Rangkuman PPKn kelas 8 Jehosua 9A/17

Bab 1: Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa

  1. Kedudukan dan fungsi Pancasila bagi Bangsa Indonesia
  2. Pancasila sebagai dasar negara
  3. Pancasila sebagai pandangan hidup
  4. Pancasilla sebagai kepribadian bangsa
  5. Pancasila sebagai perjanjian luhur rakyat Indonesia
  6. Pancasila sebagai pemersatu bangsa
  7. Pancasila sebagai ideologi bangsa
  8. Hakikat Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa

Dasar negara atau fisiologis negara adalah nilai-nilai filosofis dan luhur yang menjadi dasar dan sumber hukum dalam penyelenggaraan negara. Dasar negara meeurpakan pedoman bagi penyelenggara negara dan warga negara dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.

  • Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa

Kedudukan Pancasila bagi Bangsa Indonesia
1. Pancasila sebagai pandangan hidup

2. pancasila sebagai dasar negara

3. Pancasila sebagai kepribadian bangsa

4. Pancasila sebagai perjanjian luhur rakyat Indonesia

5. Pancasila sebagai pemersatu bangsa

6. Pancasila sebagai ideologi bangsa

Bab 2: Kedudukan dan fungsi UUD NRI Tahun 1945 dalam Sistem Hukum Nasional

1. Indonesia sebagai negara hukum

  1. UUD atau konstitusi yang memuat kententuan tertulis tentang hubungan antara penguasa dan rakyat
  2. Opembagian kekuaaan negara
  3. Pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak kebebasan rakyat

2. sistem hkum nasional

Peraturan dasar yaitu peraturan yang berisi norma-norma dasar dalam penyelenggaraan negara sehinga mempunyai kedudukan tertingi sebagai konstitusi negara.

Peraturan nondasar yaitu peraturan yg dibuat untuk melaksanakan perturan dasar, yang dapat berupa undang-undang dan peraturan pelaksana di bawah undang-undang.

3. UUD NRI Tahun 1945

UUD NRI 1945 merupakan UUD atau konstitusi atau hukum dasar di Indonesia. UUD ialah hukum dasar yang tertulis. Selain itu, juga ada hukum dasar yang tidak tertulis, yang lazim disebut dari bahasa inggri constitution atau dari bahasa Belanda constitutie. Kata konstitusi mempunyai pengertiNan yang lebih luas dari undang-undang dasar karena pengertian UUD hanya meliputi konstitusi yang teertuilis saja, selain itu masih terdapat konstitusi yang tidak tertulis yang tidak tercakup dalam pengertian UUD.

Bab 3: Peraturan Perundang-undangan Nasional

1. hakikat peraturan perundang-undangan(dasarnya tertulis)

a. dikeluarkan oleh pihak berwenang

b. isnya mengikat secara umum  untuk seluruh warga negara

c. sifatnya abstrak dan ideal

dalam penyudunan Peraturan perundang-undangan harus berdasarkan pada landasan:

a. fisiologis, peraturan yang dibuat harus berdasarkan nilai2 filosofi dasar negara, yaitu Pancasila

b. sosiologi, hukum yang dibuat harus sesuai dengan perkembangan dan situasi nyata di dalam masyarakat

c. yuridis, penyusunan peraturan hukum harus mengikuti prosedur dan aturan tertentu atau sering disebut mengacu pada legal drafting

2. pentingnya peraturan perundang-undangan

a. menjamin hak&kewajiban warga negara

b.memberi kepastian hukum

c. menjamin keadilan dan rasa amain

d. mewujudkan ketertiban dan ketentraman dalam hidup sehari2

e. mewujudkan kesejahteraan secara lahir dan batin

3. tata urutan peraturan perundang-undangan dan lembaga yang berwenang

a. UUD NRI 1945

b. ketetapan MPR

c. UU/ peraturan pemerintah pengganti undnag-undnag

d. peraturan pemerintah

e. peraturan presiden

f.peraturan daerah provinsi

g. peraturan daerah kabupaten/kota

Bab 4: Kebangkitan Nasional dalm Perjuangan Kemerdekaan

1. Pengertian Kebangkitan Nasional

Adalah masa bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, nasionalisme dan kesadara untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Dimulai tahun 1908, tepatnya 20 Mei 1908 degan berdirinya Budi Utomo dan berakhir dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Kelahiran Budi Utomo dianggap sebagai mulainya kebangkitan nasional Indonesia karena mulai masa itu bangsa Indonesia mengubah strategi perjuangan baru yang berbeda dengan perjuanga  sebelumnya.

2. sejarah kebangkitan nasional

Selama 350 tahun bangsa indonesia dijajah oleh belanda. Berbagai penderitaan telh dialami oeh bangsa indonesia, baiks ecara fisik, sosial, sekonomi, maupun aspek kehidupan yang lain. Seperti kerja rodi, yaitu sistem kerja paksa yang diterapkan oekh belanda. Masyarakat disuruh bekerja tanpa diberi gji atau kesejahteraan.

3. kebangkitan nasional dalam perjuangan kemerdekaan

Bentuk perjuangan Sebelum merdeka:

  1. Perlawanan bersifat kedaerahan dan tidak serentak
  2. Perlawanan dipimpin oleh pemimpin karismatik sehingga tak ada yang melanjutkan
  3. Perlawanan menggunakan kekerasan
  4. Para pejuan mudah diadu domba oelh penjajajh menggunakan politiknya devide et impera

Bentuk perjuangan Sesudah merdeka:

  1. Perjuangan dilakukan menggunakan organisasi dan diplomasi
  2. Paara pemimpiin berasal dari kaum intelektual terpelajar, bukan raja ataupun sultan dan bangswana
  3. Rasa pesatuan dan kebangsaan sudah mulai tumbuh
  4. Perjuagan serentak tidak bersifat kedaerahaan

Bab 5: Sumpah Pemuda Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

1. latar belakang sumpah pemuda

Merupakan puncak kesadaran para pemuda sebagai bagian dari bangsa setelah beratus-ratus taun indonesia bernasib sebagai bangsa terjajah. Perlawanan bersenjata yang dipimpin tokoh daerah seperti Sultan Ageng Tirtayaa dari banten (1624), Sultan Agung dari Mataram, Sultan Hasanudin dari Makasar dan tokoh2 lainnya mudah dipatahkan oleh Belanda

Melihat kesengsaraan bangsa indonesia yang semakin parah, tak sedikit kalangan elit belanda yang bersimpati. Douwes Dekker, Barun van Houvell, dan Mr. Theodore can Deventer adalah sebagian diantaranya. Mereka menyuarakan politik balas budi (etis) kepada bangsa indonesia melalui tiga gerakan, yaitu edukasi, irigasi, dan migrasi. Akibat politik etis ini banyak warga bangsa indonesia yang mengenal dunia pendidikan dan bangku sekolah.

Berdirinya Budi Utomp tanggal 20 Mei 1908 merupakan kesadaran bangsa indonesia untuk mengubah bentuk dan strategi perlawanan menghadapi penjajah belanda.

2. lahirnya sumpah pemuda.

Lahirnya golongan terpeljaar di indonesia menjadikan penjajah belanda kerepotan, kalangan golongan terpeljara yang kebnayakan terdiri atas para pemuda dari berbagai suku dan daerah itu menunjukan kesadaran kebangsaan yang semakin jelas. Akhirnya merka mengdakan pertemuan. 30 april – 2 mei 1926di jakarta para pemuda melakukan pertemuan itu kemudian dikenal sebagai Kongres Pemuda 1. Dari situ lahir kesepakatan untuk mengakui dan menerima cita2 persatuan indnesia dan menghilangkan padnagna adat kedaerahan yang kolot. Pertemuan ini menginspirasi terbentuknya organisaisipemuda tunggal yang mewadahi semua organisasi pemuda yang bersifat kedaerahn. Akhirnya terbentuk panitia. Panitia itu yang akhirnya menyelenggarakan Kongres Pemuda 2, 27-28 oktober 1928. Kongres pemuda 2 diselenggarakan organisasi2 pemuda indonesia, yaitu jong java, jong sumatrnen bond, pemuda indonesia, sekar rukun, dll. Akhirnya kongres pemuda 2 menyepakati bersama lahirnya sumpah pemuda.

Sumpah pemuda merupakan pernyataan lahirnya bangsa dan kebangsaan indonesia yang diikrakan dalam sidang pleno ke 3 kongres pemuda 2, 28 okt 1928 di Gedung Indonesia Clubgebouw, jalan kramat raya 106 jakarta.

Bab 6: Semnagat dan komitmen kebangsaan untuk memperkuat keutuhan NKRI

1. pengertian semangat dan komitmen kebangsaan indonesia

Semnagat merupakan daya dorong atau motivasi manusia untuk mewujudkna keinginannya komitmen merupakan pengakua atau sikap seutuhnya dari watak yang dimiliki oleh seseorang. Nasionalisme adalah suatu paham yang mengangga[ bahwa kesetiaan tertinggi atassetiap pribadi wajib diserahkan kepada negara kebnagsaan atau nation state. Sedangkan patriotisme berarti semnagat cinta tanah air atau sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galnay untuk mempertahankan bangsanya.

Prinsip nasionalisme Pancasila:

  1. Menempatkan peersatuan dan kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan
  2. Menunjukan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara
  3. Merasa bangga sebagai bangsa indonesia
  4. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dna kewajiban antara sesama manusia dan bangsa

RANGKUMAN PPKN KELAS 8 BAB 6 Jesselyn 9A/18

A. Semangat & Komitmen Kebangsaan Indonesia

  1. Pengertian Semangat & komitmen Kebangsaan Indonesia

Semangat merupakan daya dorong/motivasi manusiauntuk mewujudkan keinginannya

Komitmen adalah janji pada diri sendiri/pada orang lain yang tercermin dalam sikap & perbuatan nyata

Semangat kebangsaan identic dengan nasionalisme & patriotism. Nasionalisme adalah suatu paham yang menganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas setiap orang wajib diserahkan kepada Negara kebangsaan/Nation State. Sedangkan Patriotisme berarti semangat cinta tanah air/sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segalanya untuk mempertahankan bangsanya

a.Nasionalisme

Image result for nasionalisme

Nasionalisme adalah kesadaran untuk bersama-sama mencapai, mempertahankan,& mengabadikan identitas, integritas bangsa itu.

Selain itu, Nasionalisme dapat diartikan sebagai sikap mental & tingkah laku individuataupun masyarakat yang menunjukan adanya loyalitas & pengabdian tinggi terhadap bangsanya

Nasionalisme dapat dibedakan jadi 2 yaitu nasionalisme dalam arti sempit & nasionalisme dalam arti luas, ini adalah penjelasan mengenai keduanya :

 Nasionalisme dalam arti sempit (chauvinism) bersifat negative karna mengandung makna cinta yang berlebihan pada bangsanya sehingga memandang rendah bangsa lain, contoh : NAZI.

Image result for NAZI
Image result for nasionalisme sempit

 Berbanding terbalik dengan nasionalisme positif yang mengandung perasaan bangga & cinta pada tanah air namun tidak memandang rendah bangsa lain

Nasionalisme Indonesia sebagai nasionalisme luas, pada prinsipnya adalah nasionalisme Pancasila yang berarti pandangan/paham kecintaan warga Negara Indonesia terhadap tanah airnya yang didasarkan nilai-nilai Pancasila.

Image result for NASIONALISME PANCASILA

Prinsip Nasionalisme Pancasila adalah :

  • Merasa bangga sebagai Bangsa Indonesia & bertanah air Indonesia
  • Membela kebenaran & keadilan
  • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
  • Menunjukan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa & Negara
  • Dll

b. Patriotisme

Image result for PATRIOTISME

Partiotisme berasal dari kata patria yang berarti tanah air. Kata “patria” berubah jadi patriot yang berarti seseorang yang mencintai tanah air.

Jadi,patriotism berarti sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk mempertahankan tanah air & bangsanya .

Patriotisme bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan sering disebut sebagai jiwa & semangat 45, Patriotisme Indonesia/ jiwa & semangat 45 diantaranya :

  1. Pro-patria & Primus Patrialis yaitu mencintai tanah air & mendahulukan kepentingan tanah air
  2. Solidaritas & kesetiakawanan
  3. Toleran & tenggang rasa antar agama,suku,golongan dan bangsa
  4. Ksatria & kebesaran jiwa yang tidak mengandung dendam

2. Sejarah semangat & komitmen Kebangsaan Indonesia

a. Sebelum Masa kebangkitan Nasional (sebelum 1908)

Pejuangan bangsa Indonesia sebelum kebangkitan nasional terus menerus dilakukan meskibelum terorganisir,dan bersifat kedaerahan, akan tetapi perjuangan tersebut tetap mempunyai makna bagi perjuangan bangsa Indonesia selanjutnya. 

b. Masa kebangkitan Nasional (1908-1928)

Image result for budi utomo logo

Kelahiran organisasi Budi Utomo, 20 Mei 1908 mampu mengubah sejarah perjuangan bangsa Indonesia menjadi lagi bersifat kedaerahan tetapi bersifat nasional sehingga disebut Kebangkitan Nasional.

c. Masa Sumpah Pemuda (1928-1945)

Image result for sumpah pemuda

Kebangkitan Nasional semakin menemukan bentuknya sebagai pergerakan nasional dengan adanya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda mengandung nilai komitmen & semangat kebangsaan yaitu persatuan & kesatuan yang merupakan modal untuk mencapai kemerdekaan

d. Masa Proklamasi Kemerdekaan (1945)

Tepat tanggal 17 Agustus 1945 Proklamasi kemerdekaan dikumandangkan sebagai puncak perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajah, selai sebagai puncak perjuangan bangsa juga jembatan yang akan mengantarkan bangsa Indonesia menuju cita-cita nasional

e. Masa mempertahankan & mengisi kemerdekaan (1945-sekarang)

Setelah Indonesia merdeka ternyata terdapat berbagai ancaman & gangguan yang datang dari dalam maupun luar negri, oleh karna itu NKRI harus tetap dipertahankan dan dibangun dengan semangat kebangsaan yang dilandaskan oleh persatuanagar menjadi negara yang kuat & berpengaruh di Internasional .

Perkembangan semangat & komitmen kebangsaan Indonesia dilandasi oleh beberapa factor yaitu :

  • Persamaan nasib, sama-sama terjajah selama 350 Tahun sehingga merasa senasib
  • Kesatuan tempat tinggal, sama-sama mendiami wilayah Nusantara dari Sabang sampai Merauke
  • Keinginan bersama untuk merdeka,sama-sama mengalami penderitaan akibat penjajahan yang melahirkan keinginan bersama untuk merdeka
  • Cita-cita bersama, sama-sama untuk mewujudkan kesejahteraan,kemakmuran & keadilan dalam NKRI

3. Unsur-unsur semangat & komitmen kebangsaan Indonesia

a.Dasar Negara adalah Pancasila

Pancasila sebagai dasar Negara telah ditetapkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945, rumusan sila Pancasila sebagai dasar Negara terdapat pada Pembukaan UUD NRI 1945 alinea keempat yaitu :

  1. Ketuhanan yang Maha Esa dilambangkan dengan bintang
Image result for pancasila bintang

2. Kemanusiaan yang adil & beradab dilambangkan dengan Rantai

Image result for pancasila bintang

3. Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin yang berakar kuat & kokoh

Image result for pancasila bintang

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dilambangkan dengan kepala banteng, banteng hidup secara berkelompok

Image result for pancasila bintang

b. Konstitusi Negara adalah UUD NRI 1945

UUD NRI 1945 ditetapkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945 & diamandemen oleh MPR.UUD NRI 1945 menjadi landasan konstitusional semangat & komitmen kebangsaan

c. Lagu kebangsaan adalah Indonesia Raya

  1. Sejarah singkat Lagu kebangsaan Indonesia Raya

Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh W.R Supratman yang pertama kali didengarkan pada Kongres Pemuda 2, 28 Oktober 1928. Hal ini menyebabkan pemerintah Belanda jadi gusar,kemudian melarang adanya penggunaan kata “merdeka”.

Image result for wr supratman

Pemerintah Hindia Belanda mengizinkan lagu itu diputar dengan syarat kata “merdeka-merdeka” harus diganti dengan “mulia-mulia” & sebelum dinyanyikan lagu Indonesia Raya, harus dinyanyikan lagu kebangsaan Belanda Wilhelmus van Nassouwe

Image result for lagu kebangsaan belanda

Begitu pula pada saat Jepang menguasai Indonesia, ketika akan masuk ke Indonesia untuk mendpat dukungan perang melawan sekutu, Jepang mengizinkan lagu Indonesia raya diputarkan, namun setelah menguasai Indonesia Jepang melarang lagu Indonesia Raya diputarkan.

 Setelah tahun 1944,Jepang mulai menunjukan kekalahan dan nasionalisme Indonesia sedang menyala-nyala, barulah diperbolehkan untuk kembali menyanyikan lagu Indonesia Raya.

2. Penetapan lagu Indonesia Raya sebagai Lagu kebangsaan republic Indonesia

Pada tahun 1958 dikeluarkan Peraturan Pemerintah no 44 yang menegaskan status lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan & sekaligus diatur tata cara penggunaannya yang terdapat pada pasal 4 Peraturan Pemerintah tahun 1958  yaitu :

a. Lagu kebangsaan dapat didengarkan & dinyanyikan :

  • Untuk menghormati kepala Negara & wakil kepala negara
  • Pada kegiatan internasional seperti olahraga & seminar
Image result for bultang internasional upacara
  • Pada waktu penaikan & penurunan bendera yang diadakan pada saat upacara
Image result for bultang hormat bendera
  • Untuk menghormati Negara asing

b. Lagu kebangsaan dapat pula diperdengarkan & dinyanyikan sebagai

  • Pernyataan perasaan nasional
  • Rangkaian pendidikan & pengajaran
Image result for upacara senen
  • c. Lagu kebangsaan dilarang diperdengarkan & dinyanyikan untuk :
  • Reklame (iklan) dalam bentuk apapun
  • Menggunakan bagian dari lagu kebangsaan dalam gubahan yang tidak sesuai sengan kedudukan lagu Indonesia Raya sebagai lagu Kebangsaan

Selain itu, lagu kebangsaan tidak boleh diperdengarkan & dinyanyikan dengan kata,nada,irama & gubahan lain dan pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan, orang yang hadir berdiri dengan sikap sempurna di tempat masing-masing

Untuk lebih mengukuhkan kedudukan lagu Indonesia Raya, MPR memasukan ketentuan pasal 36B yang menyatakan bahwa lagu kebangsaan adalah Indonesia Raya.

d. Bendera Negara adalah bendera merah putih

  1. Fungsi Bendera Negara
  • Lambang kedaulatan Negara
  • Identitas bangsa & Negara
  • Lambing kehormatan & harga diri suatu bangsa/Negara

2. Dasar hukum berlakunya bendera kebangsaan negara RI

Pasal 35 UUD NRI 1945 berbunyi “Bendera Negara Indonesia ialah sang Merah Putih”. Pada Peraturan Pemerintah no 40 yang mengatur tentang tata cara penggunaan bendera Merah putih adalah sebagai berikut :

a.Pada umumnya, bendera kebangsaan dikibarkan pada siang hari yaitu saat matahari terbit & terbenam

b.Dalam hal-hal istimewa,yaitu pada peringatan nasional/ perayaan lain yang menggembirakan nusa & bangsa, pemerintah dapat mengusulkan supaya bendera kebangsaan dikibarkan

c.Penggunaan bendera kebangsaan diperbolehkan pada waktu & tempat :

  • Perkawinan,persunatan,dan adat istiadat yang lazim dirayakan
Image result for perkawinan pake bendera merah putih
  • Didirikan bangunan,dan pemasangannya dapat dilakukan siang & malam
  • Diadakan perlombaan
Image result for perlombaan 17 agustus
  • Diadakan perayaan sekolah
  • Hari-hari bersejarah,pertemuan,peringatan tokoh nasional dll

d. Bendera kebangsaan dikibarkan sebagai tanda berkabung jika kepala Negara/wakilnya wafat, dalam hal ini bendera dipasang setengah tiang.

e. Bendera kebangsaan dikibarkan setiap hari di :

  • Di rumah jabatan presiden,wakil presiden,mentri,gurbernur,dll
  • Di rumah-rumah pejabat semua kepala daerah
  • Di makam pahlawan nasional
  • Di gedung-gedung cabinet,Presiden,DPR,MA,BPK,dll
  • Di gedung-gedung sekolah negri/sekolah swasta nasional

f. Bendera kebangsaan tidak boleh digunakan bertentangan dengan kedudukan nya sebagai lambang kedaulatan & tanda kehormatan Negara seperti :

  • Dipakai sebagai pembungkus makanan,langit-langit atap,dan reklame perdagangan dengan cara apapun
  • Digambar,dicetak/disulam pada barang yang pemakaiannya kurang menunjukan penghormatan terhadap bendera kebangsaan

g. Lambang Negara Garuda Pancasila

Image result for lambang negara

Lambang Negara Indonesia adalah Burung Garuda yang mencengram pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika”. Lambang Negara Indonesia direncanakan oleh panitia lencana Negara & disahkan oleh sidang cabinet RIS pada tanggal 11 Febuari 1950.

Lambang itu menggambarkan seekor Burung Garuda yang berarti tenaga Pembangunan.

Burung Garuda yang berwarna kuning emas melambangkan kemenangan yang gemilang & nilai Negara.

Rantai yang dikalungkan itu tergantung sebuah perisai berbentuk jantung yang melambangkan pembelaan nusa & bangsa.

Banyak bulu di sayap berjumlah 17 helai, di ekor 8 helai,di kaki sebelah perisai berjumlah 19 helai, dan di leher 45 helai

Ini melambangkan tanggal,bulan dan tahun Proklamasi kemerdekaan yaitu tanggal 17 – 8 – 1945

Perisai yang terbagi 5 itu melambangkan sila Pancasila :

  • Gambar Bintang melambangkan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Gambar Rantai melambangkan sila kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Gambar Pohon Beringin melambangkan sila ketiga, Persatuan Indonesia
  • Gambar Kepala Banteng melambangkan sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  • Gambar Padi Kapas melambangkan sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

4. Makna semangat & komitmen kebangsaan bagi NKRI

a. Unsur Negara Kesatuan Republik Indonesia

Unsur-unsur pembentuk berdirinya Negara secara teoritis meliputi rakyat,wilayah,dan pemerintahan yang sah merupakan unsur Negara yang bersifat konstitutif, Konstitutif artinya unsur Negara bersifat hukum & harus ada untuk disebut Negara yang merdeka & berdaulat

Sedangkan pengakuan dari Negara lain adalah unsur Negara yang bersifat deklaratif. Deklaratif artinya kenyataan bahwa keberadaan Negara yang berdiri sudah diakui oleh Negara lain sebagai bagian dari pergaulan masyarakat Internasional

  1. Rakyat Indonesia

Rakyat Indonesia adalah semua orang yang ada di wilayah suatu Negara. Rakyat suatu Negara meliputi penduduk asli & bukan penduduk (orang asing), pembedaan warga Negara Indonesia & orang asing  diperlukan karna berkaitan dengan hak & kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia.

Misalnya, penduduk WNI dalam bidang politik memiliki hak untuk memilih & dipilih, sedangkan orang asing penduduk Indonesia tidak punya hak tersebut.

a). Warga Negara Indonesia

Berdasarkan UUD NRI 1945 Pasal 26 ayat 1 yang berbunyi “Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga Negara”

UU tentang kewarganegaraan mengatur tentang siapa warga Negara yaitu :

  1. Setiap orang berdasarkan peraturan perundang-undangan/ berdasarkan perjanjian yang dibuat oleh pemerintah RI dengan Negara lain sebelum menjadi WNI
  2. Anak yang lahir dari pernikahan seorang ayah & ibu WNI
  3. Anak yang lahir dari pernikahan seorang ayah WNI & ibu WNA, kecuali mengakibatkan anak berkewarganegaraan ganda
  4. Anak yang lahir dari pernikahan seorang ayah WNA & ibu WNI yang kedua nya menyatakan tetap memilih kewarganegaraan Indonesia bagi anak nya
  5. Anak yang lahir di wilayah RI pada waktu lahir tidak dapat kewarganegaraan ayah/ibunya
  6. Anak yang baru lahir di wilayah RI selama kedua orangtuanya tidak diketahui,dll

Selain ketentuan diatas, orang asing dapat menjadi WNI jika melalui proses pewarganegaraan yaitu mengajukan permohonan menjadi WNI kepada Presiden melalui pejabat yang berwenang.

Syarat-syarat mengajukan pewarganegaraan adalah :

  • Telah berusia 18 tahun/sudah kawin
  • Pada waktu mengajukan permohonan sudah tinggal di Indonesia paling singkat 5 tahun berturut-turut/ 10 tahun tidak berturut-turut
  • Sehat jasmani & rohani
  • Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui Pancasila & UUD NRI 1945
  • Tidak dijatuhi pidana karna melakukan tindak pidana yang diancam hukuman 1 tahun/lebih
  • Mempunyai pekerjaan & berpenghasilan tetap
  • Jika memperoleh kewarganegaraan RI tidak boleh berkewarganegaraan ganda
  • Membayar kas Negara

Seorang WNI dapat kehilangan kewarganegaraannya apabila :

  • Memperoleh kewarganegaraan lain karna keinginan pribadi
  • Tidak melepaskan kewarganegaraan lain,sedangkan orang yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu
  • Dinyatakan hilang oleh Presiden atas permohonan orang yang bersangkutan
  • Masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin kepada Presiden
Image result for tentara asing
  • Mengangkat sumpah/janji setia kepada Negara asing
  • Mempunyai paspor dari Negara asing atas namanya yang masih berlaku
  • Dll

Seorang WNI yang telah kehilangan kewarganegaraan nya dapat memperoleh nya kembali dengan cara mengajukan permohonan tertulis kepada Presiden melalui Mentri untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia kembali

b). Penduduk Indonesia

Penduduk Indonesia diatur oleh UUD NRI 1945 pasal 26 ayat 2 yang berbunyi “Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.”

2. Wilayah Indonesia

UUD NRI 1945 pasal 25 A yang berbunyi “Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan Undang-Undang.”

Berdasarkan pasal itu dapat dijelaskan bahwa NKRI merupakan Negara kepulauan, yaitu suatu Negara yang wilayahnya terdiri atas pulau yang dihubungkan oleh lautan

Image result for letak astronomis

Secara astronomis Indonesia terletak pada posisi silang karna diapit oleh 2 benua, Asia & Australia serta 2 samudra, Samudra Pasifik & Samudra Hindia

a. Daratan

Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki sekitar 17.508 pulau, bahkan banyak pulau yang masih belum diberi nama & belum banyak dikenal oleh warga Negara

b. Lautan

Image result for lautan indo

Negara Indonesia disebut sebagai Negara Bahari karna 2/3 wilayahnya berupa lautan.

Berdasarkan Deklarasi Juanda tanggal 13 Desember 1957 segala perairan di diskitar & yang menghubungkan pulau-pulau yang termasuk Indonesia dengan tidak memadang luas & lebarnya adalah bagian yang wajar dari wilayah daratan Indonesia

Batas wilayah laut Indonesia yaitu :

  • ­­batas laut teritorial (12 mil yang diukur dari garis pantai)
  • batas Zona berseblahan yaitu 12 mil laut dari garis laut teritorial/ 24 mil dari garis pantai
  • batas ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) 200 mil laut yang diukur dari garis pantai
  • batas landas benua, lautan yang berjarak lebih dari 200 mil laut
  • batas landas kontinen, daratan dibawah permukaan air laut sedalam 200 m/lebih
  • batas laut pedalaman, lautan/selat yang menghubungkan pulau 1 dengan pulau lain

c. Udara

Image result for penerbangan

Wilayah udara berada di atas wilayah suatu Negara baik daratan maupun lautan. Wilayah udara merupakan kedaulatan (air souvregnity) NKRI yang harus dijaga dari penerbangan yang tidak sah & merugikan NKRI (penerbangan)

d. Ekstrateritorial

Image result for ekstrateritorial

Wilayah ekstrateritorial adalah tempat dimana suatu kapal yang berbendera suatu Negara di laut terbuka & tempat bekerja perwakilan Negara

Contoh : kedutaan besar Indonesia di Washington DC, maka amerika serikat merupakan wilayah ekstrateritorial Indonesia

3. Pemerintah yang Sah & Berdaulat

Pemeritah suatu Negara dapat diartikan dalam 2 pengertian,

Pertama (dalam artian luas) gabungan dari seluruh lembaga Negara yang menjalankan pemerintahan baik legislative,eksekutif maupun yudikatif

Kedua (dalam artian sempit) lembaga Negara yang khusus menjalankan kekuasaan eksekutif.

Berdasarkan UUD NRI 1945 pasal 1,dan 2 yang berbunyi 1) “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk Republik.” 2) “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut undang-undang.”

Jadi, bentuk pemerintahan Indonesia adalah republic dengan system pemerintahan Presidensial.

Bentuk pemerintahan republic adalah Negara yang dijalankan berdasarkan prinsip kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara demokratis melalui pemilihan umum

Sistem pemerintahan Presidensial adalah system pemerintahan Negara dengan Presiden sebagai pemengang pemerintahan tertinggi yang tunduk pada UUD

Dengan begini, pemerintahan Negara Indonesia dalam arti luas yang meliputi semua lembaga Negara yang ada di UUD NRI 1945 (MA,MK,DPR,DPD,dll)

4. Pengakuan dari Negara lain

Pengakuan dari Negara lain dibagi menjadi 2 yaitu pengakuan de facto & de jure

Image result for de jure
  1. Pengakuan de facto adalah pengakkuan berdasarkan kenyataan bagi Negara baru yang telah memiliki unsur konstitutif
  2. Pengakuan de jure adalah pengakuan secara tertulis terhadap suatu Negara baru yang sesuai dengan hukum Internasional

B. Arti penting semangat & komitmen kebangsaan untuk memperkuat NKRI

  1. semangat & komitmen kebangsaan dalam pembentukan NKRI

NKRI yang seperti sekarang ini merupakan hasil perjuangan Bangsa Indonesia yang disadari oleh semangat & komitmen kebangsaan.

 Sejarah bangsa sejak zaman perintis (Kebangkitan Naional 20 Mei 1908), penegas (Sumpah Pemuda 28 Oktober 19280, dan pendobrak (Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945) telah membuat NKRI menjadi seperti sekarang.

NKRI tidak akan terwujud apabila komitmen & semangat perjuangan bangsa Indonesia masih bersifat sukuisme,kedaerahan,dll. Komitmen & semangat kebangsaan yang melahirkan persatuan & kesatuan Indonesia merupakan modal perjuangan yang sangat penting.

Hal ini bisa dilihat dari perjuangan Indonesia sebelum Kebangkitan Nasional yang masih bersifat kedaerahan yang belum ada persatuan & kesatuan Indonesia dan diperparah dengan politik “devide et impera” dari Belanda

Image result for divide et impera

Akan tetapi, sejak adanya Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908 yang disusul Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, bangsa Indonesia mampu mengusir penjajah dengan waktu yang kurang lebih 37 tahun. Itulah hebatnya persatuan & kesatuan bangsa, oleh karna itu kitta harus menjaga semangat & komitmen kebangsaan demi keutuhan NKRI

2. Semangat & Komitmen kebangsaan untuk memperkuat NKRI

b. Menumbuhkan Persatuan & Kesatuan Bangsa

Adanya keberagaman menjadi tidak menonjol karna sudah terikat menjadi kesatuan, ini terlihat nyata dalam Pancasila sila ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia”

Image result for persatuan indonesia

Persatuan & kesatuan nasional Indonesia memiliki makna

  • ­kesadaran untuk mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan pribadi
  • Kesadaran bahwa kekurangan & kelebihan di keberagaman menjadi tanggung jawab bersama
  • Semangat patriotis atas dasar kerelaan berkorban demi keutuhan NKRI
  • Kebersamaan dalam perbedaan untuk mewujudkan cita-cita nasional

b. Mengukuhkan sikap kekeluargaan & kegotongroyongan

Gotong Royong adalah bekerjasama untuk kepentingan seseorang/masyarakat, gotong royong merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang harus kita jaga.

Image result for gotong royong

Gotong royong dapat menjadi modal terbentuknya semangat & komitmen kebangsaan Indonesia yang bersifat kolektif,kooperatif, dan konsensual, Gotong royong dapat ditemui hampir di semua mayarakat Indonesia yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan misalnya :

  1. Peristiwa kematian/kecelakaan,orang-orang datang untuk memberikan pertolongan
  2. Pada saat kerja bakti/gugur gunung,penduduk desa ikut berpartisipasi yang sifatnya untuk kepentingan umum
  3. ketika seorang penduduk desa mengadakan pesta,tetangga datang untuk membantu,dll

C. Kegiatan yang mencerminkan semangat & komitmen kebangsaan untuk memperkuat NKRI

  1. Upaya penumbuhan semangat & komitmen kebangsaan Indonesia

a. Keteladanan

Image result for keteladanan

Keteladanan merupakan sikap & perilaku yang patut dicontoh,baik dalam sikap,pemikiran, dan perbuatan yang sesuai dengan semangat & komitmen kebangsaan.

Keteladanan harus diberikan sejak dini pada anak-anak, keteladanan dapat dimulai dari hal-hal kecil seperti bekerja keras,membayar pajak tepat waktu,mematuhi tata tertib, dll

b. Pewarisan

Pewarisan merupakan proses menurunkan,memberikan/menyerahkan sesuatu hal kepada pihak lain terutama generasi penerus. Pewarisan semangat & komitmen kebangsaan adalah upaya menurunkn nilai-nilai sikap/perilaku kepada generasi penerus. Contohnya : jujur,bertanggung jawab,bekerja keras dan rela bekorban

Image result for rela berkorban

c. Ketokohan

Ketokohan merupakan sosok seserang yang memiliki kelebihan sehingga dikenal & disegani oleh masyarakat, ketokohan memberikan semangat & motivasi bagi generasi muda Indonesia.

Contohnya : seorang tokoh masyarakat harus berupaya untuk mengambil inisiatif dalam hal-hal kebaikan sehingga dapat memengaruhi orang lain untuk mengikutinya.

d. Pendidikan & pelatihan

Pendidikan & pelatihan dapat dilakukan di TK,SD,SMP,SMA, & perguruan tinggi maupun pendidikan nonformal atau melalui media massa.

Image result for tk sd smp

Penanaman semangat & komitmen kebangsaan dalam pendidikan formal dapat dilakukan memalui pelajaran PPKn, ataupun pembiasaan misalnya upacara bendera & kerja bakti di lingkungan sekolah

Image result for kerja bakti sekolah

e. Pembangunan yang berwawasan kebangsaan

Image result for e.	Pembangunan yang berwawasan kebangsaan

Pembangunan nasional yang merata & dapat dinikmati oleh seluruh warga Indoneia akan mampu menumbuhkan semangat dan komitmen kebangsaan, sebaliknya pembangunan yang tidak merata akan melemahkan semangat & komitmen bangsa

2. Kegiatan yang Mencerminkan Semangat & Komitmen kebangsaan untuk memperkuat NKRI

Tidak ada cara yang paling efektif untuk menumbuhkan semangat & komitmen kebangsaan Indonesia selain melaksanakan kegiatan diberbagai lingkungan baik keluarga,sekolah & masyarakat.

Contoh kegiatan nya yaitu :

* Semangat kebangsaan di Lingkungan keluarga

  • Menggunakan produk dalam negeri untuk kebutuhan keluarga
  • Membiaasakan nilai demokratis melalui musyawarah keluarga
  • Memberikan pemahaman tentang nasionalisme & patriotism terhadap bangsa Indonesia

* Semangat kebangsaan di sekolah

  • Menanamkan sikap cinta tanah air & menghormati jasa pahlawan dengan mengadakan upacara setiap hari senin
Image result for upacara
  • Memberikan pelajaran tentang PPKN & bela Negara
Image result for PPKN
  • Melatih kepemimpinan & berorganisasi (osis,PMR,dll)
Image result for osis

* Semangat kebangsaan di Masyarakat,bangsa,dan Negara

  • Mencintai produk & budaya dalam negeri (pemakaian batik setiap hari jumat)
Image result for batik di hari jumat
  • Melaksanakan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia secara adil & merata
  • Mendengarkan aspirasi masyarakat & lebih mementingkan kepentingan rakyat
Image result for aspirasi masyarakat

Penumbuhan semangat & komitmen kebangsaan harus dilakukan dengan mengembangkan sikap positif misalnya :

  • Turut membela Negara dengan semangat patriotism
  • Menghormati perbedaan suku,agama,ras,dll
  • Mengutamakan kepentingan neegara daripada kepentingan pribadi
  • Menaati aturan hukum yang berlaku

Rangkuman PPKN kelas 8 Ralfhael Jesse 9A/26

BAB 1

Kedudukan pancasila bagi bangsa Indonesia :

  1. Dasar negara
  2. Pandangan hidup
  3. Kepribadian bangsa
  4. Perjanjian luhur
  5. Pemersatu bangsa
  6. ideologi

Dasar filosofis negara = nilai filosofis dan luhur yang menjadi dasar dan sumber hukum dalam penyelenggaraan negara.

Pandangann hidup bangsa = nilai luhur yang menjadi petunjuk suatu bangsa

Arti penting dasar negara :

  • Identitas negara
  • Mempersatukan warga
  • Mengatasi konflik
  • Solidaritas negara
  • Mengatasi perbedaan

faktor faktor pancasila dipilih jadi dasar negara :

  • Proses sejarah bangsa yang panjang
  • Nilai pancasila menjadi milik bangsa
  • Nilai pancasila mengandung nilai nilai masa depan

Hasil sidang PPKI tanggal 18 agustus 1945 :

  • Mengesahkan UUD
  • Memilih presiden dan wakil presiden yaitu Soekarno dan Muhammad Hatta
  • Presiden dibantu oleh KNIP

Makna pancasila sebagai dasar negara :

  • Sebagai asa kerohanian
  • Menjadi sumber dari segala sumber hukum

Arti penting pancasila sebagai dasar negara :

  1. Sumber dari segala sumber hukum
  2. Asa kerohanian tertib hukum
  3. Wujud cita cita hukum
  4. Pedoman penyelenggaraan negara
  5. Sumber semangat bangsa

Arti penting bangsa yang beraneka ragam :

  1. Cita cita luhur bangsa
  2. Petunjuk arah bnagsa dan negara indonesia
  3. Pedoman bersikap

HAKIKAT NILAI

 Nilai material = segala hal yang berguna bagi manusia

Nilai vital = segala hal yang berguna bagi manusai untuk melakukan kegiatan

Nilai kerohanian = segala hal yang berguna bagi rohani manusia

Nilai kerohanian ada empat :

  • Kebenaran = sumber dari akal manusia
  • Keindahan = sumber dari rasa manusia
  • Kebaikan = sumber dari kehendak manusia
  • Religius = sumber dari nilai keTuhanan

DIMENSI

Dimensi realitas = n[pancasila digali dari nilai yang berkembang secara nyata

Dimensi idealitas = mengandung nilai luhur

Dimensi fleksibilitas = nilai idela yang tidak tetap

PEMBERONTAKAN

PKI = ingin mengganti pancasila menjadi komunisme. Memberontak pada tahun 1948 dan 1965 / G-30-S/PKI.

DI/TII = ingn mengubah pancasila menjadi islam

Gerakan sosial liberal = memberi kebebasan yang berlebih

Sakralisasi ideologi pancasila = tidak boleh adanya pengembangan nilai pancasila

Cara mempertahankan pancasila :

  • Mengembangkan pendidikan pancasila
  • Mengenalkan pancasila
  • Menjalankan reformasi pancasila
  • Mempelajari pancasila

BAB 2

Ciri negara hukum :

  • Adanya konstitusi
  • Pembagian kekuasaan
  • Pengakuan dan perlindungan Hak kekebasan rakyat

Hukum dasar = peraturan yang berisi peraturan dasar dalam penyelenggaraan negara sehingga memiliki kedudukan paling tinggi.

Contoh :

  • Naskah induk UUD 1945
  • Naskah perubahan UUD 1945
  • Naskah pelengkap UUD 1945

Hukum pelaksana = peraturan yang dibuat untuk melaksanakan hukum dasar.

Rapat BPUPKI tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 membahas Pancasila sebagai dasar negara .

Rapat panitia kecil membahas rancangan UUD.

Rapat BPUPKI tangga 10 – 17 Juli 1945 :

  • Panitia perancang UUD diketuai Ir. Soekarno
  • Panitia keungan dan perekonomian diketuai oleh Muhammad Hatta
  • Panitia PETA diketuai Abikusno Cokrosuyoso

Sila pertama pancasila yang tadinya “keTuhanan dngan kewajiban melaksanakan  syariat islam bagi pemeluknya “ menjadi “Ketuhanan yang maha esa” atas usul

Drs.Muhammad Hatta .

Bab 2 pasal 6 yang tadinya “presiden ialah orang Indonesia asli dan beragama islam” menjadi “ presiden ialah orang indeonsia asli” atas usul

Oto Iskandar Di Nata

Hasil sidang PPKI 18 agustus 1945 :

  1. Mengesahkan UUD
  2. Menunjuk presiden dan wakil presiden
  3. Presiden dibantu KNIP

Alasan suatu negara punya UUD :

  1. Menjamin hak warga negara
  2. Pemerintah menjamin pola pemerintahan
  3. Pembuat negara mendapat kepastian penyelenggaraan negara
  4. Menjalin kerja sama dengan negara lain

Dinamika UUD 1945 :

  1. Pembukaan 4 alinea
  2. Batang tubuh 16 bab , 37 pasal , 4 pasal aturan peralihan dan 2 aturan tambahan.

Dekret presiden  dikeluarkan pada tanggal  5 Juli 1959 yang berisi :

  1. Pembubaran konstituante
  2. Menerapkan UUD NRI tahun 1945 berlaku kembali
  3. Pembentukan MPRS yang terdir dari anggota DPR dan DPAS

Latar be;akang amandemen :

  • Memperbaiki arah perjalanan  negara
  • Mengembangkan kekuasaan lembaga negara
  • Mewujudkan visi misi reformasi

Tujuan amandemen :

  • Menegakan kedaulatan rakyat
  • Mengontrol kekuasaan presiden yang terlalu besar
  • Membuat pasal UUD yang tidak multitafsir
  • Membuat tata kelola negara

Kesepakatan dasar dalam amandemen :

  • Tidak mengubah pembuka UUD NRI
  • Mempertahankan NKRI
  • Mempertegas sistem presidensial
  • Menghilangkan penjelasan UUD NRI

Jalannya amandemen :

  1. Pertama = 14 -21 oktober 1999
  2. Kedua = 7- 18  agustus 2000
  3. Ketiga = 1- 9 november 2001
  4. Keempat = 1 – 11 agustus 2002

Makna amandemen :

  • Adanya UUD yang lebi lengkap
  • Pembagian kekuasaan
  • Menjamin HAM rakyat
  • Memperbaiki arah perjalanan bangsa

UUD NRI 1945 menjadi peraturan perundangan karena :

  • Dibentuk dengan cara istimewa
  • Dianggap sesuatu yang luhur
  • Berisi cita cita bangsa
  • Berisi garis besar tentang dasar negara

UUD NRI 1945 memiliki sifat :

  • Tertulis = rumusannya jelas
  • Singkat dan supel = membuat aturan pokok yang setiap kali harus dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman
  • Normatif = membuat norma
  • Hukum positif yang tertinggi = alat kontrol terhadap norma hukum

UUD NRI sebagai hukum tertulis memiliki fungsi :

  • Alat kontrol sistem hukum
  • Pengatur kekuasaan negara
  • Penentu hak dan kewajiban

UUD NRI memiliki fungsi bagi kehidupan bangsa :

  • Sumber eksistens iberdirinya NKRI
  • Landasan konstitusional
  • Aturan hukum tertinggi
  • Pilar kebangsaan

Pasal 7 no. 12 tahun 2011  yang mengatur perundang undangan.

Struktur pemerintahan

  1. MPR
  2. Perrpu
  3. Peraturan pemerintah
  4. Peraturan presiden
  5. Peraturan DPD
  6. Peraturan DPRD

Sistem hukum Indonesia lebih menampakan sistem hukum kontinental yang berbentuk tertulis.

Politik pembangunan hukum nasional mengutamakan penggunaan peraturan perundang undangan.

Syarat – syarat kepastian hukum :

  • Jelas dalam perumusannya
  • Konsisten dalam perumusannya secara intern maupun ekstern
  • Penggunaan bahasa yang  tepat dan mudah dimengerti

Intern = harus terpelihara hubungan sistematik antara kaidahnya.

Ekstern =  adanya hubungan harmonisasi antara berbagai peraturan perundangan

Fungsi perundang undangan secara umum :

  1. Memberikan jaminan perlindungan HAM
  2. Memastikan posisi hukum setiap orang
  3. Pembatasan larangan

Fungsi UUD :

  • Menyelenggarakan pengaturan lebi lanjut UUD NRI
  • Pengaturan di bidang materi konstitusi

 Fungsi Perrpu :

  • Menyelenggarakan pengaturan lebi lanjut UUD NRI
  • Pengaturan lebi lanjut MPR
  • Pengaturan di bidang materi konstitusi

Fungsi Ketetapan MPR :

  • Mengatur tugas dan wewenang MPR

Fungsi peraturan pemerintah :

  • Mengatur lebi lanjut ketenuan UU
  • Menyelenggarakan pengaturan lebi lanjut

Fungsi peraturan presiden :

  • Menyelenggarakan pengaturan secara umum
  • Menyelenggarakan pengaturan lebi lanjut yang tegas tegas menyebutnya
  • Menyelenggarakan pengaturan lebi lanjut yang tidak tegas tegas menyebutnya

Fungsi  DPD = menyelenggarakan otonomi daerah di tingkat provinsi

Fumgsi DPRD = menyelenggarakan otonomi darerah di tingakt kabupaten

BAB 3

Ciri – ciri aturan hukum :

  • Dikeluarkan oleh pihak yang berwenang
  • Mengikat secara umum
  • Sifatnya abstrak dan ideal

Peraturan perundang undangan memiliki 3 landasan :

  1. Filosofis = peraturan dibuat harus sesuai dengan nilai filosofis negara ( Pancasila )
  2. Sosiologis = hukum dibuat sesuai dengan perkembangan zaman
  3. Yuridis = penyusunan peraturan hukum harus sesuai prosedur dan aturan tertentu

Legal drafting berisi :

  • Wewenang dari pembuat
  • Jenis dan materi pertauran yang sesuai
  • Mengikuti prosedur
  • Tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi

Ada beberapa asas yang harus dijalankan :

  1. Kejelasan tujuan = memiliki tujuan yang jelas
  2. Kelembagaan = dibuat oleh lembaga yang berwenang
  3. Kesesuaian jenis , hierakhi , dan materi muatan
  4. Dapat dilaksanakan = memperhitungkan efektivitas
  5. Kedayagunaan = dibuat karena benar – benar dibutuhkan
  6. Kejelasan rumusan = memenuhi syarat teknis penyusunan peraturan perundang undangan
  7. Keterbukaan = saat pembuatan harus bersifat transparan dan terbuka

Ada beberapa asas yang dicerminkan :

  1. Pengayoman = perlindungan HAM
  2. Kebangsaan = mencerminkan sifat dan watak bangsa Indonesia
  3. Kekeluargaan = mencerminkan musyawarah
  4. Kenusantaraan = memperhatkan kepentingan seluruh wilayah bangsa Indonesia
  5. Bhinneka Tunggal Ika = memperhatikan suku , ras , dan golongan
  6. Keadilan = mencerminkan keadilan secara proporsional
  7. Kesamaan kedudukan = semua setara
  8. Ketertiban dan kepastian hukum = mewujudkan ketertiban
  9. Keseimbangan , keserasian , dan keselarasan

Prinsip – prinsip pembuatan peraturan perundang undangan :

  • Peraturan yang baru mengesampingkan yang lama
  • Peraturan yang lebih tinggi mengesampingkan yang rendah
  • Peraturan yang khusus mengesampingkan peraturan yang umum
  • Setiap peraturan materinya berbeda

pentingnya peraturan perundang undangan bagi warga negara karena :

  • Menjamin hak dan kewajiban
  • Memberi kepastian hukum
  • Menjamin keadilan
  • Mewujudkan ketertiban
  • Mewujudan kesejahteraan

Tata urutan perundang – undangan RI

  1. UUD NRI 1945
  2. Keteapan MPR
  3. UU / Peraturan Pemerintah
  4. Peraturan pemerintah
  5. Peraturan presiden
  6. Peraturan daerah provinsi
  7. Peraturan daerah kabupaten / kota

Sidang kedua BPUPKI mendapatkan hasil sebagai berikut :
1. Pernyataan Indonesia merdeka

2. Pembukaan undang – undang dasar

3. Undang undang

Kenapa UUD NRI 1945 memiliki kedudukan yang spesial di kenegaraan :

  1. Dibentuk secara istimewa
  2. Dianggap luhur
  3. Berisi cita cita bangsa
  4. Berisi garis besar tujuan negara

TAP MPR = bentuk putusan MPR yang berisi hal – hal yang bersifat menetapkan

Alur penyusunan UUD

Alur penyusunan perrpu

Sikap positif yang bisa dilakukan pada undang – undang :

  1. Menyampaikan usulan ketika proses penyusunan undang – undang
  2. Turut mengawasi pelaksanaan UU
  3. Mengajukan pengujian secara materill

Sikap positif menaatio peraturan :

  • Melaksanakan peraturan
  • Menjalankan tugas
  • Mendukung upya pemerintah

BAB 4

Kebangkitan nasional = bangkitnya rasa semangat persatuan , kesatuan , dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekan RI

Politik etis mencakup hal – hal berikut :

  • Irigasi
  • Emigrasi
  • edukasi

PERIODE 1900 – 1908

Dr. Wahidin Sudirohusodo melalui majalah Retnodhoemilah

Mencoba untuk memperbaiki masyarakat jawa melalui pendidikan dengan menghimpun beasiswa agar dapat memberikan pendidikan modern.

Gagasan ini menarik perhatian murid STOVIA yaitu Soetomo

Budi Utomo adalah organisasi modern Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan dan berdiri pada tanggal 20 MEI 1908.

Organisasi modern karena memiliki = pemimpin , ideologi , dan anggota yang jelas.

Tanggal 3 – 5 Oktober 1908 , kongres Budi Utomo

Tujuan Budi Utomo

= kemajuan yang harmonis antara bangsa dan negara terutama di bidang perngajaran , pertanian , peternakan , dagang , teknik , industri , dan kebudayaan.

Ketua pertama R.T. Tirtokusumo

PERIODE 1908 – 1928

Partai politik pertama yaitu Indische Partij

Haji samanhudi = Sarekat Dagang Islam

Ahmad Dahlan = Muhammadiyah

Hasyim Ashari = NU

Soewardi Suryaningrat menulis artikel berjudul “Seandainya Aku Orang Belanda” yang memprotes pemerintahan Hindia-Belanda.

Dr. Cipto Mangunkusumo dan Soewardi Suryaningrat dihukum dan diasingkan ke belanda namun Dr. Cipto Mangunkusumo dipulangkan karena sakit.

30 APRIL – 2 MEI 1926

Kongres Pemuda ke 1

Dipimpin oleh Muh. Tabrani

Kesepakatan kongrs pemuda 1 :

  • Mengakui cita cita persatuan
  • Menghilangkan pandangan adat yang kolot

Terbentuknya PI dan PPPI karena kongres pemuda 1

1928 – 1945

27 – 28 OKTOBER 1928

Kongres pemuda ke 2

Tanggal 28 MEI dianggap sebagai hari kebangkitan nasional

KEBANGKITAN NASIONAL DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN

Sebe;um kebangkitan nasional :

  • Perlawanan bersifat kedaerahan
  • Perlawanan dipimpin pemimpin karismatik
  • Kekerasan senjata
  • Pejuang mudah diadu domba

Sesudah kebangkitan nasional :

  • Dilakukan secara diplomasi
  • Perjuangan secara serentak
  • Rasa persatuan yang mulai timbul
  • Pemimpin adalah kaum terpelajar

ARTI PENTING KEBANGKITAN NASIUONAL SAAT KEMERDEKAAN

  1. Mengubah perjuangan kedaerahan menjadi nasional
  2. Mengubah perjuangan fisik menjadi diplomasi
  3. Mengubah [erjuangan yang dipimpin karismatik menjadi terpelajar
  4. Mengubah perjuangan bersufat tunggal menjadi multiaspek
  5. Tonggak pergerakan nasional

ARTI PENTING KEBANGKITAN NASIONAL UNTUK SAAT INI

  1. Pemerataan kesempatan mendapatkan pendidikan
  2. Mengubah kemiskinan menjadi sejahtera
  3. Budaya belajar dan kerja keras
  4. Memenuhi kebutuhan
  5. Semangat integritas

NILAI – NILAI KEBANGKITAN NASIONAL :

  • Membangkitkan persatuan
  • Motivasi untuk mencapai prestasi
  • Menumbuhkan budaya belajar

TOKOH TOKOHH

  1. Dr. Wahidin Sudirohusodo = menghimpun beasiswa dan salah satu pencetus Budi Utomo
  2. Sutomo = pendiri Budi Utomo
  3. Soewardi Suryaningrat = mendirikan Indische Partij dan sekolah Taman Siswa
  4. Dr. Cipto Mangunkusumo = mendirikan Indische Partij
  5. Douwes Dekker = mendirikan Indische Partij
  6. W.R. Supratman = menciptakan lagu kebangsaan Indonesia Raya

BAB 5

KONGRES PEMUDA 1 ( 30 APRL – 2 MEI 1926)

Kesepakatan :

  • Menghilangkan pandangan adat yang kolot
  • Mengakui cita cita kemerdekaan

KONGRES PEMUDA 2 (27 – 28 OKTOBER 1928)

Lahirnya lambang yaitu :

  • Lambang warna = bendera merah putih
  • Lambang suara = lagu Indonesia Raya
  • Lambang Lukisan = lencana garuda

MAKNA SUMPAH PEMUDA

Kesatuan tanah air = banyaknya pulau melambangkan persatuan yang kokoh antar pulau

Kesatuan bangsa indonesia = keberagaman dalam semua aspek

Keberagaman :

  • Bahasa daerah
  • Adat
  • Kesenian
  • Pengetahuan dan teknologi
  • Ormas
  • Religi
  • Ras
  • Golongan
  • Gender

Fungsi keberagaman golongan :

  • Memberi kontribusi positif
  • Menjadi pilar penyangga NKRI
  • Menjalankan fungsi khusus

Fungsi keberagaman gender :

  • Meningkatkan peran gender
  • Hilangnya ketidak adilan gender
  • Terpenuhinya kebutuhan gender

Kesatuan bahasa indonesia :

  • Melayu = sumatera dan kalimantan
  • Batak = sumatera utara
  • Jawa = pulau jawa
  • Sunda = banten dan jawa barat
  • Bali = Bali
  • Dani = papua

Ada 154 bahasa daerah aktif dan 139 terancam punah

Arti penting sumpah pemuda bagi perjuangan kemerdekaan :

  • Menyatukan langakh perjuangan
  • Menghilangkan sifat kedaerahan
  • Mendukung terwujudnya bahasa indonesuia menjadi bahasa utama

Pentingnya gotong royon :

  • Merasa aman
  • Berperan besar dalam masyarakat
  • Mudah berkomunikasi
  • Meringankan pekerjaan
  • Kondisi yang aman
  • Terwujudnya oersatuan

KERJA SAMA DI AGAMA

  1. Menjaga keamanan
  2. Melaksanakan pembangunan jalan

KERJA SAMA BUDAYA

  1. Mengadakan HUT RI
  2. Gotong royong

KERJA SAMA POLITIK

  1. Menjaga kedamian lingkunan
  2. Melaksanakan pemilihan umum

KERJA SAMA EKONOMI :

  1. Mendirikan koperasi
  2. Membantu pihak yang membutuhkan

KERJA SAMA KEAMANAN

  1. Menjaga ketertiban dan keamanan
  2. Membantu tugas TNI

BAB 6

Semangat kebangsaan = daya dorong dan motivasi yang berperan kuat dalam tahap merebut , memproklamasikan , mempertrahnkan , dan mengisi kemerdekaan.

Nasionalisme adalah paham yang mengaggap bahwa kesetiaan atas pribadi wajib diserahkan kepada negara.

Prinsip nasionalisme pancasila :

  • Sikap rela berkorban
  • Memebela keadilan
  • Menumbuhkan sikap saling mencintai
  • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan

Sifat patriotisme :

  • Mencintai tanah air
  • Solidaritas
  • Mempunyayi kebesaran jiwa
  • toleran

Faktor – faktor perkembangan semangat kebangsaan :

  • Persamaan nasib
  • Kesatuan tempat tinggal
  • Keinginann untuk merdeka
  • Cita – cita bersama

Unsur semangat kebangsaan :

  • Pancasila’
  • Konstitusi
  • Bendera
  • Lambang negara

Unsur NKRI :

  1. Rakyat
  2. Wilayah
  3. Pemerintah Yang Sah
  4. Pengakuan dari negara lain

UUD NRI pasal 26 ayat 1 = yang menjadi warga negara ialah orang – orang bangsa indonesia asli dan orang orang lain yang disahkan UU sebagai warga negara.

UU no.12 tahun 2006 tentang warga negara :

  1. Anak yang lahri dari ayah dan ibu WNI
  2. Anak yang lahir dari ayah WNI dan ibu WNA
  3. Anak yang lahir dari ayah WNA dan ibu WNI
  4. Anak yang lahir diluar penikahan oleh ibu WNI
  5. Anak yang lahir diluar nikah dan diakui ayahnya WNI
  6. Anak yang lahir di wilayah RI tanpa ada kewarganegaraan dari orang tua
  7. Anak yang baru lahir ditemukan di wilayah NKRI
  8. Anak yang lahir di NKRI tanpan diketahui keberadaan orang tuanya

Syarat – syarat mengajukan kewarganegaraan :

  1. Berusia 18 tahun atau lebih
  2. Tinggal di RI selama 5 tahun berturut – turut atau 10 tahun tidak berturut – turut
  3. Sehat jasmani dan rohani
  4. Mengakui UUD NRI 1945
  5. Berbahasa Indonesia
  6. Mempunyai pekerjaan
  7. Membayar pajak

Status kewaerganegaraan akan dicabut jika :

  1. Memperoleh kewarga negaraan lain
  2. Diakui orang asing sebagai anaknya
  3. Tidak melepas kewargab negaran lain]
  4. Anak yang diangkat oleh WNA
  5. Memmiliki paspor asing
  6. masuk tentara asing

 UUD NRI 1945 pasal 26 ayat 2 = NKRI adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah yang batas – batas dan hak – haknya ditetapkan dengan UU

Wilayah NKRI :

  1. Daratan = pulau sebanyak 17 ribu
  2. Lautan = wilayah yang di sahkan dengan Deklarasi Djuanda
  3. Udara
  4. Ektrateritorial = wilayah kedutaan besar Indonesia di negara asing

Batas laut wilayah NKRI :

  1. Teritorial = 12 mil dari garis pantai
  2. Zona bersebelahan = 24 mil dari garis pantai
  3. ZEE = 200 mil dari garis pantai
  4. Landas benua = lautan yang ebrjarak dari 200 mil laut
  5. Landas kontinen = daratan di bawah air laut teritorial sedalam 200 meter atau lebih
  6. Laut pedalaman = selat yang emnghubungkan satu pulau dengan pulau lain

Pemerintah dalam arti luas
=  gabungan dari seluruh lembaga kenegaraanyang menjalankan pemerintahan baik legislatif , yudikatif , dan eksekutif.

Pemerintah dalam arti sempit

= lembaga negara yang menjalankan kekuasaan ekssekutif

Pengakuan ada 2 :

  1. De facto = pengakuan negara karena memiliki unsur konstitutif
  2. De Jure = -pengakuan sebuah negara sesuai hukum internasional

Arti penting semangat dann  komitmen kebangsaan :

  • Menumbuhkan persatuan bangsa
  • Mengukuhkan sikap gotong royong

Upaya penumbuhan semngat persatuan

:

  1. Keteladanan = sikap patut yang dapat dicontoh
  2. Pewarisan = menurunkansesuatu kepihak lain
  3. Ketokohan = sosok tyang terkenal sehingga disegani
  4. Pendidikan
  5. Pembangunan yang berwawasan kenegaraan

Upaya menumbuhkan kesadaran semangat NKRI :

  1. Turut membela negara
  2. Menghormati perbedaan suku
  3. Mengutamakan kepentingan negara

Martin JN 9A/25 Rangkuman Kelas 8

BAB 1

Pancasila adalah dasar ideologi-ideologi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīlaberarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia:

  • Sebagai dasar negara
  • Sebagai pandangan hidup
  • Sebagai kepribadian bangsa
  • Sebagai perjanjian luhur rakyat Indonesia
  • Sebagai pemersatu bangsa
  • Sebagai ideologi bangsa

Dasar negara adalah pedoman bagi penyelenggara negara dan warga negara dalam mewujudkan cita-cita atau tujuan nasional.

Pancasila dimulai sejak tahun 1945 yang diawali dengan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945.

Arti penting Pancasila sebagai dasar negara:

  • Sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
  • Sebagai asas kerohanian tertib hukum di Indonesia
  • Sebagai wujud cita-cita hukum bagi hukum dasar negara Indonesia
  • Sebagai norma atau pedoman dalam penyelenggaraan negara
  • Sebagai sumber semangat bagi bangsa Indonesia

Arti penting Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa

  • Sebagai cita-cita luhur bangsa dan negara yang harus diwujudkan
  • Memberi petunjuk arah bangsa dan negara Indonesia dalam mencapai cita-cita
  • Sebagai pedoman bersikap, berpikir, dan bertingkah laku bagi semua warga negara

Nilai manusia digolongkan menjadi 3, yaitu:

  • Nilai material: segala sesuatu yang berguna bagi unsur hidup manusia dan bersifat baik
  • Nilai vital: segala sesuatu yang bermanfaat bagi manusia dalam melakukan suatu kegiatan
  • Nilai rohani: segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia

Nilai rohani dapat dibedakan menjadi 4, yaitu:

  • Nilai kebenaran yang bersumber dari akal manusia (rasional)
  • Nilai keindahan yang bersumber dari rasa manusia
  • Nilai kebaikan yang bersumber dari kehendak moral atau hati nurani manusia
  • Nilai religius yang bersumber pada nilai-nilai ketulusan

Nilai-nilai luhur Pancasila mengandung 3 dimensi, yaitu:

  • Dimensi realitas: nilai-nilai yang berkembang secara nyata dalam masyarakat Indonesia
  • Dimensi idealitas: nilai-nilai yang mengandung nilai-nilai luhur dan ideal
  • Dimensi fleksibilitas: nilai-nilai sebagai suatu nilai ideal yang tidak tetap

===========================================

BAB 2

UUD NRI Tahun 1945 Pasal 1 Ayat (3), Negara Indonesia adalah negara hukum.

Negara hukum adalah suatu negara dengan penyelenggaraan negara berdasarkan hukum yang berlaku.

Ciri-ciri negara hukum:

  • Adanya UUD atau konstitusi yang memuat ketentuan tertulis.
  • Adanya pembagian kekuasaan negara.
  • Adanya pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak kebebasan rakyat.

Sistem hukum nasional adalah suatu tatanan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang menyangkut semua sendi kehidupan negara dan saling terkait dengan satu sama lain.

Aturan hukum dalam sistem hukum nasional terdiri atas 2 jenis, yaitu:

  • Peraturan dasar atau hukum dasar: peraturan yang berisi norma-norma dasar dalam penyelenggaraan negara.
  • Peraturan non dasar atau hukum pelaksana: peraturan yang dibuat untuk melaksanakan peraturan dasar.

Istilah konstitusi berasal dari bahasa Inggris constitution atau dari bahasa Belanda constitutie.

Konstitusi adalah Undang-Undang yang hanya meliputi yang tertulis.

Sidang PPKI dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945 di Gedung Kesenian Jakarta.

===================================================

BAB 3

Ciri-ciri peraturan perundang-undangan:

  • Dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.
  • Isinya mengikat secara umum untuk seluruh warga negara.
  • Sifatnya abstrak dan ideal (normatif).

Dalam penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan pada 3 landasan, yaitu: 

  • Landasan filosofis: peraturan yang dibuat berdasarkan nilai filosofis negara yaitu Pancasila.
  • Landasan sosiologis: hukum yang dibuat oleh perkembangan dan situasi di dalam masyarakat.
  • Landasan yuridis: penyusunan peraturan hukum yang mengikuti prosedur dan aturan tertentu.

UUD NRI Tahun 1945 adalah konstitusi atau hukum dasar negara Indonesia.

Dinamika kehidupan bangsa dan negara Indonesia menuntut perubahan (amandemen) terhadap UUD NRI Tahun 1945. Amandemen tersebut dilakukan oleh MPR. 

Salah satu tuntutan Reformasi 1998 adalah perubahan (amandemen) terhadap UUD NRI Tahun 1945. Tujuan perubahan UUD NRI Tahun 1945 adalah menyempurnakan aturan dasar.

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (TAP MPR) adalah bentuk putusan yang bersifat penetapan.

Sikap positif yang dapat dikembangkan:

  • Menyampaikan usulan saat proses penyusunan sedang berlangsung.
  • Turut mengawasi jika peraturan sudah berjalan secara efektif.
  • Mengajukan pengujian secara materil.

Kepatuhan terhadap peraturan yang  bermanfaat untuk mewujudkan keadaan masyarakat yang tertib dan aman. Ketertiban dan keamanan adalah modal yang akan memperlancar segala upaya pembangunan Indonesia secara adil, sejahtera, dan demokratis.

===================================================

BAB 4

Kebangkitan nasional adalah masa bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, nasionalisme, dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kebangkitan nasional dimulai sejak berdirinya Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908.

Indonesia dijajah oleh Belanda selama 350 tahun. Penderitaan Belanda diterapkan oleh kerja paksa (rodi).

Isi politik etis adalah: 

  • Irigasi (perairan).
  • Emigrasi (perpindahan penduduk).
  • Edukasi (pendidikan).

Pada tanggal 3-5 Oktober 1908, Organisasi Budi Utomo mengadakan kongresnya yang pertama di Yogyakarta.

Pada tahun 1912 berdiri partai politik pertama, yaitu Indische Partij.

Pada tahun 1924, Dr. Sutomo tidak puas dengan organisasi Budi Utomo untuk mendirikan Indonesische Studie Club di Surabaya.

Pada tanggal 30 April-2 Mei 1926, Jakarta dikenal sebagai Kongres Pemuda I.

Pada tahun 1972, organisasi Budi Utomo masuk ke dalam PPPKI  (Pemufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia)  yang dipelopori oleh Ir. Sukarno.

Pada tanggal 27-28 Oktober 1928, Jakarta dikenal sebagai Kongres Pemuda II. Presiden Soekarno menetapkan bahwa tanggal 20 Mei 1908 dikenal sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Kebangkitan Nasional memberi perubahan strategi perjuangan kemerdekaan Indonesia dari sifat kedaerahan menjadi pergerakan nasional.

===================================================

BAB 5

Sumpah pemuda adalah puncak kesadaran para pemuda bagian dari bangsa setelah beratus-ratus tahun Indonesia bernasib menjadi bangsa terjajah.

Budi Utomo didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 merupakan kesadaran bangsa Indonesia untuk mengubah bentuk dan strategi perlawanan menghadapi penjajah Belanda. Pada tanggal 30 April – 2 Mei 1926 di Jakarta para pemuda melakukan pertemuan yang dikenal sebagai Kongres Pemuda I.

Kongres Pemuda I dipimpin oleh Muhammad Tabrani dan tokoh-tokoh organisasi pemuda dari:

  • Jong Java.
  • Jong Sumateranen Bond.
  • Jong Ambon.
  • Pemuda Kaum Betawi.

Makna Sumpah Pemuda:

  • Kesatuan tanah air Indonesia.
  • Kesatuan bangsa Indonesia.
  • Kesatuan bahasa Indonesia.

===================================================

BAB 6

Semangat merupakan daya dorong atau motivasi manusia untuk mewujudkan keinginannya. Komitmen adalah janji pada diri sendiri atau orang lain yang tercermin dalam sikap dan perbuatan nyata.

Nasionalisme adalah kesadaran untuk bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, dll.

Nasionalisme dibedakan menjadi 2, yaitu nasionalisme sempit dan nasionalisme luas: 

●  Nasionalisme sempit (chauvinisme) adalah nasionalisme yang mengandung makna cinta pada bangsanya sendiri yang berlebihan sehingga memandang rendah bangsa lain.

●  Nasionalisme luas adalah nasionalisme yang mengandung cinta atau bangga pada tanah air dan tidak memandang rendah negara lain.

Patriotisme adalah semangat cinta tanah air atau sikap mengorbankan untuk mempertahankan tanah air dan bangsa.

Unsur-unsur semangat dan komitmen kebangsaan Indonesia:

  • Dasar negara Pancasila.
  • Konstitusi negara adalah UUD NKRI Tahun 1945.
  • Lagu kebangsaan Indonesia Raya.
  • Bendera negara bendera merah putih.
  • Lambang negara Garuda Pancasila.

Pengakuan dari negara lain meliputi 2 macam, yaitu:

  • De facto: pengakuan berdasarkan kenyataan bagi negara baru yang memiliki unsur konstitutif.
  • De jure: pengakuan terhadap suatu negara baru yang sesuai dengan hukum internasional.

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara kesatuan yang dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi dibagi atas kabupaten dan kota.

Gotong royong adalah bekerja bersama untuk kepentingan seseorang atau masyarakat.

Upaya penumbuhan semangat dan komitmen kebangsaan Indonesia:

  • Keteladanan.
  • Ketokohan.
  • Perwarisan.
  • Pendidikan dan pelatihan.
  • Pembangunan yang berwawasan kebangsaan.

Buku Kelas 8 Bab 1 Vincent Aurelius

PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA

Kedudukan dan Fungsi Pancasila bagi Bangsa Indonesia

-Pancasila sebagai dasar negara

-Pancasila sebagai pandangan hidup

-Pancasila sebagai kepribadian bangsa

Hakikat Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa

Kedudukan Pancasila bagi Bangsa Negara Indonesia

-Pancasila sebagai pandangan hidup

-Pancasila sebagai dasar negara

-Pancasila sebagai kepribadian bangsa

Arti Penting sebagai Dasar Negara

a.Sebagai sumber dari segalasumber hukum di Indonesia

b.Sebagai asas kerohanian tertib hukum di Indonesia

Arti Penting Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Sifat dan Dimensi Nilai Nilai Pancasila

a. Dimensi Realitas

b.Dimensi Idealitas

c. Dimensi Fleksibelitas

Nilai nilai Pancasila

Keunggulan Nilai nilai Pancasila

Sikap dan Perilaku yang Sesuai Nilai nilai Luhur Pancasila dalam Berbagai Kehidupan

Sikap dan Perilaku yang sesuai dengan Nilai nilai Pancasila

Upaya Mempertahankan Pancasila

  • Pemberontakan PKI
  • Pemberontakan DI/TII

Upaya Penanaman Nilai-nilai Pancasila

  • Pendidikan Keluarga
  • Pendidikan Formal di Sekolah
  • Pendidikan Non Formal

Rangkuman PPKn Kelas 8 Bab 5, Crecencia Michiko 9A/07

SUMPAH PEMUDA DALAM BINGKAI BHINEKA TUNGGAL IKA

A. Makna Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika

                Sumpah Pemuda merupakan puncak kesadaran para pemuda sebagai bagian dari bangsa berates – ratus tahun dijajah. Politik devide et impera memperkuat posisi Belanda dan memperparah kondisi Bangsa Indonesia. Sayangnya, perlawan bersenjata yang dipimpin tokoh – tokoh daerah mudah dipatahkan oleh Belanda. Kesengsaraan Bangsa Indonesia membuat Kalangan elit Belanda bersimpati seperti Douwes Dekker. Merekia menyuarakan politik balas budi (politik etis) yang berisi edukasi (pendidikan), irigasi (pengairan), dan migrasi (perpindahan penduduk).

                Kongres Permuda I menginsipirasi berdirinya organisasi pemuda tunggl yang mewadahi semua organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan. Terbentuklah Pemuda Indonesia (PI) dan Perhimpuan Pelajar – Pelajar Indonesia (PPPI).

Kongres Pemuda II menyepakati lahirnya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, di gedung Inonesisch Clubgebouw. Isi sumpah pemuda, ialah :

1. Pertama : Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

2. Kedua : Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.

3. Ketiga : Kami putra dan putri Indonesia menjunjung Bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Kongres Pemuda II juga menunjukkan kesatuan tanah air, bangsa, dan Bahasa dalam bentuk lambang, yaitu :

1. Lambang warna yang ditandai dengan pengibaran merah putih.

2. Lambang suara yang ditandai dengan dikumandangkannya lagu “Indonesia Raya”.

3. Lambang lukisan berupa lencana garuda terbang.

Kesatuan bangsa yang didasari keragaman artinya, sebagai berikut :

1. Keragaman Bahasa daerah menjadi dasar pengembangan Bahasa Indonesia.

2. Keragaman adat istiadat, seperti pakaian, rumah, dan sebagainya menjadi modal keunggulan Bangsa Indonesia.

3. Keragaman kesenian daerah menjadi modal terbentuknya budaya nasional, seperti seni wayang.

4. Keragaman religi/kepercayaan seperti animism, dinamisme, kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan agama resmi yang diakui Negara Indonesia.

5. Keragaman golongan/kelompok dapat menjadi kontribus positif bagi kemajuan bangsa dan dapat menjadi pilar penyangga keutuhan NKRI.

Kebiasaan berbahasa daerah di Indonesia :

1. Bahasa Melayu, dengan aksara Melayu.

2. Bahasa Batak, dengan huruf Karo, Mandailing, dan Toba.

3. Bahasa Jawa, dengan huruf Jawa.

4. Bahasa Sunda, dengan huruf Sunda.

Masih banyak Bahasa daerah yang ada di Indonesia, yaitu 726 bahasa daerah dan masih aktif digunakan 154 bahasa. Oleh karena itu, sangat tepat isi Sumpah Pemuda ketiga yang menjadikan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa persatuan demi mempermudah komunikasi antarsuku bangsa. Sampai saat ini bahsa Indonesia mempunyai 2 fungsi strategis, yaitu sebagai Bahasa nasional dan Bahasa negara.

B. Arti Sumpah Pemuda bagi Perjuangan Bangsa Indonesia

Arti penting sumpah pemuda bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan :

1. Menumbuhkan persatuan dan kesatuan dalam perjuangan mencapai kemerdekaan.

2. Pengkauan Internasional terhadap Perjuangan Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

3. Semangat kekeluargaan dan gotong royong dalam masyarakat yang beragam.

Source : https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.gurupendidikan.co.id%2Fpengertian-gotong-royong%2F&psig=AOvVaw2hEJdaRu70n9wrFHlGL2Rb&ust=1583392034145000&source=images&cd=vfe&ved=0CAMQjB1qFwoTCIDcqoShgOgCFQAAAAAdAAAAABAE

Gotong royong menjadi hal yang penting karena :

– Merasa aman dan tenteram karena tidak dimusuhi orang lain.

– Dapat berperan lebih besar dalam kegiatan bermasyarakat.

– Mudah berkomunikasi dengan kelompok lain.

– Mempercepat dan pekerjaan terasa lebih ringan.

C. Nilai dan Semangat Sumpah Pemuda bagi Bangsa dan Negara Indonesia

Semangat sumpah pemuda dalamm masyarakat yang beragam dapat diwujudkan dalam bidang keagamaan, keagamaan, sosial budaya, politik, ekonomi, pertahanan dan keamanan.

Contoh bentuk kerjasama dalam bidang keagamaan :

1. Menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan.

2. Melaksanakan pembangunan jalan.

3. Membina toleransi antar umat beragama.

Contoh bentuk kerjasama dalam bidang sosial budaya :

1. Mengadakan peringatan kemerdekan Indonesia.

2. Gotong royong.

3. Kerja bakti.

Contoh bentuk kerjasama dalam bidang politik :

1. Menjaga kedamaiaan dan kerukunan lingkungan.

2. Menghargai HAM (Hak Asasi Manusia).

3. Melaksanakan Pemilu (Pemilihan Umum) untuk memilih kepala desa, anggota DPR, DPD, dan Presiden.

Source : https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.gurupendidikan.co.id%2Fpengertian-gotong-royong%2F&psig=AOvVaw2hEJdaRu70n9wrFHlGL2Rb&ust=1583392034145000&source=images&cd=vfe&ved=0CAMQjB1qFwoTCIDcqoShgOgCFQAAAAAdAAAAABAE

Contoh bentuk kerjasama dalam bidang ekonomi :

1. Mendirikan koperasi.

2. Membantu pihak lain yang membutuhkan.

3. Mendukung gerakan disiplin membayar pajak.

Contoh bentuk kerjasama dalam bidang pertahanan dan keamanan :

1. Membantu tugas – tugas Polri dan TNI.

2. Menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

3. Melerai teman yang berkelahi.

Valentina Andriana T 9A/34

BAB 1 KELAS 8

Pancasila sebagai dasar negara merupakan hasil perjuangan para pendiri negara. Mereka adalah orang-orang yang berjuang untuk mendirikan bangsa dan negara Indonesia. Jasa-jasanya sudah seharusnya selalu kita kenang atau ingat. Seperti yang diucapkan oleh Proklamator Kemerdekaan Indonesia Ir. Soekarno, ”Jangan sekali-kali melupakan sejarah”. Pernyataan tersebut lebih dikenal dengan singkatan ”Jasmerah”. Tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa, merupakan kewajiban seluruh warga negara sebagai bangsa Indonesia. Melupakan sejarah perjuangan bangsa sama artinya dengan menghilangkan identitas bangsa Indonesia.

Para pendiri negara, telah merumuskan dan menetapkan dasar negara. Hal itu dalam rangka menggapai cita-cita nasional sebagai negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Dasar negara Pancasila berguna untuk mengantarkan kemerdekaan dan kejayaan bangsa Indonesia. Pada bab ini, kalian akan mempelajari sejarah dan nilai dalam perumusan serta penetapan Pancasila sebagai dasar negara. Selain itu, akan kita pelajari juga bagaimana Pancasila dihayati oleh bangsa Indonesia di tengah kehidupan bangsa yangberagam agar tercipta keharmonisan. Diharapkan setelah mempelajari bab ini, kalian akan mensyukuri dan menghargai proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara.

A. Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

Bangsa Indonesia mengalami sejarah yang panjang dalam melawan penjajah. Kita pernah mengalami penderitaan ketika dijajah oleh Belanda. Sejarah juga mencatat, kekalahan Belanda oleh Jepang dalam perang Asia Timur Raya menyebabkan bangsa Indonesia dijajah oleh Jepang. Ibarat pepatah ”lepas dari mulut harimau masuk ke mulut buaya”, tepat kiranya untuk menggambarkan bagaimana kondisi penderitaan bangsa kita saat itu. Penderitaan akibat pelaksanaan kebijakan tentara Jepang terhadap bangsa Indonesia, yaitu sebagai berikut.

  1. Pelaksanaan kerja paksa. Hal ini menyebabkan banyak laki-laki Indonesia dikirim hingga ke Burma (Myanmar) untuk melakukan pekerjaan pembangunan dan pekerjaan berat lainnya dalam kondisi yang buruk. Ribuan orang Indonesia meninggal dan hilang pada saat kejadian itu berlangsung.
  • Pengambilan paksa. Saat itu, tentara Jepang mengambil makanan, pakaian dan berbagai keperluan hidup lainnya secara paksa dari keluarga-keluarga di Indonesia, tanpa memberikan ganti rugi.
  • Perbudakan paksa. Perempuan-perempuan Indonesia banyak dipekerja-kan secara paksa oleh tentara Jepang. Selain itu, banyak menahan dan memperlakukan warga sipil di kamp-kamp tahanan dalam kondisi sangat buruk (Ruswandi Hermawan dan Sukanda Permana, 2009 :61 dengan pengubahan).

Carilah dari berbagai sumber berkaitan dengan kisah di atas, buatlah ringkasannya pada selembar kertas dan ditempelkan pada dinding kelas kalian.

Jepang mulai menguasai wilayah Indonesia setelah Belanda menyerah di Kalijati, Subang, Jawa Barat pada tanggal 8 Maret 1942. Kedatangan Jepang semula disangka baik oleh bangsa Indonesia. Banyak semboyan dikumandangkan oleh Jepang seperti ”Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia, dan Jepang Cahaya Asia” untuk menarik simpati bangsa kita. Kenyataan sejarah menunjukkan bahwa Jepang tidak berbeda dengan Belanda, yaitu meneruskan penjajahan atas bangsa Indonesia.

Kemenangan Jepang di Asia tidak bertahan lama, pihak Sekutu (Inggris, Amerika Serikat, Belanda) melakukan serangan balasan. Satu persatu daerah yang dikuasai Jepang, kembali ke tangan Sekutu. Melihat hal itu, pada peringatan Pembangunan Djawa Baroe tanggal 1 Maret 1945, Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI) untuk menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan.

Janji Jepang membentuk BPUPKI direalisasikan, pada tanggal 29 April 1945 bersamaan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. Secara resmi BPUPKI dilantik oleh Jepang, dengan anggota berjumlah enam puluh dua

orang yang terdiri atas tokoh-tokoh bangsa Indonesia dan tujuh (7) orang anggota perwakilan dari Jepang. Ketua BPUPKI adalah dr. K.R.T Radjiman Wedyodiningrat, dengan dua wakil ketua, yaitu Ichibangase Yosio (Jepang) dan R.P Soeroso. Setelah mengatahui hal itu, carilah dari berbagai sumber tentang tokoh-tokoh BPUPKI dan tempelkanlah di dinding kelas, agar kalian selalu mengingat jasa-jasa para pendiri negara.

BPUPKI mengadakan sidang sebanyak dua kali sidang resmi dan satu kali sidang tidak resmi. Sidang resmi pertama dilaksanakan tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945, membahas tentang dasar negara. Sidang kedua berlangsung tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 dengan membahas rancangan Undang-Undang Dasar.

Pada pelaksanaan sidang tidak resmi hanya dihadiri oleh tiga puluh delapan (38) orang kegiatan ini berlangsung di masa reses antara sidang pertama dan sidang kedua, tujuannya untuk membahas rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang dipimpin oleh anggota BPUPKI Ir. Soekarno. Sidang BPUPKI dilaksanakan di gedung ”Chuo Sangi In”, dan kini gedung itu dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila

Sejak berkuasa di Indonesia, Jepang dengan segala cara menguras kekayaan dan tenaga rakyat Indonesia. Hal itu, menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan bagi rakyat. Namun, penderitaan tersebut tidak menyurutkan semangat pejuang kita untuk meraih kemerdekaan. Berbagai upaya dilakukan bangsa Indonesia dengan menyusun barisan dan bersatu padu mewujudkan kemerdekaan yang dicita-citakan.

B. Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara

Kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II membuka kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk mempersiapkan kemerdekaan atas dasar prakarsa sendiri. Lalu bagaimana dampaknya terhadap keberadaan BPUPKI? Setelah menyelesaikan tugas BPUPKI dibubarkan, dan sebagai gantinya pada tanggal 7 Agustus 1945 Jepang mengumumkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Iinkai.

Untuk keperluan membentuk PPKI tersebut, pada tanggal 8 Agustus

1945 tiga orang tokoh pendiri negara, yaitu Ir. Soekarno, Mohammad Hatta dan Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat berangkat menemui Jenderal Besar Terauchi, Saiko Sikikan di Saigon. Dalam pertemuan tersebut, Ir. Soekarno diangkat sebagai Ketua PPKI dan Mohammad Hatta sebagai wakilnya. PPKI beranggotakan 21 orang termasuk Ketua dan Wakil Ketua.

Setelah kembali ke tanah air, pada tanggal 14 Agustus 1945 Ir. Soekarno mengumumkan bahwa Indonesia akan merdeka secepat mungkin dan bukan merupakan pemberian dari Jepang melainkan hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Sebagai buktinya, atas kehendak bangsa Indonesia sendiri, anggota PPKI ditambah menjadi enam orang sehingga anggota seluruhnya menjadi 27 (dua puluh tujuh) orang. Semua anggota PPKI berasal dari bangsa Indonesia. Coba kalian cari informasi lebih lanjut siapa saja anggota PPKI, dari daerah mana asal mereka, apakah keanggotaan PPKI mencerminkan keterwakilan rakyat Indonesia? Presentasikan di depan kelas hasil temuan kalian dan lengkapi dengan hasil temuan teman kalian.

Setelah Jepang menyerah kepada pihak sekutu tanggal 14 Agustus 1945, kesempatan tersebut digunakan sebaik-baiknya oleh para pejuang untuk segera menyatakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945, Ir. Soekarno didampingi oleh Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia ke seluruh dunia.

Keesokan harinya, pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI melaksanakan sidang dan menghasilkan keputusan sebagai berikut.

  1. Menetapkan UUD 1945.
  • Memilih Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta.
  • Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat.

Salah satu keputusan sidang PPKI adalah me-ngesahkan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat tercantum rumusan sila-sila Pancasila sebagai dasar negara.

Semangat Pendiri Negara dalam Merumuskan dan Menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara

Semangat mengandung arti tekad dan dorongan hati yang kuat untuk menggapai keinginan atau hasrat tertentu. Para pendiri negara merupakan contoh yang baik dari orang-orang yang memiliki semangat yang kuat dalam membuat perubahan, yaitu perubahan dari negara terjajah menjadi negara yang merdeka dan sejajar dengan negara-negara lain di dunia.

Semangat kebangsaan harus tumbuh dan dipupuk oleh setiap warga negara Indonesia. Hal ini harus tumbuh dalam diri warga negara untuk mencintai dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. Seseorang yang memiliki rasa kebangsaaan Indonesia akan memiliki rasa bangga sebagai warga negara Indonesia. Kebanggaan sebagai bangsa dapat kita rasakan, misalnya ketika kalian me ngikuti upacara bendera di sekolah. Kalian menyaksikan bendera berkibar dengan megahnya di lapangan sekolah kalian. Demikian juga ketika bendera Merah Putih berkibar dalam kejuaraan olahraga antar negara.

Keberhasilan bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya, merupa-kan salah satu bukti cinta para pahlawan terhadap bangsa dan negara. Bukti cinta yang dilandasi semangat kebangsaan diwujudkan dengan pengorbanan jiwa dan raga segenap rakyat untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajah.

Semangat kebangsaan disebut juga sebagai nasionalisme dan patriotisme. Nasionalisme adalah suatu paham yang menganggap bahwa ke setiaan tertinggi atas setiap pribadi harus diserah kan kepada negara kebangsaan atau nation state. Ada dua jenis pengertian nasionalisme, yaitu nasionalisme dalam arti sempit dan nasionalisme dalam arti luas. Nasionalisme dalam arti

sempit disebut juga dengan nasionalisme negatif karena mengandung makna perasaan kebangsaan atau cinta terhadap bangsanya yang sangat tinggi dan berlebihan, sebaliknya memandang rendah terhadap bangsa lain.

  • Komitmen para Pendiri Negara dalam Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

Komitmen adalah sikap dan perilaku yang ditandai oleh rasa memiliki, memberikan perhatian, serta melakukan usaha untuk mewujudkan harapan dan cita-cita dengan sungguh-sungguh. Seseorang yang memiliki komitmen terhadap bangsa adalah orang yang akan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadinya.

Para pendiri negara dalam perumusan Pancasila memiliki ciri-ciri komitmen pribadi sebagai berikut.

  1. Mengutamakan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Pendiri negara memiliki semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme yang tinggi. Hal ini diwujudkan dalam bentuk mencintai tanah air dan men-dahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Adanya rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia. Para pendiri negara dalam merumuskan dasar negara Pancasila dilandasi oleh rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia. Oleh karena itu, nilai-nilai yang lahir dalam Pancasila berasal dari bangsa Indonesia sendiri. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial adalah nilai-nilai yang berasal dan digali dari bangsa Indonesia.
  • Selalu bersemangat dalam berjuang. Para pendiri negara selalu bersemangat dalam memperjuangkan dan mempersiapkan kemer-dekaan bangsa Indonesia seperti Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, dan para pendiri negara lainnya yang mengalami cobaan dan tantangan perjuangan yang luar biasa. Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta berkali-kali dipenjara oleh Belanda. Namun, dengan semangat per-juangannya para pendiri negara tetap ber-se mangat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
  • Mendukung dan berupaya secara aktif dalam mencapai cita-cita bangsa yaitu merdeka, ber-satu, berdaulat, adil dan makmur.
  • Melakukan pengorbanan pribadi, dengan cara menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, serta mendukung keputusan yang menguntungkan bangsa dan negara.

Sebagai siswa dan generasi muda, tentu kalian juga harus memiliki komitmen dalam ber-bangsa dan bernegara. Komitmen berbangsa dan bernegara bagi generasi muda salah satunya dengan menerima Pancasila sebagai dasar negara yang dibentuk oleh para pendiri.

Rangkuman PPKN Kelas 8 BAB 5 Donald Oktavio s/9a

A.      Makna sumpah pemuda dalam Bhinneka Tunggal Ika

1.       Latar belakang sumpah pemuda

Pelaksanakan politik etis yaitu irigasi, edukasi dan migrasi sehingga melahirkan kesadaran berbangsa. Berdirinya Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908.

2.       Lahirnya sumpah pemuda

Kongres Pemuda I (30 April-2 Mei 1926) menyepakati :

–          Menerima cita-cita persatuan Indonesia

–          Menghilangkan pandangan kedaerahan yang kolot

Kongres Pemuda II (27-28 Oktober 1928), menghasilkan Sumpah Pemuda yang berisi :

–          Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia

–          Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia

–          Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

3.       Makna sumpah pemuda

a.       Kesatuan tanah air Indonesia, bermakna :

–          Banyaknya pulau

–          Lautan yang luas

–          Kondisi wilayah administratif

–          Keragaman flora dan fauna

b.      Kesatuan bangsa Indonesia, memiliki keragaman :

–          Bahasa daerah

–          Adat istiadat

–          Kesenian daerah

–          Pengetahuan dan teknologi

–          Organisasi sosial

–          Religi dan kepercayaan

–          Ras

–          Golongan

–          Gender

c.       Kesatuan bahasa Indonesia

Terdapat bahasa : melayu,batak,jawa,sunda,bali,dani.

B.      Arti sumpah pemuda bagi perjuangan bangsa Indonesia

1.       Menumbuhkan kesatuan dan persatuan

2.       Penumbuhan pengakuan internasional kemerdekaan RI

3.       Menumbuhkan semangat kekeluargaan dan gotong royong

–          Makna gotong royong : menumbuhkan rasa saling menolong sesama masyarakat

–          Arti penting gotong royong : merasa aman, mudah berkomunikasi, meringankan perkejaan.

C.      Nilai dan semangat sumpah pemuda bagi bangsa Indonesia

1.       Arti penting semangat sumpah pemuda,

Membantu meringankan pekerjaan karena dilakukan secara bersama. Sehingga menciptakan lingkungan yang rukun.

2.       Wujud nyata semangat sumpah pemuda dalam masyarakat

a.       Bidang keagamaan , membina toleransi beragama,menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan

b.      Bidang sosial budaya , gotong royong,mengadakan perayaan HUT RI

c.       Bidang politik , menghargai HAM,mendukung calon yang dipilih meskipun kalah

d.      Bidang ekonomi ,membuat koperasi,membantu pihak lain yang membutuhkan

e. Bidang pertahanan dan keamanan , menjaga keamanan,membantu tugas polri dan TNI

RANGKUMAN PKN KELAS 8 BAB 5 Jesselyn 9A/18

A.Makna Sumpah Pemuda dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

  1. Latar Belakang Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda merupakan puncak kesadaran bagi para pemuda untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sebelumnya politik “devide et Impera” telah memperkuat posisi Belanda & memperparah kondisi Bangsa Indonesia. Banyak perlawanan yang terjadi di berbagai daerah, sayangnya perlawanan senjata yang dipimpin oleh tokoh daerah seperti Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten, Sultan Agung dari Mataram, dan tokoh lainnya mudah dipatahkan oleh Belanda.

Image result for sultan ageng tirtayasa
SULTAN AGENG TIRTAYASA
Image result for devide at impera
POLITIK DEVIDE ET IMPERA

Belanda tak semuanya ingin menguassai Indonesia,ada juga orang-orang Belanda yang bersimpati karna keadaan di Indonesia. Mereka adalah Douwes Dekker,Baron Van Houvel , dan Mr. Theodore Van Deventer.

Image result for baron van hoevell

Image result for theodore van deventer

Mereka menyuarakan politik balas budi kepada Bangsa Indonesia melalui 3 gerakan yaitu edukasi (pendidikan), irigasi (pengairan), emigrasi (perpindahan penduduk)

Dampak dari politik etis ini yaitu banyak warga Indonesia yang mengenal dunia pendidikan & bangku sekolah.

Berdirinya Budi Utomo, tanggal 20 Mei 1908 merupakan kesadaran bangsa Indonesia untuk mengubah bentuk & strategi perlawanan menghadapi Belanda.

Image result for budi utomo

Sesudah muncul kaum terpelajar, bangsa Indonesia mulai mengenal perlawanan lewat jalur organisasi & diplomasi,tak hanya menggunakan senjata. Dari perlawanan itu secara perlahan mulai tumbuh kesadaran Nasional Bangsa Indonesia

2. Lahirnya Sumpah Pemuda

Kalangan terpelajar yang terdiri dari berbagai suku dan daerah itu,berusaha untuk menyatukan diri dengan mengadakan pertemuan.

Pada tanggal 30 April-2Mei 1926 di Jakarta melakukan pertemuan yang dikenal sebagai Kongres Pemuda 1, Kongres ini dipimpin oleh Mohammad Tabrani & dihadiri oleh tokoh-tokoh organisasi pemuda dari Jong Java,Jong Celebes,Jong Ambon,dll

Image result for jong java

Kongres pemuda 1 melahirkan kesepakatan untuk :

  • Mengakui & menerima cita-cita persatuan Indonesia
  • Menghilangkan pandangan adat & kedaerahan yang kolot

Kongres Pemuda 1 mengispirasi terbentuknya  organisasi yang bernama PI (Pemuda Indonesia) & PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia). Berbagai organisasi pemuda yang dimotori olehPPPI membentuk pantia Kongres pemuda 2 yang diketuai Sugondo Joyo Puspito dari PPPI.

Image result for sugondo joyopuspito
Image result for kongres pemuda 2

Jalannya Kongres Pemuda 2 banyak diwarnai pidato dari berbagai tokoh muda yang menyuarakan terbentuknya persatuan Indonesia, setelah berjalan selama 2 hari akhirnya Kongres Pemuda 2 menyepakati lahirnya Sumpah Pemuda

Image result for SUMPAH PEMUDA

Sumpah Pemuda diikrarkan dalam Sidang Pleno ke 3 di Gedung Indonesisch Clubebouw, Jl Kramat Raya 106 Jakarta

Isi dari sumpah pemuda adalah sebagai berikut :

Pertama : Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah Indonesia

Kedua : Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia

Ketiga : Kami putra dan putri Indonesia menjunjung Bahasa Persatuan, bahasa Indonesia

Kongres Pemuda 2 juga menunjukan kesatuan tanah air, bangsa, & bahasa dalam bentuk lambang yaitu :

a.Lambang warna : pengibaran Bendera Merah Putih

b.Lambang suara : berkumandang lagu Indonesia Raya

c.Lambang lukisan : Lencana garuda terbang

3.Makna Sumpah Pemuda

a. Kesatuan Tanah Air Indonesia

Wilayah Indonesia yang sangat beragam baik dari aspek kepulauan,kondisi geografi,topografi, wilayah admisnistratif,flora,dan fauna mempunyai makna yang besar bagi kesatuan bangsa, makna itu adalah sebagai berikut :

1. Banyaknya pulau yang ada di Indonesia semakin mengokohkan bahwa NKRI sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia

2.Kondisi wilayah yang sepertiga lautan bukan merupakan pemisah antar pulau,tetapi penghubung yang mengokohkan NKRI

Image result for kondisi wilayah 1/3 lautan

3.Kondisi wilayah admisnistratif meliputi kota/kabupaten,provinsi,kecamatan,dan desa/kelurahan yang mempermudah komunikasi antar pemerintah & rakyat

Image result for wilayah administrasi indonesia
  • 4. Keragaman flora & fauna sebagai SDA yang dapat diperbarui menjadi modal untuk membangun bangsa demi terwujudnya kemakmuran & kesejahteraan rakyat
Image result for keragaman flora & fauna

b. Kesatuan Bangsa Indonesia

Kesatuan bangsa yang disadari keberagaman bermakna sebagai berikut :

  1. Keragaman bahasa daerah menjadi dasar pengembangan bahasa Indonesia yang telah dijadikan bahasa Negara & bahasa nasional       
  2. Keragaman adat istiadat seperti pakaian,rumah adat, upacara perkawinan,dll merupakan modal & keunggulan Bangsa Indonesia. Contoh (batik) telah diakui UNESCO sebagai budaya warisan leluhur)
Image result for batik
  • 3. Keragaman kesenian daerah menjadi modal terbentuknya budaya nasional. Contoh : Seni Wayang telah diakui oleh UNESCO sebagai budaya yang luhur
Image result for wayang
  • 4. Keragaman pengetahuan & teknologi seperti pengetahuan pengelolaan air di Bali/subak diakui sebagai system pengairan yang dikembangkan secara nasional
Image result for subak
  • 5. Keragaman organisasi sosial/sistem kekerabatan seperti patrilineal & matrilineal telah mengokohkan sifat dasar bangsa Indonesia yaitu Kebersamaan & Gotong Royong
Image result for patrilineal
  • 6. Keragaman religi/kepercayaan seperti kepercayaan terhadap Tuhan YME & agama yang secara resmi diakui di Indonesia. Misalnya, tradisi halal bi halal setiap hari raya Idul Fitri bagi umat Islam yang telah dilaksanakan Bangsa Indonesia.

Keanekaragamana agama yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia tidak menjadi penghalang persatuan di Indonesia , tetapi memberikan peran bagi NKRI, apalagi dengan adanya toleransi baik toleransi intern maupun toleransi ekstern

Image result for toleransi intern & eksttern
  1. Keragaman ras yang didasarkan dari warna kulit & ciri fisik lain, Keragaman ras yang ada di Indonesia dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu : penduduk di Sumatra & Jawa dengan kulit sawo matang, penduduk Kalimantan,Sulawesi,dan Maluku dengan kulit Kuning & penduduk Papua dengan ciri kulit hitam & rambut kriting pendek.

Sikap negative yang merendahkan/menyinggung ras (rasialis) & chauvinis (sikap menganggap bangsa/rasnya paling baik) harus dihilangkan, dengan demikian keberagaman ras tiddak jadi pemecah tetapi semakin mengkohkan NKRI

Image result for rasialis
  • Keragaman golongan/kelompok Masyarakat berdasarkan administrasi kependudukan,kelompok umur,tingkat perekonomian,pendidikan dll menjadi factor penting yang memperkokoh & memajukan NKRI

Keragaman golongan dapat dijadikan sebagai hal positif, misalnya suatu partai politik pasti memiliki identitas dalam symbol,bendera,organisasi,& identitas lainnya.

Keragaman golongan memberikan makna positif yaitu :

  • Memberi konstribusi bagi kemajuan bangsa
  • Menjadi pilar keutuhan NKRI
  • Menjalankan fungsi-fungsi khusus missalnya, partai politik sebagai sarana membina demokrasi, dan organisasi ekonomi sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  • Keragaman gender

Keragaman gender merupakan sifat & perilaku yang melekat pada kaum laki-laki & perempuan yang terbentuk karna factor sosial budaya di masyarakat.

Keberagaman gender mempunyai makna yang besar bagi keutuhan & kemajuan NKRI yaitu :

  • Meningkatkan peran-peran gender baik produktif,reproduktif, dan kemasyarakatan menjadi bagian dari Keragaman gender
  • Hilangnya ketidakadilah gender dalam kehidupan masyaraka,bangsa,dan Negara
  • Terpenuhinya kebutuan gender,baik kebutuhan praktis maupun strategis
  • Tercapainya pengarusutamaan gender di berbagai bidang pembangunan
  1. Kesatuan Bahasa Indonesia

Setiap suku bangsa yang mendiami daerah tertentu di Indonesia dipastikan memiliki bahasa daerah tertentu pula.Suku bangsa itu menyadari bahwa di dalam bahasa daerah terkandung nilai & norma kebiasaan yang harus ditaati. Kebiasaan berbahasa daerah di Indonesia antara lain sebagai berikut.

Bahasa Melayu, pada awalnya digunakan oleh suku bangsa Melayu di Sumatra & Kalimantan, namun pada abad ke 16 sudah menjadi lingua franca (bahasa perantara) terutama dalam kegiatan perdagangan antarsuku bangsa di Indonesia

Image result for lingua franca
  • Bahasa batak, dengan huruf Karo,Mandailing,dan Toba, digunakan oleh suku Bata yang tinggal di Sumatra Utara
  • Bahasa Jawa, dengan huruf Jawa, diberlakukan kebiasaan berbahasa secara bertingkat yaitu ngoko (bahasa umum), krama alus (orang muda kepada yang lebih tua/yang baru dikenal), karma Inggil (pada orang-orang yang berpengaruh)
  • Bahasa Sunda yang digunakan oleh suku Sunda baik yang tinggal di Jawa Barat maupun daerah lainnya, diberlakukan kebiasaan bahaasa sebagai bentuk sopan santun dalam pergaulan
Image result for bahasa sunda
  • Bahasa Bali yang digunakan oleh suku Bali dan diberlakukan secara bertingkat yatu bahasa kasar,halus mera, dan alus
Image result for bahasa bali
  • Bahasa Dani yang digunakan oleh suku Dani di Papua, menerapkan 2 dialek bahasa yaitu dialek Dani baarat & Dani Baliem

Keberagaman bahasa yang digunakan oleh bangsa Indonesia menjadi masalah tersendiri ketika suatu suku bangsa berkomunikasi dengan suku bangsa lain. Isi sumpah Pemuda yang ke 3 yang menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan demi mempermudah komunikasi antar suku bangsa

Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional menjadi alat komunikasiantarsukubangsa yang mampu memperkokoh persatuan & kesatuan

Bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara  menjadi bahasa resmi dalam berbagai kegiatan kenegaraan baik lisan maupun tulisan

B. Arti Sumpah Pemuda bagi Perjuangan Bangsa Indonesia

  1. Sumpah Pemuda menumbuhkan Persatuan & kesatuan dalam perjuangan mencapai kemerdakaan

Arti penting Sumpah Pemuda bagi perjuangan bangsa Indonesia yaitu :

  • Menyaatukan langkah perjuangan bangsa karna sudah terikat dalam semangat persatuan
  • Menghilangkan sifat kedaerahan & sukuisme dalam perjuanga mencapai kemerdekaan
  • Mendukung terwujudnya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional & bahasa resmi kenegaraan sehingga mempermudah komunikasi antardaerah
  • Mempercepat tercapainya kemerdekaan Indonesia karna Belanda kewalahan dalam menghadapi perlawanan bangsa Indonesia yang sudah bersatu

2. Sumpah Pemuda menumbuhkan pengakuan Internasional terhadap perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia

Sumpah Pemuda dipelopori oleh kaum terpelajar Indonesia yang waktu itu sudah memiliki jaringa komunikasi Internasional. Dengan begitu Sumpah Pemuda menjadikan perjuangan bangsa Indonesia dikenal di kalangan Internasional

3.Sumpah Pemuda menumbuhkan semangat kekeluargaan & gotong royong

a.Makna kekeluargaan & gotong royong

Semangat kekeluargaan adalah suatu sikap mental bangsa Indonesia yang merasa diri & kelompoknya merupakan sebuah keluarga besar.

Image result for kekeluargaan

Semua paham bahwa, meskipun berbeda-beda tetapi tetap 1 karna merasa sebagai 1 keluarga.

Semangat gotong royong merupakan kerja bersama-sama demi kepentingan bersama,meskipun berbeda latar belakang suku,agama,ras dan golongan

Image result for gotong royong

Kebersamaan dalam masyarakat yang beragam berarti suatu kondisi masyarakat yang sebenernya berbeda,namun seakan tidak berbeda karna selalu bersama dalam kehidupan sehari-hari & disadari sikap sebanding & sederajat

Image result for kebersamaan

Misalnya,meskipun berbeda agama tetapi di antara warga yang berbeda itu memiliki kedudukan & peran yang sama di masyarakat

b. Arti penting kekeluargaan & gotong royong

Bagi kelompok/individu berbeda kekeluargaan & gotong royong menjadi penting karena :

  • Merasa aman & tentram karna tidak dimusuhi kelompok lain
  • Dapat berperan lebih besar dalam kegiatan masyarakat secara keseluruhan
  • Mudah berkominikasi dengan kelompok lain
  • Meringankan & mempercepat pekerjaan untuk kepentingan bersama

Bagi kepentingan masyarakat secraa keseluruhan, kekeluargaan & gotong royong menjadi penting karena :

  • Untuk menciptakan kondisi yang aman dan tenteram
  • Mempercepat kemajuan masyarakat karena meskipun berbeda tetapi selalu bersama-sama dalam mendukung perkembangan masyarakat.
  • Mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam masyarakat.

c. Contoh Kekeluargaan dan Gotong Royong dalam Masyarakat yang beragam

Setiap warga masyarakat perlu mengembangkan sikap dan perilaku yang didasari semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan.

Sikap dan perilaku tersebut dapat dilaksanakan di berbagai lingkungan hidup seperti di sekolah, masyarakat, keluarga maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

C. Nilai dan Semangat Sumpah Pemuda Bagi Bangsa dan Negara Indonesia

  1. Arti Penting Semangat Sumpah Pemuda

Salah satu ciri manusia adalah melakukan kerja. Kerja dapat diartikan sebagai kegiatan untuk melakukan sesuatu yang berkaitan dengan hidup, baik sebagai mahkluk Tuhan, pribadi, mahkluk sosial.

Kerjasama diartikan sebagai kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama.

Image result for kerja sama

Kerjasama mengandung beberapa unsur yaitu banyak orang atau pihak, melakukan suatu kerja, dan memiliki tujuan

Tujuan yang ingin dicapai menyangkut kepentingan bersama, dengan pengertian ini maka semangat Sumpah Pemuda memiliki arti yang penting yaitu :

  • Mempercepat terselesaikannya pekerjaan karena dilaksanakan dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong.
  • Tercipta kehidupan yang rukun dan damai, karena tidak meliat perbedaan tetapi bekerjasama demi tujuan bersama.
Image result for rukun dan damai
  • Tercipta persatuan dan kesatuan bangsa
Image result for persatuan kesatuan

2. Wujud nyata semangat & komitmen Sumpah Pemuda dalam masyarakat

a.Bidang keagamaan

  • Menjaga keamanan & kebersihan lingkungan
  • Membina toleransi beragama
  • Membangun rumah warga (gotong royong)

b. Bidang sosial budaya

  • Mengadakan peringatan HUT Proklamasi RI
  • Mengerjakan tugas piket kelas
Image result for tugas piket kelas
  • Kerja bakti membersihkan lingkungan

c. Bidang Politik

  • Menjaga kedamaian lingkungan,meskipun pada masa kampanye
  • Mendukung calon yang terpilih meskipun, calonnya kalah dalam pemilihan umum
  • Menghargai Hak Asasi Manusia dalam kegiatan pemilihan umum

d. Bidang ekonomi

  • Mendirikan koperasi/badan usaha lain
Image result for koperasi
  • Membantu orang yang membutuhkan
  • Mendukung gerakan disiplin membayar pajak

e. Bidang pertahanan & keamanan

  • Melerai teman yang berkelahi
  • Membantu tugas-tugas polri & TNI
  • Meenjaga ketertiban & keamanan lingkungan
Design a site like this with WordPress.com
Get started