

a Marginalisasi (proses peminggiran)

-Perempuan dapat bersumber dari adat istiadat suatu daerah.

b.   Pelabelan negatif (stereotipe)

-Penandaan atau penilaian atau citra buruk yang seringkali bersifat negatif dan secara umum melahirkan ketidakadilan.

-Contohnya : -perempuan dianggap mahkluk yang lemah

                      -perempuan dianggap hanya dapat menjadi ibu rumah tangga

c.   Kekerasan

-Kekerasan adalah serangan atau invasi terhadap fisik dan integritas mental psikologis seseorang.

-Contohnya : beban kerja lebih banyak harus ditanggung perempuan.

C. Strategi Penyelesaian Permasalahan yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

1 Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Sosial Budaya

-Kearifan lokal terdiri dari dua kata, yaitu kearifan dan lokal. Dalam kamus Inggris-Indonesia karandan John M.Echols dan Hassan Syadily, lokal berarti setempat,sedangkan wisdom berarti kebijaksanaan.

-Secara umum local wisdom data dipahami sebagai gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana,penuh kearifan,bernilai baik,yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.

2.   Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi

-Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.

-Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani.

-Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan.

-Adanya regulasi atau perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak.

3.   Strategi Penyelasaian Permasalahan Keberagaman Gender

-Upaya yang dilakukan oleh pemerintah :

a Program kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagai program kegiatan dari sektor pembangunan :

1 Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya alam

2 Berpatisipasi yang sama dalam pembangunan termasuk proses pengambilan keputusan.

b.  Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan,yang ditandai dengan :

1 Meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan.

2 Meningkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan.

Berikut merupakan kegiatan-kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender :

-Kesetaraan gender dalam pekerjaan domestik (rumah tangga)

-Kesetaraan gender dalam partisipasi politik

-Kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak

-Kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi

-Kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga

Rangkuman bab 5 Eunike Putri 9A/10

Harmoni dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Harmoni dapat diartikan sebagai ‘keselerasan’;’keserasian’. Keberagaman dapat diartikan ‘berbeda’ atau ‘bermacam-macam’.

Bentuk keberagaman di Indonesia :

  • Sosial budaya
  • Ekonomi
  • Gender

Keberagaman sosial budaya :

Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis, ras, agama, dan budaya.Masyarakat tsb juga disebut sebagai masyarakat multikultural.Masyarakat multikultural : masyarakat yang memiliki beragam kelompok sosial dengan sistem norma dan kebudayaan yang berbeda.Kesadaran dan usaha tiap warga negara untuk menciptakan harmonisasi dalam masyarakat multikultural sangatlah penting.

Image result for contoh keberagaman masyarakat indonesia

Keberagaman ekonomi masyarakat

Masyarakat pedesaan biasanya merupakan masyarakat yang memiliki kelompok sosial yang kecil. Masyarakat pedesaan mengerjakan pekerjaan dengan mengelola lahan milik mereka atau orang lain. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, mereka umumnya menjual hasil olahan lahan mereka ke sekitar tempat tinggal, bahkan ke kota.Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat dengan kelompok sosial yang lebih besar dan kompleks. Penduduk kota juga cenderung mencari pekerjaan sesuai dengan pendidikan atau keahlian yang dimiliki.Dalam perbedaan yang ada, dapat ditemukan keharmonisan seperti dalam pertukaran hasil produksi

Keberagaman gender pada masyarakat

Dalam sosiologi, gender : sekumpulan ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau identitasnya dalam masyarakat.Gender juga dapat dilihat sebagai : pembagian peran kedudukan dan tugas antara laki-laki dan perempuan yang ditetapkan oleh masyarakat berdasarkan sifat perempuan dan laki-laki yang dianggap pantas, sesuai norma, adat istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan masyarakat.Pengertian gender menurut beberapa ahli :

  • John M Echols & Hassan Shadily
    • Gender berasal dari bahasa Inggris yang artinya jenis kelamin
    • Secara umum, gender : perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan apabila dilihat dari nilai dan tingkah laku
  • Mansour Fakih 
    • Gender :suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural
    • Konsep gender : perubahan ciri dan sifat yang terjadi dari waktu ke waktu dari tempat ke tempat lainnya

Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Permasalahan dalam keberagaman sosial budaya

Jika tidak ditanggapi secara bijak dan positif, adanya keberagaman suku bangsa dan budaya akan berdampak negative, seperti timbulnya pertentangan antarbudaya dan munculnya konflik antarbudaya. Suku yang menerapkan system kekerabatan matrilineal adalah yang mengikuti garis keturunan dari ibu. Adapun system kekerabatan patrilineal lebih banyak digunakan oleh sebagian besar kelompok masyarakat.

Permasalahan dalam keberagaman ekonomi

Dalam kehidupan ekonomi di Indonesia, interaksi dengan daerah lain sangat dimungkinkan terjadi karena tiap daerah memiliki sumber daya alam dan mata pencaharian yang berbeda-beda. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Adapun sebagian besar masyarakat perkotaan bekerja dalam bidang jasa dan industry. Terdapat potensi permasalahan dalam berbagai usaha manusia memenuhi kebutuhan ekonominya tersebut.

Permasalahan ekonomi dalam berbagai bidang :

  • Pertanian : kebanyakan masyarakat tidak memiliki tanah, hanya bekerja sebagai buruh tani. Teknologi yang digunakan juga masih sederhana
  • Peternakan :
    • Pengetahuan peternak yang kurang
    • Adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak
    • Ketersediaan makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah
  • Nelayan : kegiatan menagkap ikan masih dilakukan dengan cara tradisional
  • Jasa : sulit menjangkau masyarakat di desa
  • Industri : perbedaan lowongan kerja di daerah perkotaan dan pedesaan dapat menimbulkan permasalahan

Permasalahan dalam keberagaman gender

Gender adalah suatu sifat yang dijadikan dasar untuk mengidentifikasi perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Dengan proses yang panjang ini, perbedaan gender akhirnya sering dianggap menjadi ketentuan Tuhan yang bersifat kodrati atau seolah-olah bersifat biologis yang tidak dapat diubah lagi. Contoh ketidakadilan yang ada di masyarakat adalah sebagai berikut : 1.Marginalisasi (proses peminggiran) 2.Pelabelan negative (stereotype) 3.Kekerasan

Strategi penyelesaian permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman sosial budaya

Dengan menggunakan kearifan lokal.Kearifan lokal terdiri dari 2 kata, yaitu kearifan (wisdom) dan lokal (local).Kearifan lokal : gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakanya.

Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman ekonomi

1.Pemerataan pembangunan oleh pemerintah 2.Pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani 3.Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan 4.Adanya regulasi dan perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak

Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman keberagaman gender

  • Menurut Peraturan Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia nomor 2 tahun 2015, isu gender dan anak merupakan masalah utama dalam pembangunan. Terutama pembangunan sumber daya manusia
  • Kesenjangan gender : perbedaan akses/peluang untuk memperoleh sumber daya pembangunan antara laki-laki dan perempuan di berbagai bidang pembangunan
  • Upaya yang dapat dilakukan pemerintah :
    • Progam kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagai program kegiatan dari sektor pembangunan yang terkait :
      • Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
      • Berpartisipasi yang sama dalam pembangunan, termasuk proses pengambilan keputusan
      • Memiliki kontrol yang sama atas sumber daya pembangunan
      • Memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan
    • Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan, yang ditandai dengan :
      • Meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan
      • Meningkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan
      • Meningkatkan presentase kasus kekerasan terhadap perempuan yang mendapat layanan komprehensif
  • Kegiatan yang dapat dilakukan dalam proses kesetaraan gender :
    • Dalam pekerjaan domestik :
      • Membuat pembagian tugas atau kerja antaraanggota keluarga
    • Dalam partisipasi politik :
      • Mengajak dan melatih seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu
    • Dalam akses pendidikan bagi anak :
      • Anak perempuan memiliki hak yang sama dengan anak laki-laki untuk mendapatkan pendidikan
    • Dalam kehidupan berdemokrasi :
      • Melatih tiap anggota keluarga untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah
    • Dalam bidang ekonomi keluarga :
      • Memberikan sesuatu kepada anak sesuai kebutuhannya

Design a site like this with WordPress.com
Get started