rangkuman bab 5 Kelly valen 9A/21

  1. Keberagaman masyarakat Indonesia

Dalam KBBI harmoni dapat diartikan sebagai keselarasan, keserasian. Adapun keberagaman diartikan berbeda atau bermacam macam. Harmoni dalam keberagaman masyarakat dapat diratikan suatu keselarasan atau keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia.

1. keberagaman sosbud

Hildred Geertz mengatakan terdapat 300 suku bangsa di Indonesia sedangkan M. A. Jaspan mengatakan terdapat 366 suku bangsa.

2. keberagaman ekonomi

Wilayah yg di tempati memiliki kondisi geografis yg berbeda dan bervariasi pula misalnya ada yg tinggal di perkotaan dan pedesaan. Masyrakat pedesaan biasanya merupakan masyarakat yg memiliki kelompok social yg kecil (tradisional). Masyarkat perkotaan merupakan masyarakat dengan kelompok social lebih besar dan kompleks

3. keberagaman gender

Gender dapat dilihat sebagai pembagian peran kedudukan dan tugas antara laki laki dan perempuan yg ditetapkan oleh masyarakat berdasarkan sifat yg dianggap pantas sesuai norma adat istiadat kepercayaan dan kebiasaaan masyaraka.

B. permasalahan yg muncul

1. dalam sosbud

Jika tidak dapat saling menjaga dan menghargai keberadaan unsur unsur kebudayan tersebut dapat menimbulkan permasalahan dalam masyarakat

2. dalam ekonomi

perbedaan mata pencaharian masyarakat pegunungan dan dataran rendah. Sebagian besar penduduk perkotaan bekerja dalam bidang jasa dan industri

a. pertanian

pada masyarakat tradisional tanah pertanian yg diolah cenderung sempit dan masih menggunakan system pengolahan yg sederhana dan sangat bergantung pada kondisi alam. Pada masyarakat modern pengolahan tanah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi contohnya, traktor, hidroponik dan rumah kaca. Penggunaan teknologi modern sangat berguna untuk petani karena melipatkan hasil pertaniannya dan tidak perlu bergantung dengan cuaca. Sebagian besar wilayah Indonesia bekerja sebagai petani di pulau jawa dan pulau bali

b. peternakan

peternakan adalah pekerjaan yang sering dilakukan di daerah yang ditumbuhi padang rumput yang bisa disebut juga sabana dan stepa. Wilayah Indonesia yang paling banyak memiliki lahan itu berada di daerah Nusa Tenggara Timur. Peternakan tidak harus di tempat-tempat yang ditumbuhi padang rumput saja tetapi bisa dengan cara lain.

Dibawah ini merupakan permasalahan yang dialami para peternakan

1) kurang pemahaman peternak tentang penanganan yang baik terhadap hewan ternaknya jadi kualitas hewan ternak kurang baik. Sehingga  menimbulkan kesenjangan penghasilan peternak mengerti dan yang tidak tentang penanganan yang baik kepada hewan ternak.

2) ketidak merataan sarana distribusi hewan ternak. Contohnya seorang peternak tinggal di daerah yang sarana dan prasaranan transportasi yang baik akan lebih mudah menjual hewan ternaknya sedangkan peternak lain tinggal di daerah yang sarana dan prasaranan transportasi yang buruk sehingga lebih susah untuk menjual hewan ternaknya.

3) ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di setiap daerah. Perbedaan ketersediaan makanan akan berpengaruh besar pada kualitas dan harga hewan ternak

c. nelayan

nelayan adalah pekerjaan yang dilakukan di daerah pesisir. Profesi ini sudah lama dikenal masyarakat pesisir. Karena Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas sehingga profesi nelayan menjadi pekerjaan yang sering dilakukan. Pada masyarakat tradisional, pekerjaan nelayan dilakukan dengan cara tradisional dengan memakai jala kecil naik perahu dayung atau perahu dengan mesin kecil. Dan yang diproduksi juga sedikit, sebagian besar untuk konsumsi sendiri. Sedangkan pada masyarakat modern, pekerjaan nelayan sudah menggunakan alat-alat modern seperti menggunakan jala atau alat pancing yang besar dan kapal besar dengan fasilitas proses pengawetan dan pengolahannya.

d. jasa

pekerjaan ini tidak menghasilkan produk. Pekerjaan ini menyediakan jasa bagi perorangan atau  kelompok contohnya adalah konsultan hukum dan juga jsa pengiriman barang. Biasanya perkembangan pekerjaan ini dialami di perkotaan.

e. industri

banyak masyarakat kota melakukan pekerjaan di bidang industri. Industri adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. Contohnya mengolah gandum menjadi tepung hal ini tentu akan membangun perekonomian masyarakat sekitar. Taraf hidup masyarakat akan naik karna tersedian nya lapangan kerja. Namun berbanding terbalik dengan masyarakat pedesaan. Sedikitnya lapangan pekerjaan di pedesaan.

3. permasalahan dalam keberagaman gender

Gender adalah suatu sifat yg dijadikan dasar untuk mengidentifikasi perbedaan antara laki laki dan perempuan yang dilihat dari segi kondisi social dan budaya, nilai dan perilaku, mentalitas, dan emosi serta factor factor non biologis lain nya. Laki lak cenderung dipandang lebih tinggi derajatnya dan lebih mudah bergerak social dibanding perempuan.

a. marginalisasi (proses peminggiran) perempuan dapat bersumber dari tafsir agama, tradisi, kebiasaan dan asumsi ilmu pengetahuan

b. pelabelan negative (stereotype) penandaan atau penilaian atau citra buruk yang sering sekali bersifat negative dan secara umum melahirkan ketidakadilan contoh nya

1. perempuan di anggap sebagai mahluk lemah, cengeng, tidak rasional

2. perempuan dianggap hanya dapat menjadi ibu rumah tangga

3. perempuan sebagai seroang yg tidak tegas sehingga tidak mampu mengambil keputusan penting

c. kekerasan adaah serangan atau inasi thadap fisik dan integritas mentl psikologis seseorang contoh dari kekerasan karena bias gender adalah beban kerja yg lebih banyak harus di tanggung perempuan

C. strategi peyelesaian permasalahan

1. social budaya

Salah satu upaya atau strategi yg dpt dilakukan untuk mengharmonisasikan keberagaman social budaya adalah menggunakan kearifan local. Secara umum local wisdom dapat diartikan sebagai kepribadian, identitas kultural masyarakat yang berupa nilai, norma, etika, kepercayaan, adat istiadat dan aturan khusus yg telah diuji kemampuan nya sehingga dapat bertahan secara terus menerus. Pada prinsipnya kearifan local bernilai baik

2. keberagaman ekonomi

a. pemerataan pembangunan yg dilakukan oleh pemerintah

b. adanya penyuluhan atau pelatihan secara berkala untuk para petani agar dapat meningkatkan hasil produksi nya

c. melakukan kebijakan kebijakan yg dpt membantu nelayan khususnya dlm proses penangkapan ikan

d. adanya regulasi atau perundang undangan yg jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha

3. gender

a. program kesetaraan gender dari sector pembangunan

1. memperoleh akses yg sama kepada sumber daya pembangunan

2. berpartipasi yg sama dalm pembangunan

3. memiliki control yg sama atas sumber daya pembangunan

4. memperoleh manfaat yg sama dari hasil pembangunan

 b. meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan

1. meningkatnya jumlah kebijakan perlindungan perempuan

2. meningkatnya jumlah lembaga yg melaksanakan perlindungan perempuan

3. meningkatnya persentase kasus kekerasan terhadap perempuan yg mendapat layanan komprehensif

Kegiatan utama yg dpt dilakukan dalam upaya program kesetaraan gender

a. kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic (rumah tangga)

b. kesetaraan gender dalam partisipasi politik

c. kesetaraan gender dalam akses pendidikan bagi anak

d. kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi

e. kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga

Rangkuman PPKN BAB 5 VIGO 9A/12

Rangkuman PPKN BAB 5

A.  Keberagaman Masyarakat Indonesia

  1. Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat

Masyarakat ini disebut sebagai multicultural. Masyarakat ini dipandang sebagai masyarakat yang memiliki beragam kelompok sosial dengan system norma dan kebudayaan yang berbeda-beda.

  • Keberagaman ekonomi masyarakat

Masyarakat yang tinggal di pedesaan biasanya merupakan masyarakat yang memiliki kelompok social yang kecil dan masih sangat tradisional.

3)Keberagaman gender pada masyarakat

Dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran social atau identitasnya dalam masyarakat.

B.  Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

  1. Permasalahan dalam keberagaman social budaya

Kebudayaan berarti segala kegiatan manusia dalam mengolah alam. Di dalam kebudyaan terdapat unsur-unsur universal, antara lain system agama, kepercayaan atau religi, upacara keagamaan, pengetahuan, dan mata pencaharian

2.Permasalahan dalam keberagaman ekonomi

  1. Pertanian

Pada masyarakat tradisional masih menggunakan system pengolahan yang sederhana, dan sangat bergantung pada kondisi alam. Pada masyarakat modern menggunakan teknolgi seperti traktor, system hidroponik, dan rumah kaca.

  • Peternakan

Kurangnya pemahaman, ketidakmerataan srana distribusi hewan ternak, ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda merupakan permasalahan yang dapat dialami para peternak.

  • Nelayan

Pada masyarakat tradisional masih memakai jala kecil, dan kapal kecil sedangkan pada masyarakat modern sudah menggunaka jala besar dan kapal besar.

  • Jasa
  • Indsutri

Di kota industry sudah maju seperti pengolahan gandum menjadi gandum.

                      3.   Permasalahan dalam keberagaman gender

  1. Marginalisasi (proses peminggiran)
  2. Pelabelan negative (stereotype)
  3. Kekerasan

C.           Strategi Penyelesaian Permasalahan yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

1.

  1. Strategi penyeelsaian permasalahan keberagaman sosial budaya
  2. Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman ekonomi

3. strategi penyelesaian permasalahan keberagaman gender

Ringkasan PKN bab V Jacqueline 9A/15

Bab V : Harmoni dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Keberagaman masyarakat Indonesia

  • Harmoni (menurut KBBI) : keselarasan, keserasian,
  • Keberagaman : berbeda atau bermacam-macam
  • Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia : suatu keselarasan atau keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia
  1. Keberagaman sosial budaya pada masyarakat
  • Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis, ras, agama, dan budaya
  • Masyarakat tsb juga disebut sebagai masyarakat multikultural
  • Masyarakat multikultural : masyarakat yang memiliki beragam kelompok sosial dengan sistem norma dan kebudayaan yang berbeda
  • Kesadaran dan usaha tiap warga negara untuk menciptakan harmonisasi dalam masyarakat multikultural sangatlah penting
  1. Keberagaman ekonomi masyarakat
  • Penduduk Indonesia tersebar di pulau-pulau di seluruh wilayah Indonesia dengan kondisi geografis yang bervariasi sehingga mata pencahariannya pun berbeda-beda
  • Contohnya :
    • Masyarakat pedesaan 
      • Biasanya merupakan masyarakat yang memiliki kelompok sosial kecil
      • Kadang disebut masyarakat tradisional
      • Tinggal di kawasan/wilayah/teritorial kecil yang biasa disebut masyarakat setempat
      • Biasanya bekerja mengolah lahan milik mereka atau orang lain yang kemudian hasilnya dijual untuk mencukupi kebutuhan 
    • Masyarakat perkotaan
      • Masyarakat dengan kelompok sosial yang lebih besar dan kompleks
      • Umumnya memiliki pemikiran rasional, bersifat individualistis, dan menjadikan kota sebagai pusat ekonomi, sosial, dan politik 
      • Kehidupannya lebih beragam
      • Penghasilan cenderung lebih besar
  • Dalam perbedaan yang ada, dapat ditemukan keharmonisan seperti dalam pertukaran hasil produksi
  1. Keberagaman gender pada masyarakat
  • Dalam sosiologi, gender : sekumpulan ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau identitasnya dalam masyarakat
  • Gender juga dapat dilihat sebagai : pembagian peran kedudukan dan tugas antara laki-laki dan perempuan yang ditetapkan oleh masyarakat berdasarkan sifat perempuan dan laki-laki yang dianggap pantas, sesuai norma, adat istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan masyarakat
  • Pengertian gender menurut beberapa ahli :
    • John M Echols & Hassan Shadily
      • Gender berasal dari bahasa Inggris yang artinya jenis kelamin
      • Secara umum, gender : perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan apabila dilihat dari nilai dan tingkah laku
    • Mansour Fakih 
      • Gender :suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural
      • Konsep gender : perubahan ciri dan sifat yang terjadi dari waktu ke waktu dari tempat ke tempat lainnya

Permasalahan dan akibat yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

  1. Permasalahan dalam keberagaman sosial budaya
  • Jika keberagaman tidak ditanggapi dengan bijak dan positif, maka akan berdampak negatif seperti timbulnya pertentangan antarbudaya serta munculnya konflik antarbudaya
  1. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi
  • Permasalahannya terletak dalam berbagai usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
  • Permasalahan ekonomi dalam berbagai bidang :
    • Pertanian : kebanyakan masyarakat tidak memiliki tanah, hanya bekerja sebagai buruh tani. Teknologi yang digunakan juga masih sederhana
    • Peternakan :
      • Pengetahuan peternak yang kurang
      • Adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak
      • Ketersediaan makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah
    • Nelayan : kegiatan menagkap ikan masih dilakukan dengan cara tradisional
    • Jasa : sulit menjangkau masyarakat di desa
    • Industri : perbedaan lowongan kerja di daerah perkotaan dan pedesaan dapat menimbulkan permasalahan
  1. Permasalahan dalam keberagaman gender
  • Dalam kehidupan sosial kultural masyarakat indonesia, laki-laki cenderung dipandang lebih tinggi derajatnya dan lebih mudah memiliki gerak sosial dibanding perempuan
  • Beberapa permasalahan dalam keberagaman gender :
    • Marginalisasi : proses peminggiran
    • Stereotipe : penandaan/penilaian/citra buruk yang sering kali bersifat negatif
    • Kekerasan : serangan/invasi terhadap fisik dan integritas mental psikologis seseorang

Strategi penyelesaian permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

  1. Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman sosial budaya
  • Dengan menggunakan kearifan lokal
  • Kearifan lokal : gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakanya
  1. Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman ekonomi
  • Pemerataan pembangunan oleh pemerintah
  • Pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani
  • Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan
  • Adanya regulasi dan perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak
  1. Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman keberagaman gender
  • Menurut Peraturan Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia nomor 2 tahun 2015, isu gender dan anak merupakan masalah utama dalam pembangunan. Terutama pembangunan sumber daya manusia
  • Kesenjangan gender : perbedaan akses/peluang untuk memperoleh sumber daya pembangunan antara laki-laki dan perempuan di berbagai bidang pembangunan
  • Upaya yang dapat dilakukan pemerintah :
    • Progam kesetaraan gender terintegrasi dalam berbagai program kegiatan dari sektor pembangunan yang terkait :
      • Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
      • Berpartisipasi yang sama dalam pembangunan, termasuk proses pengambilan keputusan
      • Memiliki kontrol yang sama atas sumber daya pembangunan
      • Memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan
    • Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan, yang ditandai dengan :
      • Meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan
      • Meningkatkan jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan perempuan
      • Meningkatkan presentase kasus kekerasan terhadap perempuan yang mendapat layanan komprehensif
  • Kegiatan yang dapat dilakukan dalam proses kesetaraan gender :
    • Dalam pekerjaan domestik :
      • Membuat pembagian tugas atau kerja antaraanggota keluarga
    • Dalam partisipasi politik :
      • Mengajak dan melatih seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu
    • Dalam akses pendidikan bagi anak :
      • Anak perempuan memiliki hak yang sama dengan anak laki-laki untuk mendapatkan pendidikan
    • Dalam kehidupan berdemokrasi :
      • Melatih tiap anggota keluarga untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah
    • Dalam bidang ekonomi keluarga :
      • Memberikan sesuatu kepada anak sesuai kebutuhannya

rangkuman ppkn bab 5 maria 9a/24

Harmoni Dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Bab 5

  • Indonesia adalah suatu negara multicultural yang memiliki keragaman budaya,ras,suku,agama, dan golongan
  • Keberagaman budaya antara lain dapat menumbuhkan sikap nasionalisme, menjadi ikon pariwisata dan menjadi identitas negara, memupuk sikap toleransi, serta menjadi pengetahuan dunia.

Keberagaman Masyarakat Indonesia

  • Kata harmoni dapat diartikan sebagai keselarasan, keserasian. Harmoni juga dpt diartikan berbeda atau bermacam macam
  • Ada beberapa pokok keberagaman dalam social budaya,ekonomi,dan keberagaman gender

Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat

  • Social budaya (golongan, suku etnis, ras agama, dan budaya)
  • Masyarakat juga hidup dan berinteraksi dengan masyarakat internasional, baik secara langsung maupun tidak langsung
  • Masyarakat ini disebut masyarakat multicultural
  • Masyarakat multicultural merupakan bentuk dari masyarakat modern yang anggotanya terdiri atas berbagai golongan,suku,ras,dll
  • Hildred Geertz mengatakan bahwa terdapat lebih dari 300 suku bangsa
  • M. A. Jaspan mengatakan bahwa terdapat 366 suku bangsa

Keberagaman Ekonomi Masyarakat

  • Wilayah yang ditempati memiliki kondisi geografis yang berbeda dan bervariasi pula. Misalnya ada yang bertempat tinggal di daerah perdesaan dan perkotaan.
  • Masyarakat perdesaan biasanya merupakan masyarakat yang memiliki kelompok social yang kecil. Mereka terkadang disebut juga masyarakat tradisional
  • Dalam kehidupan ekonominya, masyarakat perdesaan mengerjakan pekerjaan dengan mengolah lahan milik mereka sendiri atau orang lain
  • Untuk mencukupi kebutuhan mereka, mereka umumnya menjual hasil olahan lahan mereka ke sekitar tempat tinggal, bahkan ke kota

Masyarakat perkotaan

  • Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat dengan kelompok social yang lebih besar dan kompleks.
  • Mereka umumnya memiliki pemikiran yang lebih rasional, bersifat individualistis, dan menjadikan kota sebagai pusat kegiatan.
  • Kehidupan ekonomi masyarakat perkotaan beragam. Penduduk kota cenderung mencari pekerjaan sesuai dengan pekerjaa dan keahlian yang dimiliki
  • Adapun penghasilan yang dimiliki penduduk perkotaan cenderung lebih besar

Keberagaman Gender pada Masyarakat

  • Dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan kepada peran social
  • WHO memberi batasan gender, yaitu seperangkat peran,perilaku,kegiatan, dan atribut

Berikut pengertian gender menurut beberapa ahli

  • John M. Echols & Hassan Sadhily mengemukakan bahwa kata gender berasal dari Bahasa inggris yang berarti jenis kelamin. Secara umum, pengertian gender adalah perbedaan yang tampak antara laki laki dan perempuan apabila dilihat dari nilai dan tingkah laku
  • Mansour Fakih mengemukakan bahwa gender merupakan suatu sifat yang melekat pada kaum laki – laki dan perempuan yang dikonstruksi secara social dan kultural. Adapun perubahan ciri dan sifat yang terjadi dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat lainnya

B. Permasalahan dan Akibat yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Permasalahan dalam Keberagaman Sosial Budaya

  • Beragamnya suku bangsa dan budaya jikat tidak ditanggapi dengan baik akan menimbulkan pertentangan antarbudaya dan konflik antarbudaya
  • Jika kita tidak saling menjaga dan menghargai, keberadaan unsur unsur kebudayaan tersebut menimbulkan permasalahan dalam masyarakat
  • Unsur unsur tersebut merupakan kekuatan bagi masyarakat untuk saling menghargai keberagaman yang ada.
  • Sebagai contoh, dalam kekerabatan,yaitu matrilineal dan patrilineal
  • Matrilineal adalah yang mengikuti garis keturunan dari ibu, seperti suku Minangkabau di Sumatra Utara
  • System patrilineal merupakan system yang lebih banyak digunakan oleh sebagian kelompok masyarakat,baik di Indonesia maupun dunia, misalnya suku Batak di Sumatra Utara

Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi

Berbagai tindakan ekonomi, seperti produksi, distribusi, dan konsumsi, dilakukan untuk menunjang kehidupan masyarakat.

Terdapat potensi permasalahan dalam berbagai usaha manusia memenuhi kebutuhan ekonominya tersebut

  • Pertanian (penggunaan teknologi, tidak tergantung alam, hasil bisa lebih banyak)
  • Peternakan (kurang pemahaman, sarana transportasi, sumber makan ternak)
  • Nelayan (penggunaan alat” modern)
  • Jasa (hanya terjadi di perkotaan)
  • Industry ( membuat urbanisasi dan kota jadi penuh)

Permasalahan dalam keberagaman gender

  • Gender adalah suatu sifat yang dijadikan dasar untuk mengidentifikasi perbedaan antara laki laki dan perempuan.
  • Dalam kehidupan social kultural masyarakat , laiki laki cenderung dipandang lebih tinggi dari pada wanita

Ketidakadilan gender termanifestasikan dalam berbagai bentuk ketidakadilan, seperti

  • Marginalisasi (proses peminggiran) perempuan dapat bersumber dri tafsir agama,tradisi, kebiasaan, dan asumsi ilmu pengetahuan
  • Pelabelan negative (stereotype) adalah penandaan atau penilaian atau citra buruk yang sering kali bersifat negative dan secara umum melahirkan ketidakadilan.
  • Kekerasan adalah serangan atau invasi terhadap fisik dan integritas metal psikologis seseorang

c. Strategi penyelesaian Permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Sosial Budaya

  • Salah satu upaya untuk mengharmoniskan keberagaman social budaya adalah menggunakan kearifan local
  • Kearifan local (locak wisdom) terdiri dari 2 kata, yaitu kearifan dan local
  • Secara umum, local wisdom dapat dipahami sebagai gagasan gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.
  • Kearifan local dapat diartikan sebagai kepribadian, identitas kultural masyarakat yang berupa nilai,norma,etika,kepercayaan, adat istiadat dan aturan khusus yang telah teruji kemampuannya sehingga dapat bertahan secara terus menerus.

Strategi Penyelesaian Masalah keberagaman Ekonomi

  • Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah sehingga masyarakat pedesaan dapat menikmati fasilitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
  • Adanya pelatihan atau penyuluhan
  • Melakukan kebijakan kebijakan
  • Adanya regulasi atau perundang – undangan yang jelas

Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman  Gender

  • Peraturan Menteri Pemberdayaan dan perlindungan anak Republik Indonesia Nomor 01 tahun 2015

Adapun upaya yang dapat dilakukan pemerintah antara lain sebagai berikut.

  • Memperoleh akses yang sama dalam pembangunan
  • Berpartisipasi yang sama dalam pembangunan
  • Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan
  • Memperoleh manfaat yg sama dari hasil pembangunan

Meningkatkan perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan, yang ditandai dengan ;

  • Meningkatkan jumlah kebijakan perlindungan perempuan
  • Meningkatkan jumlah lembaga
  • Meningkatkan persentase kasus kekerasan

Berikut kegiatan kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender:

  • Kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic
  • Kesetaraan gender dalam partisipasi politik
  • Kesetaraan gender dalam akses pendidikan
  • Kesetaraan gender dalam kehidupan berdemokrasi
  • Kesetaraa gender dalam bidang ekonomi

RANGKUMAN PPKN KELAS 9 BAB 5

RANGKUMAN PPKN KELAS 9 BAB 5

Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, kata harmoni dapat diartikan sebagai ‘keselarasan; keserasian’.  Adapun keberagaman dapat diartikan ‘berbeda atau bermacam-macam’.

  1. Keberagaman social budaya pada masyarakat

Masyarakat terdiri dari berbagai golongan suka,etnis,ras,agam, dan budaya. Mereka hidup tersebar di berbagai wilayah Negara Indonesia. Mereka juga hidup berinteraksi dengan masyarakat internasional.

  • Keberagaman ekonomi masyarakat

Jumblah penduduk Indonesia mencapai 250 juta dan tersebar di pulau-pulau di seluruh wilayah Indonesia. Misalnya, ada yang bertempat tinggal di pedesaan dan perkotaan. Masyarakat pedesaan adalah masyarakat  yang tinggal di kawasan kecil yang biasa di sebut masnyarakat setempat. Masnyarakat perkotaan merupakan masnyarakat dengan kelompok social yang lebih besar dan komplek.

  • Keberagaman genderpada masnyarakat

Keberagaman masnyarakat Indonesia juga mencakup keberagaman gender. Sejatinya, dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorangdan diarah kan pada peran social.

Permasalahan dan akikat yang muncul dalam keberagaman masnyakat Indonesia

  1. Permasalahan dalam keberagaman social budaya

Kita menyadari bahwa kehidupan masnyarakat Indonesia majemuk, seperti beragamnya suku bangsa dan budaya.

  • Permasalahan dalam keberagaman ekonomi

Berbagai tindakan ekonomi, seperti produksi, distribusi, dan konsumsi, dilakukan untuk menunjang kehidupan masnyarakat. Tindakan tersebut, baik dengan oarng-orang didaerah adal maupun daerah lain.

  • Permasalahan dalam keberagaman gender

Gender adalah suatu sifat yang dijadukan dasar untuk mengidentifikasi perbedaan anatar laki-laki dengan perempuan, yang dilihat dari segi kondisi social dan budaya.

  1. Strategi penyelesaian permasalan keberagaman social budaya

Kearifan local terdiri dari dua kata yaitu kearifan (wisdom) dan local (local).

  • Strategi penyelesaian permasalan keberagaman ekonomi
  • Pemeratan pembangunan
  • Adanya pelatihan atau penyuluhan
  • Adanya regulasi
  • Strategi penyelesaian permasalan keberagaman gender
  • Program kesetaraan gender

janet ringkasan bab 5 6 9A/16

BAB 5 

  1. Keberagaman Masyarakat Indonesia 
  • Dalam KBBI, kata harmoni dapat diartikan sebagai ‘keselarasan;keserasian’ 
  • Ada berbagai pokok keberagaman yang dapat kita ketahui, yaitu keberagaman dalam bentuk sosbud, ekonomi, dan keberagaman gender
  • Keberagaman SOSBUD: 
  1. Masyarakat Indonesia terdiri dari beberapa golongan, suku, etnis, ras, agama, dan budaya
  2. Masyarakat ini disebut dengan masyarakat multicultural
  3. Secara sederhana, masyarakat multicultural dipandang sebagai masyarakat yang memiliki beragam kelompok social dengan system norma dan kebudayaan yang berbeda-beda
  • Keberagaman EKONOMI:
  1. Penduduk Indonesia menempati wilayah-wilayah yang kondisi geografisnya berbeda dan bervariasi
  2. Masyarakat desa dapat menjual hasil olahannya ke kota, dan masyarakat kota dapat membeli atau menjual peralatan yang dibutuhkan oleh masyarakat desa untuk kegiatan pengolahan
  • Keberagaman GENDER:
  1. Dalam sosiologi, gender mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran social atau indentitasnya dalam masyarakat
  2. Berikut pengertian gender menurut beberapa ahli; 
  1. John M. Echols & Hassan Sadhily mengemukakan bahwa kata gender berasal dari bahasa inggris yang berarti jenis kelamin. Secara umum, pengertian gender adalah perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan apabila dilihat dari nilai dan tingkah laku
  2. Mansour Fakih mengemukakan bahwa gender merupakan suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara social dan kultural.
  1. Permasalahan dalam Keberagaman Sosial Budaya
  • Keberagaman Indonesia, baik social budaya , ekonomi, dan gender membawa pengaruh kepada kebudayaan masyarakat setempat
  • Keberagaman SOSBUD: 
  1. Jika tidak ditanggapi secara bijak dan positif, adanya keberagaman suku bangsa dan budaya akan berdampak negative, seperti timbulnya pertentangan antarbudaya dan munculnya konflik antarbudaya
  2. Sejatinya, unsur-unsur keberagaman dalam masyarakat merupakan kekuatan trsendiri bagi masyarakat untuk saling menghargai keberagaman yang ada
  3. Dalam system kekerabatan di Indonesia terdapat dua jenis kelompok kekerabatan, yaitu matrilinear dan patrilinear
  • Keberagaman EKONOMI:
  1. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memenuhi kebutuhannya tersebut
  2. Pertanian;
  1. Pada masyarakat tradisional, tanah pertanian yang diolah cenderung sempit, masih memakai system pengolahan yang sederhana, dan sangat bergantung pada kondisi alam
  2. Pada masyarakat modern pengolahan tanah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi mutakhir
  3. Perbedaan ini tentunya menimbulkan masalaah tersendiri, yaitu perbedaan pendapat
  4. Peternakan;
  • Kurangnya pemahaman
  • Ketidakmertaan sarana distribusi hewan ternak
  • Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di setiap daerah
  •   Nelayan;
  • Seperti pertanian, perbedaan alat-alat yang digunakan juga menimbulkan perbedaan pendapat
  1. Jasa;

Kemudahan yang dapat dirasakan masyarakat kota tidak begitu dirasakan oleh masyarakat desa

  1. Industri 

Sempitnya ketersediaan lapangan kerja

Strategi Penyelesaian:

  1. Sosial Budaya:
    menggunakan kearifan lokal
    -kearifan lokal: (local wisdom): gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik yang tertanam dan diikuti anggota masyarakat, atau bernilai baik dan menjadi keunggulan budaya masyarakat setempat, dan berkaitan dengan kondisi geografis secara luas.
  2. Ekonomi:
    -pemerataan pembangunan
    -pelatihan atau penyuluhan berkala
    -adanya regulasi/ perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha 
  3. Gender:
    -program kesetaraan gender terintegrasi
    -meningkatkan perlindungan perempuan dari tindakan kekerasan
    kesetaraan gender:
    -pekerjaan domestik: jika anggota keluarga berhalangan, harus saling membantu
    -partisipasi politik: mengajak dan melatih anggota keluarga untuk menggunakan hak memilih dalam pemilu
    -akses pendidikan bagi anak: perlu ditanamkan kalau anak perempuan mempunyai kesempatan yang sama mendapatkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi
    -kehidupan berdemokrasi: melatih anggota keluarga dalam menyelesaikan persoalan secara musyawarah dan mufakat
    -ekonomi keluarga: memberikan sesuatu sesuai kebutuhan

A.Hakikat bela Negara

1.makna bela Negara

Setiap Negara memiliki kepentingan nasional sendiri yang terkadang dapat ebrbenturan dengan kepentingan Negara lain yang dapat menimbulkan ancaman  karena kuatnya persaingan Negara.

Berdasarkan pedoman pembinaan kesadaran bela Negara yang dikeluarkan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia,dijelaskan bahwa bela Negara adalah sikap dan perilaku serta tindakan warga Negara yang dijiwai oleh kecintaanya  kepada NKRI berdasarkan pancasila dan UUD NRI 1945 dalam menjamin kehidupan bangsa dan Negara.

Prinsip penyelenggaraann pertahanan menurut UU no 3 tahun 2002:

  • Bangsa  Indonesia berhak dan wajib membela dan mempertahankan kemerdekaan,kedaulatan Negara
  • Pembelaan Negara yang diwujudkan dengan keikutsertaan dalam upaya pertahanannegara
  • Bangsa Indonesia cinta perdamaian
  • Bangsa Indonesia menentang segala bentuk penjajahan  dan menganut politik luar negri bebas aktif

2.Perundang undangan yang mengatur bela Negara

A.UUD NRI Tahun 1945

  1. UUD NRI 1945 Pasal 27 ayat 3
  2. UUD NRI 1945 Pasal 30 ayat 1
  3. UUD NRI 1945 Pasal 30 ayat 2

B.Ketetapan MPR/TAP MPR

  1. TAP MPR No VI  tahun 1973
  2. TAP MPR No VI tahun 2000
  3. TAP MPR No VII tahun 2000

C.Undang undang

  1. UU No 29 tahun 1954
  2. UU No 1 tahun 1988
  3. UU No 56 tahun 1999
  4. UU No 3 tahun 2002
  5. UU No 2 tahun 2002
  6. UU No 34 tahun 2004

3.Bentuk bentuk bela Negara

Menurut pasal 9 ayat 2 UU no 3 tahun 2002 tentang pertahanan Negara,keikutsertaan warga Negara dalam usaha pembelaan Negara diselenggaraan melalui pendidikan kewarganegaraan pelatihan dasar militer secara wajib,pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela.

  • Pendidikan kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan untuk emmbentuk peserta didik menjadi manusia  yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air.

  • Pelatihan dasar kemiliteran

salah satu contoh komponen warga Negara yang mendapat pelatihan dasar militer adalah unsur mahasiswa yang tersusun dalam organisasi resimen mahasiswa.

  • Pengabdian  sebagai prajurit TNI

Berdasarkan pasal 10 ayat 3 UU Nomor 3 Tahun 2002,TNI merupakan komponen utama dalam kegiatan bela Negara.Peran TNI sangat penting dan strategis karena TNI memiliki tugas untuk melindungi kedaulatan Negara  dan keutuhan wilayah.

  • Pengabdian sesuai dengan profesi

Pengabdian sesuai profesi adalah pengabdian warga negar ayng mempunyai profesi teryentu untuk kepentingan Negara termasuk dalam menanggulangi  dan memperkecil akibat yang ditimbulkan dari perang.

B.Perjuangan mempertahankan NKRI

1.Perjuangan fisik mempertahankan NKRI

Berakhir perang pasifik mengakibatkan kekuasaan Jepang di Indonesia segera berada di abwah pengawasan pasukan Sekutu yaitu AFNEI,Belanda mengambil kesempatan menumpang AFNEI melalui bentukannya Netherlands Indies Civil Administratrion/NICA.Berikut sejumlah perjuangan fisik yang dilakukan dalam rangka mempertahankan NKRI.

  • Pertempuran Lima hari di Semarang(15-19 Oktober 1945)
  • Pertempuran Surabaya(10 November 1945)
  • Pertempuran Ambarawa(20 Oktober-15 Desember 1945)
  • Pertempuran Medan Area (9 Oktober 1945)
  • Bandung Lautan Api(24 Maret 1946)
  • Peristiwa Merah Putih di Manado(14 Februari 1946)
  • Puputan Margarana(20 November 1946)

2.Perjuangan mempertahankan NKRI Melalui jalur diplomasi

A) Perjanjian Linggarjati

pada 15 November 1946 disepakati 17 apsal diantaranya:

  1. Belanda mengakui secara de facto wilayah NRI
  2. Pemerintah Belanda dan RI bekerja sama membentuk Negara serikat
  3. RIS dan Belanda akan membentuk Uni-Indonesia-Belanda yang diketuai Ratu Belanda

B) Perjanjian Renville

Perjanjian Renville adalah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948 di atas geladak kapal perang Amerika Serikat sebagai tempat netral USS Renville, yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Perundingan dimulai pada tanggal 8 Desember 1947 dan ditengahi oleh Komisi Tiga Negara (KTN), Committee of Good Offices for Indonesia, yang terdiri dari Amerika Serikat, Australia, dan Belgia. Perjanjian ini diadakan untuk menyelesaikan perselisihan atas Perjanjian Linggarjati tahun 1946. Perjanjian ini berisi batas antara wilayah Indonesia dengan Belanda yang disebut Garis Van Mook.

Hasil perundingan Renville:

  1. Pihak Indonesia menyetujui dibentuknya Negara Indonesia serikat pada masa peralihan sampai pengakuan kedaulatan
  2. Belanda bebas membentu Negara Negara federal di daerah daerah yang didudukinya
  3. Pemerintah Indonesia bersedia menarik pasukannya serya mengosongkan Garis van Mook

C) Perundingan Roem Roijen

Perjanjian Roem-Roiyen adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun yang sama. Hasil perundingan roem roijen adalah:

  • 1.Pemerintah RI dan Belanda sepakat untuk menghentikan tembak menembak
  • 2.Pemerintah RI dan Belanda sepakat untuk bekerja sama menciptakan keamanan
  • 3.Pemerintah Belanda akan segera mengembalikan pemerintah RI ke Yogyakarta
  • 4.Pemerintah RI dan Belanda sepakat menyelenggarakan KMB (Konferensi Meja Bundar)

D)Konferensi Meja Bundar

KMB menghasilkan sejumlah persetujuan:

  • 1.Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai suatu negara yang merdeka.
  • 2.Pengakuan kedaulatan ini dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949.
  • 3.Permasalahan Irian Barat diselesaikan paling lama dalam waktu setahun setelah pengakuan kedaulatan.
  • 4.Pembentukan Uni Indonesia-Belanda sebagai bentuk kerja sama antara RIS dan Belanda, dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya.
  • 5.Republik Indonesia Serikat akan mengembalikan hak milik Belanda dan pemberian hak-hak konsesi serta izin baru untuk perusahaan-perusahaan Belanda.
  • 6.Republik Indonesia Serikat berkewajiban untuk membayar semua utang Belanda sejak tahun 1942.
  • 7.Penarikan kapal-kapal perang Belanda dari Indonesia.
  • 8.Penarikan mundur tentara Kerajaan Belanda dan pembubaran Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) sedangkan beberapa anggota yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI.

C.Ancaman terhadap keutuhan NKRI

a. Ancaman berdasarkan jenis:

  1. Ancaman militer
  2. Ancaman nonmiliter
  3. Ancaman hibrida

b.Ancaman berdasarkan sumber

  1. Ancaman dari dalam
  2. Ancaman dari luar

c.Ancaman berdasarkan bentuk:

  1. Ancaman nyata
  2. Ancaman belum nyata

Pada bagian penjelasan UU No 34 tahun 2004 disebut ancaman dan gangguan antara lain:

1) Hakikat ancaman

1.Agresi berupa penggunaan kekuatan senjata oleh Negara lain terhadap kedaulatan Negara,dalam bentuk atau cara cara sebagai berikut:

  • Invasi berupa penggunaan kekuatan bersenjata
  • Bombardemen berupa penggunaan senjata lainnya
  • Serangan bersenjata Negara lainterhadap unsur satuan darat,laut,udara
  • Ancaman lain yang ditetapkan presiden
  • Keberadaan atau tindakan unsur kekuatan bersenjata asing dalam wilayah NKRI yang bertentangan dengan perjanjian yang disepakati

2.Pelanggaran wilayah yang dilakukan Negara lain

3.Pemberontakan bersenjata

4.Sabotase dari pihak tertentu

5.Spionase yang dilakukan Negara lain

6.Aksi terror bersenjata oleh teroris

7.Ancaman keamanan laut

8.Konflik kamunal yang terjadi antarkelompok masyarakat yang membahayakan

2.Ancaman di bidang  ideology,politik,ekonomi,social budaya,pertahanan,dan keamanan

A.Ideologi

berupa unsur radikalisme yang mencoba mengganti ideology Pancasila menjadi ideology ideology yang lainnya

B.Politik

berupa ancaman yang berdimensi politik baik dari luar atau dalam negir

C.Ekonomi

berupa inflasi,pengangguran yang tinggi,system ekonomi yang belum jeas,ketimpangan ditribusi,kinerja yang buruh

D.Sosbud

berupa isu isu kemiskinan,kebodohan,keterbelakangan,dan ketidakadilan

E.Pertahanan Keamanan

berupa abcaman yang menggunakan kemampuan yang membahayakan kedaulatan Negara

3.Ancaman Globalisasi

  • Ancaman Globalisasi dari Sisi ekonomi
  • Ancaman globalisasi dari sisi social dan budaya

4.Ancaman Bergesernya nilai nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Pergeseran system nilai sangat Nampak  dalam kehidupan masyarakat dewasa seperti penghargaan terhadap nilai mufakat,kekeluargaan,sopan santun,kejujuran,rasa malu.Identitas ke kami an cenderung ditonjolkan dan mengalahkan identitas ke kita ,kepentingan kelompok,dan golongan seakan masih menjadi prioritas.

Hal hal tersebut menandakan kemungkinan telah menjadi pergeseran nilai nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan ebrnegara.

D.Semangat dan komitmen persatuan dan kesatuan nasional dalam mengisi dan mempertahankan NKRI

  1. Semangat dan komimen persatuan dan kestuan nasional dalam mengisi kemerdekaan

Cara mewujudkan  rasa patriotisme yang didasari oleh nasionalisme:

a.mematuhi berbagai peraturan yang ditetapkan pemerintah

b.menjaga nama baik bangsa dan tanah air Indonesia

c.Mengikuti kegiatan pemilihan umum

d.menciptakan ekrukunan

2. Semangat dan komitmen persatuan dan kesatuan nasional dalam mempertahankan NKRI

Peran serta yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut:

  • Menjaga wilayah dan kekayaan tanah air Indonesia
  • menciptakan ketahanan nasional
  • Menghorati perbedaan suku,budaya,agama.dan wearna kulit
  • Mempertahankan kesamaan dan kebersamaan
  • Memiliki semangat persatuan yang berwawasan nusantara
  • Menaaati peraturan agar kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan dengan tertib dan aman

BAB 5 PKN KELAS 9 Jesselyn Manuela 9A/18

A. Keberagaman Mayarakat Indonesia

Dalam KBBI kata harmoni diartikan sebagai “keserasian” &

“keselarasan”

Harmoni dapat diartikan sebagai suatu keselarasan/keserasian

di tengah perbedaan di dalam masyarakat Indonesia

Keberagaman terdiri dari 3 bidang yaitu :

1. Keberagaman sosial budaya (golongan,suku,etnis,ras,

agama dan budaya)

M.A. Jaspan mengatakan bahwa terdapat 366 suku bangsa

dengan budaya yang berbeda pula, hal ini bisa berdampak

positif &  juga negative.

Sejak Indonesia berdiri ada banyak pihak yang ingin

memecah belah persatuan di Indonesia dengan

mengatasnamakan keberagaman yang ada, meskipun

demikian hal ini dapat diatasi dengan perjuangan seluruh

warga Indonesia untuk menciptakan harmonisasi dalam

masyarakat

Contoh : Orang-orang Batak memiliki tradisi Sinamot (uang

yang diberikan pada saat mau menikah), sementara orang

Jawa tidak memiliki tradisi tersebut.

2. Keberagaman ekonomi (kaya,miskin,kota,desa,dan

profesi)

Profesi dan penghasilan yang dimiliki oleh orang yang

tinggal di kota & di desa tentunya akan berbeda.

orang-orang desa biasanya berprofesi sebagai petani, dan

jumlah penghasilan yang didapat juga lebih sedikit

dibandingkan orang-orang yang bekerja di kota.

Hal ini dapat berpengaruh pada taraf kehidupan nya (kaya & miskin)

B. Permasalahan & akibat yang muncul dalam

keberagaman masyarakat Indonesia

  1. Permasalahan dalam keberagaman sosial budaya

Dalam keberagaman budaya terdapat unsur-unsur

universal yaitu : Sistem agama,kepercayaan/religi,upacara

keagamaan,pengetahuan dan mata pencaharian

Apabila kita tidak dapat saling menjaga keberadaan unsur-

unsur kebudayaan tersebut, Hal ini bisa menimbulkan

pertentangan & konflik antar kebudayaan yang ada.

Padahal unsur-unsur ini dapat dijadikan sebagai kekuatan

di masyarakat untuk saling menghargai keberagaman yang

ada

Contoh : upacara adat Ngaben di Bali

                upacara adat Nyewu di Jawa

2. Permasalahan dalam keberagaman Ekonomi

Permasalahan dalam bidang ekonomi terletak pada usaha

yang dilakukan di tiap daerah untuk memenuhi kebutuhan masing-masing orang

Contoh : Masyarakat di pedesaan bekerja sebagai

peternak,petani dan pedagang. Sedangkan di kota bekerja

dalam bidang jasa & Industri

a. Pertanian (penggunaan teknologi,tidak bergantung pada

  • cuaca,dan mempunyai hasil lebih banyak)

Pada masyarakat tradisional tanah yang diolah cenderung

sempit, menggunakan system pengolahan yang sederhana

dan masih bergantung pada kondisi alam

(cuaca,kesuburan tanah,dll)

Sebaliknya pada masyarakat modern, pengolahan tanah

dilakukan dengan menggunakan teknologi mutakhir

(penggunaan traktor,rumah kaca, dll)

Ini sangat berguna bagi petani karna dapat melipat gandakan hasil pertanian nya tanpa tergantung pada 

kondisi alam.

Wilayah Indonesia yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian petani adalah Pulau Jawa dan Bali

b. Peternakan

Peternakan dilakukan di daerah yang ditumbuhi padang rumput (sabana/stepa), wilayah yang memiliki tanah & lahan ini terletak di Nusa Tenggara Timur.

padang rumput

Permasalahan yang dialami para peternak yaitu :

  • Kurangnya pemahaman

Kurangnya pemahaman tentang penanganan yang baik terhadap hewan ternak sehingga kualitas yang dihasilkan menjadi kurang baik.

  • Ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak

Peternak yang memiliki sarana dan transportasi yang baik, akan lebih mudah menjual hewan ternaknya dibandingkan dengan yang memiliki sarana dan transportasi yang buruk

  • Ketersediaan sumber makanan ternak

Perbedaan ketersediaan stok makanan ternak akan berpengaruh pada kualitas & harga ternak

Sebagai contoh : Daerah yang kekurangan bahan pangan ternak akan menjual hewan ternak dengan harga yang lebih tinggi.

c. Nelayan

Pada masyarakat tradisional kegiatan menangkap ikan dilakukan dengan cara-cara yang masih kuno, yaitu memakai jala / perahu dengan mesin kecil. Hasil yang diperoleh juga sedikit & tidak efektif

perbedaan nelayan tradisional & nelayan modern

Sementara pada masyarakat modern, alat-alat yang digunakan untuk menangkap ikan sudah menggunakan alat-alat modern seperti satelit untuk mendeteksi keberadaan ikan dan kapal besar dengan fasilitas proses pengawetan & pengolahan nya.

d. Jasa

Sistem mata pencaharian ini menyediakan jasa bagi perorangan/kelompokdan tidak menghasilkan produk apapun.

Contoh : influencer (paidpromote), Dokter, guru dll

influencer

Umumnya pekerjaan dibidang jasa ini sering dialami diperkotaan, pada masyarakat pedesaan  yang daerahnya terpencil & sulit dijangkau, pekerjaan ini jarang ditemui di desa

e. Industri (urbanisasi, kota menjadi padat)

urbanisasi

Industri adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi/jadi

Contoh : pengolahan padi jadi beras

 pengolahan gandum jadi tepung

Kegiatan perindustrian ini akan menciptakan lapangan kerja, jadi banyak orang dari desa yang pergi ke kota untuk mencari nafkah. Hal ini dapat menimbulkan permasalahan terkait dengan kepadatan penduduk yang tinggi

  • Permasalahan dalam Keberagaman Gender

Sejarah perbedaan gender antara laki-laki & perempuan terjadi melalui proses yang sangat panjang dan dibentuk oleh beberapa hal seperti kondisi sosial budaya,keagamaan dan kenegaraan.

Dengan proses yang panjang ini perbedaan gender dianggap sebagai ketentuan yang bersifat kodrati dan mutlak juga tak bisa diubah lagi, ini yang menjadi awal penyebab ketidakadilan gender

Contoh ketidakadilan gender : Dalam kehidupan sehari-hari laki-laki memiliki derajat yang lebih tinggi daripada perempuan, laki-laki juga dianggap lebih pantas menempuh pendidikan daripada perempuan.

Jika setiap orang memiliki kesadaran terhadap pentingnya persamaan gender,maka dalam masyarakat akan tumbuh konstruksi sosial yang adil, dan tidak bias gender

bias gender

Beberapa bentuk ketidakadilan gender yaitu :    

  1. Marginalisasi (peminggiran)

Marginalisasi perempuan dapat bersumber dari kebudayaan,tradisi,kebiasaan,asumsi, dll

Contoh: Banyak suku-suku yang tidak memberikaan hak waris sama sekali pada perempuan (tradisi)

  • Pelabelan negative (stereotype)

Penandaan/penilaian yang bersifat negative & melahirkan ketidakadilan

Contoh :

  • Perempuan dianggap tidak benar,kalo pulang larut malam  
  • Perempuan hanya bisa jadi ibu rumah tangga
ibu rumah tangga
  • Kekerasan
kekerasan pada perempuan

Serangan/Invasi terhadap fisik & integritas mental psikologis seseorang

Contoh : perempuan harus menanggung beban kerja yang lebih banyak karna dianggap bahwa perempuan memiliki sifat rajin, sehingga semua pekerjaan rumah tangga jadi tanggung jawab perempuan.

C. Strategi penyelesaian permasalahan yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

  1. Strategi penyelesaian Pemasalahan keberagaman sosial budaya

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengharmonisasikan keberagaman adalah kearifan local.

Kearifan local terdiri dari 2 kata yaitu kearifan (wisdom) dan local (local), secara umum local wisdom dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan yang bersifat bijaksana,bernilai baik,yang tertanam & diikuti oleh anggota masyarakatnya.

Contoh dari kearifan local adalah tradisi tane’ olen dari Dayak Kenyah, dalam tradisi ini kawasan hutan dikuasai & menjadi milik masyarakat adat & pengelolaan tanah diatur & dilindungi oleh aturan adat

tane’olen
  • Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi

Berbagai upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan keberagaman ekonomi antara lain :

  1. Pemerataan pembangunan, sehingga masyarakat pedesaan dapat menikmati fasilitas yang sama seperti di kota
  • Pelatihan & penyuluhan berkala bagi para petani
  • Adanya kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan
  • Adanya regulasi yang jelas dalam bidang industry & jasa
  • Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Gender

Meskipun sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi keberagaman gender, data masih menunjukan adanya kesenjagan dalam akses,manfaat,serta penguasaan terhadap sumber daya seperti dalam bidang pendidikan & kesehatan, dll

Kesenjangan gender adalah perbedaannya akses untuk memperoleh sumber daya antara laki-laki & perempuan

kesenjangan gender

Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah yaitu :

  1. Program kesetaraan gender
  1. Memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan
  2. Memperoleh manfaat yang sama dari sumber daya pembangunan
  3. Memiliki control yang sama atas sumber daya pembangunan
  • Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dari berbagai tindak kekerasan yang ditandai dengan :
  1. Meningkatnya jumlah kebijakan perlindungan perempuan
  2. Meningkatnya jumlah lembaga yang melaksanakan perlindungan terhadap perempuan (komnas perempuan)
  3. Meningkatnya presentase kasus kekerasan terhadap perempuan

Berikut kegiatan utama yang dapat dilakukan dalam program kesetaraan gender.

  1. kesetaraan gender dalam pekerjaan domestic (rumah tangga)

membuat pembagian kerja antara anggota keluarga

  • kesetaraan gender dalam partisipasi politik

mengajak seluruh anggota keluarga untuk menggunakan hak pilihnya

  • kesetaraan gender dalam akses pendidikan anak

menamkan pemikiran bahwa anak perempuan mempunyai kesempatan yang sama  dengan anak laki-laki

  • kesetaraan gender dala kehidupan demokrasi

menyelesaikan persoalan keluarga dengan musyawarah mufakat

musyawarah mufakat dalam keluarga
  • kesetaraan gender dalam bidang ekonomi keluarga pemakaian uang saku pada anak

Bab 5 PPKN / Shayna 9a-33

Bab 5 – Harmoni dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Keberagaman Masyarakat Indonesia

A. Keberagaman sosial budaya

Masyarakat Indonesia terdiri dari beberapa golongan, suku etnis, ras, agama, dan budaya atau bisa juga disebut sebagai masyarakat multikultural. Masyarakat multikutural dipandang sebagai masyarakat yang memiliki beragam kelompok sosial dengan sistem norma dan kebudayaan yang berbeda-beda. Dalam masyarakat multikutural perbedaan kelompok social, kebudayaan, dan suku bangsa dijunjung tinggi. Namun hal tersebut tidak berarti bahwa akan muncul kesenjangan antar kelompok sosial, kebudayaan, dan suku bangsa. Masyarakat multikutural tidak mengenal perbedaan hak dan kewajiban antara kelompok minoritas dan mayoritas.

B. Keberagaman ekonomi

Di seluruh Indonesia, ada yang tinggal dipedesaan atau di daerah perkotaan. Masyarakat pedesaan biasanya memiliki kelompok sosal yang kecil dan dalam kehidupan ekonomi, masyarakat pedesaan mengerjakan pekerjaan dengan mengolah lahan milik mereka atau orang lain. Tetapi masyarakat perkotaan memiliki kelompok social yang lebih besar dan mereka cenderung bekerja sesuai dengan pendidikan atau keahlian yang dimilikinya. Diantara keberagaman ekonomi ini terdapat harmonisasi dalam keberagaman, seperti dalam pertukaran hasil produksi.

C. Keberagaman gender

Gender merupakan suatu sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau identitas dalam masyarakat. Gender juga dapat dilihat sebagai pembagian peran kedudukan dan tugas antara laki-laki dan perempuan yang ditetapkan oleh masyarakat. Gender juga diartikan oleh para ahli yang bernama John M. Echols dan Hassan Sadhily serta Mansour Fakih.

Permasalahan dan akibat yang muncul dalam keberagaman Indonesia

A. Permasalahan dalam keberagaman sosial budaya

Jika kehidupan masyarakat majemuk Indonesia tidak ditanggapi dengan bijak, maka akan timbul pertentangan antar budaya dan munculnya konflik antarbudaya. Jika kita tidak dapat saling menghargai dan menghormati keberadaan unsur-unsur kebudayaan tersebut dapat menimbulkan permasalahan dalam masyarakat. Sejatinya, unsur-unsur tersebut merupakan kekuatan bagi msyarakat untuk saling menghargai dan menghormati keberagaman yang sudah ada.

B. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi

Berbagai tindakan ekonomi dilakukan untuk menunjang kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan ekonomi di Indonesia, interaksi dengan daerah lain sangat dimungkinkan terjadi karena tiap daerah memiliki SDA dan pekerjaan yang berbeda-beda. Permasalahan dalam keberagaman ekonomi terletak pada berbagai usaha yang dilakukan manusia tiap daerah untuk memnuhi kebutuhannya tersebut. Terdapat potensi permasalahan dalam berbagai kegiatan ekonomi manusia, yaitu :

– Pertanian

Pada masyarakat tradisional, tanah pertanian yang diolah cenderung sempit, menggunakan sistem pengolahan yang sederhana, dan sangat tergantung pada alam. sedangkan masyarakat modern menggunakan teknologi canggih.

– Peternakan

Peternakan banyak dilakukan di daerah sabana atau stepa ( Nusa Tenggara Timur ). Kegiatan peternakan tidak terbatas pada tempat yang ditumbuhi pada padang rumput saja tetapi berbagai masyarakat dari berbagai daerah mencoba untuk beternak dengan berbagai cara. Permasalahan yang di alami peternak, yaitu :

– Kurangnya pemahaman sebagai peternak terhadap hewan ternaknya

– Adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak

– Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda tiap daerah

– Nelayan

Indonesia memiliki wilayah laut dan pesisir yang sangat luas sehingga banyak yang bekerja sebagai nelayan. Pada masyarakat tradisional, nelayan masih menangkap ikan dengan cara-cara tradisional. Sedangakn masyarakat modern, menggunsksn teknologi dengsn alat-alat modern.

– Jasa

Sistem mata pencaharian ini menyediakan jasa bagi peorangan ataupun kelompok. Pekerjaan ini biasanya terdapat di kota. Pada masyarakat pedesaan yang sulit dijangkau, tidak begitu terlalu banyak pekerjaan seperti ini.

– Industri

Kegiatan industri adalah kegastan yang dilakukan untuk mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi. Taraf hidup masyaakat akan naik jika tersedianya lapangan kerja. Sedikitnya lapangan kerja yang tersedia di pedesaan membuat masalah sendiri.

Permasalahan dalam keberagaman gender

Perbedaan gender sering kali dianggap menjadi ketentuan Tuhan yang bersifat kodrati atau seolah-olah bersifat biologisyang tidak dapat diubah. Hal ini yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan pada gender di masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, laki-laki lebih dipandang memiliki derajat yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. Pandangan masyarakat kepada seseorang dapat menghambat kegiatan dan perkembangan pola pikir seseorang. Kesadaran akan persamaan gender perlu di ditumbuhkan dan dikembangkan. Jika kesadaran tersebut dimliki oleh semua orang, pasti akan tumbuh kehidupan sosial yang adil diantara masyarakat. Perbedaan gender dan ketidakadilan gender memiliki hubungan yang erat. Perbedaan gendetidak masalah jika tidak menimbulkan ketidakadilan gender. Berikut contoh ketidakadilan gender yang terjadi di masyarakat:

Marginalisasi atau proses peminggiran perempuan banyak berasal dari tafssir agama, tradisi, kebiasaan, dan asumsi ilmu pengetahuan

Pelabelan negatif atau stereotipe adalah penilaian yang sering kali bersifat negatif

Kekerasan adalah serangan terhadap fisik dan integritas mental psikologis seseorang

Salah satu ketidakadilan yang sulit diubah adalah ketidakadilan yang telah mengakar dalam keyakinan dan menjadi ideologi bagi perempuan ataupun laki-laki. Lambat laun  terciptalah suatu struktur ketidakadilan gender yang diterima.

Strategi penyelesaian masalah yang muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia

1.Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman sosial budaya

Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk mengharmonisasikan keberagaman sosial budaya adalah menggunakan atau memakai kerarifan lokal. Pada dasarnya, kearifan lokal bernilai baik dan menjadi keunggulan budaya masyarakat setempat serta berkaitan dengan kondisi geografis. Contoh dari kerifan lokal adalah trasisi tane’ olen  dari Danyak Kenyah, Kalimantan Timur.

Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman ekonomi :

– Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah setempat

– Adanya pelatihan secara berkala bagi petani agar dapat meningkatkan produksinya

– Melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu para nelayan

– Adanya perundang-undangan yang jelas dan tidak merugikan satu pihak dalam kegiatan usaha

2. Strategi penyelesaian permasalahan keberagaman gender

Kesenjangan gender adalah perbedaan partisipasi tiap pihak. Dari hasil pembangunan tidak dirasakan secara adil dan merata.

Upaya yang dapat dilakukan pemerintah :

– Program kesetaraan gender terintergrasi dalam berbagai program kegiatan daru sektor pembungan yang terkait

– Meningkatnya perlingungan perempuan dari beberapa tindak kekerasan

 Berikut adalah kegiatan yang dapat dilakukan dalam kesetaraan gender:

– Kesetaraan gender dalam pekerjan domestik

– Keseragan gender dalam partisipasi politik

– Kesetaraan gender dalam akses pendidikan tinggi yang diterimanya dalam bidang ekonomi

– Kesetaraan gender dalam bidang kan menciptakan kehidupan berdemokrasi

– Kesetaraan gender dlama bidang ekonomi keluarga

Rangkuman PPKN bab 5 Ralfhael Jesse Lesmana

Harmoni = keselarasan
Keberagaman = bermacam – macam
KEBERAGAMAN SOSBUD
Sosbud bisa mencakup :

  • Suku
  • Ras
  • Agama
  • Budaya
  • Hildred Gertz ercaya ada 300 suku di Indonesia
    M.A.Jaspan percaya ada 366 suku di Indonesia
  • Masyarakat yang beragam = multicultural
    Multicultural tidak mengenal hak dan kewajiban masyarakat minoritas dan
    mayoritas baik secara hokum dan social.
  • KEBERAGAMAN EKONOMI
    Keberagaman di bidang ini dipengaruhi oleh kondisi geografis.
    Kondisi geografis = Desa dan Kota
    Cara masyarakat desa mendapatkan penghasilan
    = mengolah lahan milik mereka atau orang lain dan menjual hasil olahan mereka ke
    kota.
    Cara masyarakat kota mendapat penghasilan
    = mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar pendidikan yang dimiliki

Untuk melakukan harmonisasi diperlukan adanya pertukaran hasil produksi
KEBERAGAMAN GENDER
Gender = pembagian peran yang dianggap layak di kehidupan social.

Macam” pengertian gender :

  1. John M. Echols dan Hassan Sadhily = perbedaan yang Nampak antara pria dan
    wanita yang dilihat dari tingkah laku.
  2. Mansour Fakih = sifat yang melekat pada pria ataupun wanita yang dibentuk
    secara social dan kultural.

PERMASALAHAN SOSBUD
Pertentangan = perbedaan pedapat yang muncul dan di debatkan
Konflik = ketika per debatan tak selesai dan timbul kemarahan maka terjadilah konflik

PERMASALAHAN EKONOMI

  1. Pertanian :
  • Lahan yang kecil’
  • Teknologi teradfisional
  • Bergantung kondisi alam
  1. Peternakan :
  • Kurangnya pemahaman perihal ternak
  • Kualitas ternak kurang baik
  • Tidak ratanya distribusi hewan
  • Sumber makanan ternak yang berbeda
  1. Nelayan :
  • Teknologi tradisional
  • Bergantung cuaca
  1. Jasa :
  • Di desa kurang tersalurkan pekerjaan di bidang ini
  1. Indusrti ;
  • Lapangan pekerjaan di bidang industry desa hanya memerlukan sedikit orang
  • Masyarakat yang menganggur akan ke kota dan membuat kota menjadi padat

PERMASALAHAN GENDER

  1. Marginalisasi = peminggiran perempuan
  2. Streotipe = pelabelan negative
  3. Kekerasan = serangan fisik dan mental seseorang

PENYELESAIAN MASALAH SOSBUD
Melakukan harmonisasi dengan melakukan kearifan local
Kearifan local = gagasan setempat yang bersifat bijaksana yang tertanam dan diikuti
oleh anggota masyarakatnya .
Kearifan local secara sederhana berarti identitas kultural
Tradisi tane’olen di Dayak Kenyah , Kalimantan Timur.

PENYELESAIAN EKONOMI :

  1. Pemerataan pembangunan
  2. Pelatihan pada petani
  3. Melakukan kebijakan yang membantu para nelayan
  4. Adanya regulasi yang jelas dan menguntungkan di bidang industry dan jasa

PENYELESAIAN GENDER
Program kesetaraan gender :

  • Akses yang sama
  • Partisipasi yang sama
  • Control yang sama
  • Manfaat yang sama

Cara meningkatkan perlidungan perempuan :

  • Meningkatkan kebijakan perlindungan perempuan
  • Meningkatkan lembaga perlindungan perempuan

Kegiatan utama di program kesetaraan gender :

  • Pekerjaan domestic
  • Partisipasi politik
  • Akses pendidikan
  • Kehidupan demokrasi
  • Ekonomi keluarga

RANGKUMAN PPKN BAB 5 YEHEZKIEL VITO 9A/36

BAB 5 PPKN KELAS 9 : HARMONI DALAM KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA

  1. KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA

Keberagaman dapat diartikan berbeda atau bermacam-macam.

 Harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia dapat diartikan suatu keselarasan atau keserasian dalam perbedaan di dalam masyarakat Indonesia.

  1. Keberagaman Sosial Budaya pada Masyarakat

Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai golongan, etnis, ras, agama, dan budaya. Mereka tersebar di berbagai wilayah Indonesia, juga hidup dan berinteraksi dengan masyarakat internasional baik secara langsung maupun tidak langsung.

  • Keberagaman Ekonomi Masyarakat

Salah satu contoh keberagaman ekonomi yang ada di masyarakat adalah masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan atau perkotaan.

Masyarakat pedesaan biasanya merupakan masyarakat yang memiliki kelompok sosial yang lebih kecil. Biasanya, dalam kehidupan ekonominya, mereka mengolah lahan milik mereka dan menjual hasil olahan lahan ke orang lain.

Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat dengan kelompok social yang lebih besar dan lebih kompleks. Umumnya mereka memiliki pemikiran yang lebih rasional, bersifat individualistis dan menjadikan kota sebagai pusat kegiatan ekonomi, social, dan politik.

  • Keberagaman Gender pada Masyarakat

Menurut John M. Echols & Hassan  Sadhily mengemukakakn bahwa kata gender berasal dari bahasa Inggris yang berarti jenis kelamin. Secara umum, pengertian gender adalah perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan apabila dilihat dari nilai dan tingkah laku.

  • PERMASALAHAN DAN AKIBAT YANG MUNCUL DALAM KEBERAGAMAN INDONESIA
  • Permasalahan dalam Keberagaman Sosial Budaya

Kita harus menghargfai dan menghormati budaya yang ada di Indonesia. Jika kita tidak dapat saling menjaga dan menghargai keberadaan unsur-unsur kebudayaan dapat menimbulkan permasalahan dalam masyarakat.

  • Permasalahan dalam Keberagaman Ekonomi
  • Pertanian

Pada masyarakat tradisional, tanah pertanian yang diolah cenderung sempit, masih menggunakan system pengolahan yang sederhana, dan sangat bergantung pada kondisi alam. Sementara itu, pada masyarakat nmodern, pengolahan tanah menggunakan mesin traktor dan pemanfaatan teknologi lainnya yang lebih modern.

  • Peternakan

Peternakan merupakan mata pencaharian yang dilakukan di wilayah atau daerah-daerah yang ditumbuhi padang rumput. Berikut adalah permasalahan yang dialami para peternak.

  1. Kurangnya pemahaman tantang penanganan hewan ternaknya sehingga kualitas ternak yang dihasilkan kurang memuaskan.
  2. Adanya ketidakmerataan sarana distribusi hewan ternak.
  3. Ketersediaan sumber makanan ternak berbeda-beda di tiap daerah
  4. Nelayan

Nelayan merupakan pekerjaan yang dilakukan di daerah pesisir. Pada masyarakat tradisional, penangkapan ikan masih menggunakan jarring kecil, perahu dayung atau perahu dengan mesin kecil. Hasil yang diperoleh juga sedikit.

Sementara itu, masyarakat modern menggunakan alat-alat modern seperti menggunakan jala atau alat pancing yang besar dan kapal besar yang dilengkapi proses pengawetan dan pengolahannya.

  • Jasa
  • Industri

`               3. Permasalahan dalam Keberagaman Gender

                Dalam kehidupan social, laki-laki cenderung dipandang lebih tinggi derajatnya dan lebih mudah memiliki gerak sosial disbanding perempuan

  • C.      STRATEGI PENYELESAIAN PERMASALAHAN YANG MUNCUL DALAM KEBERAGAMAN INDONESIA
  • Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Sosial Budaya

Salah satunya adalah dengan kearifan local.

  • Strategi Penyelesaian Permasalahan Keberagaman Ekonomi
  • Pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah
  • Adanya pelatihan atau penyuluhan secara berkala bagi para petani
  • Melakukan kebijakan-kebijakan yang  dapat membantu nelayan
  • Adanya rergulasi atau perundang-undangan
  • Strategi Penyelesaian Permasalahan keberagaman gender
  • Program kesetaraan gender  terintergrasi dalam berbagai program kegiatan dari sector pembangunan  yang terkait.
  • Meningkatnya perlindungan perempuan dari berbagai tindakan kekerasan
Design a site like this with WordPress.com
Get started