BAB 4 KEBANGKITAN NASIONAL DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN
A. Makna Kebangkitan Nasional dalam Perjuangan Kemerdekaan
1. Pengertian Kebangkitan Nasional
Kebangkitan Nasional adalah masa bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, nasionalisme dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan RI
Kebangkitan nasional Indonesia dimulai tahun 1908, tepatnya 20 Mei 1908 dengan berdirinya Budi Utomo
2. Sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia
Masa kebangkitan nasional merupakan kelanjutan dari Politik Etis atau politik Balas Budi yang diterapkan Belanda. Pada tahun 1899 pemerintah kolonial Belanda menerapkan Politik Etis. Isi politik etis adalah irigasi (pengairan), emigrasi (perpindahan penduduk), dan edukasi (pendidikan)
a. Periode Tahun 1900-1908
dr. Wahidin Sudirohusodo mendirikan Studie Fonds atau Yayasan Beasiswa dan melakukan kegiatan menghimpun dana dengan melakukan propaganda berkeliling di Jawa tahun 1906. Gagasan dan langkah dr. Wahidin Sudirohusodo menarik perhatian seorang mahasiswa STOVIA bernama Sutomo, akhirnya beliau mendirikan organisasi yang bernama Budi Utomo (organisasi modern pertama) pada tanggal 20 Mei 1908. Program utama dari Budi Utomo adalah mengusahakan perbaikan pendidikan dan pengajaran
pada tanggal 3-5 Oktober 1908, organisasi Budi Utomo mengadakan kongresnya yang pertama di Yogyakarta
b. Periode Tahun 1908-1928
pada tahun 1912 berdiri partai politik pertama yaitu Indische Partij. Pada tahun yang sama
Haji Samanhudi = mendirikan Serikat Dagang Islam di Solo
KH Ahmad Dahlan = mendirikan Muhammadiyah di Yogyakarta
KH Hasyim Asy’ari = mendirikan Nahdlatul Ulama di Surabaya
Djiwo Sewoyo dkk = Asuransi Jiwa Bersama Boemi Poetra di Magelang
Pada tanggal 20 Juli 1913, Suwardi Suryaningrat yang tergabung dalam Komite Boemi Poetra, menulis artikel yang berjudul Als Ik Eens Nederlander Was (seandainya aku orang Belanda), yang memprotes keras rencana pemerintahan Hindia Belanda merayakan 100 tahun kemerdekaan Belanda di Hindia Belanda
Pada tahun 1924, dr. Sutomo yang tidak puas dengan organisasi Budi Utomo mendirikan Indonesia Studieclub di Surabaya. Pada tanggal 30 April-2 Mei 1926 di Jakarta para pemuda melakukan pertemuan itu yang kemudian dikenal sebagai Kongres Pemuda I dipimpin oleh Moh.Tabrani
Kongres pemuda I lahir kesepakatan untuk:
- Mengakui dan menerima cita-cita persatuan Indonesia
- Menghilangkan pandangan adat dan kedaerahan yang kolot
Berbagai organisasi pemuda yang dimotori oleh PPPI (Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia) akhirnya membentuk panitia Kongres Pemuda II yang diketuai oleh Sugondo Joyopuspito. Pada tahun 1927, organisasi Budi Utomo masuk dalam PPPKI (Pemufakatan perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia) yang dipelopori Ir. Soekarno
c. Periode Tahun 1928-1945
kongres pemuda II berlangsung di Jakrtra tanggl 27-28 Oktober 1928 dan diselenggarakan oleh Jong Java, Jong Sumatera, Pemuda Indonesia, Sekar Rukun, Jong Celebes, Pemuda Kaum Betawi, dsb. Dihadiri juga oleh PNI, PSI dan Budi Utomo
d. Periode Tahun 1945-1948
sejarah perjuangan bangsa Indonesia mencapai puncaknya dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Bangsa Indonesia telah merdeka dengan berdirinya NKRI yang terbebas dari penjajah
3. Kebangkitan Nasional dalam Perjuangan kemerdekaan
Perjuangan sebelum kemerdekaan memiliki beberapa kelemahan, yaitu:
- Masih bersifat kedaerahan dan tidak serentak
- Dipimpin oleh pemimpin karismatik sehingga tidak ada yang melanjutkan
- Menggunakan kekerasan senjata
- Para pejuang mudah diadudomba oleh penjajah dengan politik devide et impera
Setelah tahun 1908, mengalami perubahan sehingga memiliki keunggulan yaitu:
- Perjuangan dilakukan dengan menggunakan organisasi dan diplomasi bukan kekerasan senjata
- Pemimpin berasal dari kaum intelektual terpelajar, bukan raja, sultan dll
- Rasa persatuan dan kebangsaan mulai tumbuh
- Perjuangan serentak, tidak bersifat kedaerahan
B. Arti Penting Kebangkitan Nasional dalam Perjuangan Kemerdekaan
1. Arti penting Kebangkitan Nasional
- Mengubah perjuangan yang bersifat kedaerahan menjadi pergerakan nasional
- Mengubah perjuangan yang bersifat fisik dengan kekuatan senjata menjadi bersifat organisasi dan diplomasi
- Mengubah perjuangan yang tergantung kharismatik pemimpin menjadi berdasarkan kesadaran Bersama
- Mengubah perjuangan yang bersifat tunggal menjadi perjuangan yang multiaspek
- Kebangkitan nasional menjadi tonggak pergerakkan nasional menuju kemerdekaan Indonesia
2. Arti penting kebangkitan nasional bagi bangsa Indonesia saat ini
- Membangkitkan rasa dan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme dan patriotism bangsa Indonesia
- Memotivasi untuk mencapai prestasi sebagai bangsa yang gemilang di tengah persaingan global
- Menumbuhkan budaya belajar dan kerja keras demi kemajuan bangsa
- Menumbuhkan kesadaran sejarah untuk menjaga keutuhan NKRI
C. Peran Tokoh Kebangkitan Nasional dalam perjuangan Kemerdekaan
1. Tokoh-tokoh kebangkitan Nasional dan perannya:
Pendiri Studie Fonds atau Yayasan beasiswa dan melakukan kegiatan menghimpun dana dengan melakukan propaganda berkeliling di Jawa tahun 1906. Beliau juga pembangkit dan pemberi inspirasi berdirinya Budi Utomo
Pendiri dan ketua organisasi Budi Utomo
Tergabung dalam Komite Boemi Poetra.
Penulis artikel Als Ik Eens Nederlander Was (seandainya aku orang Belanda)
Pendiri Indische Partij (3 Juli 1912) bersama Dr Cipto Mangunkusumo dan E. Douwess dekker (tiga serangkai)
Pendiri Taman Siswa
Bersama Tiga Serangkai pernah diasingkan ke Banda dan Bangka tetapi beliau dipulangkan karena sakit
Pendiri Indische Partij
Pendiri Indische partij
Penggaggas nama Nusantara sebagai ganti Hindia Belanda setelah merdeka
Tergabung dalam Budi Utomo
Menciptakan lagu kebangsaan Indonesia
2. Meneladani Tokoh-tokoh Kebangkitan Nasional
- Belajar dan bekerja keras untuk kemajuan bangsa
- Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
- Rela berkorban untuk bangsa dan negara
- Bangga dengan milik sendiri
- Mengenang para pahlawan misalnya dengan mengheningkan cipta
BAB 5 SUMPAH PEMUDA DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA
- Makna Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
- Latar belakang Sumpah Pemuda
Melihat kesengsaraan Bangsa Indonesia yang semakin parah, tak sedikit kalangan elit Belanda yang bersimpati. Douwes Dekker, Baron Van Hovel, Theodore van Deventer adalah sebagian diantaranya. Mereka menyuarakan politik balas budi melalui tiga gerakan yaitu edukasi, irigasi dan migrasi
Berdirinya Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908 merupakan kesadaran bangsa Indonesia untuk mengubah bentuk dan strategi perlawanan menghadapi penjajah
Pada tanggal 30 April-2 Mei 1926 di Jakarta, para pemuda melakukan pertemuan yang kemudian dikenal sebagai Kongres pemuda I dipimpim oleh Moh. Tabrani dan dihadiri oleh tokoh-tokoh organisasi pemuda dari Jong Java, Jong Sumateranen bond, Jong Ambon, dan Pemuda Kaum Betawi. Kongres pemuda I lahir kesepakatan untuk:
- Mengakui dan menerima cita-cita persatuan Indonesia
- Menghilangkan pandangan adat dan kedaerahan yang kolot
Kongres pemuda I menginspirasi terbentuknya organisasi pemuda lainnya yaitu Pemuda Indonesia (PI) dan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI). PPPI membentuk kongres pemuda II diketuai oleh Sugondo Joyopuspito. Kongres pemuda II 27-28 Okt 1928
Isi dari sumpah pemuda:
- Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia
- Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
- Kami putra dan putri Indonesia menjunjung Bahasa persatuan, Bahasa Indonesia
Kongres pemuda II juga menunjukkan kesatuan tanah air, bangsa, dan Bahasa dalam bentuk lambang:
- Lambang warna yang ditandai dengan pengibaran bendera merah putih
- Lambang suara yang ditandai dengan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya
- Lambang lukisan berupa lencana garuda terbang
- Makna Sumpah Pemuda
- Kesatuan Tanah Air Indonesia
Maknanya:
- Banyaknya pulau yang menjadi wilayah Indonesia semakin mengokohkan bahwa NKRI sebagai negara kepulauan terbesar di dunia
- Kondisi wilayah yang sepertiga meliputi lautan bukan merupakan pemisah antarpulau melainkan penghubung yang mengokohkan keutuhan NKRI
- Kondisi wilayah administrative yang meliputi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa mempermudah komunikasi antara pemrintah dan rakyat
- Keragaman flora dan fauna sebagai SDA yang dapat diperbaharui
- Kesatuan bangsa Indonesia
Kesatuan bangsa yang didasari keragaman sebenarnya bermakna sebagai berikut:
- Keragaman Bahasa daerah menjadi dasar pengembangan Bahasa Indonesia yang telah dijadikan Bahasa nasional dan Bahasa negara
- Keragaman adat istiadat seperti pakaian, rumah, upacara perkawinan, dsb
- Keragaman kesenian daerah menjadi modal terbentuknya budaya nasional seperti wayang
- Keragaman pengetahuan dan teknologi
- Keragaman organisasi social atau system kemasyarakatan atau kekerabatan
- Keragaman religi atau kepercayaan
- Keragaman ras (warna kulit dan ciri fisik lainnya)
- Keragaman golongan atau kelompok masyarakat dengan ciri-ciri dan aktivitas tertentu
Dampak positif keragaman golongan:
- Memberi kontribusi positif bagi kemajuan bangsa
- Menjadi pilar penyangga keutuhan NKRI
- Menjalankan fungsi-fungsi khusus misalnya partai politik sebagai saran membina kehidupan demokrasi
- Keragaman gender (sifat yang melekat pada kaum laki-laki dan perempuan yang terbentuk karena faktor sosbud masyarakat)
Makna keragaman gender:
- Meningkatkan peran-peran gender baik reproduktif, produktif dan kemasyarakatan
- Hilangnya ketidakadilan gender dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara
- Terpenuhinya kebutuhan gender baik praktis maupun strategis
- Tercapainya pengarusutamaan Gender di berbagai bidang pembangunan
- Kesatuan Bahasa Indonesia
Kebiasaan berbahasa daerah di Indonesia antara lain
- Bahasa Melayu
- Bahasa batak
- Bahasa jawa
Ngoko (umum)
Krama alus (orang muda kepada orang tua)
Krama inggil (bahasa khusus pada pertemuan/orang yang dihormati)
- Bahasa Sunda
- Bahasa Bali (kasar, halus mera, alus)
- Bahasa Dani
Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional memegang peran penting karena menjadi alat komunikasi antarsuku bangsa yang mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan. Sedangkan sebagai Bahasa negara, Bahasa Indonesia menjadi Bahasa resmi dalam berbagai kegiatan kenegaraan baik lisan maupun tertulis
- Arti Sumpah Pemuda bagi Perjuangan Bangsa Indonesia
- Sumpah pemuda menumbuhkan persatuan dan kesatuan dalam perjuangan mencapai kemerdekaan
Arti penting sumpah pemuda:
- Menyatukan langkah perjuangan bangsa
- Menghilangkan sifat kedaerahan dan sukuisme
- Mendukung terwujudnya Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional dan resmi
- Mempecepat tecapainya kemerdekaan Indonesia
- Sumpah pemuda menumbuhkan pengakuan internasional terhadap perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia
- Sumpah pemuda menumbuhkan semangat kekeluargaan dan gotong royong dalam masyarakat
- Makna kekeluargaan dan gotong royong
Semangat kekeluargaan : suatu sikap mental bangsa Indonesia yang merasa diri dan kelompoknya merupakan sebuah keluarga besar
Semangat gotong royong : kerja Bersama-sama demi kepentingan Bersama
Kebersamaan : kondisi yang tidak berbeda, kondisi berbarengan atau bertepatan
- Arti penting kekeluargaan dan gotong royong
- Merasa aman dan tenteram
- Mudah berkomunikasi dengan kelompok lain
- Meringankan dan mempercepat pekerjaan
- Nilai dan semangat Sumpah Pemuda bagi Bangsa dan Negara Indonesia
- Arti penting Semangat Sumpah pemuda
Salah satu ciri makhluk hidup adalah melakukan kerja. Kerja artinya kegiatan yang berkaitan dengan hidup dan kehidupan . kerja sama adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan Bersama
Arti penting sumpah pemuda:
- Mempercepat terselesaikannya perkerjaan
- Terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun dan damai
- Tercipta persatuan dan kesatuan bangsa dan negara
- Wujud Nyata Semangat dan Komitmen Sumpah Pemuda dalam masyarakat
- Bidang keagamaan
- Menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan
- Membina toleransi agama
- Melaksanakan pembangunan jalan
- Bidang Sosial Budaya
- Mengadakan peringatan HUT RI
- Gotong royong membantu tetangga
- Kerja bakti membersihkan lingkungan
- Bidang politik
- Menjaga kedamaian lingkungan
- Melaksanakan pemilu
- Menghargai HAM
- Bidang Ekonomi
- Mendirikan koperasi
- Membantu pihak lain yang membutuhkan
- Mendukung gerakan dispilin
- Bidang Pertahanan dan keamanan
- Menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan
- Membantu tugas-tugas Polri dan TNI
- Melerai teman yang berkelahi
BAB 6 SEMANGAT DAN KOMITMEN KEBANGSAAN UNTUK MEMPERKUAT KEUTUHAN NKRI
- Semangat dan Komitmen Kebangsaan Indonesia
- Pengertian dan semangat kebangsaan Indonesia
Semangat merupakan daya dorong atau motivasi manusia untuk mewujudkan keinginannya
Komitmen adalah janji pada diri sendiri atau orang lain yang tercermin dalam sikap dan perbuatan nyata
Kebangsaan adalah kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya serta mempunyai pemerintahan sendiri
Semangat kebangsaan identic dengan nasionalisme dan patriotisme, nasionalisme adalah paham yang menganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi wajib diserahkan kepada negara kebangsaan. Patriotisme berarti semangat cinta tanah air atau sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk mempertahankan bangsanya
Nasionalisme dibedakan menjadi dua, sempit dan luas. Nasionalisme sempit (chauvinism) artinya cinta pada bangsanya yang sangat tinggi dan memandang rendah bangsa lain. Sedangkan nasionalisme luas artinya perasaan cinta tanah air namun tetap menghargai bangsa lain
Prinsip nasionalisme Pancasila:
- Menunjukan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara
- Merasa bangga sebagai bangsa Indonesia
- Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
- Membela kebenaran dan keadilan
- Mengakui persamaan derajat
Patriotisme Indonesia atau jiwa dan semangat 45 diantaranya:
- Pro-patria dan primus patrialis yaitu mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan tanah air
- Solidaritas dan kesetiakawanan
- Toleran atau tenggang rasa
- Tanpa pamrih dan bertanggung jawab
- Ksatria dan kebesaran jiwa yang tidak mengandung balas dendam
- Sejarah semangat dan komitmen kebangsaan Indonesia
- Sebelum masa kebangkitan Nasional (sebelum 1908)
- Masa kebangkitan nasional (1908-1928)
- Masa sumpah pemuda (1928-1945)
- Masa proklamasi kemerdekaan (1945)
- Masa mempertahankan dan mengisi kemerdekaan (1945-sekarang)
Perkembangan semangat dan komitmen kebangsaan atau nasionalisme Indonesia dilandasi oleh beberapa faktor sebagai berikut:
- Persamaan nasib
- Kesatuan tempat tinggal
- Keinginan Bersama untuk merdeka
- Cita-cita Bersama (kesejahteraan, kemakmuran, dan keadilan)
- Unaur-unsur semangat dan komitmen kebangsaan Indonesia
- Dasar negara adalah Pancasila
Pancasila dis=tetapkan sebagai dasar negara dan pandangan hidp bangsa Indonesia telah dirumuskan oleh BPUPKI dan ditetapkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945
- Konstitusi Negara adalah UUD Negara RI
UUD NRI ditetapkan oleh PPKI pada 18 Agt 1945
- Lagu kebangsaan adalah Indonesia Raya
- Sejarah singkat
Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh W.R.Soepratman, yang pertama kali diperdengarkan pada kongres pemuda II di Jakarta 28 Okt 1928
- Penetapan lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan
Lagu kebangsaan diperdengarkan dan dinyanyikan:
- Untuk menghormati Kepala Negara dan Wakil
- Pada kegiatan internasional
- Pada waktu penaikan dan penurunan bendera dalam upacar
- Untuk menghormati negara asing
Lagu kebangsaan dapat pula diperdengarkan dan dinyanyikan sebagai:
- Pernyataan perasaan nasional
- Rangkaian Pendidikan dan pengajaran
Lagu kebangsaan dilarang diperdengarkan dan dinyanyikan untuk:
- Reklame dalam bentuk apapun juga
- Menggunakan bagian-bagian dari pada lagu kebangsaan dalam gubahan yang tidak sesuai dengan kedudukan lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan
- Bendera Negara adalah bendera merah putih
- Fungsi bendera negara:
- Lambang kedaulatan negara
- Identitas bangsa dan negara
- Lambang kehormatan dan harga diri suatu bangsa atau negara
- Dasar Hukum berlakunya bendera kebangsaan Negara RI
Ketentuan penggunaan bendera merah putih adalah:
- Pada umumnya, bendera kebangsaan dikibarkan pada waktu siang hari, yaitu antara saat matahari tertib dan saat matahari terbenam
- Dalam hal-hal istimewa, yaitu pada waktu diadakan peringatan nasional atau perayaan lain yang mengembirakan nusa dan bangsa
- Penggunaan bendera kebangsaan diperbolehkan pada waktu dan di tempat:
- Diadakan perhelatan perkawinan, sunatan, agama dsb
- Didirikan bangunan, jika pemasangan itu menjadi kebiasaan dan pemasangan dapat dilakukan siang dan malam
- Diadakan pertemuan, seperti muktamar, konferensi, peringatan tokoh nasional atau hari-hari bersejarah
- Diadakan perlombaan
- Diadakan perayaan sekolah
- Bendera kebangsaan dikibarkan sebagai tanda berkabung jika kepala negara atau wakil wafat
- Bendera kebangsaan dikibarkan setiap hari:
- Di rumah-rumah jabatan atau di halaman rumah
- Di rumah-rumah pejabat
- Di makam pahlawan nasional
- Di Gedung Gedung cabinet, presiden, DPR, MA dsb
- Di Gedung-gedung atau halaman sekolah negeri atau swasta
- Bendera kebangsaan tidak boleh digunakan bertentangan dengan kedudukannya sebagai lambang kedaulatan dan tanda kehormatan negara, seperti:
- Dipakai sebagai langit-langit, atap, pembungkus barang, tutup barang dan reklame perdagangan dengan cara apapun
- Digambar, dicetak atau disulam pada barang-barang yang pemakaiannya mengandung adanya kurang kehormatan terhadap bendera
- Lambang Negara Garuda Pancasila
Lambang negara Indonesia adalah burung Garuda yang mencekram pita bertuliskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Banyak bulu di sayap berjumlah 17 helai, di ekor 8 helai, di kaki sebelah bawah perisai berjumlah 19 helai dan di leher berjumlah 45 helai melambangkan tanggal proklamasi kemerdekaan 17-8-1945
Warna kuning emas melambangkan kemenangan yang gemilang. Warna putih di dalam perisai berasal dari dwiwarna. Garis yang melintang di tengah-tengah perisai menggambarkan Khatulistiwa yang melalui kepulauan Indonesia
4.Makna Semangat dan Komitmen kebangsaan bagi NKRI
a. Unsur-unsur Negara kesatuan RI
a. Rakyat Indonesia
Rakyat Indonesia adalah semua orang yang ada di wilayah suatu negara. Rakyat suatu negara meliputi penduduk dan bukan penduduk (orang asing
Warga negara Indonesia, warga negara Indonesia yaitu:
- Anak yang lahir dari pernikahan ayah dan ibu WNI
- Anak yang lahir dari ayah WNI dan ibu WNA
- Anak yang lahir dari pernikahan seorang ayah WNA dan ibu WNI yang keduanya memilih kewarganegaraan Indonesia
- Anak yang lahir di wilayah RI
- Aanak yang baru lahir yang diketemukan di wilayah RI selama kedua orangtuanya tuidak diketahui
Syarat-syarat mengajukan pewarganegaraan menjadi WNI adalah:
- Telah berusia 18 tahun/sudah kawin
- Sudah bertempat tinggal 5 tahun berturut-turut di Indonesia
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak dijatuhi pidana
- Dapat berbahasa Indonesia
- Dsb
Penduduk Indonesia : penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia (pasal 26 ayat (2)
b. Wilayah Indonesia
wilayah negara merupakan tempat tinggal rakyat dan penyelenggaraan pemerintahan, secara astronomis terletak pada 6 LU-11 LS dan 95 BT – 141 BT dan berada diantara dua benua (Asia dan Australia) dan dua Samudra (Hindia dan Pasifik). Secara umum, wilayah suatu negara, termasuk NKRI meliputi daratan, lautan dan udara
- Daratan
Pulau di Indonesia sekita 17.508 buah
Lautan yang merupakan wilayah suatu negara disebut laut territorial sedangkan yang bukan wilayah, disebut laut terbuka. Batas wilayah laut NKRI ditentukan sebagai berikut:
- Batas laut territorial, yaitu 12 mil laut yang diukur dari garis pantai
- Batas zona bersebelahan, yaitu 12 mil laut dari garis luar laut territorial atau 24 mil laut dari garis pantai
- Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), yaitu 200 mil laut yang diukur dari garis pantai
- Batas landas benua, yaitu lautan yang berjarak lebih dari 200 mil laut
- Batas landas kontinen, yaitu daratan di bawah permukaan air laut territorial sedalam 200 meter/lebih
- Batas laut pedalaman, lautan yang menghubungkan pulau yang satu dengan lainnya
Wilayah ekstrateritorial adalah tempat di mana suatu kapal yang berbendera suatu negara di laut terbuka dan tempat bekerja perwakilan negara
c.Pemerintah yang sah dan berkedaulatan
bentuk negara Indonesia adalah republic dengan system pemerintahan adalah presidensial
d.Pengakuan dari negara lain
- Pengakuan de facto : pengakuan berasarkan kenyataan bagi negara baru yang telah memiliki unsur konstitutif
- Pengakuan de jure adalah pengakuan terhadap suatu negara baru yang sesuai dengan hukum internasional
- Arti penting semangat dan komitmen Kebangsaan untuk memperkuat NKRI
- Semangat dan komitmen kebangsaan dalam pembuatan NKRI
- Semangat dan komitmen kebangsaan untuk memperkuat NKRI
- Menumbuhkan persatuan dan kesatuan bangsa
Maknanya:
- Kesadaran untuk mengutamakan kepentingan nasional daripada daerah
- Kesadaran bahwa kekurangan atau kelebihan setiap keberagaman pada dasarnya menjadi tanggung jawab bersama
- Semangat patriotis
- Cinta terhadap NKRI
- Kebersamaan dalam perbedaan
- Mengukur sikap kekeluargaan dan kegotongroyongan
Gotong royong: bekerja sama untuk kepentingan seseorang atau masyarakat
- Kegiatan yang mencerminkan semangat dan komitmen kebangsaan untuk memperkuat NKRI
- Upaya penumbuhan semangat dan komitmen kebangsaan Indonesia
- Keteladanan
- Pewarisan
- Ketokohan
- Pendidikan dan pelatihan
- Pembangunan yang berwawasan kebangsaan