RANGKUMAN PPKN KELAS 9 BAB 5 EBERHARD 9A/9

RANGKUMAN PPKN BAB 5 KELAS 9

  1. Keberagaman masyarakat Indonesia

Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, kata harmoni dapat diartikan sebagai ‘keselarasan, keserasian’. Adapun keberagaman dapat diartikan ‘berbeda atau bermacam macam’.

  1. Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat

Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis (suku bangsa), ras,agama, dan budaya.

  • Keberagaman Ekonomi Masyarakat

Jumblah penduduk Indonesia mencapai 250 juta dan terseba di pulau-pulau di seluruh wilayah Indonesia. Wilayah yang di tempati memiliki kondisi geografis yang berbeda dan bervariasi pula.

  • Keberagaman Gender pada Masyarakat

Keberagaman masyarakat Indonesia juga mencakup eberagaman gender. Sejatinya, dalam sosilogi, gender, mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran social.

  •  Permasalahan dan akibat yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia.
  1. Permasalahn dalam keberagaman social budaya

Kita menyadari bahwa kehidupan masyarakat Indonesia majemuk, seperti beragamnya suku bangsa dan budaya.

  • Permasalahan dalam keberagaman Ekonomi

Berbagintindakan ekonomi, seperti produksi, distribusi, dan konsumsi, dilakukan untuk menunjang kehidupan masyarakat.

  • Permasalahn dalanm keberagaman gender.

Telah dijelaskan pada pembehas sebelumnya, gender ada satu tipe sifat yang dijalankan dsar untuk mengindentifikasi perbedaan antara laki-laki dan perempuan.

rangkuman bab 5 kls 9 aurellia 9A/5

Harmoni Dalam Kebereagaman Mayarakat Indonesia

A. Keberagaman Mayarakat Indonesia

Harmoni dapat diartikan sebagai keselarasan, keserasian. Keberagaman dapat diartikan berbeda atau bermacam-macam. Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia dapat diartikan suatu keselarasan atau keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia.

  1. Keberagaman sosial budaya pada masyarakat

Masyarakat multicultural dipandang sebagai masyarakat yang memiliki beragam kelompok sosial dengan system norma dan kebudayaan yang berbeda-beda. Masyarakat multicultural merupakan bentuk dari masyarakat modern yang aggotanyaterdiri atas berbagai golongan, suku, etnis, ras, agama, dan budaya. Masyarakat multicultural tidak mengenal perbedaan hak dan kewajiban antara kelompok minoritas dan mayoritas, baik secara hukum maupun sosial.

  • Keberagaman ekonomi masyarakat

Masyarakat pedesaan biasanya merupakan masyarakat yang memiliki kelompok sosial yang kecil. Masyarakat pedesaan mengerjakan pekerjaan dengan mengelola lahan milik mereka atau orang lain. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, mereka umumnya menjual hasil olahan lahan mereka ke sekitar tempat tinggal, bahkan ke kota. 

Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat dengan kelompok sosial yang lebih besar dan kompleks. Penduduk kota juga cenderung mencari pekerjaan sesuai dengan pendidikan atau keahlian yang dimiliki.

  • Keberagaman gender pada masyarakat

Dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau indentitasnya dalam masyarakat. Gender juga dapat dilihat sebagai pembagian peran kedudukan dan tugas antara laki-laki dan perempuan.

B.  Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

1. permasalahan dalam keberagaman sosial budaya

Jika tidak ditanggapi secara bijak dan positif, adanya keberagaman suku bangsa dan budaya akan berdampak negative, seperti timbulnya pertentangan antarbudaya dan munculnya konflik antarbudaya. Suku yang menerapkan system kekerabatan matrilineal adalah yang mengikuti garis keturunan dari ibu. Adapun system kekerabatan patrilineal lebih banyak digunakan oleh sebagian besar kelompok masyarakat.

2. permasalahan dalam keberagaman ekonomi

Dalam kehidupan ekonomi di Indonesia, interaksi dengan daerah lain sangat dimungkinkan terjadi karena tiap daerah memiliki sumber daya alam dan mata pencaharian yang berbeda-beda. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Adapun sebagian besar masyarakat perkotaan bekerja dalam bidang jasa dan industry. Terdapat potensi permasalahan dalam berbagai usaha manusia memenuhi kebutuhan ekonominya tersebut.

a. Pertanian

Penggunaan teknologi yang modern sangat berguna bagi petani karena akan melipatkan hasil pertaniannya dan mereka tidak perlu lagi bergantung dengan cuaca. Perbedaan antara masyarakat tradisional dan masyarakat modern  tentunya menimbulkan permasalahan tersendiri, seperti kesenjangan pendapatan. 

b. Peternakan

Permasalahan yang dapat dialami para peternak adalah sebagai berikut :

  1. Kurangnya pemahaman sebagian peternak perihal penanganan yang baik terhadap hewan ternaknya
  2. Adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak
  3. Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah

c. nelayan

nelayan merupakan pekerjaan yang dilakukan masyarakat di daerah pesisir. Cara tradisional, yaitu memakai jala kecil naik perahu dayung atau perahu dengan mesin kecil. Hasil yang diperoleh juga sedikit sebagian besar untuk konsumsi sendiri. Cara modern, metode penagkapan ikan sudah menggunakan alat-alat yang modern seperti menggunakan jala atau alat pancing yang besar dan kapal.

d. jasa

mata pencaharian atau pekerjaan ini tidak menghasilkan produk. System mata pencaharian ini menyediakan jasa bagi perorangan ataupun kelompok. Umumnya perkembangan mata pencaharian bidang jasa dialami di perkotaan.

e. industry

kegiatan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Di pedesaan, lapangan kerja yang tersedia uumunya pada bidang pertanian dan perkebunan.

3. permasalahan dalam keberagaman gender

Gender adalah suatu sifat yang dijadikan dasar untuk mengidentifikasi perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Dengan proses yang panjang ini, perbedaan gender akhirnya sering dianggap menjadi ketentuan Tuhan yang bersifat kodrati atau seolah-olah bersifat biologis yang tidak dapat diubah lagi. Contoh ketidakadilan yang ada di masyarakat adalah sebagai berikut :

  1. Marginalisasi (proses peminggiran)
  2. Pelabelan negative (stereotype)
  3. Kekerasan

C. strategi penyelesaian permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

1. strategi penyelesaian permasalahan keberagaman social budaya

Kearifan local terdiri dari 2 kata, yaitu kearifan (wisdom) dan lokal (local). Secara umum kearidan local dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.

2. strategi penyelesaian permasalahan keberagaman ekonomi

  1. Pemerataan pembangunan
  2. Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala
  3. Melakukan kebijakan-kebijakan
  4. Adanya regulasi atau perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan

3. strategi penyelesaian permasalahan keberagaman gender

a. program kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagai program kegiatan dari sector pembangunan yang terkait.

  1. Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
  2. Berpartisipasi yang sama dalam pembangunan termasuk proses pengambilan keputusan
  3. Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan
  4. Memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan

b. meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan, yang ditandai dengan :

  1. Meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan
  2. Meningkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan
  3. Meningkatkan persentase kasus kekerasan terhadap perempuan yang dapat layanan komprehensif

Berikut kegiatan-kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender.

  1. kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic
  2. kesetaraan gender dalam partisipasi politik
  3. kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak
  4. kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi
  5. kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga

Rangkuman PPKn Bab 5 Crecencia Michiko 9A/07

Rangkuman PPKn BAB 5

Harmoni Dalam Keberagman Masyarakat Indonesia

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) harmoni adalah keselarasan/keserasian. Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia, ialah keselarasan atau keserasian dalam bidang sosial budaya, ekonomi, dan keberagaman gender.

Keberagaman mencakupi beberapa hal dan contohnya, yaitu :

1. Keberagaman Sosial Budaya, contohnya keberagaman agama, suku, budaya, ras yang ada di Indonesia.

 – Dalam keberagaman sosial budaya sangat dibutuhkan keharmonisan, agar tidak timbul perpecahan dan perselisihan. Banyak hal yang membuat rusaknya harmonisnya keberagaman sosial budaya di Indonesia. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan perjuangan seluruh warga Indonesia,

2. Keberagaman Ekonomi Masyarakat, contohnya ekonomi yang mengandalkan alam dan ekonomi yang mengandalkan keadaan kota dan pengaruh urbanisasi/perpindahan penduduk desa ke sebuah perkotaan.

– Sebagian masyarakat desa merupakan masyarakat yang memiliki kelompok sosial yang kecil. Biasanya nasyarakat desa mengerjakan pekerjaan lahan milik mereka/orang lain. Untuk mencukupi kebutuhan nya mereka menjual hasil olahan ke perkotaan.

– Sedangkan masyarakt perkotaan merupakan masyarakat yang memiliki kelompok sosial yang luas, lebih kompleks, dan memiliki pemikiran yang rasional. Biasanya masyarakat perkotaan memilih pekerjaan yang cenderung mengandalkan ilmu.

3. Keberagaman Gender, berupa peran dan perilaku kegiatan yang layak bagi laki – laki dan perempuan yang dianggap sesuai dengan norma- norma, kebiasaan masyarakat, adat, dan kepercayaan.

– Sebagai contoh nya, perempuan yang mengerjakan pekerjaan kasar, seperti kuli. Selain itu, laki – laki yang bekerja sebagai orang yang mengurus anaknya yang menggantikan peran ibu.

Dengan adanya keberagaman Masyarakat Indonesia membuat beragam dan mudah munculnya permasalahan, yaitu :

1. Permasalahan dalam keberagaman sosial budaya, contohnya sistem kekerabatan matrilineal dan sistem kekerabatan patrilineal.

– Sistem kekerabatan matrilineal yaitu, suatu adat masyarakat yang mengatur keturunan berasal dari pihak ibu. Sistem ini dianut oleh suku Minangkabau. Sedangkan sistem kekerabatan kedudukan pria lebih menonjol pengaruhnya dalam pembagian warisan sehingga hanya anak laki-laki yang menjadi ahli waris. Sedangkan sistem ini dianut oleh suku Batak.

2. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi, contohnya ada pada pertanian, industri, dan lain – lain.

– Pada pertanian masyarakat yang cenderung bersifat tradisional masih menggunakan lahan yang sempit, menggunakan sistem pengolahan yang sederhana (membajak sawah dengan kerbau), dan bergantung pada kondisi alam. Sedangakan masyaraka modern menggunakan pengolahan tanah dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

– Bidang industri adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi/barang jadi. Contohnya pengolahan gandum menjadi tepung. Di pedesaan mengalami sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia sehingga pedesaan tersendiri.

3. Permasalahan dalam gender

– Dalam kehidupan bersosial di Indonesia, biasanya masyarakatnya memiliki pemikiran laki – laki cenderung dipandang lebih tinggi derajatnya dan lebih mudah memiliki gerak sosial disbanding perempuan. Contohnya perempuan yang tinggal di desa yang memiliki pemikiran perannya hanya menjadi ibu rumah tangga. Hal tersebut merupakan salah satu sikap bias gender, yang menyebabkan terjadinya permasalahan/rusaknya keharmonisan.

– Ketidakadilan gender dibagi menjadi berbagai bentuk, yaitu marginalisasi, stereotipe, dan kekerasan. Marginalisasi adalah proses peminggiran perempuan yang bersumper dari agama, tradisi, dan kebiasaan. Stereotipe adalah citra buruk yang sering kali bersifat negative, seperti perempuan dianggap makhluk yang lemah dan cengeng. Sedangkan, kekerasan adalah serangan fisik dan intergritas mental psikologis seseorang.

Strategi/hal yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat di Indonesia, contohnya :

1. Strategi menyelesaikan permasalahan sosial budaya, dengan kearifan lokal.

– Kearifan lokal dapat diartikan kebijaksanaan setempat yang dipahami sebagai gagasan – gagasan lokal yang bersifat bijaksana dan bernilai baik oleh masyarakatnya. Secara sederhana, kearifan lokal adalah kepribadian, kepercayaan, norma – norma yang teruji kemampuannya sehingga dapat diadakan berlangsung waktu yang lama. Contohnya tradisi tane oleh Dayak, kawasan hutan menjadi milik masyarkat adat dan pengelolaan tanah dilindungi oleh aturan adat setempat, sehingga kita sebagai masyarakat luar adat seharusnya tidak merusak dan mengganggu kelestarian hutan tersebut. Agar tidak terjadi perselisihan.

2. Strategi menyelesaikan permasalahan keberagaman ekonomi

– Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintahan setempat. Agar masyarakat pedesaan dapat merasakan fasilitas yang dialami oleh umumnya masyarakat perkotaan.

– Penyuluhan petani agar para petani memiliki wawasan yang luas agar dapat memperoleh hasil panen yang wajar dan dapat menyejahterakan kehidupan mereka.

– Kebijakan yang membantu nelayan agar nelayan dapat memperoleh ikan secara maksimal.

3. Strategi menyelesaikan permsalahan keberagaman gender

– Kesetaraan gender dalam pekerjaan rumahan. Misalnya ibu yang memasak, anak dapat membantu dengan mengepel, dan ayah juga dapat ikut serta membantu memotong rumput yang ada di halaman rumah. Jadi dalam kegiatan ini dalam sebuah anggota keluarga dapat saling membantu.

– Kesetaraan gender dalam akses pendidikan. Artinya maupun anak peremupan dan anak laki – laki, sama rata memiliki hak untuk mengenyam pendidikan yang tinggi.

– Kesetaraan gender dalam kehidupan bekerja. Contohnya perempuan memiliki hak untuk menjadi pemimpin (direktur) sebuah perusahaan, tidak hanya laki – laki. Perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin.

Rangkuman PPKN Bab 4 Raynald Adrian S. 9A/27

Rangkuman PPKN BAB 5

  1. Keberagaman Masyarakat Indonesia
    1. Keragaman Sosial Budaya pada Masyarakat
      1. Contohnya : Suku, Ras, Etnis, Agama, dan Golongan
      2. Disebut masyarakat multikultural
      3. Tidak mengenal perbedaan hak dan kewajiban antar kelompok sosial, kebudayaan, dan suku bangsa
    2. Keberagaman Ekonomi masyarakat
      1. Contohnya  : kaya, miskin, tinggal di desa, dan tinggal di kota
      2. Orang Kaya memiliki arti bahwa memiliki pendapatan dibawah UMR sedangkan orang miskin sebaliknya
      3. Orang kota dan desa sering melakukan pertukaran hasil produksinya. Orang kota mendapatkan hasil olahan desa sedangkan orang desa mendapat traktor, mesin menanam padi, dll
    3. Keberagaman Gender pada Masyarakat
      1. Gender mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada pran sosial atau  identitasnya dalam masyarakat
      2. Mansour Fakih mengemukakan bahwa gender merupakan suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural
      3. Konsep Gender adalah perubahan ciri dan sifat yang terjadi dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat lainnya
  2. Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia
    1. Permasalahan dalam Keberagaman Sosial budaya
      1. Contohnya : perang antar suku, demo yang anarkis, dll
      2. Cara mencegahnya
        1. Saling menjaga dan menghargai budaya,agama, ras, dan golongan
    2. Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi
      1. Pertanian :
        1. Tanah yg diolah cenderung sempit
        2. Masih menggunakan sistem pertanian yang sederhana
        3. Sangat bergantung dengan kondisi alam
      2. Perternakan :
        1. Kurang pemahaman 
        2. Ketidakmerataan sarana distribusi
        3. Ketersediaan sumber makanan ternak
      3. Nelayan :
        1. Kekurangan  teknologi
        2. Sistem pengawetan
      4. Jasa :
        1. Tidak terdapat di daerah terpencil
      5. Industri :
        1. Menyediakan lapangan kerja yang luas sehingga membuat masyarakat desa pindah ke kota/urbanisasi
    3. Permasalahan dalam Keberagaman Gender
      1. Marginalisasi, contohnya:
        1. Perempuan tidak diberikan warisan
      2. Stereotipe, contohnya:
        1. Perempuan dianggap makhluk yang lemah
        2. Perempuan dianggap hanya dapat menjadi ibu rumah tangga
        3. Perempuan dianggap tidak rasional
      3. Kekerasan, contohnya:
        1. Beban kerja yang lebih banyak harus ditanggung perempuan
  3. Strategi Penyelesaian Permasalahan yang muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia
    1. Strategi penyelesaian Permasalahan Keberagaman Sosial Budaya
      1. Local wisdom (kearifan lokal)
    2. Strategi penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi
      1. Pemerataan pembangunan oleh pemerintah
      2. Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani 
      3. Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan
      4. Adanya regulasi atau perundang undangan yang jelas dan tidak  merugikan satu pihak
    3. Strategi penyelesaian Permasalahan Keberagaman Gender
      1. Kesetaraan gender dalam pekerjaan domestik
      2. Kesetaraan gender dalam politik
      3. Kesetaraan gender dalam akses pendidikan
      4. Kesetaraan gender dalam kehidupan demokrasi
      5. Kesetaraan gender dalam ekonomi keluarga

Ringkasan Bab 5 PPKn Jehosua 9A/17

Harmoni Dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

1.keberagaman dapat diartikan berbeda atau bermacam-macam.

2.Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia dapat diartikan sebagai keselarasan/keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia.

  • Bentuk keberagaman yang ada di Indonesia antara lain,keberagaman social budaya,ekonomi,dan gender.
  • Keberagaman Sosbud masyarakat(golongan,suku,ras,agama dan etnis serta budaya)
  • Keberagaman ekonomi masyarakat(miskin,cukup/menengah,kaya)
  • Keberagaman gender masyarakat(batasan peran atau perilaku yang dianggap layak bagi laki” dan perempuan)

3.untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,diperlukan sosialisasi masyarakat multicultural agar dapat terwujud masyarakat Indonesia yang ideal dan lestari.

4.masyarakat multicultural merupakan bentuk dari masyarakat modern yang anggotanya terdiri dari berbagai golongan,suku,etnis(suku bangsa),ras,agama,dan budaya.

5.permasalahan dalam keberagaman social budaya,keberagaman yang ada di Indonesia akan membawa pengaruh terhadap masyarakat setempat,oleh karena itu keberagaman yang ada juga dapat menimbulkan suatu permasalahan.permasalahan keberagaman terbagi menjadi permasalahan dalam keberagamann sosbud,dalam ekonomi,dan gender.

  • Permasalahan dalam keberagaman sosbud(diskriminasi antar agama atau antar suku)
  • Permasalahan dalam keberagaman ekonomi(produksi,distribusi dan konsumsi,serta usaha yang dilakukan/mata pencaharian manusia di tiap-tiap daerah dalam memenuhi kebutuhan daerah nya)
  • Permasalahan dalam keberagaman gender(masih dominannya laki laki dibandingkan perempuan/perempuan dianggap kurang mampu untuk melakukan kegiatan tertentu dibandingkan laki-laki,ini adalah contoh ketidakadilan gender)

6.Gender dalam sisiologi mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada pern social atau identitas nya dalam masyarakat.

7.strategi penyelesaian permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia,keberagaman yang ada di Indonesia sering menimbulkan permasalahan dan tentunya permasalahan tersebut harus diselesaikan dengan baik,maka berikut adalah contoh strategi penyelesaian nya.

  • Strategi penyelesaian permasalahan dalam keberagaman sosbud(menggunakan kearifan local)
  • Strategi penyelesaian permasalahan dalam keberagaman ekonomi(pemerataaan pembangunan,adanya pelatihan/penyuluhan secara berkala,adanya regulasi/perundang-undangan yg jelas)
  • Strategi penyelesaian permasalahan dalam keberagaman Gender/kesenjangan gender(melalui program-program kesetaraan gender seperti program kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic,partisipasi politik,akses pendidikan bagi anak,kehidupan berdemokrasi,ekonomi keluarga)

Rangkuman Bab 5 PPKN Kelas 9 Alvin Kosasih 9A/02

1). Harmoni artinya adalah ‘keselarasan; keserasian’

2). Keberagaman dapat diartikan ‘berbeda atau bermacam-macam’

3). Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia artinya suatu keselarasan atau keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia

4). Bentuk-bentuk keberagaman adalah sosial budaya, ekonomi, dan keberagaman gender

5). Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis, ras, agama dan budaya disebut juga sebagai masyarakat multikultural

Hasil gambar untuk keberagaman golongan
Keberagaman golongan

6). Masyarakat pedesaan disebut masyarakat tradisional. Masyarakat pedesaan memiliki pekeejaan dengan mengolah lahan milik mereka atau orang lain dan hasil olahannya dijual

7). masyarakat perkotaan mencari pekerjaan sesuai pendidikan atau keahlian yang dimiliki dsn pendapatannya cenderung lebih besar dari masyarakat pedesaan

8). Masyarakat desa menjual hasil olahannya dan masyarakat kota menjual hasil produksi seperti traktor, mesin penanam padi, mesin penebar pupuk, semprotan hama dan lain-lain

9). Pengertian gender :
a). Menurut WHO, gender adalah seperangkat peran, perilaku, kegiatan dan atribut  yang dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial dalam suatu masyarakat
b). Menurut John M. Echols & Hassan Sadhily, gender adalah perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dilihat dari nilai dan tingkah laku
c).  Menurut Mansour Fakih, gender adalah suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural

Hasil gambar untuk keberagaman gender
Keberagaman gender

10). Contoh permasalahan dalam sosial budaya 
a).Pertanian
Pada masyarakat tradisional, tanah pertaniannya sempit, masih menggunakan sistem pengelolaan yang sederhana, dan bergantung pada kondisi alam. Berbeda dengan masyarakat modern pengelolaan tanah yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, seperti traktor, system hidroponik, dan rumah kaca. Perbedaan dalam pengelolaan tanah tersebut dapat menimbulkan kesejangan pendapatan.

Hasil gambar untuk masalah pertanian
Teknologi tidak maju

b). Peternakan
Permasalahan :
1). Kurangnya pemahaman sebagian peternak baik
2). Adanya ketidakmertaan sarana distribusi hewan ternak
3). Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah.
c).Nelayan
Pada masyarakat tradisional, kegiatan menangkap ikan dengan memakai jala-jala kecil naik perahu dayung atau perahu dengan mesin kecil. Sementara pada masyarakat modern, metode penangkapan ikan dilakukan dengan menggunakan peralatan yang modern sehingga menimbulkan terjadinya perbedaan pendapatan.
d.Jasa
Perkembangan mata pencaharian di bidang jasa dialami di perkotaan. Pada masyarakat perdesaan, tidak begitu banyak mata pencaharian seperti di kota
e.Industri
Di pedesaan, lapangan kerja yang tersedia umumnya pada bidang pertanian dan perkebunan. Sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia di pedesaaan membuat masalah tersendiri, penduduk yang tidak puas dengan kehidupan di desa dan menganggur terdorong untuk mencari pekerjaan di kota sehingga mereka melakukan urbanisasi

11). Laki-laki cenderung dipandang lebih tinggi derajatnya dan lebih mudah memiliki gerak sosial dibanding perempuan. Hal tersebut merupakan dampak pandangan masyarakat sehingga dapat menghambat kegiatan dan perkembangan pola pikir perempuan

12). Contoh permasalahan dalam keberagaman gender :
a). Marginalisasi (proses peminggiran) perempuan seperti masih banyak suku-suku yang tidak memberikan hak waris kepada perempuan
b). Pelabelan negatif (stereotipe) adalah penandaan atau penilaian atau citra buruk yang sering sekali bersifat negatif dan secara umum melahirkan ketidakadilan seperti perempuan dianggap sebagai mahluk yang lemah, cengeng, dan tidak rasional.
c). Kekerasan adalah serangan atau invasi terhadap fisik dan integritas mental psikologis seseorang. Contohnya adalah bias gender

Hasil gambar untuk marginalisasi
Permasalahan gender

13). Bias gender adalah beban kerja yang lebih banyak harus ditanggung perempuan karena adanya anggapan bahwa perempuan  memiliki sifat memelihara dan rajin sehingga semua pekerjaan domestik rumah tangga menjadi tanggung jawab perempuan

14). Upaya menyelesaikan permasalahan keberagaman sosial budaya adalah menggunakan kearifan lokal (local wisdom)

15). Local wisdom artinya gagasan-gagasan setempat (local) yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya. Contoh kearifan lokal adalah tradisi tane’ olen dari Dayak Kenyah, Kalimantan Timur. tane’ olen  maksudnya adalah pengelolaan tanah diatur dan dilindungi oleh aturan adat.

16). Cara menyelesaikan permasalahan keberagaman ekonomi, yaitu :
a). Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah
b). Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani untuk meningkatkan hasil produksinya
c). Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan
d). Adanya regulasi/perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha yang dilakukan dalam bidang industri dan jasa.

17). Strategi pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan keberagaman gender, yaitu :
a). Program kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagi program kegiatan dari sektor pembangunan, seperti :
1). Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
2). Berpartisipasi yang sama dalam pembangunan termaauk proses pengambilan keputusan
3). Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan
4). Memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan
b). Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagi tindakan kekerasan, yang ditandai dengan :
1). Meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan
2). Meningkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan
3). Meningkat persentase kasus kekerasan terhadap perempuan yang mendapat layanan komprehensif

18). Kegiatan-kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender :
a). Kesetaraan gender dalam pekerjaan domestik (rumah tangga)
Contohnya adalah tidak ada pembagian kerja atau tugas antaranggota kelurga. Karena, pada dasarnya tiap anggota keluarga harus saling membantu jika satu anggota keluarga berhalangan karena suatu hal
b). Kesetaraan gender dalam partisipasi politik
Contohnya adalah mengajak dan melatih seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu
c). Kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak
Contohnya adalah Kesadaran atas kesamaan posisi antara laki-laki dan perempuan hendaknya ditanamkan sejak dini, terlebih dalam hal pendidikan. Sehingga perempuan juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan hingga ke jenjang yang tinggi
d). Kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi
Contohnya adalah melatih tiap anggota keluarga untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah dan mufakat dan memberikan kesempatan untuk kebebasan berpendapat bagi anggota keluarga
e). Kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga
Contohnya adalah dengan memberikan sesuatu kepada anak sesuai kebutuhannya. Seperti seorang anak perempuan sudah mengenyam pendidikan di sekolah menengah pertama atas mendapatkan uang saku lebih daripada adik laki-lakinya yang masih di sekolah dasar

Bab 5 juan philip 9A/19(Harmoni Dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia)

Keragaman dapat dikatakan sebagai kondisi dalam masyarakat dimana terdapat perbedaan dalam berbagai bidang terutama suku bangsa, ras, agama, idelogi, budaya “masyarakat yang manjemuk”. Keragaman dalam masyarakat adalah sebuah keadaan yang menunjukkan perbedaan yang cukup banyak macam atau jenisnya dalam masyarakat. https://www.dosenpendidikan.co.id/pengertian-keragaman/

  • Bentuk keberagaman yang ada di Indonesia antara lain,keberagaman social budaya,ekonomi,dan gender.
  • Keberagaman Sosial budaya masyarakat(golongan,suku,ras,agama dan etnis serta budaya)
  • Keberagaman ekonomi masyarakat(miskin,cukup/menengah,kaya)
  • Keberagaman gender masyarakat(batasan peran atau perilaku yang dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan)

Ada beberapa permasalahan yang muncul dengan adanya keberagaman di setiap bidang,contohnya:

  1. Sosial budaya: konflik antarbudaya dan pertentangan antarbudaya
  2. Ekonomi:mata pencaharian penduduk dataran rendah,tinggi,maupun di kota berbeda
  3. Gender:perempuan tidak boleh bekerja tetapi harus mengurus rumah dan hanya suami yang boleh bekerja

Jika ada permasalahan maka harus ada juga penyelesaian.dan ada beberapa cara untuk menyelesaiakan permasalahan yang muncul. Upaya mengatasi masalah ini dapat dilakukan secara preventif, represif, dan kuratif.

  1. Cara preventif adalah upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadi masalah atau sebelum masalah terjadi. Seperti mengembangkan sikap toleransi, kerjasama, latihan bersama, dan sebagainya.
  2. Sedangkan cara represif yaitu upaya mengatasi pada saat atau setelah terjadi masalah, seperti penangkapan, pembubaran paksa, dan sebaginya.
  3. Ada satu lagi yaitu kuratif, yaitu upaya tindak lanjut atau penanggulangan akibat masalah yang terjadi. Cara ini bertujuan untuk mengatasi dampak dari masalah yang terjadi. Misalkan pendampingan bagi korban kerusuhan, perdamaian, kerjasama, dan sebagainya.

https://www.mikirbae.com/2016/02/upaya-menyelesaikan-masalah-keberagaman.html

selain itu juga diperlukan sosialisasi masyarakat multicultural agar dapat terwujud masyarakat

Indonesia yang ideal dan lestari.Apa itu masyarakat multicultural?

masyarakat multicultural merupakan bentuk dari masyarakat modern yang anggotanya terdiri dari berbagai golongan,suku,etnis(suku bangsa),ras,agama,dan budaya.

Rangkuman PPKN Bab 6 kelas 9 Donald Oktavio S/9a

A.Hakikat bela Negara

1.makna bela Negara

Setiap Negara memiliki kepentingan nasional sendiri yang terkadang dapat ebrbenturan dengan kepentingan Negara lain yang dapat menimbulkan ancaman  karena kuatnya persaingan Negara.

Berdasarkan pedoman pembinaan kesadaran bela Negara yang dikeluarkan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia,dijelaskan bahwa bela Negara adalah sikap dan perilaku serta tindakan warga Negara yang dijiwai oleh kecintaanya  kepada NKRI berdasarkan pancasila dan UUD NRI 1945 dalam menjamin kehidupan bangsa dan Negara.

Prinsip penyelenggaraann pertahanan menurut UU no 3 tahun 2002:

a.Bangsa  Indonesia berhak dan wajib membela dan mempertahankan kemerdekaan,kedaulatan Negara

b.Pembelaan Negara yang diwujudkan dengan keikutsertaan dalam upaya pertahanannegara

c.Bangsa Indonesia cinta perdamaian

d.Bangsa Indonesia menentang segala bentuk penjajahan  dan menganut politik luar negri bebas aktif

2.Perundang undangan yang mengatur bela Negara

A.UUD NRI Tahun 1945

1.UUD NRI 1945 Pasal 27 ayat 3

2.UUD NRI 1945 Pasal 30 ayat 1

3.UUD NRI 1945 Pasal 30 ayat 2

b.Ketetapan MPR/TAP MPR

1.TAP MPR No VI  tahun 1973

2.TAP MPR No VI tahun 2000

3.TAP MPR No VII tahun 2000

c.Undang undang

1.UU No 29 tahun 1954

2.UU No 1 tahun 1988

3.UU No 56 tahun 1999

4.UU No 3 tahun 2002

5.UU No 2 tahun 2002

6.UU No 34 tahun 2004

3.Bentuk bentuk bela Negara

Menurut pasal 9 ayat 2 UU no 3 tahun 2002 tentang pertahanan Negara,keikutsertaan warga Negara dalam usaha pembelaan Negara diselenggaraan melalui pendidikan kewarganegaraan pelatihan dasar militer secara wajib,pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela.

a.Pendidikan kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan untuk emmbentuk peserta didik menjadi manusia  yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air.

b.Pelatihan dasar kemiliteran

salah satu contoh komponen warga Negara yang mendapat pelatihan dasar militer adalah unsur mahasiswa yang tersusun dalam organisasi resimen mahasiswa.

c.Pengabdian  sebagai prajurit TNI

Berdasarkan pasal 10 ayat 3 UU Nomor 3 Tahun 2002,TNI merupakan komponen utama dalam kegiatan bela Negara.Peran TNI sangat penting dan strategis karena TNI memiliki tugas untuk melindungi kedaulatan Negara  dan keutuhan wilayah.

D.Pengabdian sesuai dengan profesi

Pengabdian sesuai profesi adalah pengabdian warga negar ayng mempunyai profesi teryentu untuk kepentingan Negara termasuk dalam menanggulangi  dan memperkecil akibat yang ditimbulkan dari perang.

B.Perjuangan mempertahankan NKRI

1.Perjuangan fisik mempertahankan NKRI

Berakhir perang pasifik mengakibatkan kekuasaan Jepang di Indonesia segera berada di abwah pengawasan pasukan Sekutu yaitu AFNEI,Belanda mengambil kesempatan menumpang AFNEI melalui bentukannya Netherlands Indies Civil Administratrion/NICA.Berikut sejumlah perjuangan fisik yang dilakukan dalam rangka mempertahankan NKRI.

a.Pertempuran Lima hari di Semarang(15-19 Oktober 1945)

b.Pertempuran Surabaya(10 November 1945)

c.Pertempuran Ambarawa(20 Oktober-15 Desember 1945)

d.Pertempuran Medan Area (9 Oktober 1945)

e.Bandung Lautan Api(24 Maret 1946)

f.Peristiwa Merah Putih di Manado(14 Februari 1946)

g.Puputan Margarana(20 November 1946)

2.Perjuangan mempertahankan NKRI Melalui jalur diplomasi

a.Perjanjian linggarjati

pada 15 November 1946 disepakati 17 apsal diantaranya:

.1.Belanda mengakui secara de facto wilayah NRI

2.Pemerintah Belanda dan RI bekerja sama membentuk Negara serikat

3.RIS dan Belanda akan membentuk Uni-Indonesia-Belanda yang diketuai Ratu Belanda

b.Perjanjian Renville

Perjanjian Renville adalah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948 di atas geladak kapal perang Amerika Serikat sebagai tempat netral USS Renville, yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Perundingan dimulai pada tanggal 8 Desember 1947 dan ditengahi oleh Komisi Tiga Negara (KTN), Committee of Good Offices for Indonesia, yang terdiri dari Amerika Serikat, Australia, dan Belgia. Perjanjian ini diadakan untuk menyelesaikan perselisihan atas Perjanjian Linggarjati tahun 1946. Perjanjian ini berisi batas antara wilayah Indonesia dengan Belanda yang disebut Garis Van Mook.Hasil perundingan Renville:

1.Pihak Indonesia menyetujui dibentuknya Negara Indonesia serikat pada masa peralihan sampai pengakuan kedaulatan

2.Belanda bebas membentu Negara Negara federal di daerah daerah yang didudukinya

3.Pemerintah Indonesia bersedia menarik pasukannya serya mengosongkan Garis van Mook

c.Perundingan Roem Roijen

Perjanjian Roem-Roiyen adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun yang sama. Perjanjian ini sangat alot sehingga memerlukan kehadiran Bung Hatta dari pengasingan di Bangka, juga Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari Yogyakarta untuk mempertegas sikap Sri Sultan HB IX terhadap Pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta, di mana Sultan HamengkuBuwono IX mengatakan “Jogjakarta is de Republiek Indonesie” (Yogyakarta adalah Republik Indonesia).Hasil perundingan roem roijen adalah:

1.Pemerintah RI dan Belanda sepakat untuk menghentikan tembak menembak

2.Pemerintah RI dan Belanda sepakat untuk bekerja sama menciptakan keamanan

3.Pemerintah Belanda akan segera mengembalikan pemerintah RI ke Yogyakarta

4.Pemerintah RI dan Belanda sepakat menyelenggarakan KMB (Konferensi Meja Bundar)

d.Konferensi Meja Bundar

Konferensi Meja Bundar  adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda, dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia.[1] Sebelum konferensi ini, berlangsung tiga pertemuan tingkat tinggi antara Belanda dan Indonesia, yaitu Perjanjian Linggarjati (1947), Perjanjian Renville (1948), dan Perjanjian Roem-Royen (1949). Konferensi ini berakhir dengan kesediaan Belanda untuk menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat.

KMB menghasilkan sejumlah persetujuan:

1.Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai suatu negara yang merdeka.

2.Pengakuan kedaulatan ini dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949.

3.Permasalahan Irian Barat diselesaikan paling lama dalam waktu setahun setelah pengakuan kedaulatan.

4.Pembentukan Uni Indonesia-Belanda sebagai bentuk kerja sama antara RIS dan Belanda, dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya.

5.Republik Indonesia Serikat akan mengembalikan hak milik Belanda dan pemberian hak-hak konsesi serta izin baru untuk perusahaan-perusahaan Belanda.

6.Republik Indonesia Serikat berkewajiban untuk membayar semua utang Belanda sejak tahun 1942.

7.Penarikan kapal-kapal perang Belanda dari Indonesia.

8.Penarikan mundur tentara Kerajaan Belanda dan pembubaran Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) sedangkan beberapa anggota yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI.

C.Ancaman terhadap keutuhan NKRI

a.Ancaman berdasarkan jenis:

1.Ancaman militer

2.Ancaman nonmiliter

3.Ancaman hibrida

b.Ancaman berdasarkan sumber

1.Ancaman dari dalam

2.Ancaman dari luar

c.Ancaman berdasarkan bentuk:

1.Ancaman nyata

2.Ancaman belum nyata

Pada bagian penjelasan UU No 34 tahun 2004 disebut ancaman dan gangguan antara lain:

1.Agresi berupa penggunaan kekuatan senjata oleh Negara lain terhadap kedaulatan Negara,dalam bentuk atau cara cara sebagai berikut:

a.Invasi berupa penggunaan kekuatan bersenjata

b.Bombardemen berupa penggunaan senjata lainnya

c.Serangan bersenjata Negara lainterhadap unsur satuan darat,laut,udara

e.Ancaman lain yang ditetapkan presiden

f.Keberadaan atau tindakan unsur kekuatan bersenjata asing dalam wilayah NKRI yang bertentangan dengan perjanjian yang disepakati

2.Pelanggaran wilayah yang dilakukan Negara lain

3.Pemberontakan bersenjata

4.Sabotase dari pihak tertentu

5.Spionase yang dilakukan Negara lain

6.Aksi terror bersenjata oleh teroris

7.Ancaman keamanan laut

8.Konflik kamunal yang terjadi antarkelompok masyarakat yang membahayakan

2.Ancaman di bidang  ideology,politik,ekonomi,social budaya,pertahanan,dan keamanan

a.Ideologi

berupa unsur radikalisme yang mencoba mengganti ideology Pancasila menjadi ideology ideology yang lainnya

b.Politik

berupa ancaman yang berdimensi politik baik dari luar atau dalam negir

c.Ekonomi

berupa inflasi,pengangguran yang tinggi,system ekonomi yang belum jeas,ketimpangan ditribusi,kinerja yang buruh

d.Sosbud

berupa isu isu kemiskinan,kebodohan,keterbelakangan,dan ketidakadilan

e.Pertahanan Keamanan

berupa abcaman yang menggunakan kemampuan yang membahayakan kedaulatan Negara

3.Ancaman Globalisasi

a.Ancaman Globalisasi dari Sisi ekonomi

b.Ancaman globalisasi dari sisi social dan budaya

4.Ancaman Bergesernya nilai nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Pergeseran system nilai sangat Nampak  dalam kehidupan masyarakat dewasa seperti penghargaan terhadap nilai mufakat,kekeluargaan,sopan santun,kejujuran,rasa malu.Identitas ke kami an cenderung ditonjolkan dan mengalahkan identitas ke kita ,kepentingan kelompok,dan golongan seakan masih menjadi prioritas.

Hal hal tersebut menandakan kemungkinan telah menjadi pergeseran nilai nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan ebrnegara.

D.Semangat dan komitmen persatuan dan kesatuan nasional dalam mengisi dan mempertahankan NKRI

1.Semangat dan komimen persatuan dan kestuan nasional dalam mengisi kemerdekaan

Cara mewujudkan  rasa patriotisme yang didasari oleh nasionalisme:

a.mematuhi berbagai peraturan yang ditetapkan pemerintah

b.menjaga nama baik bangsa dan tanah air Indonesia

c.Mengikuti kegiatan pemilihan umum

d.menciptakan ekrukunan

2.Semangat dan komitmen persatuan dan kesatuan nasional dalam mempertahankan NKRI

Peran serta yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut:

a.Menjaga wilayah dan kekayaan tanah air Indonesia

b.Menciptakan ketahanan nasional

c.Menghorati perbedaan suku,budaya,agama.dan wearna kulit

d.Mempertahankan kesamaan dan kebersamaan

e.Memiliki semangat persatuan yang berwawasan nusantara

f.Menaaati peraturan agar kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan dengan tertib dan aman

Rangkuman PPKn Regent 9A/28 bab 5 kelas 9

Ringkasan PPKn Bab 5
Regent Herbian 9A/28

A. Keberagaman Masyarakat Indonesia
• Dalam KBBI, kata harmoni dapat diartikan sebagai keselarasan;keserasian
• Keberagaman yang ada di Indonesia: keberagaman sosial budaya, keberagaman ekonomi, keberagaman gender

  1. Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat
    • Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai golongan, suku etnis, suku bangsa, ras, agama, dan budaya
    • Masyarakat multicultural adalah masyarakat yang hidup dan berinteraksi dengan masyarakat internasional baik secara langsung maupun tidak langsung
    • Masyarakat multicultural merupakan bentuk dari masyarakat modern yang anggotanya terdiri atas berbagai golongan, suku, etnis, ras, agama, dan budaya
  2. Keberagaman Ekonomi masyarakat
    • Kondisi geografis di Indonesia berbeda beda dan memengaruhi tempat tinggal. Ada yang tinggal di daerah pedesaan maupun perkotaan
    • Masyarakat pedesaan biasanya merupakan masyarakat yang memiliki kelompok sosial yang kecil
    • Masyarakat pedesaan juga disebut sebagai masyarakat tradisional
    • Dalam kehidupan ekonominya, masyarakat pedesaan mengerjakan pekerjaan dengan mengolah lahan milik mereka atau orang lain
    • Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, mereka umumnya menjual hasil olahan lahan mereka ke sekitar tempat tinggal, bahkan ke kota
    • Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat dengan kelompok sosial yang lebih besar dan kompleks
    • Umumnya, masyarakat perkotaan memiliki pemikiran yang lebih rasional, bersifat individualistis, dan menjadikan kota sebagai pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan politik
    • Penghasilan masyarakat kota cenderung lebih besar dari masyarakat desa
    • Kehidupan ekonomi masyarakat kota lebih beragam. Penduduk kota juga cenderung mencari pekerjaan sesuai dengan pendidikan atau keahlian yang dimiliki
  3. Keberagaman Gender pada masyarakat
    • Gender merupakan suatu sifat yang melekat pada kaum laki laki dan perempuan (Mansour Fakih)
    • Batasan gender yakni seperangkat peran , perilaku, kegiatan, dan atribut yang dianggap layak bagi laki laki dan perempuan

B. Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

  1. Permasalahan dalam Keberagaman Sosial Budaya
    • Pertentangan antar budaya dan munculnya konflik antar budaya

Konflik Suku Moni dan Suku Dani di Papua

Konflik SARA di Singkil

  1. Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi
    a. Pertanian
    • Pada masyarakat tradisional, tanah pertanian yang diolah cenderung sempit.
    b. Peternakan
    • Kurangnya pemahaman sebagian peternak perihal penanganan yang baik terhadap hewan ternaknya
    c. Nelayan
    • Penangkapan ikan dengan metode tradisional seperti memakai jala kecil
    d. Jasa
    • Berbagai kemudahan hanya dinikmati oleh masyarakat kota
    e. Industri
    • Menimbulkan berbagai masalah seperti kepadatan penduduk yang sangat tinggi
  2. Permasalahan dalam Keberagaman Gender
    • Wanita yang dianggap lebih rendah dari laki laki
    • Adanya bias gender
    • Beberapa contoh ketidak adilan gender: marginalisasi, stereotipe, kekerasan fisik maupun seksual

C. Strategi Penyelesaian Permasalahan yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

  1. Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Sosial Budaya
    • Adanya kearifan lokal
    • Kearifan lokal bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik
    • Kearifan lokal dapat diartikan sebagai kepribadian
  2. Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi
    • Pemerataan pembangunan
    • Adanya pelatihan berkala untuk petani agar dapat meningkatkan hasil produksinya
    • Melakukan kebijakan yang dapat membantu nelayan dalam hal menangkap ikan
    • Adanya regulasi yang jelas
  3. Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Gender
    • Memperoleh akses sama kepada SDA
    • Meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan
    • Meningkatkan junlah lembaga perlindungan perempuan
    • Memperoleh manfaat sama dari hasil pembangunan

Kegiatan yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender:
• Membuat pembagian kerja antaranggota keluarga
• Mengajak seluruh anggota keluarga menggunakan hak pilihnya dalam.pemilu
• Mendapatkan dasar pendidikan yang sama
• Memberikan kebebasan berpendapat
• Memberikan sesuatu kepada anak sesuai kebutuhannya

Ringkasan PPKn Bab 5 Kelas 9 Renata A.A (9A/29)

A  Keberagaman Masyarakat Indonesia

Dalam KKBI, kata harmoni dapat diartikan sebagai ‘keselarasan, keserasian’. Keberagaman dapat diartikan ‘ berbeda atau bermacam – macam’. Beberapa pokok keberagaman yang dapat kita ketahui dan pelajari sebagai bentuk keberagaman yang ada di Indonesia adalah :

1. Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat

  • Masyarakat Indonesia disebut sebagai masyarakat multicultural. Masyarakat multicultural merupakan bentuk masyarakat yang anggotanya terdiri atas berbagai golongan suku, etnis ( suku bangsa ), ras, agama , dan budaya.
  • Menurut Hildred Geertz mengatakan bahwa terdapat lebih dari 300 suku bangsa.
  • Menurut M.A. Jaspan mengatakan bahwa terdapat 366 suku bangsa.
  • Masyarakat multicultural tidak mengenal perbedaan hak dan kewajiban antarkelompok social, kebudayaan, dan suku bangsa.
  • Kesadaran  dan usaha tiap warga negara untuk menciptakan keharmonisan dalam masyarakat multicultural sangat penting

2. Keberagaman Ekonomi Masyarakat

  • Jumlah penduduk di Indonesia mencapai 250 juta dan  menempati kondisi geografis yang berbeda – beda.
  • Masyarakat pedesaan adalah masyarakat yang tinggal di kawasan kecil yang biasanya disebut masyarakat setempat.
  •  Dalam kehidupan ekonominya, masyarakat pedesaan mengerjakan pekerjaan dengan mengolah lahan milik mereka atau orang lain dan dijual ke sekitar tempat tinggal bahkan ke kota.
  • Masyarakat perkotaan adalah masyarakat dengan kelompok sosial yang lebih besar dan kompleks.
  • Penduduk kota cenderung mencari pekerjaan sesuai bakat dan pendidikan yang dimilikinya. Adapun penghasilan yang mereka dapatkan lebih besar daripada penduduk pedesaan.
  • Adanya  keberagaman ekonomi antara masyarakat pedesaan dan perkotaan, dapat ditemukan harmonisasi dalam keberagaman, seperti pada pertukaran hasil produksinya.

                 3. Keberagaman Gender pada Masyarakat

  • Dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri – ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau identitasnya dalam masyarakat.
  • WHO memberi batasan gender, yaitu seperangkat peran, perilaku, kegiatan, dan atribut yang dianggap layak bagi laki – laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial dalam suatu masyarakat.
  • Menurut John M.Echols & Hasan Sadhily, gender adalah perbedaan yang tampak  antara laki – laki dan perempuan apabila dilihat dari nilai dan tingkah laku.
  • Menurut Mansour Fakih, gender adalah suatu sifat yang melekta pada kaum laki – laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural.

B.  Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

1.  Permasalahan dalam Keberagaman Sosial Budaya

  • Adapun di dalam kebudayaan, terdapat unsur – unsur universal, antara lain system agama, kepercayaan atau religi, upacara keagamaan, pengetahuan , dan mata pencaharian
  • Penyebab permasalahan di bidang sosial budaya adalah ketika kita tidak dapat menjaga dan mengharga keberadaan unsur – unsur kebudayaan yang ada
  • Contoh keragaman  adalah system kekerabatan di Indonesia terdapat dua jenis, yaitu patrilineal dan matrilineal

2. Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi

Terdapat potensi permasalahan dalam berbagai usaha manusia memenuhi kebutuhan

 ekonominya ,yaitu :

a. Pertanian

  • Pada masyarakat tradisional, tanah pertanian yang diolah cenderung sempit dan masih menggunakan system pengolahan yang sederhana, dan dangat bergantung pada kondisi alam
  • Pada masyarakat modern, pengolahan tanah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi modern
  • Perbedaan  tersebut tentunya menimbulkan permasalahan tersendiri, seperti kesenjangan pendapatan

b. Peternakan

Peternakan merupakan mata pencaharian yang dilakukan di wilayah atau daerah – daerah yang ditumbuhi padang rumput (stepa dan sabana).

Adapun permasalahan yang dialami para peternak  adalah :

a) Kurang pemahaman sebagai peternak perihal penanganan yang baik terhadap

       hewan ternaknya sehingga kualitas hewan ternak kurang baik

b) Adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak

c) Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda – beda di tiap daerah

c. Nelayan

  • Pada masyarakat tradisional, menangkap ikan dilakukan dengan cara – cara yang masih tradisional dan hasil yang diperoleh sedikit
  • Pada masyarakat modern, metode penangkapan ikan sudah menggunakan alat – alat yang modern
  • Hal tersebut tentunya memberikan perbedaan yang sangat mencolok, terlebih dalam hal pendapatan

 d. Jasa

  • Sistem mata pencaharian ini menyediakan jasa bagi perorangan ataupun kelompok , contohnya adalah konsultan hukum dan jasa pengiriman barang
  • Pada masyarakat kota, banyak terdapat mata pencaharian ini
  • Pada masyarakat pedesaan, terlebih yang daerahnya terpencil dan sulit dijangkau, tidak begitu banyak terdapat mata pencaharian seperti ini
  • Berbagai kemudahan yang dapat dirasakan masyarakatkota tidak begitu dirasakan oleh masyarakat pedesaan terpencil

e. Industri

  • Banyak masyarakat kota melakukan pekerjaan di bidang industry, yaitu kegiatan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi
  • Pada masyarakat perkotaan dengan adanya industry tentu akan membangun perekonomian masyarakat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat karena tersedianya lapangan pekerjaan
  • Pada masyarakat pedesaan, sedikit lapangan pekerjaan yang tersedia membuat penduduk tidak puas dan menganggur sehingga penduduk akan terdorong untuk mencari pekerjaan di kota
  • Perbedaan tersebut dapat menimbulkan permasalahan di perkotaan, seperti kepadatan penduduk yang tinggi

3.  Permasalahan dalam Keberagaman Gender

  • Gender adalah suatu sifat yang dijadikan dasar untuk mengidentifikasi perbedaan atara laki – laki dan perempuan, yang dilihat dari segi kondisi sosial dan budaya, nilai dan perilaku, mentalitas , dan emosi , serta factor – factor nonbiologis lainnya
  • Dalam kehidupan sosial kultural masyarakat Indonesia, laki – laki cenderung dipandangan lebih tinggi derajatnya dan lebih mudah memiliki gerak sosial dibanding perempuan
  • Kesadaran terhadap keadilan gender menjadi langkah awal untuk menjamin kesamaan martabat antara laki – laki dan perempuan

Ada kaitan erat antara perbedaan gender dan ketidakasilan gender. Perbedaan gender tidak menjadi masalah selama tidak melahirkan ketidakadilan gender.Keadilan gender termanifestasikan dalam bebagai bentuk ketidakadilan , seperti :

a. Marginalisasi

  • Proses peminggiran perempuan dapat bersumber dari tafsir agama, tradisi, kebiasaan, dan asumsi ilmu pengetahuan
  • Contoh marginalisasi yang bersumber dari tradisi adalah masih banyak suku – suku yang tidak memberikan hak waris sama sekali kepada perempuan

b. Stereotipe

  • Penandaan atau penilaian atau citra buruk yang sering sekali bersifa negative dan secara umum melahirkan ketidakadilan
  • Contoh stereotype , seperti perempuan dianggap mahluk lemah, hanya bisa menjadi ibu rumah tangga , dan tidak tegas sehingga tidak dapat mengambil keputusan penting

c. Kekerasan

  • Serangan atau invasi terhadap fisik dan integritas mental psikologis seseorang
  • Contoh kekerasan bias gender adalah beban kerja lebih banyak ditanggung perempuan karena dianggap perempuan memiliki sifat memelihara dan rajin sehingga semua pekerjaan domestic rumahtangga menjadi tanggung jawab perempuan

C. Strategi Penyelesaian Permasalahan yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

1.  Sosial Budaya

  • Kearifan local dapat diartikan sebagai kepribadian, identitas kultural masyarakat yang berupa nilai, norma, etika, kepercayaan, adat-istiadat, dan aturan khusus yang telah teruji kemampuannya sehingga dapat bertahan secara terus –menerus
  • Kearifan local merefleksikan kondisi budaya nusantara yang Bhinneka Tunggal Ika
  • Contoh kearifan local adalah tradisi tane’ dari Dayak Kenyah, Kalimantan Timur. Dalam tradisi tersebut kawasan hutan menjadi milik masyarakat adat dan pengelolaan tanah diatur dan dilindungi oleh aturan adat

2.   Ekonomi

  • Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah
  • Adanya penyuluhan atau pelatihan secara berkala bagi para petani
  • Melakukan kebijakan – kebijakan yang dapat membantu para nelayan
  • Adanya regulasi atau perundang – undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha yang dilakukan dalam bidang bidang industri dan jasa

3.  Gender

A. Adapun upaya yang dapat dilakukan pemerintah antara lain sebagai berikut :

 a. Program kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagai program kegiatan dari  

      sector    pembangunan  berikut :

1)  Memperoleh akses yang sama  kepada sumber daya pembangunan

2) Berpartisipasi yang sama atas sumber daya pembangunan

3) Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan

4) Memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan

b. Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan, yang ditandai dengan:

1) meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan

2) meningkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan

3) meningkatkan presentase kasus kekerasan terhadap perempuan yang mendapat

     layanan komprehensif

B.  Kegiatan – kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender , yaitu :

a. Kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic ( rumah tangga )

Membuat pembagian kerja atau tugas antara anggota keluarga

b. Kesetaraan gender dalam partisipasi politik

Mengajak dan melatih seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu

c. Kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak

Hal pertama yang perlu ditanamkan, terlebih pada generasi muda, adalah bahwa anak perempuan mempunyai kesempatan yang sama mendapatkan pendidikan hingga jenjang yang tinggi

d. Kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi

Melatih tiap anggota keluarga untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah dan mufakat

e. Kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga

Memberikan sesuatu kepada anak sesuai kebutuhannya

Design a site like this with WordPress.com
Get started