Rangkuman Bab 2 PPKN Kelas 7 Donald oktavio s/9a

a.Norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara

1.Hakikat Norma

Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna.Manusia diciptakan Tuhan dengan kodratnya  sebagai makhluk idividu dan social.Individu yang hidup bersama di suatu tempat akan membentuk masyarakat.Masyarakat adalah sejumlah manusia yang hidup bersama dan terikat kebudayaan yang sama.

Akan tetapi terkadang sifat individual manusia sering mengganggu kebarsamaan di dalam masyarakat.Akibatnya akan terjadi berbagai konflik seperti mencuri dan berkelahi maka dibuatlah norma atau aturan.

Menurut KBBI norma memiliki 2 arti:

a.aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat dipakai sebagai panduan,tatanan,dan pengendali tingkah laku.

b.aturan,ukuran,atau kaidah yang dipakai sebagai tolok  ukur untuk menilai atau memperbandingkan sesuatu.

2.Jenis jenis norma

a.Norma agama

Norma agama adalah aturan yang mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan,manusia dengan sesamanya,dan manusia dengan lingkungan.Tujuan norma agama adalah mecapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.Sumbernya adalah Tuhan dan kitab suci setiap agama.

Sanksi bagi para pelanggar norma agama adalah dosa di dunia akhirat oleh Tuhan.Contoh norma agama:

1.iman dan takwa pada Tuhan

2.beribadah kepada Tuhan

3.Menyayangi binatang

b.Norma moral

Norma moral adalah norma yang mengatur hidup manusia yang berlaku secara umum dan bersumber dari hati nurani manusia.Norma moral sering disebut dengan norma kesusilaan dan etika.Tujuan norma moral adalah mewujudkan keharmonisan hubungan antarmanusia.Contoh norma moral:

1.Jujur dalam perkataan dan perbuatan

2.menghormati secara manusia

3.mengembalikan hutang

C.Norma sosial

Norma social adalah norma yang berkembang dalam suatu kehidupan sosial masyarakat tertentu.Norma social bersikap local.Norma social mencakup adat istiadat,sopan santun,dan kebiasaan.Sopan santun adalah tuntunan sikap dan perbuatan manusia dalam pergaulan kehidupan sehari hari yang dipakai oleh warga masyarakat.Sumber norma social adalah kebaikan dalam suatu masyarakat.Sanksi dari pelanggar norma ini adalah dicemooh dan dikucilkan.Contoh norma social:

1.berbicara santun dengan orang yang lebih tua

2.silahturahmi apda hari raya keagamaan

3.mengetuk pintu jika bertamu

D.Norma hukum

Norma hukum adalah  aturan tertulis yang dibuat oleh Negara untuk mengatur warga Negara.Tujuannya untuk menciptakan ketertiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Sumbernya adalah aturan aturan tertulis yang dibuat olhe Negara.Sanksi bagi pelanggar norma ini adalah didenda,dipenjara,atau bahkan hukuman mati.Contoh norma hukum:

1.Peraturan lalu lintas

2.aturan hukum pidana

3.aturan hukum pajak

3.Hubungan antara norma agama,moral,social,dan hukum

Semua norma yang berlaku dalam masyarakat memiliki hubungan saling melengkapi dan tidak saling menjatuhkan.semuanya mengarah kepada terwujudnya kehidupan aman dan tentram.

Selain norma,dalam kehidupan bermasyarakatan ditemukan adanya kebiasaan,adat istiadat,dan peraturan.Kebiasaan adalah sesuatu yang biasa dikerjakan oleh seseorang atau suatu kelompok masyarakat.Adat istiadat adalah tata kelakuan yang kekal dan turun temurun dari generasi ke generasi.Peraturan adalah petunjuk,kaidah,dan ketentuan yang dibuat untuk mengatur hidup manusia.

Norma,kebiasaan,adat istiadat,dan peraturan yang ada dalam masyarakat tuidak dapat saling dipisahkan dan saling melengkapi untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai,aman,dan tentram.

B.arti penting norma dalam kehidupan bermasyarakat dan berngeara

1.Arti penting norma bagi individu dan masyarakat.

a.Bagi kehidupan pribadi,norma memberikan jaminan untuk hidup lebih tentram dan tenang.

b.Bagi kehidupan masyarakat,norma menjadi pedoman dalam pergaulan sosial sehingga tercipta kondisi masyarakat yang tertib,aman,dan tentram.

2.Indonesia sebagai negara hukum

Negara hukum adalah negara yang mendasarkan segala sesuatu berdasarkan hukum yang tertulis dan tidak tertulis .Negara memiliki 3 unsur hukum:

a.Supremasi hukum

b.Persamaan kedudukan dalam hukum

c.jaminan terhadap HAM

Indonesia sebagai negara hukum dapat dilihat dari UUD NRI 1945,yaitu:

a.Pasal 1 ayat 3

b.Pasal 27 sampai 34 dan khusus pada pasal 27 ayat 1

Dengan demikian Indonesia memiliki tugas dan fungsi yang luhur,yaitu:

a.Menjamin kepastian hukum bagi semua warga negara Indonesia

b.menjaga ketertiban,keamanan,keadilan,kebahagiaan,kebenaran,dan kemakmuran

c.Menjaga agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri dan pelanggaran HAM

Rangkuman Bab 6 PPKN Kelas 7 Alvin Kosasih 9A/02

1). Persatuan artinya bersatunya sesuatu yang beranekaragam menjadi satu kesatuan yang utuh dan serasi

2). Prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan bangsa, yaitu :
a). Bhinneka Tunggal Ika
b). Nasionalisme Indonesia
c). Kebebasan yang bertanggung jawab
d). Wawasan nusantara
e). Persatuan pembangunan untuk mewujudkan cita-cita reformasi

3). Wujud nyata sikap persatuan dan kesatuan di dalam NKRI, yaitu :
a). Mempertahankan persatuan dan kesatuan wilayah Indonesia
b). Meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika
c). Mengembangkan semangat kekeluargaan
d). Menghindari penonjolan SARA

4). Manfaat persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia, yaitu :
a). Memperkuat jati diri NKRI
b). Memperkuat pertahanan nasional dalam menghadapi segala ancaman dan gangguan dalam bernegara
c). Memudahkan mencapai tujuan nasional
d). Menciptakan suasana yang tenteram, aman dan damai

5). Negara adalah suatu organisasi manusia/kumpulan manusia yang berada di bawah naungan suatu pemerintahan yang sah

6). Bangsa adalah orang – orang yang memilki persamaan nasib, latar belakang sejarah, pengalaman dan perjuangan dalam mencapai hasrat untuk bersatu dalam mencapai cita-cita bersama

7). Tanah air adalah tempat di mana seseorang dilahirkan, memperoleh kehidupan, menjalankan hidup, dan akhirnya meniggal dunia

8). Bentuk negara dibedakan menjadi 2, negara kesatuan dan serikat

9). Bentuk pemerintahan negara dibedakan menjadi tiga yaitu otokrasi, oligarki dan republik

10). Otokrasi adalah negara yang diperintah dengan kekuasaan tunggal (raja atau diktator)

11). Oligarki adalah negara yang dijalankan oleh kekuasaan tertinggi di tangan beberapa orang

12). Republik adalah negara yang dijalankan berdasarkan prinsip kedaulatan rakyat yang dilaksanakanan secara demokratis melalui pemilihan umum.

13). Fungsi negara, yaitu :
a). Fungsi keamanan dan ketertiban
b). Fungsi kesejahteraan dan kemakmuran
c). Fungsi keadilan
d). Fungsi pertahanan

14). Tujuan negara, yaitu :
a). Menjamin Hak dan kebebasan manusia
b). Mencapai perdamaian dunia
c). Mewujudkan keadilan sosial
d). Mencapai kesejahteraan bersama
e). Menciptakan kekuasaan negara secara demokratis

15). Proklamasi kemerdekaan memilik makna, yaitu :
a). Batas akhir penjahan di Indonesia
b). Pernyataan kemerdekaan Indonesia
c). Sumber tertib hukum nasional
d). Tanda berdirinya NKRI
e). Alat hukum internasional untuk bangsa Indonesia dalam melakukan hubungan dan kerjasama internasional.

16). Tujuan NKRI sesuai pembukaan UUD NRI Tahun 1945 pada alinea keempat, yaitu :
a). Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
b). Memajukan kesejahteraan umum
c). Mencerdaskan kehidupan bangsa
d). Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi.

17). Contoh gangguan dan ancaman, yaitu :
a). Terorisme
b). Agresi
c). Gerakan separatisme
d). Aksi radikalisme dan konflik komunal
e). Kejahatan lintas negara

18). Pertahanan negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan terhadap ancaman dan gangguan

19). Membela negara dapat dilakukan dengan :
a). Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan
b). Pelatihan kemiliteran secara wajib
c). Pengabdian sebagai TNI atau POLRI
d). Pengabdian melalui profesi

20). Perilaku nyata usaha pembelaan negara :
a). Mengutamakan kepentingan nasional dibanding daerah.
b). Menghormati perbedaan yang ada
c). Bersama–sama memajukan daerah demi persatuan NKRI

Rangkuman Bab 5 PPKN Kelas 7 Alvin Kosasih 9A/02

1). Kerja sama dalam bahasa Inggris adalah Cooperation. Kerja sama artinya sebuah tindakan atau bekerja sama untuk mencapai tujuan atau keuntungan bersaman

2). Kerja sama harus berdasarkan norma atau kaidah yaitu :
a). Tidak untuk melakukan kejahatan dan kerusakan
b). Bersifat meninggikan derajat dan martabat kemanusiaan.
c). Tetap menghargai berbagai macam perbedaan golongan, suku, agama, ras, budaya dalam masyarakat
d). Bersifat adil
e). Tidak bertentangan dengan norma dan peraturan-perundangan yang berlaku

3). Faktor yang mempengaruhi kerja sama adalah orientasi individu, hubungan timbal balik dan komunikasi

4). Contoh manfaat dari kerjasama di lingkungan pribadi, yaitu :
a). Merasa tenang karena diterima oleh orang lain.
b). Pekerjaan atau kepentingan pribadi akan terasa lebih ringan dan cepat terselesaikan
c). Merasa bahagia karena dapat meringankan beban orang lain

5). Contoh manfaat dari kerjasama di lingkungan sekolah, yaitu :
a). setiap kegiatan sekolah dapat berjalan dengan baik
b). Setiap warga sekolah merasa senang dan aman di lingkungan sekolah
c). Meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah

6). Contoh manfaat dari kerjasama di lingkungan masyarakat :
a). menjaga kebersihan lingkungan
b). menjaga keamanan lingkungan
c). mempereat persaudaraan dan meningkatkan persatuan

7). Contoh manfaat dari kerjasama bagi bangsa dan negara :
a). Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
b). Mempercepat proses dan hasil pembangunan
c). Mempercepat kemajuan bangsa

8). Contoh manfaat dari kerjasama dalam pergaulan internasional :
a). Menjaga keamanan dan perdamaian dunia
b). Mencukupi kebutuhan masing-masing negara
c). Mempercepat kemajuan suatu negara

9). Bentuk-bentuk kerja sama :
a).  Kerukunan kerja sama untuk kepentingan bersama atau urang tertentu, misalnya gotong royong dan tolong menolong
b). Bargaining adalah perjanjian mengenai pertukaran barang atau jasa antarinidividu atau antarkelompok dengan tujuan dapat memberi keuntungan secara adil bagi kedua belah pihak
c). Kooptasi adalah proses penerimaan unsur-unsur yang baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan suatu organisasi dengan maksud untuk menghindari terjadinya kegoncangan atau kekacauan sehingga terjaga stabilitas organisasi atau masyarakat yang bersangkutan
d). Koalisi adalah gabungan atau kombinasi dua kelompok atau lebih yang memiliki tujuan yang sama dan berusaha mencapai tujuan tersebut
e). Joint Venture adalah bentuk kerjasama yang dilakukan dua orang atau perusahaan dalam melaksanakan suatu proyek, baik secara bersama-sama maupun diserahkan kepada salah satu pihak.

10).Bidang-bidang kerjasama :
a). bidang politik
b). bidang ekonomi
c). bidang sosial budaya
d). bidang agama

11). Prinsip-prinsip kerja sama antar negara :
a). Hubungan luar negeri yang bebas dan aktif
b). Pengembangan hubungan luar negeri untuk meningkatkan persahabatan dan kerja sama internasional dan regional
c). Berperan dalam usaha menyelesaikan berbagai masalah dunia

12). Tujuan kerja sama antarnegara, yaitu :
a). Meningkatan perekonomian antarnegara
b). Meningkatkan taraf hidup
c). Saling mengisi kekurangan dan kebutuhan di berbagai bidang
d). Memperat persahabatan antarnegara
e). Memperluas pasar hasil produksi
f). Meningkatkan devisa
g). Meningkatkan perdamaian dunia

13). Hambatan dalam kerja sama antarnegara, yaitu :
a). Ideologi negara berbeda
b). Konflik dan peperangan
c). Kebijakan perdagangan yang merugikan negara lain
d). Perbedaan kepentingan tiap-tiap negara.

14). Bentuk-bentuk kerja sama antarnegara, yaitu :
a). Kerjasama bilateral, kerjasama yang melibatkan 2 negara
b). Kerjasama regional, kerjasama yang terjalin antara beberapa  wilayah
c). Kerjasama subregional, kerjasama yang dilakukan oleh subkawasan
d). Kerjasama antarregional, kerjasama yang dilakukan melibatkan beberapa negara dalam satu kawasan
e). Kerjasama multilateral, kerja sama yang tidak memandang kawasan/wilayah suatu negara

Rangkuman Bab 4 PPKN Kelas 7 Alvin Kosasih 9A/02

1). Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari kitab Sutasoma karya Mpu Tantular.

2). Lambang Garuda Pancasila dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, disempurnakan oleh Soekarno dan diresmikan sebagai lambang negara pada tanggal 11 Agustus 1950 saat sidang kabinet RIS dan diperkenalkan pada 17 Agustus 1950

3). Lambang Garuda Pancasila diatur oleh PP No. 66 Tahun 1951 dan dipertegas dalam UU 24 Tahun 2009, yaitu:
a). seekor burung garuda berdiri tegak, sayap dikembangkan ke kiri dan kanan, melambangkan tenaga pencipta atau semangat membangun
b). kepala burung yang menghadap ke kanan, artinya kemujuran atau keberuntungan
c). burung Garuda yang mampu terbang tinggi, melambangkana cita-cita tinggi, perkasa, kedaulatan bangsa dan negara
d).warna burung berwarna kuning keemasan, artinya keagungan
e). kaki burung yang mencengkram Bhinneka Tunggal Ika, artinya kukuhnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang dicapai saat Proklamasi 17 Agustus 1945
f). memilik bulu sayap 17, bulu ekor 8, bulu di bawah perisai 19, bulu di leher 45, yang melambangkan 17-8-1945

4). Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna yaitu :
a). indonesia memiliki keragaman bukan sebagai pemecah tetapi pemersatu Indonesia
b). bhinneka Tunggal Ika mendorong lahirnya persatuan dan kesatuan Indonesia karena kedaerahan hanya memecah belah
c). di tengah arus globalisasi yang cepat, diperlukan penyaring agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap utuh dan semangat berbeda, tapi tetap bersatu
d). Bhinneka Tunggal Ika adalah salah satu pilar kebangsaan Indonesia selain Pancasila, UUD 1945, NKRI

5). Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua, artinya bangsa dan negara Indonesia terdiri atas beraneka ragam suku bangsa yang memiliki kebudayaan dan adat istiadat yang bermacam-macam serta beraneka ragam kepulauan wilayah negara Indonesia.

6). Latar belakang lahirnya persatuan dan kesatuan :
a). Kesatuan sejarah, bangsa Indonesia tumbuh dan berkembang dalam suatu proses sejarah
b). Kesatuan nasib, mengalami nasib sama karena dijajah
c). Kesatuan budaya yang tumbuh menjadi budaya nasional
d). Kesatuan asas rohani, ide, cita-cita, nilai rohani yang seluruhnya disimpulkan dalam Pancasila

7). Setiap warga negara harus menerapkan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari :
a). Hidup saling menghargai antara masyarakat yang satu dengan yang lain tanpa memandang SARAnya
b). Menumbuhkan kesadaran sikap saling menjaga BTI agar keragaman bangsa Indonesia tidak mengarah pada kekacauan
c). Menjaga persatuan bangsa dan negara Indonesia

8). Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang.

9). Budaya adalah hasil segala hasil karya manusia, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik. Selain itu budaya dapat berarti pola hidup yang tercipta dalam sejarah yang eksplisit, implisit, rasional, irasional, dan nonrasional yang terdapat pada setiap waktu sebagai pedoman yang potensial bagi tingkah laku manusia.

10). Terdapat 7 unsur kebudayaan yang bersifat universal :
a). Bahasa
b). Sistem teknologi
c). Sistem mata pencahariaan dan sistem ekonomi
d). Organisasi sosial atau sistem kemasyarakatan
e). Sistem pengetahuan
f). Religi atau kepercayaan
g). Kesenian

11). Agama adalah sistem keyakinan kepada Tuhan. Agama yang diakui oleh Indonesia adalah agama Islam, Kristen, Katolik, Buddha dan Konghucu

12). Ras berarti warna kulit. Keberagaman ras berarti keberagaman penduduk Indonesia yang didasarkan pada warna kulit dan ciri lain yang bersifat fisik, Ras manusia dikelompokkan menjadi 5 macam yaitu :
a). Kaukasoid berkulit putih, mata biru dan berambut pirang
b). Mongoloid berkulit kuning langsat, rambut kaku dan bermata sipit
c). Australoid berkulit sawo matang
d). Khoisan (Afrika Selatan)

13). Golongan artinya adalah kelompok masyarakat dengan ciri – ciri dan aktivitas tertentu. Golongan terdapat beberapa jenis :
a). Secara administrasi kependudukan; golongan suku bangsa asli, golongan terasing, golongan keturunan asing
b). Secara usia penduduk; golongan usia anak–anak, usia produktif dan usia tua
c). Secara ekonomi; golongan ekonomi lemah (miskin), ekonomi menengah, ekonomi kuat (kaya)
d). Secara pendidikan; PAUD, SD/MI. SMP/MTS, SMA/SMK/MA, dan perguruan tinggi
e). Secara politik; partai/afilasi politik
f). Secara mata pencaharian; golongan petani, pedagang, wiraswasta, PNS, TNI, Polri, politis, guru dan sebagainya

14). Gender artinya adalah sifat dan perilaku yang melekat pada kaum laki–laki dan perempuan yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural. Sedangkan jenis kelamin merupakan kodrat Tuhan.

15). Perbedaan gender dengan kelamin :

Hasil gambar untuk perbedaan gender dan kelamin

16). Contoh bentuk – bentuk ketidakadilan gender :
a). Marjinalisasi/pemiskinan adalah proses penyisihan yang mengakibatkan kemiskinan pada perempuan
b.) Subordinasi/penomorduaan adalah sikap atau tindakan masyarakat yang menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rendah daripada laki-laki
c). Stereotip/pelabelan negatif terhadap sikap dan perbuatan perempuan
d). Violence/kekerasan terhadap perempuan baik fisik, seksual dan psikologis.
e). Double burden atau beban ganda adalah pembagian tugas dan tanggung jawab yang selalu memberatkan perempuan

17). Pengarus utamaan gender (gender mainstreaminging)adalah strategi mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia

18). Faktor penyebab keragaman bangsa Indonesia :
a). Lingkungan fisik daerah
b). Keyakinan atau agama
c). Kehidupan sosial budaya di berbagai daerah
d). Faktor sejarah

19). Arti penting keberagaman dalam masyarakat Indonesia :
a). Potensi menuju kejayaan bangsa
b). Sebagai tantangan bangsa

20). Perlu dikembangkan semangat menjaga keberagaman yaitu:
a). Semangat dan perilaku dalam kehidupan beragama yang beragam
b). Semangat dan perilaku dalam keragaman ras dan suku di Indonesia
c). Semangat dan perilaku dalam keragaman sosial budaya
d). Semangat dan perilaku dalam perbedaan jenis kelamin

21). Perilaku toleransi masyarakat:
a). Lingkungan Keluarga : menjalankan peran dan tugas masing-masing tanpa memandang keberagaman, saling menghargai perbedaan keluarga, musyawarah dalam memecahkan masalah
b). Lingkungan sekolah: tidak melihat latar belakang murid, Menyusun piket tanpa melihat latar belakang dan menyusun pengurus OSIS tanpa melihat latar belakang
c). Lingkungan masyarakat : Membantu tanpa pamrih, Kerja bakti bersama-sama, menjaga keamanan lingkungan
d). Berbangsa dan bernegara : melakukan pertukaran budaya melalui PON, melakukan pembanggunan tanpa membeda-bedakan

Rangkuman Bab 3 PPKN kelas 7 Alvin Kosasih 9A/02

1). Perumusan Pancasila sebagai dasar negara dilakukan pada sidang BPUPKI I (29 Mei – 1 Juni 1945). Selain itu, juga membentuk panitia kecil

2). 22 Juni 1945, panitia kecil mengadakan rapat gabungan dengan anggota BPUPKI di Jakarta. Hasilnya adalah Piagam Jakarta.

3). Sidang BPUPKI II (10-17 Juli 1945) membentuk tiga panitia yaitu:
a). Panitia perancang UUD (Ir. Soekarno)
b). Panitia Keuangan dan Perekonomian (Drs. Muhammad Hatta)
c). Panitia PETA (Abikusno Cokrosuyoso)

4). BPUPKI dibubarkan dan dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 7 Agustus 1945. Diketuai oleh Ir. Soekarno dan wakil ketua Drs. Mohammad Hatta. Tugasnya adalah mempersiapkan kelengkapan-kelengkapan bagi Indonesia merdeka.

5). Pada 18 Agustus 1945, diadakan sidang PPKI di Gedung Kesenian Jakarta. Pada sidang pembukaan, disepakati Pancasila Pertama diubah “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya” menjadi ”Ketuhanan yang Maha Esa” dan Bab II pasal 6 “Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam” menjadi ” Presiden ialah orang Indonesia asli “

6). Pada sidang utama, dihasilkan keputusan yaitu : mengesahkan UUD negara, memilih Presiden dan Wakil Presiden yaitu Ir.Soekarno dan M.Hatta,dan Presiden sementara waktu akan dibantu oleh KNIP

7). UUD 1945 mempunyai kedudukan yang tinggi karena :
a). dibentuk dengan cara istimewa
b). dianggap sesuatu yang luhur
c). berisi cita-cita bangsa dan dasar organisasi negara
d). berisi garis besar tentang dasar dan tujuan negara

8). UUD 1945 memiliki materi dasar yaitu :
a). Pengaturan tentang bentuk negara dan sistem pemerintahan
b). Pengaturan hubungan negara dengan warga negara dan penduduknya

9). Arti penting UUD 1945 :
a). menjadi dasar dan sumber ekstensi berdirinya NKRI
b). Sebagai landasan konstitusional penyelenggaraan Negara Indonesia
c). Sebagai aturan hukum tertinggi
d) Sebagai salah satu pilar kebangsaan Indonesia selain NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika

10). Latar belakang amandemen UUD :
1). Memperbaiki arah perjalanan negara
2). Mengembangkan kekuasaan lembaga negara
3). Mengubah tata kelola negara agar lebih baik
4). Mencegah penyalahgunaan kekuasaan
5). Mewujudkan visi dan misi reformasi

11). Maksud dan tujuan amandemen:
a). Menegakkan kedaulatan rakyat dengan tidak menempatkan MPR sebagai pemegang kedaulatan rakyat
b). Mengontrol kekuasaan presiden yang terlalu besar
c). Membuat Pasal-pasal UUD 1945 yang tidak multitafsir
d). Membuat tata kelola negara dengan demokratis lewat penghormatan HAM dan otonomi daerah

12). Kesepakatan dasar amandemen UUD:
1). tidak mengubah Pembukaan UUD 1945
2). mempertahankan NKRI
3). menegaskan pemerintahan presidensial
4). menghilangkan penjelasan UUD 1945
5). memasukan penjelasan normatif ke dalam pasal
6). melakukan perubahan dengan penambahan naskah

13). Amandemen dilakukan 4 kali yaitu :
a). Sidang Umum MPR tanggal 14-21 Oktober 1999 
b). Sidang Tahunan MPR 2000 tanggal 7-18 Agustus 2000
c). Sidang Tahunan MPR 2001 tanggal 1-9 November 2001
d). Sidang Tahunan MPR 2002 tanggal 1-11 Agustus 2002

14). Setelah diamandemen, UUD 1945 memiliki 21 bab, 73 pasal, 170 ayat, 3 pasal aturan peralihan dan 2 pasal aturan tambahan

15). Makna amandemen UUD:
a). UUD lebih lengkap dan tidak multitafsir
b). Adanya pembatasan dan pembagian kekuasaan antar lembaga negara
c). Memudahkan keberadaan bangsa Indonesia dalam pergaulan internasional
d). Lebih menjamin hak asasi warga warga negara
e). Memperbaiki arah perjalanan bangsa
f). Menjamin pelaksanaan kedaulatan rakyat lewat pemilu untuk memilih lembaga eksekutif dan legislative
g). Mempertahankan Pancasila dan NKRI

Rangkuman Bab 2 PPKN kelas 7 Alvin Kosasih 9A/02

1). Masyarakat adalah sejumlah manusia yang hidup bersama dan terikat kebudayaan yang sama.

2). Menurut KBBI norma memiliki 2 arti:
a). aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat dipakai sebagai panduan,tatanan,dan pengendali tingkah laku.
b). aturan,ukuran,atau kaidah yang dipakai sebagai tolok  ukur untuk menilai atau memperbandingkan sesuatu.

3). Berdasarkan kesimpulannya, norma adalah kaidah, aturan, adat kebiasaan, atau hukum yang berlaku dan mengatur hidup manusia dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
4). Norma ada 4 yaitu; Norma agama, moral, sosial dan hukum

5). Norma agama adalah norma yang mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan,manusia dengan sesamanya,dan manusia dengan lingkungan. Tujuan norma agama adalah mecapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Sumbernya adalah Tuhan dan kitab suci setiap agama. Sanksi bagi para pelanggar norma agama adalah dosa di dunia akhirat oleh Tuhan.
Contoh norma agama:
1). iman dan takwa pada Tuhan
2). beribadah kepada Tuhan
3). menyayangi binatang
4). berbuat baik kepada sesama manusia
5). membantu sesama manusia

6). Norma moral adalah norma yang mengatur hidup manusia yang berlaku secara umum dan bersumber dari hati nurani manusia. Norma moral disebut juga norma kesusilaan dan etika.Tujuan norma moral adalah mewujudkan keharmonisan hubungan antarmanusia. Contoh norma moral:
1). Jujur dalam perkataan dan perbuatan
2). menghormati secara manusia
3). tidak menggangu orang lain
4). mengembalikan hutang
5). membantu orang lain yang membutuhkan

7). Norma sosial adalah norma yang berkembang dalam suatu kehidupan sosial masyarakat tertentu. Norma sosial dapat berupa adat istiadat,sopan santun dan kebiasaan. Sumber norma sosial adalah kebaikan dalam suatu masyarakat. Sanksi dari pelanggar norma ini adalah dicemooh dan dikucilkan. Contoh norma social:
1). berbicara santun dengan orang yang lebih tua
2). silahturahmi pada hari raya keagamaan
3). mengetuk pintu jika bertamu
4). gotong royong untuk kepentingan bersama
5). mengundang tetangga jika mempunyai acara

8). Norma hukum adalah  aturan tertulis yang dibuat oleh Negara untuk mengatur warga Negara. Bertujuan untuk menciptakan ketertiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Sumbernya adalah aturan aturan tertulis yang dibuat oleh Negara. Sanksi bagi pelanggar norma ini adalah didenda,dipenjara,atau hukuman mati. Contoh norma hukum:
1). peraturan lalu lintas
2). aturan hukum pidana
3). aturan hukum pajak

9). Norma, kebiasaan, adat istiadat dan peraturan yang ada dalam masyarakat tidak dapat saling dipisahkan dan saling melengkapi untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, aman dan tenteram.

10). Fungsi norma bagi individu kehidupan pribadi adalah norma memberikan jaminan untuk hidup lebih tenteram dan tenang. Bagi kehidupan masyarakat adalah menjadi pedoman dalam pergaulan sosial sehingga tercipta kondisi masyarakat yang tertib,aman,dan tenteram.

11). Negara hukum adalah negara yang mendasarkan segala sesuatu berdasarkan hukum yang tertulis dan tidak tertulis . Unsur hukum ada supremasi hukum, persamaan kedudukan dalam hukum dan jaminan terhadap HAM. Ditegaskan pada Pasal 1 ayat 3 dan Pasal 27-34 dan Pasal 27 ayat 1

12). Fungsi dan tugas Negara Indonesia :
a). menjamin kepastian hukum bagi semua warga negara Indonesia
b). menjaga ketertiban, keamanan, keadilan, kebahagiaan, kebenaran dan kemakmuran
c). menjaga agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri dan pelanggaran HAM

Rangkuman Kelas 7 Bab 1 PPKN Donald Oktavio S/9a

Bab 1

Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

1.Latar belakang pancasila sebagai dasar Negara

 Negara Indonesia merdeka harus didasarkan sesuatu yang luhur agar mampu menyatukan seluruh bangsa yang beranekaragam dan menjadi landasan penyelenggaraan Negara.

Berikut adalah beberapa  ideologi  Negara Indonesia berdasarkan beberapa factor:

a.proses sejarah kelangsungan hidup dan perjuangan bangsa Indonesia

b.nilai nilai dan moral pancasila sudah menjadi milik bangsa Indonesia sejak dulu

c.nilai nilai dan moral Pancasila mengandung nilai nilai masa depan,yaitu Indonesia yang adi;,makmur,dan sejahtera.

2.Perjuangan Bnagsa Indonesia dalam Menemukan Nilai nilai luhur Pancasila

Pancasila digali,dirumuskan,dan akhirnya disepakati sebagai dasar bangsa Indonesia merdeka.Proses tersebut terbagi dalam beberapa masa,seperti:

a.Masa awal keberadaan bangsa Indonesia

Sejak awal keberadaannya,bangsa Indonesia sudah menunjukkan sebagai bangsa yang religious.Pada masa ini bangsa Indonesia sudah percaya adanya Tuhan dengan kepercayaan animisme(roh nenek moyang) dan dinamisme(benda benda dipercayai memiliki kekuatan)

b.Masa kerajaan

Kerajaan pertama di Nusantara yang tercatat dalam sejarah adalah Kerajaan Kutai,berdiri tahun 400SM.Keberadaan kerajaan ini tercatat pada sebuah Yupa yang menggunakan bahasa Sanskerta dalam huruf Palawa.

Pada masa kerajaan Sriwijaya dan Majapahit bangsa Indonesia sudah semakin nyata keberadaannya di Nusantara sebagai bangsa yang bersatu dan berdaulat.

c.Masa perjuangan melawan penjajah

Bangsa Portugis datang ke Indonesia pada awal abad ke 16.Mereka dating untuk memperoleh rempah.Sama dengan portugis,belanda dating untuk mencari rempah juga pada akhir abad ke 16.Kedatangan bangsa Eropa pada awalnya diterima baik oleh suku bangsa Nusantara,dikarenakan sifat  toleran dan ramah suku bangsa di Nusantara.Tetapi keramahan bangsa Indonesia disalahgunakan oleh penjajah.Mereka akhirnya ingin menguasai Nusantara demi keuntungan mereka.Akhirnya timbul perlawanan dimana mana contohnya perlawanan sisingamaraja.Tuanku imambonjol,pangeran diponegoro,hasanuddin,antasari ,dan pattimura.

3.Masa perumusan [ancasila sebagai dasar Negara

Pancasila sebagai dasar sejak tahun 1945,diawali adanya pembentukan BPUPKI ( Badan Penyelidik Usaha Usaha  Persiapan Kemerdekaan Indonesia)

a.Pembentukan BPUPKI

1.Proses pembentukan BPUPKI

Pada bulan September 1944 Perdana Menteri Jepang,Koiso,dalam siding parlemen memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.Tindak lanjut dari janji pada tanggal 1 Maret 1945,Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Chosakai (BPUPKI)

Pengumuman dan pengangkatan keanggotan BPUPKI  dilakukan oleh Letnan Jenderal Nagano Yoichiro pada tanggal 29 April 1945.Pada pengumuman tersebut diangkat sebagai ketua BPUPKI adalah Dr.K.R.T Rajiman Wedyodiningrat dan dibantu oleh dua orang ketua muda yaitu  R.P.Suroso dan seorang berkebangsaan Jepang bernama Ichibangsase Yoshio.

2.Keangotaan BPUPKI

Berikut adalah keanggotaan BPUPKI secara lengkap

Hasil gambar untuk anggota lengkap bpupki

3.Tugas

Tugas BPUPKI adalah mengadakan pnyelidikan dan persiapan mengenai Negara Indonesia merdeka.

b.Perumusan Dasar Negara dalam siding BPUPKI

1.Sidang BPUPKI (29 Mei-1 Juni 1945)

Ketua BPUPKI menanyakan apakah dasar Negara yang akan dipakai apabila Indonesia merdeka nanti.Pertanyaan tersebut dijawab oleh M.Yamin,Dr Soepomo,dan Ir.Soekarno.

a.M.Yamin

Usulan lisan M.Yamin:

-Peri Kebangsaan     -Peri ketuhanan  -Kesejahteraan rakyat

-peri kemanusiaan    -Peri kerakyatan

Usulan lisan M.Yamin:

-Ketuhanan  yang Maha Esa

-Persatuan Indonesia

-Rasa kemanusiaan yang Adil dan Beradab

-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam permusyawaratan perwakilan

-keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia

.

5 asas Negara menurut Dr.Soepomo:

1.Persatuan/nasionalisme

2.kekeluargaan            4.Musyawarah

3.Taat kepada Tuhan   5.Keadilan rakyat

c.Ir Sukarno

5 usul tertulis tentang 5 dasar Indonesia menurut Ir.Sukarno:

1.Kebangsaan Indonesia

2.Internasionalisme/peri kemanusiaan

3.Mufakat/demokrasi

4.Kesejahteraan social

5.Ketuhanan yang berkebudayaan

2.Perumusan Piagam Jakarta

Pada tanggal 22 Juni 1945,Panitia kecil mengadakan rapat gabungan BPUPKI yang bertempat di Jakarta dan menghasilkan Mukadimah Hukum Dasar Negara Indonesia yang terkenal Piagam Jakarta.

3.Sidang BPUPKI II(10-17 Juli 1945)

Sidang BPUKI II berlangsung selama tanggal 10-17 Juni 1945  adalah untuk membahas membentuk Negara,wilayah Negara,kedaulatan,kewarganegaraan,rancangan uud,ekonomi keuangan,pembelaan,pendidikan,dan pengajaran.

B.Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara

1.Pembentukan PPKI

Dengan selesainya BPUPKI  menghasilkan rancangan dasar filsafat Negara bagi Negara Indonesia merdeka beserta UUD.Kemudian BPUPKI dibubarkan.

Hasil gambar untuk anggota PPKI

Sebenarnya PPKI bertugas untuk mempersiapkan kelengkapan bagi Indonesia merdeka  tetapi perubahan terbesar terjadi terhadap sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945.Keadaan tersebut mendorong bangsa Indonesia untuk segera memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.

2.Penetapan pancasila sebagai Dasar Negara dalam sidang ppki

a.Sidang pembukaan

Sidang ini merubah sila ke pertama Indonesia yang dulunya berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya”menjadi”Ketuhanan yang Maha Esa”

b.Sidang Utama

Sidang ini menghasilkan 3 keputusan

1.mengesahkan UUD negarqa

2.memilih Presiden dan Wakil Presiden yaitu Ir.Soekarno dan M.Hatta

3.Presiden sementara waktu akan dibantu oleh KNIP

C.Komitmen kebangsaan para pendiri Negara dalam perumusan dan penetapan pancasila sebagai dasar Negara

1.Makna komitmen kebangsaan

Semangat kebangsaan/nasionalisme bermakna sama dengan Patriotisme.Patriotisme berasal dari kata patria (tanah air) yang kemudian berubah menjadi patriot (seseorang yang mencintai tanah air)

Ada 2 jenis nasionalisme yaitu:

A.Nasionalisme sempit(Chauvinisme)

Nasionalisme dalam arti sempit bersifat negative karena memandang perasaan sehingga merendahkan bangsa lain.Chauvinisme pernah dipraktikan oleh masa hitler tahun 1934-1945 sehingga menganggap Jerman  paling hebat di dunia.

b.Nasionalisme Luas

Nasionalisme luas adalah nasionalisme yang positif.Nasionalisme luas berarti memuliakan dan memajukan bangsa sendiri tapi tetap menghormati bangsa lain.

Semangat kebangsaan tamapt jelas dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang antara lain pahlawan mempertahankan kemerdekaan daru jajahan bangsa lain bahkan sampai mengorbankan jiwa dan raganya.

2.Komitmen kebangsaan para pendiri Negara dalam perumusan pancasila sebagai dasar Negara

a.Peran kelembagaan pendiri Negara dalam BPUPKI

bPeran Individual pendiri Negara dalam siding BPUPKI

1.dr.K.R.T Rajiman Wedyodiningrat

2.M.yamin

3.Dr.Supomo

4.Ir sukarno

3.Peranan Para pendiri Negara dalam penetapan pancasila sebagai dasar Negara

a.Peran kelembagaan pendiri mneagra dalam PPKI

b.peran Individual pendiri Negara dalam siding PPKI

1.Ir sukarno

Ir sukarno selaku npemimpin siding PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 yang mentapkan UUD 1945  Indonesia  yang di dalam Pembukaannya terdapat rumusanPancasila sebagai dasar Ngeara.

2.M.Hatta

Selaku wakil ketua PPKI M hatta tyelah mengusahakan beberapa perubahan rumusan Pancasila yang ada dalam piagam Jakarta khusunya sila 1”Ketuhanan dengan kewajibkan menjalankan sayirat Islam bagi pemeluk pemeluknya” menjadi “Ketuhanan yang Maha Esa”

Rangkuman Bab 4 PPKN Kelas 9 Alvin Kosasih 9A/02

1). Bangsa Indonesia memiliki keberagaman, dari antara perbedaan lahir yang namanya persatuan dan dicantumkan pada UUD NRI 1945 pasal 1 ayat 1 yang berbunyi ” Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik ”

Hasil gambar untuk keragaman
Keberagaman

2). Terdapat 2 prinsip penting yaitu :
a). Bhinneka Tunggal Ika
Berasal dari seorang pujangga yaitu Mpu Tantularyang memilik arti berbeda ( Bhinneka ) itu ( Ika ) satu ( Tunggal ). Artinya adalah walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua. Terdapat di pita pada cengkeraman kaki Burung Garuda

Hasil gambar untuk bhinneka tunggal ika
Bhinneka Tunggal Ika

b). Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara memiliki fungsi sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia dan menjadi landasan visional untuk menyelenggarakan kehidupan nasional.

Menurut TAP MPR Tahun  1993 dan 1998 tentang GBHN, Wawasan nusantara  yang merupakan wawasan nasional dan bersumber dari pancasila dan berdasarkan UUD NRI Tahun 1945 adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.

Secara umum pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya yang dijabarkan dari dasar falsafah dan sejarah bangsa tersebut sesuai dengan tujuan atau cita – cita nasionalnya.
Sebagai bangsa yang majemuk , dalam penyelenggaraan kehidupan nasionalnya baik dari aspek ekonomi, sosial budaya , dan pertahanan keamanan bangsa Indonesia selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan wilayah.

3). Konsep kesatuan politik :
a). Kedaulatan wilayah nasional beserta kekayannya merupakan satu kesatuan wilayah
b). Bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam kebudayaan, kepercayaan, suku, agama dan lain-lain
c). Pancasila adalah satu satunya falsafah, ideologi bangsa dan mengarahkan negara menuju tujuannya

4). Konsep kesatuan ekonomi :
a). Kekayaan nusantara adalah modal dan milik bangsa
b). Tingkat perkembangan ekonomi harus  serasi dan seimbang di seluruh daerah
c). Kehidupan perekonomian di wilayah Nusantara merupakan kesatuan ekonomi yang diselenggarakan  atas asas kekeluargaan dan ditujukan bagi kemakmuran rakyat

5). Konsep kesatuan sosial budaya :
a). Masyarakat Indonesia sebagai satu bangsa memiliki kehidupan yang serasi dan selaras dengan tingkat kemajuan masyarakat yang sama
b). Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu

6). Konsep kesatuan pertahanan keamanan
a). Ancaman satu daerah atau pulau pada hakikatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa Indonesia
b). Warga negara memiliki hak & kewajiban yang sama

7). Bentuk keberagaman dapat berupa suku bangsa, agama dan ras

8). Suku bangsa adalah suatu golongan manusia yang anggota-anggotanya mengidentifikasikan dirinya dengan sesamanya, biasanya berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama. Identitas suku ditandai oleh pengakuan dari orang lain akan ciri khas kelompok tersebut seperti kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku, dan ciri-ciri biologis. Setiap suku memiliki kekhasan masing-masing dan berbeda-beda

9). Agama adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan. Agama masuk melalui para pedagang dan pelaut yang singgah, mereka membawa kepercayaan mereka lau masyarakat menerima agama dan kepercayaan tersebut. Di Indonesia ada 6 agama yaitu : Katholik, Kristen, Buddha, Hindu, Islam dan Konghuchu. Setiap agama seharusnya saling bertoleransi

Hasil gambar untuk 6 agama
Tempat ibadah yang berbeda-beda

10). Ras adalah suatu sistem klasifikasi yang digunakan untuk mengkategorikan manusia dalam populasi atau kelompok besar dan berbeda melalui ciri fenotipe, asal usul geografis, tampang jasmani dan kesukuan yang terwarisi. Ras dapat dilihat dari bentuk fisik seperti warna kulit, postur tubuh dan jenis rambut

Hasil gambar untuk ras
Berbagai ras

11). Sering sekali dalam keberagaman mucul masalah atau konflik. Menurut KBBI, konflik artinya “percekcokan, perselisihan, atau pertentangan’. Konflik merujuk pada dua hal atau lebih yang berseberangan, tidak selaras, dan bertentangan.

12). Faktor penyebab konflik :
a) Perbedaan antar individu
Ketika belajar kelompok ,jika kamu belajar harus bersuasana tenang. Namun, teman – temanmu belajar lebih baik jika mendengarkan musik. Hal ini memicu konflik antara kamu dan teman–temanmu.

b) Perbedaan budaya
Seorang anak yang dibesarkan di dalam keluarga yang memiliki nilai kesopanan akan berbicara dengan sopan. Tetapi anak yang dibesarkan di dalam keluarga yang tidak memedulikan kesopanan cenderung  berbicara tidak sopan.  Hal ini dapat menyebabkan terjadi konflik bila bertemu.
c) Perbedaan kepentingan
Ada hutan di suatu wilayah. Bagi pengusaha, hutan digunakan untuk mendapatkan keuntungan. Sementara bagi kelompok pencinta, tidak boleh dipotong agar kelestarian hutan terjaga. Hal ini dapat memicu konflik antara pengusaha dan kelompok pencinta lingkungan.
d) Perubahan sosial
Perilaku remaja yang berbeda terkadang mendapat pandangan kurang baik oleh orang–orang tua. Hal ini dapat menyebabkan konflik antara remaja masa kini dan orang–orang tua.

13). Sikap penyebab konflik :
a). Primordialisme
Primordialisme adalah pandangan atau paham yang menunjukan sikap berpegang teguh pada hal – hal yang sejak awal melekat pada diri individu , seperti suku bangsa, ras , dan agama.
b) Etnosentrisme
Etnosentrisme adalah padangan bahwa kebudayaan suku bangsanya lebih baik dibandingkan kebudayaan suku bangsa lain.
c) Diskriminatif
Diskriminatif adalah perbedaan perlakuan terhadap sesame warga negara berdasarkan antara lain warna kulit, golongan , suku, ekonomi, dan agama.
d) Stereotipe (Labelling)
Stereotipe  merupakan penilaian terhadap seseorang atau golongan hanya berdasarkan persepsi pribadi atau kelompok.
e) Fanatisme
Fanatisme merupakan keyakinan akan suatu kebenaran tanpa kepastian  data dan fakta, tetapi kebenaran dianggap kebenaran mutlak tanpa memedulikan argument dari orang lain.
f) Ekslusivisme
Ekslusivisme merupakan sikap yang memandang bahwa pandangan atau ajaran yang paling benar hanyalah pandangan atau ajaran kelompoknya.

14). Bentuk konflik :
a). Konflik pribadi
Konflik yang terjadi antara dua individu atau lebih

Hasil gambar untuk konflik pribadi
Konflik pribadi

b). Konflik Rasial
Konflik rasial umumnya timbul karena perbedaan ras. Kebanyakan terjadi antara kelompok mayoritas dengan minoritas

Hasil gambar untuk konflik rasial
Konflik rasial

c). Konflik antar kelas-kelas sosial
Konflik ini diakibatkan karena perbedaan kepentingan, antar kelas sosial
d). Konflik politik
Konflik ini terjadi karena perbedaan kepentingan dan tujuan politis seseorang atau kelompok
e). Konflik Internasional
Konflik ini terjadi karena perbedaan kepentingan yang berpengaruh pada kedaulatan negara

15). Akibat dari konflik
a). Perpecahan dalam masyarakat
b). Kerugian harta benda dan korban manusia
c). Kehancuran nilai-nilai dan norma yang ada
d). Perubahan kepribadian
e). Dominasi

Hasil gambar untuk akibat konflik
Contoh akibat konlik

16). Upaya menyelesaikan masalah yang muncul :
a). Memberikan jaminan perlindungan hak hak setiap warga negara.
b). Pengikat persatuan dan rasa kebangsaan yang tercantum dalam perundang undangan
c). Upaya represif yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk menyelesaikan masalah yang muncul dalam keberagaman masyarakat
d). Mengembangkan upaya prefentif untuk menyelesaikan masalah yang muncul dalam keberagaman masyarakat.

Ringkasan PPKN Bab 4

Nama : Renno Widjaya
Kelas dan No. Absen : 9A/30

A. Persatuan dan Keberagaman Masyarakat Indonesia

Indonesia memiliki keberagaman dan kekayaan budaya dari berbagai wilayah

Indonesia memiliki beragam suku bangsa, Bahasa, budaya, agama, dan adat istiadat

Keberagaman mengisyaratkan adanya suatu persatuan dari perbedaan

“Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik” tercantum dalam Pasal 1 ayat (1) UUD NRI 1945

1. Bhinneka Tunggal Ika

Semboyan Indonesia yang diambil dari Kitab Sutasoma yang ditulis Mpu Tantular

Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti berbeda beda tetapi tetap satu yang diambil dari berbeda (Bhinneka), itu (Ika), satu (Tunggal)

Melalui Bhinneka Tunggal Ika, bangsa Indonesia mengakui bahwa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas berbagai suku, ras, agama, Bahasa, dan adat istiadat

Potensi kebhinnekaan dapat dilihat dengan banyaknya kekayaan alam dan budaya dari setiap daerah yang ada di Indonesia sebagai sumber pendapatan nasional

2. Wawasan Nusantara

Wawasan nusantara menjadi landasan visional untuk menyelenggarakan kehidupan nasional

Secara umum, wawasan nusantara berarti cara pandang suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya yang dijabarkan dari dasar falsafah dan sejarah bangsa tersebut sesuai dengan kondisi geografi negaranya untuk meraih tujuan negara

Berdasarkan Ketetapan MPR 1993 dan 1998 tentang GBHN, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

Menurut Prof. Dr. Wan Usman, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam

Menurut kelompok kerja wawasan nusantara, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam

Ada beberapa konsep dalam Indonesia, anatara lain:

A. Konsep kesatuan politik 

B. Konsep kesatuan ekonomi 

C. Konsep kesatuan social budaya 

D. Konsep kesatuan pertahanan keamanan 

B. Permasalahan Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia

1.  Bentuk Keberagaman Masyarakat Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sebagian besar wilayahnya dihuni oleh berbagai etnis dengan adat istiadat yang berbeda.

A. Suku Bangsa

Lebih dari 300 suku bangsa berada di seluruh daerah-daerah di Indonesia dan memiliki perbedaan rumah adat, pakaian adat, senajata adat, adat istiadat, kebiasaan, dll.

B. Agama

Melalui aktivitas para pelaut dan pedagang yang datang dari luar, penduduk Indonesia mengenal banyak agama dan kepercayaan. Beragam agama yang terdapat di Indonesia berbaur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para penganutnya mengutamakan sikap toleransi agar selalu tercipta kehidupan yang rukun dan damai. Contoh agama di Indonesia adalah Kristen, Budha, Hindu, Konghucu, dan Islam.

C. Ras

Ras merupakan kelompok yang memiliki ciri-ciri fisik bawaan yang sama. Di Indonesia terdapat berbagai ras sehingga terdapat perbedaan. Contohnya seperti ras Mongoloid (rambut hitam, kulit kuning) dan Australoid (rambut keriting, kulit hitam), dll. Ras ini semua datang dari aktivitas pelayaran, eksplorisasi, dan perdgangan dengan berbagai suku. Lalu mereka tinggal dan menikah dengan penduduk lokal dan hal ini memperluas keragaman ras di Indonesia. Keragaman ras ini tentu bukanlah halangan untuk bersatu sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia terbentang dari “Sabang sampai Merauke”

2. Masalah yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Masalah yang dapat muncul dalam keberagaman masyarakat Indonesia adalah konflik

Dalam KBBI, konflik didefinisikan sebagai percekcokan, perselisihan, atau pertentangan

Penyebab Konflik dalam Masyarakat.

A. Penyebab Konflik dalam Masyarakat

Penyebab terjadinya konflik menurut Soerjono Soekanto ada 4 yaitu :

1. Perbedaan antarindividu

2. Perbedaan kebudayaan

3. Perbedaan kepentingan

4. Perubahan sosial

B. SIkap penyebab konflik 

1. Primordialisme yang berlebihan (SARA)

2. Etnosentrisme (Etnis)

3. Diskriminatif

4. Stereotipe (Labelling)

5. Fanatisme

6. Eksklusivisme

C. Bentuk Konflik dalam Masyarakat

1. Konflik pribadi

2. Konflik rasial (minoritas vs mayoritas)

3. Konflik antara kelas kelas sosial (biasanya konflik ekonomi)

4. Konflik politik

5. Konflik internasional

D.Akibat yang Ditimbulkan oleh Terjadinya Konflik

1. Perpecahan dalam masyarakat

2. Kerugian harta benda dan korban manusia

3. Kehancuran nilai nilai dan norma yang ada

4. Perubahan kepribadian

5. Dominasi

C. Upaya Menyelesaikan Masalah yang Muncul dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Jika tidak ditanggapi dengan positif, keberagaman dapat memunculkan berbagai permasalahan.

Beberapa upaya penyelesaian masalah antara lain :

A. Memberikan jaminan perlindungan hak hak setiap warga negara

B. Pengikat persatuan dan rasa kebangsaan yang tercantum perundang-undangan

C. Upaya represif yang dapat dilakukan oleh pemerintah dengan menekan saat sudah/sedang                                       

     terjadinya masalah 

D. Mengembangkan upaya preventif (menjaga agar tidak terjadi masalah)

Sebagai bagian dari bangsa yang berbudaya, kita juga harus dapat menerima keanekaragaman budaya sebagai bagian budaya bangsa

Rangkuman Bab 1 PPKN Kelas 7 Alvin Kosasih 9A/02

1). Faktor Pancasila dipilih sebagai dasar negara dan ideologi negara
a). proses sejarah kelangsungan hidup dan perjuangan bangsa Indonesia
b). nilai nilai dan moral pancasila sudah menjadi milik bangsa Indonesia sejak dulu
c). nilai nilai dan moral Pancasila mengandung nilai nilai masa depan,yaitu Indonesia yang adi;,makmur,dan sejahtera.

2). Perjuangan Bangsa Indonesia dalam menemukan nilai-nilai luhur
a).Masa awal keberadaan bangsa Indonesia
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang religious.Pada masa ini bangsa Indonesia sudah percaya adanya Tuhan dengan kepercayaan animisme(roh nenek moyang) dan dinamisme(benda benda dipercayai memiliki kekuatan)
b.Masa kerajaan
Kerajaan pertama di Nusantara yang tercatat dalam sejarah adalah Kerajaan Kutai,berdiri tahun 400SM. Pada masa kerajaan Sriwijaya dan Majapahit bangsa Indonesia sudah semakin nyata keberadaannya di Nusantara sebagai bangsa yang bersatu dan berdaulat.
c.Masa perjuangan melawan penjajah
Bangsa Portugis, Belanda dan lain-lain datang ke Indonesia untuk memperoleh rempah-rempah dan tenaga kerja. Akhirnya terjadi perlawanan dimana-mana.
Pada abad ke-20, muncul kaum berpendidik di nusantara.

3). BPUPKI
Pada tanggal 1 Maret 1945, Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Chosakai (BPUPKI). Pengumuman dan pengangkatan keanggotan BPUPKI  dilakukan oleh Letnan Jenderal Nagano Yoichiro pada tanggal 29 April 1945. Pada pengumuman tersebut diangkat sebagai ketua BPUPKI adalah Dr.K.R.T Rajiman Wedyodiningrat dan dibantu oleh dua orang ketua muda yaitu  R.P.Suroso dan seorang berkebangsaan Jepang bernama Ichibangsase Yoshio.
Tugasnya adalah mengadakan penyelidikan dan persiapan mengenai Negara Indonesia merdeka.

4). Hasil sidang BPUPKI (29 Mei-1 Juni 1945):
a). M.Yamin
1). Peri Kebangsaan    
2). Peri ketuhanan 
3). Kesejahteraan rakyat
4). peri kemanusiaan
5). Peri kerakyatan
Usulan lisan M.Yamin:
1). Ketuhanan  yang Maha Esa
2). Persatuan Indonesia
3). Rasa kemanusiaan yang Adil dan Beradab
4). Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam permusyawaratan perwakilan
5). keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia

b). Dr.Soepomo:
1). Persatuan/nasionalisme
2). kekeluargaan           
3). Taat kepada Tuhan
4). Musyawarah
5). Keadilan rakyat

c). Ir Sukarno
1). Kebangsaan Indonesia
2). Internasionalisme/peri kemanusiaan
3). Mufakat/demokrasi
4). Kesejahteraan sosial
5). Ketuhanan yang berkebudayaan

5). Pada tanggal 22 Juni 1945,Panitia kecil yang terdiri dari 8 orang mengadakan rapat gabungan BPUPKI yang bertempat di Jakarta dan membentuk Panitia kecil penyeldik Usul-usul/perumusan dasar negara. Panitia kecil ini menghasilkan Mukadimah Hukum Dasar Negara Indonesia yang terkenal Piagam Jakarta.

6). Sidang BPUPKI II terjadi mulai dari 10 sampai 17 Juli 1945
Sidang BPUKI II membahas membentuk Negara,wilayah Negara,kedaulatan,kewarganegaraan,rancangan uud,ekonomi keuangan,pembelaan,pendidikan,dan pengajaran.

7). BPUPKI dibubarkan dan dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 7 Agustus 1945. Diketuai oleh Ir. Soekarno dan wakil ketua Drs. Mohammad Hatta. Tugasnya adalah mempersiapkan kelengkapan-kelengkapan bagi Indonesia merdeka.

8). Pada 18 Agustus 1945, diadakan sidang PPKI di Gedung Kesenian Jakarta. Pada sidang pembukaan, disepakati Pancasila Pertama diubah “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya” menjadi ”Ketuhanan yang Maha Esa” dan dan Bab II pasal 6 “Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam” menjadi ” Presiden ialah orang Indonesia asli ” .

9). Pada sidang utama, dihasilkan keputusan yaitu : mengesahkan UUD negara, memilih Presiden dan Wakil Presiden yaitu Ir.Soekarno dan M.Hatta,dan Presiden sementara waktu akan dibantu oleh KNIP

10). Patriotisme artinya semangat cinta tanah air atau sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk mempertahankan negaranya.

11). Nasionalisme sempit (chauvinisme) adalah memandang perasaan sehingga merendahkan bangsa lain. Bersifat negatif. Dipraktekkan oleh Hitler

12). Nasionalisme luas adalah memuliakan dan memajukan bangsa sendiri tapi tetap menghormati bangsa lain. Bersifat positif.

Design a site like this with WordPress.com
Get started